Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat 5 kilogram asal Malaysia.

Pengungkapan tersebut sekaligus mengarah pada terbongkarnya sebuah apartemen di Jakarta Utara yang diduga digunakan jaringan tersebut sebagai laboratorium rahasia atau clandestine lab untuk memproduksi vape yang mengandung Etomidate.

Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri Irjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan kasus tersebut melibatkan jaringan internasional. Sebanyak tujuh orang diamankan, terdiri atas lima warga negara Malaysia, satu warga negara Indonesia, dan satu warga negara Tiongkok.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (28/09/2026), Eko menjelaskan pengungkapan bermula saat lima WNA Malaysia diamankan petugas DJBC Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta pada Jumat (25/09/2026).

Kelima WNA Malaysia tersebut yakni Mohammad Zulhusni bin Ab Salin, Nur Aisyah binti Abdullah, Emanuel bin Harry, Prince Alvin Robin, dan Muhammad Adam bin Julle. Mereka diduga berperan sebagai kurir.

Sementara itu, WNA Tiongkok bernama Wu Song diduga berperan sebagai kurir sekaligus menguasai clandestine lab. Adapun WNI bernama Satria Surya Sumantri berperan sebagai sopir.

Kelima WNA Malaysia tersebut diketahui berangkat dari Kuala Lumpur menuju Indonesia. Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, petugas Bea Cukai menemukan masing-masing dua bungkus serbuk yang diduga Etomidate dengan berat sekitar 500 gram per bungkus.

Serbuk tersebut disembunyikan di bagian insole sepatu yang digunakan para pelaku.

“Secara keseluruhan ditemukan 10 bungkus dengan berat bruto 5 kg. Serbuk tersebut diuji laboratorium oleh Bea Cukai positif mengandung Etomidate,” katanya.

Dari pemeriksaan terhadap para WNA, penyidik memperoleh informasi bahwa mereka diperintah seorang perempuan yang hanya dikenal dengan panggilan “Madam” untuk membawa Etomidate dari Malaysia ke Indonesia.

Komunikasi dengan “Madam” dilakukan melalui aplikasi Telegram. Sesampainya di Jakarta, para kurir diperintahkan berkumpul di Yello Hotel Harmoni untuk mengumpulkan sepatu yang berisi serbuk Etomidate ke dalam sebuah koper berwarna merah.

Koper tersebut kemudian akan diserahkan kepada Wu Song, yang diduga menjadi bagian lain dari jaringan tersebut.

Berdasarkan informasi itu, tim penyidik melakukan pengembangan dan menangkap Wu Song. Dari tangannya, polisi menemukan sebuah kunci apartemen Mediterania Marina Residence Tower, Jakarta Utara.

Penyidik kemudian bergerak ke apartemen tersebut. Hasil penggeledahan menemukan sejumlah peralatan dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk memproduksi vape jenis Etomidate.

“Wu Song ini berada di Indonesia sejak 19 September 2026 dan tinggal du unit apartemen tersebut,” ungkapnya.

Dari pemeriksaan, Wu Song mengaku mendapat arahan melalui grup komunikasi “SIGNAL” untuk melakukan pencatatan stok barang yang berada di apartemen tersebut.

Wu Song juga mengaku pada Jumat (25/09/2026) mendapat perintah mengambil narkotika jenis Etomidate yang disimpan di dalam koper di kawasan Yello Hotel Harmoni Jakarta.

“Pada Minggu (27/09/2026), dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti Etomidate di Laboratorium Forensik Bareskrim Polri, hasilnya positif Etomidate,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik juga memperoleh informasi bahwa Mohammad Zulhusni Bin Ab Salin dan Nur Aisyah Binti Abdullah sebelumnya telah dua kali melakukan pengiriman Etomidate. Pengiriman pertama dilakukan dari Malaysia menuju Tokyo dengan bayaran RM7.000 atau sekitar Rp30 juta berdasarkan kurs saat ini.

Pengiriman kedua dilakukan dari Malaysia menuju Indonesia dengan bayaran RM9.000 atau sekitar Rp30 juta hingga Rp50 juta.

