Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat – Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut dilakukan dalam Operasi Nila Jaya 2026 setelah polisi memburu seorang tersangka berinisial S (47).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kesigapan personel di lapangan dalam menindak jaringan peredaran narkotika.

“Keberhasilan ini merupakan bukti kesigapan personel kami di lapangan dalam menindak tegas pelaku peredaran narkotika,” kata Reynold dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Tersangka S ditangkap Tim Opsnal Unit 3 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (10/9/2026) sore. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama sekitar dua pekan terhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan, saat dibuntuti petugas, tersangka sempat berupaya mengecoh polisi dengan berganti kendaraan di kawasan Sawangan, Depok. Karena merasa dicurigai, tersangka kemudian memacu sepeda motor Yamaha NMAX dengan kecepatan tinggi hingga terjadi aksi kejar-kejaran.

“Karena mencurigakan, tersangka kemudian memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi hingga terjadi aksi kejar-kejaran,” ujar Wisnu.

Petugas akhirnya berhasil menghentikan kendaraan tersangka. Dari pemeriksaan, polisi menemukan 25 bungkus plastik hitam yang berisi sabu dengan berat bruto 25.236,4 gram atau sekitar 25,2 kilogram. Kepada penyidik, S mengaku hanya diperintah seseorang untuk membawa barang tersebut menuju wilayah Grogol, Jakarta Barat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya,” kata Wisnu.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

WN China dan Dua WNI Ditahan Polisi Diungkap Mengedarkan Vape Etomidate

Tangerang, PMJ – Maspolin.id|| Jaringan peredaran rokok elektronik atau vape yang diduga mengandung zat etomidate berhasil diungkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan empat orang dan menyita 99 cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan, pengungkapan tersebut melibatkan dua warga negara Indonesia berinisial RR dan RN serta seorang warga negara China berinisial XC.

Keterangan tersebut disampaikan Michael di Tangerang, Sabtu (19/09/2026). Selain mengungkap jaringan peredaran, polisi juga mengamankan selebgram Julia Prastini alias Jule yang diketahui menggunakan zat tersebut.

Dari empat orang yang diamankan, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sementara Jule tidak ditetapkan sebagai tersangka dan ditempatkan dalam program rehabilitasi.

“Dari pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka, sementara sang selebgram ditempatkan dalam program rehabilitasi,” katanya.

Michael menerangkan, pengungkapan bermula dari penyelidikan yang dilakukan jajaran Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pembuntutan pada Senin (14/09/2026).

“Awalnya kami melakukan pembuntutan. Kami menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat,” paparnya.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan dan menyita 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Penyelidikan kemudian dikembangkan setelah polisi menemukan indikasi transaksi serta bukti pengiriman barang yang berkaitan dengan selebgram Jule.

Petugas selanjutnya melakukan pengembangan hingga mengamankan Jule di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Pemeriksaan urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan hasil positif mengandung etomidate.

“Polisi kemudian bergerak mengamankan Jule di sebuah apartemen Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, dinyatakan positif menggunakan zat etomidate,” terangnya.

Penyidik kemudian melanjutkan pengembangan terhadap jaringan tersebut hingga mengarah kepada XC, seorang warga negara China. Polisi mengamankan XC dan menemukan 71 cartridge vape yang diduga mengandung zat serupa.

“Sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai. Total ada empat orang yang kita amankan, di mana tiga orang di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Berdasarkan hasil penyidikan, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah RR, RN, serta warga negara China berinisial XC.

Polisi juga mengungkap bahwa jaringan tersebut telah menjalankan aktivitas peredarannya sejak Juli 2026. Distribusi dilakukan secara tertutup dengan memanfaatkan jaringan pertemanan dan komunikasi dari mulut ke mulut.

“Sindikat tersebut beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan atau dari mulut ke mulut,” kata dia.

Dari keseluruhan proses pengungkapan tersebut, aparat menyita 99 cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate sebagai barang bukti.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polisi Bongkar Modus “Sistem Tempel” Narkoba Transaksi Tanpa Tatap Muka di Karawang,

Karawang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Peredaran narkotika di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terungkap masih menggunakan pola transaksi tanpa pertemuan langsung. Salah satu modus yang ditemukan kepolisian adalah “sistem tempel”, yang digunakan pengedar untuk meminimalkan risiko terdeteksi petugas.

Satresnarkoba Polresta Karawang mengungkap praktik tersebut dalam penanganan puluhan perkara narkotika dan obat-obatan tertentu selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto menyampaikan bahwa selama periode tersebut pihaknya mengamankan 36 orang yang diduga terlibat sebagai pengedar dari 30 laporan polisi yang ditangani.

“Dalam kurun waktu Juli-Agustus, petugas menangani 30 laporan polisi terkait kasus tindak pidana narkoba dan obat-obatan tertentu,” kata Mario di Karawang, Sabtu (19/08/2026).

Dalam pengungkapan sejumlah perkara tersebut, polisi turut mengamankan berbagai jenis barang bukti narkotika, antara lain sabu, tembakau sintetis, dan ganja.