Sementara Emmanuel Bin Harry, Princes Alvin Robin, dan Muhammad Adam Bin Julle disebut baru pertama kali menerima pekerjaan dari “Madam”.

Dalam pengembangan kasus, Wu Song mengaku tiba di Indonesia pada 19 September 2026 dengan tujuan berlibur. Namun, setibanya di Indonesia, ia dihampiri seorang pria yang mengaku bernama Qing.

“Qing ini menggunakan Bahasa Mandarin, menawarkan Wu untuk tinggal di apartemen secara gratis. Dia pun setuju dan pergi bersama-sama ke apartemen tersebut,” terangnya.

Wu Song mengaku barang-barang yang kemudian disita penyidik telah berada di apartemen sejak dirinya tiba. Ia ditugaskan menghitung stok, termasuk jeriken berisi cairan, cartridge kosong, hingga kemasan, kemudian melaporkannya melalui grup percakapan.

Sejak tinggal di apartemen tersebut, Wu mengaku tidak pernah melihat orang datang untuk mengambil barang-barang tersebut.

” Wu diberi upah 4.000 RM atau sekitar Rp10 juta,” kata Eko.

Dari hasil penghitungan sementara, polisi menemukan bahan baku cair sebanyak 85.000 mililiter. Jika dikonversikan dengan asumsi ukuran 2 mililiter per pod, bahan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 42.500 pods.

Dengan asumsi harga jual Rp3 juta per pod, nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp127,5 miliar.

“Berdasarkan penghitungan sementara tersebut, barang bukti diperkirakan berkaitan dengan potensi beredarnya sekitar 42.400 pods mengandung Etomidate, dengan estimasi penyelamatan sekitar 21.250 jiwa,” ungkapnya.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya Bareskrim Polri dan Bea Cukai membongkar jaringan peredaran Etomidate lintas negara sekaligus mencegah bahan tersebut diproduksi dan diedarkan dalam bentuk vape di Indonesia.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Peredaran 46,6 Kg Sabu Diduga dari Malaysia Digagalkan Polres Langsa

BANDA ACEH, ACEH – Maspolin.id|| Peredaran narkotika jaringan lintas negara kembali digagalkan aparat di Aceh. Polres Langsa bersama Bea Cukai Langsa menyita 46,6 kilogram sabu yang diduga berasal dari Malaysia dan menangkap seorang pria berinisial M (33) yang diduga berperan sebagai kurir.

Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, Senin (28/09/2026) mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama antara personel Satresnarkoba Polres Langsa dan Bea Cukai Langsa setelah menerima informasi mengenai dugaan peredaran narkotika pada 18 September 2026.

“Polres Langsa bersama Bea Cukai menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 46,6 kilogram. Dalam pengungkapan peredaran tersebut, tim gabungan menangkap seorang pelaku berinisial M,” katanya.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan bersama. Dari hasil pengembangan, tim gabungan akhirnya menangkap M di Gampong Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

M diketahui merupakan warga Desa Paningah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan 44 paket besar sabu yang dikemas dalam plastik bertuliskan “Cai Yun Li” berwarna biru muda. Total berat barang bukti yang diamankan mencapai 46,6 kilogram.

“Selain sabu-sabu, petugas juga menemukan dua karung goni, satu kain sarung, serta menyita satu unit telepon genggam dan satu minibus Toyota Kijang Innova Reborn warna putih bernomor polisi BK 1453 AGT beserta STNK,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan awal, M diduga berperan sebagai perantara atau kurir dalam jaringan narkotika lintas negara. Sabu tersebut diduga dikirim dari Malaysia untuk kemudian diedarkan di Indonesia, termasuk Aceh dan sejumlah wilayah lainnya.

Penyidik kemudian menetapkan M sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 Ayat (2) huruf (a) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“M yang ditetapkan sebagai tersangka terancam hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun,” kata Hyrowo.

Kapolres menyebut penyitaan puluhan kilogram sabu tersebut diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap sekitar 372.800 jiwa, dengan asumsi satu gram sabu digunakan oleh sekitar delapan orang.

“Pengungkapan puluhan kilogram sabu-sabu tersebut memutus mata rantai peredaran narkotika lintas negara serta mendukung pemberantasan narkotika dan perlindungan generasi muda,” kata Hyrowo.

Pengungkapan ini menjadi langkah Polres Langsa bersama Bea Cukai dalam memutus jalur masuk narkotika jaringan internasional sekaligus mencegah peredarannya lebih luas di Indonesia. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sc

Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi untuk Kasus Pelecehan Siswi

Tangsel, PMJ – Maspolin.id|| Polres Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menyelidiki laporan dugaan pelecehan terhadap seorang siswi yang melibatkan seorang oknum guru bergelar ustadz di salah satu sekolah swasta internasional di kawasan Serpong.

Laporan tersebut telah diterima Polres Tangsel dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel.

Kasubsi Humas Polres Tangsel Ipda Yudhi mengatakan penyidik masih mendalami laporan tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Jadi yang pertama bahwa kami telah berkoordinasi dengan Satker atau Satfung yang membidangi terkait dengan permasalahan tersebut, dan benar bahwa saat ini untuk laporan polisi terkait dengan hal tersebut telah diterima oleh Polres Tangerang Selatan dan saat ini sedang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tangerang Selatan,” ujar Yudhi, Minggu (27/09/2026).

Menurut Yudhi, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Penyidik Unit PPA telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap sejumlah saksi serta pihak yang dirugikan.

“Untuk perkembangan saat ini, penyidik, utamanya Unit PPA Satreskrim Polres Tangerang Selatan, masih melakukan penyelidikan terkait dengan permasalahannya. Saat ini juga telah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap para saksi dan juga yang pihak yang dirugikan,” katanya.

Yudhi belum menjelaskan secara rinci hasil pemeriksaan maupun bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Ia memastikan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan setelah proses penyelidikan berjalan lebih lanjut.

“Untuk update perkara untuk masalah terkait tersebut nanti akan kami sampaikan. Yang pasti kami mohon doanya, saat ini penyidik sedang bekerja supaya terkait peristiwa ini bisa terungkap dan bisa melakukan kegiatan sesuai dengan SOP, sesuai dengan perundang-undangan dan juga regulasi yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang oknum guru berinisial NAA dilaporkan ke Polres Tangsel atas dugaan pelecehan terhadap seorang siswi. Laporan tersebut dibuat kuasa hukum korban, Muhammad Fadhli, pada Selasa (22/09/2026).

Berdasarkan laporan tersebut, dugaan peristiwa disebut terjadi sejak korban masih duduk di kelas 4 SD hingga kini memasuki kelas 1 SMP. Kuasa hukum korban juga menduga adanya pola pendekatan atau child grooming dalam hubungan antara terduga pelaku dan korban.

Dalam laporan itu, pihak korban turut menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti kepada penyidik, di antaranya hasil pemeriksaan psikologis, riwayat percakapan antara korban dan terduga pelaku, serta catatan pribadi korban.

Polisi masih mendalami seluruh informasi dan bukti yang telah disampaikan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang dilaporkan. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Wakapolri Pastikan Kesiapan 5.250 Personel Amankan Laga Indonesia vs Malaysia

JAKARTA – Maspolin.id|| Menjelang pertandingan Indonesia melawan Malaysia dalam ajang ASEAN Cup 2026, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo,  meninjau Posko Utama Operasi Garuda Bhakti 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Polri menyiapkan 5.250 personel, lebih dari 6.000 titik CCTV, dan tiga unit drone untuk mendukung pengamanan di wilayah Jakarta dan Bandung. Kekuatan tersebut terdiri atas 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya dan 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat. Sebanyak 7 SSK ditugaskan di lapangan, sementara 21 SSK disiagakan sebagai cadangan.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri mengecek kesiapan komando, komunikasi, penempatan personel, serta langkah menghadapi situasi kontinjensi. Ia menegaskan seluruh pengamanan harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan humanis dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Yang paling penting, setiap personel memahami bahwa tugas kita bukan hanya mengamankan pertandingan, tetapi memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat serta pihak yang hadir,” ujar Dedi.

Wakapolri meminta jajaran mengutamakan komunikasi, imbauan, pencegahan, dan tindakan persuasif. Ia juga mengingatkan agar setiap tindakan dilakukan sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Dalam situasi kontinjensi di dalam stadion, penggunaan gas air mata dilarang. Wakapolri juga menegaskan pembagian kewenangan antara penyelenggara dan aparat keamanan. Area dalam stadion menjadi tanggung jawab penyelenggara, sedangkan aparat mengamankan area luar sesuai pembagian tugas.

Pengamanan kontingen dilakukan secara melekat. Setiap kontingen didampingi satu Liaison Officer (LO) dari Divhubinter Polri untuk mendukung keamanan akomodasi atlet selama 24 jam. Pola pengamanan juga disesuaikan dengan karakteristik stadion serta potensi gangguan, termasuk unjuk rasa dan ancaman terorisme.

Kaposko Utama Operasi Garuda Bhakti 2026 Brigjen Pol. Joko Sulistio, mengatakan, sistem komando memungkinkan pimpinan memperoleh gambaran situasi dan penempatan personel secara cepat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Wakapolri meminta setiap pelaksanaan pengamanan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas operasi berikutnya.

“Setiap pertandingan dan event besar harus meninggalkan pengetahuan. Catat apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Operasi Garuda Bhakti 2026 disiapkan untuk mengamankan rangkaian ASEAN Cup 2026, termasuk pertandingan Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama GBK agar berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

SMA KTB Cari Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia

JAKARTA – Maspolin.id|| SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali mencari talenta terbaik dari seluruh Indonesia melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028.

Pendaftaran dibuka mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026, dengan daya tampung 180 siswa. Para siswa Indonesia yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun pendidikan.

Sekretaris Eksekutif Lembaga Pendidikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (LPSKTB) Dirgayuza Setiawan mengatakan perluasan penjaringan dilakukan untuk memastikan kesempatan mengikuti seleksi dapat diketahui putra-putri potensial dari berbagai daerah.

“Target kami tahun ini lebih dari 17 ribu pendaftar. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan putra-putri yang memang terbaik di seluruh Indonesia untuk bisa mengikuti pendidikan selama tiga tahun di SMA KTB,” ujar Dirgayuza saat launching SPMB SMA KTB di Pusdalsis Lantai 5 Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Pada penerimaan sebelumnya, jajaran Polri di daerah telah membantu melakukan sosialisasi ke lebih dari 3.000 SMP di seluruh Indonesia.

Menurut Dirgayuza, pola tersebut akan kembali diperkuat tahun ini. SMA KTB juga menyiapkan fasilitas ujian persiapan atau tryout, terutama bagi wilayah yang pada dua periode sebelumnya memiliki jumlah pendaftar atau keterwakilan siswa yang masih rendah.

“Ini bukan kuota berdasarkan wilayah. Prinsipnya tetap seleksi berdasarkan kemampuan. Tetapi kami ingin memastikan informasi dan kesempatan mengikuti seleksi bisa menjangkau lebih banyak anak Indonesia,” jelas Dirgayuza.

Ia menegaskan, perluasan penjaringan tidak mengubah prinsip seleksi yang objektif dan kompetitif. Dari ribuan pendaftar, hanya 180 siswa yang akan diterima pada Angkatan Ketiga.

Salah satu daya tarik SMA KTB adalah kesempatan memperoleh beasiswa penuh selama tiga tahun pendidikan bagi siswa Indonesia yang diterima. Dengan demikian, talenta potensial dari berbagai daerah dapat mengikuti pendidikan tanpa menjadikan persoalan biaya sebagai penghalang.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan oleh putra-putri Indonesia yang memenuhi persyaratan.

“Apabila memiliki putra-putri yang memenuhi syarat dan berminat menempuh pendidikan di SMA KTB, saya persilakan untuk mendaftarkan putra-putrinya. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti proses seleksi dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Dedi.

Dedi mengatakan SMA KTB dikembangkan bukan hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan akademik, karakter, kepemimpinan dan wawasan global.

“Kita ingin mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas, berjiwa pemimpin, memiliki kepedulian sosial dan mampu beradaptasi menghadapi perubahan dunia,” katanya.

Dikembangkan Jadi Learning Campus

Dirgayuza mengatakan SMA KTB juga dikembangkan sebagai learning campus. Konsep tersebut membuat SMA KTB tidak hanya menjadi tempat belajar siswa, tetapi juga ruang pengembangan bagi tenaga pendidik dan calon pemimpin sekolah.

“Kita di SMA KTB telah merancang SMA ini untuk menjadi learning campus. Kampus belajar tidak hanya untuk siswa-siswi yang belajar sebagai siswa SMA, tetapi juga untuk calon-calon pemimpin sekolah di mana pun mereka nantinya berada,” ujarnya.

Tahun ini, SMA KTB merencanakan penerimaan sekaligus pelatihan sekitar 500 tenaga pendidik dengan fokus pada pengelolaan sekolah berbasis kurikulum internasional.

Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi, tetapi juga memperkuat kapasitas guru dan kepemimpinan sekolah.

Dari sisi akademik, SMA KTB memadukan Kurikulum Nasional dengan International Baccalaureate (IB) dan telah memperoleh status IB World School.

Wakapolri menilai perpaduan kurikulum nasional dan internasional penting agar siswa memiliki identitas kebangsaan sekaligus kompetensi global.

“Perpaduan kurikulum nasional dan internasional ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya berakar kuat pada identitas bangsa, namun juga memiliki kompetensi dan wawasan global,” ujar Dedi.

SMA KTB juga memberikan pembinaan karakter, olahraga, seni dan berbagai kegiatan pengembangan diri.

Dengan target lebih dari 17 ribu pendaftar, sosialisasi ke ribuan sekolah, fasilitas persiapan seleksi dan beasiswa penuh bagi siswa yang diterima, SMA KTB membuka ruang lebih luas bagi talenta terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengikuti proses seleksi dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Sita 85,9 Kg Sabu Selama Operasi Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran Polres mengungkap 379 kasus tindak pidana narkotika dengan 530 tersangka selama pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2026. Dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari, 14–27 September 2026, polisi juga menyita 85,9 kilogram sabu serta berbagai jenis narkotika lainnya.

Hasil tersebut disampaikan dalam konferensi pers Polda Lampung, Senin (28/9/2026). Operasi melibatkan 779 personel yang terdiri atas 160 personel Satgas Polda Lampung dan 619 personel Satgas Polres jajaran.

Dari 379 kasus yang diungkap, polisi mengamankan 530 tersangka. Sebanyak 81 orang yang masuk daftar target operasi (TO) berhasil diungkap atau mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, petugas mengungkap 449 tersangka non-TO.

Pengungkapan juga mencakup 81 lokasi yang menjadi target operasi dan 298 lokasi non-TO.

Dari ratusan kasus tersebut, sabu menjadi barang bukti narkotika dengan jumlah terbesar, yakni 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram. Polisi juga menyita 49,34 gram ganja dan delapan batang pohon ganja, 274 butir ekstasi serta 2,37 gram ekstasi, 309 butir obat-obatan, 463,6 gram tembakau sintetis, serta 1.309 pcs etomidate.

Selain narkotika, petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp67.781.000, 27 unit sepeda motor dan sembilan unit mobil. Jika dikalkulasikan, nilai ekonomis seluruh barang bukti yang disita mencapai Rp158.838.252.000.

Polda Lampung memperkirakan pengungkapan tersebut dapat mencegah sekitar 432.356 jiwa dari dampak penyalahgunaan narkotika.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan pidana sesuai peran dan barang bukti dalam masing-masing perkara, di antaranya Pasal 609 ayat (2) huruf A dan huruf B UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Pasal 612 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 juncto Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Antik Krakatau 2026. Menurutnya, pemberantasan peredaran narkotika membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika. Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Helfi.

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau penanganan cepat, termasuk melalui layanan Polisi 110 dan Siger Presisi Lampung.

“Masyarakat Lampung dapat menggunakan layanan Polisi 110 dan Siger Presisi Lampung apabila membutuhkan layanan kepolisian yang cepat. Kami berharap kehadiran layanan ini dapat semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bantuan dan pelayanan kepolisian,” katanya.

Helfi menegaskan, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus membantu kepolisian mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk peredaran narkotika.

 

Humas Polda Lampung

red/mpl/sss

Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

Rembang, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.

Kapolri mengatakan, Indonesia memiliki keberagaman yang harus terus dirawat. Berbagai perbedaan yang ada perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.

“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, persatuan menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Karena itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan harus dikelola sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.

Dalam menjaga persatuan tersebut, Kapolri turut menekankan pentingnya kebersamaan antara ulama dan umara. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta memiliki peran dalam menjaga bangsa hingga saat ini.

Kapolri pun mengajak ulama dan umara untuk terus bergandengan tangan menjaga persatuan dan merawat NKRI demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Polisi Berhasil Selamatkan 13 Wisatawan yang Tenggelam di Perairan Labuan Bajo

Labuan Bajo, NTT – Maspolin.id|| Sebanyak 13 wisatawan berhasil diselamatkan setelah kapal wisata KM Yukai karam dan tenggelam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/09/2026).

Proses penyelamatan dilakukan personel Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Manggarai Barat bersama Tim SAR gabungan setelah kapal mengalami kebocoran dan tenggelam saat menuju Pulau Bidadari untuk kegiatan snorkeling.

Kasat Polairud Polres Manggarai Barat IPTU Leonardo Marpaung mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, KM Yukai berlayar dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kapal melintas di sekitar Tanjung Sture ketika kondisi air laut sedang surut.

Kapal kemudian menghantam gugusan karang dangkal hingga menyebabkan bagian lambung mengalami kebocoran. Kapal pun miring cukup ekstrem sebelum akhirnya karam dan tenggelam.

Beruntung, dua kapal wisata yang berada tidak jauh dari lokasi langsung memberikan pertolongan. Dengan menggunakan sekoci, para wisatawan dan awak KM Yukai dievakuasi dari kapal yang mulai tenggelam.

Satpolairud Polres Manggarai Barat bersama Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 06.35 Wita.

Sebanyak 21 personel dikerahkan dalam proses evakuasi. Operasi tersebut melibatkan Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, KSOP Labuan Bajo, serta Basarnas Labuan Bajo.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, tim mengerahkan enam armada, terdiri atas lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu unit interceptor.

Petugas tidak hanya memastikan seluruh wisatawan berhasil dievakuasi, tetapi juga melakukan penyisiran terhadap badan kapal untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam.

“Fokus utama kami saat menerima informasi adalah memastikan keselamatan seluruh jiwa di atas kapal. Tim langsung menyisir badan kapal untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kabin maupun ruang mesin,” ujarnya.

Selain menyelamatkan 13 wisatawan, petugas juga berhasil mengevakuasi enam awak kapal. Seluruh wisatawan dan awak kapal berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sc

Bareskrim Polri Sita 735 Cartridge Etomidate dari Pengendara Motor di Tanah Abang

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Bareskrim Polri mengungkap dugaan peredaran etomidate yang dikemas dalam cartridge vape di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari penindakan tersebut, polisi menyita 735 cartridge yang diduga berisi etomidate dan menangkap dua pria.

Kedua pria yang diamankan yakni Angger Anjar Asmoro (35) dan Nur Akbar Yudhistira (36). Keduanya ditangkap saat berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX merah di depan pintu masuk Stasiun Tanah Abang, Jalan Tenaga Listrik, Cideng, Gambir, Sabtu (26/09/2026) sekitar pukul 21.20 WIB.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, petugas menemukan sebuah kardus berwarna kuning yang dibawa Angger. Setelah diperiksa, kardus tersebut berisi 493 cartridge yang diduga mengandung etomidate.

Penyidik kemudian mengembangkan pemeriksaan ke tempat kos Angger di Kamar 20 lantai 3, Kost Sakura, Jalan D1 Nomor 4, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Di lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 237 cartridge yang diduga berisi etomidate. Ratusan cartridge itu disimpan di dalam kantung kain berwarna merah. Polisi turut menyita sebuah timbangan digital.

“Total seluruh barang bukti cartridge 735 buah,” kata Eko, Minggu (27/9/2026).

Selain ratusan cartridge, polisi menyita dua telepon seluler, satu sepeda motor Honda PCX bernomor polisi B 5134 FXE, serta sebuah dompet.

Kedua pria beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Subdit I Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengungkapan di Tanah Abang menambah daftar kasus dugaan peredaran etomidate dalam bentuk cartridge vape yang diungkap kepolisian dalam beberapa pekan terakhir.

Pada 3 September 2026, Polda Metro Jaya mengungkap dugaan peredaran etomidate dengan menyita 518 cartridge dari dua lokasi di Jakarta Barat dan Serpong. Dalam kasus tersebut, seorang pria berinisial HW turut diamankan.

Pengungkapan lainnya dilakukan Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Kelapa Gading pada 14 September. Polisi menyita 458 cartridge atau pods yang diduga berisi etomidate dengan berat netto mencapai 1.145 mililiter.

Sementara itu, Bareskrim pada 11 September sebelumnya juga menyita 531 cartridge etomidate yang diperkirakan bernilai sekitar Rp1,593 miliar. Dalam perkara tersebut, polisi menangkap seorang tersangka dan masih memburu seorang warga negara China yang disebut sebagai pemasok.

Di Aceh, polisi pada awal September juga memusnahkan 2.538 cartridge vape yang mengandung etomidate dari sejumlah pengungkapan kasus sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Rangkaian pengungkapan tersebut membuat penyidik tidak hanya mendalami pihak yang membawa atau mengedarkan barang, tetapi juga menelusuri jaringan yang diduga memasok dan mendistribusikan etomidate.

Etomidate merupakan obat anestesi yang penggunaannya diperuntukkan bagi kebutuhan medis. Di Indonesia, zat tersebut telah masuk dalam daftar Narkotika Golongan II melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025 yang berlaku sejak 28 November 2025.

Penggunaan etomidate dalam bentuk cairan vape menjadi perhatian karena dilakukan di luar prosedur medis dan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Selain dapat memengaruhi kesadaran, kadar serta komposisi produk ilegal juga tidak terkontrol.

Sejumlah pengungkapan sebelumnya di Jakarta dan sekitarnya juga menunjukkan adanya dugaan jaringan peredaran etomidate yang menyasar pengguna melalui pola distribusi tertutup, termasuk jaringan pertemanan dan informasi dari mulut ke mulut.

Dalam kasus Tanah Abang, Bareskrim masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Rencana tindak lanjut pengembangan jaringan terkait tindak pidana narkotika,” ujar Eko.

Penyidik selanjutnya menelusuri asal 735 cartridge yang disita, tujuan distribusinya, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan peredaran etomidate tersebut. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/pr

50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 50 Pati Polri dan 4 PNS Polri menerima kenaikan pangkat dalam upacara tersebut.

Dari 50 Pati Polri yang naik pangkat, satu personel memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 15 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 34 personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Salah satu Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. adalah Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. selaku Astamaops Kapolri. Sementara sejumlah Pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol. di antaranya Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. selaku Kadivhubinter Polri, Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. selaku Kapolda Sulut., serta Dr. Wawan Muliawan, S.H., S.I.K., M.H. selaku Wakabaintelkam Polri.

Kenaikan pangkat juga diberikan kepada 34 Pati Polri menjadi Brigjen Pol., di antaranya Dally Achmad Mutiara, S.I.K., Zefanja Honpry Dapas, S.I.K., M.Si., dan Dr. Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H.

Selain Pati Polri, Korprapot juga diikuti dengan kenaikan pangkat bagi empat PNS Polri. Kenaikan pangkat tersebut terdiri atas tiga PNS menjadi Pembina Utama dan satu PNS menjadi Pembina Utama Madya.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Menurutnya, kenaikan pangkat sekaligus menjadi amanah untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

“Setiap kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Namun, di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat amanah dan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Irjen Pol. Johnny menambahkan, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus bentuk kepercayaan organisasi. Para personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan dapat terus menjaga kehormatan institusi dan menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

“Harapannya, kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi pencapaian secara pribadi, tetapi juga menjadi energi baru untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis,” tutupnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.