“Di antara barang bukti yang disita ialah kristal putih sabu seberat 1.010,74 gram (1,01 kilogram), sintetis/tembakau gorila sebanyak 127,71 gram, serta ganja kering seberat 268,10 gram,” katanya.

Selain narkotika, petugas juga menyita sebanyak 80.079 butir obat-obatan tertentu yang berasal dari 12 perkara. Dalam kasus tersebut, terdapat 15 tersangka yang diduga menjalankan peran sebagai pengedar.

Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa sejumlah transaksi narkotika jenis sabu, tembakau sintetis, dan ganja memiliki pola serupa, yakni menggunakan metode “sistem tempel”.

Melalui metode tersebut, pengedar tidak bertemu secara langsung dengan calon pembeli. Barang terlebih dahulu ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan. Setelah itu, pengedar memberikan informasi berupa foto atau titik koordinat lokasi kepada pembeli.

Setelah menerima informasi tersebut, pembeli menuju lokasi yang dimaksud untuk mengambil barang. Adapun pembayaran dilakukan melalui transfer sehingga penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung.

Berbeda dengan narkotika, peredaran obat-obatan tertentu yang ditemukan polisi masih banyak dilakukan melalui transaksi langsung dengan cara tersembunyi.

“Untuk peredaran obat-obatan tertentu,para pengedar masih menggunakan transaksi langsung secara sembunyi-sembunyi. Beberapa pelaku juga ada yang nekat membuka toko fisik yang berkamuflase sebagai warung sembako atau konter pulsa guna mengelabui masyarakat dan petugas,” katanya.

Mario menjelaskan, para tersangka akan dikenakan ketentuan pidana sesuai dengan jenis perkara serta barang bukti yang berhasil diamankan. Penyidik juga menerapkan pasal berlapis sesuai dengan peran dan tindak pidana yang dilakukan para tersangka.

Bagi pengedar sabu dengan barang bukti lebih dari 5 gram, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 jo KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sedangkan tersangka dalam perkara peredaran obat-obatan tertentu dijerat Pasal 435 jo 436 ayat (2) UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

MENGKRITIK POLISI.

Oleh: S Stanley Sumampouw

 

Mengkritik polisi sekarang sedang jadi mode.

Di grup WhatsApp, media sosial, atau obrolan warung kopi, menjelek-jelekkan polisi kadang menjadi semacam olahraga intelektual.

Yang paling keras mencaci sering dianggap paling berani.
Yang paling lantang menyebut polisi korup merasa dirinya sudah berdiri di podium moral.

Menariknya, podium itu biasanya langsung dibongkar ketika masalah polisi datang ke rumah sendiri.

Ketika orang lain berurusan dengan polisi, kita bicara hukum.

Ketika diri sendiri yang berurusan, mendadak kita bicara “kekeluargaan.”

Ketika orang lain ditangkap, kita bilang, “Biarkan hukum berjalan.”

Ketika keluarga sendiri tersandung perkara, telepon mulai berdering.

Cari saudara.

Cari teman.

Cari kenalan.

Cari pejabat.

Kalau tidak ada pejabat, cari orang yang kenal pejabat.

Kalau tidak kenal pejabat, cari orang yang kenal orang yang kenal pejabat.

Pokoknya jangan sampai perkara berjalan terlalu lurus. Harus ada sedikit “belokan”.

Lalu muncul kalimat klasik:
“Pak, bisa dibantu?”
“Pak, kira-kira bisa diselesaikan baik-baik tidak?”

Dan kalau pembicaraan mulai serius, kadang muncul pula jurus pamungkas: 86.

Lucunya, orang yang kemarin paling keras mengatakan polisi tidak boleh menerima uang, ketika dirinya membutuhkan pertolongan justru sibuk mencari berapa “biaya” agar masalahnya tidak panjang.

Kita memang bangsa yang menarik.

Kita ingin polisi bersih, tetapi kadang ingin urusan kita dibersihkan.

Kita ingin polisi tegas, tetapi berharap polisi tidak terlalu tegas kepada kita.

Kita ingin hukum berlaku sama kepada semua orang, tetapi diam-diam berharap diri kita mendapat perlakuan berbeda.

Jadi jangan-jangan persoalannya bukan hanya polisi.

Jangan-jangan kita juga ikut memelihara penyakit itu.

Polisi yang bisa “diatur” tidak muncul sendirian.
Ada masyarakat yang datang membawa kepentingan, koneksi, bahkan kadang membawa amplop.

Polisi yang bisa “dibeli” tentu salah.
Tetapi orang yang datang membawa uang untuk membeli keputusan juga bukan korban.

Karena itu, kritik kepada polisi tetap penting. Bahkan harus keras kalau memang ada penyimpangan. Polisi tidak boleh kebal hukum hanya karena memakai seragam.

Tetapi masyarakat juga jangan merasa dirinya selalu suci hanya karena yang dikritik adalah polisi.
Sebab korupsi bukan hanya soal siapa yang menerima.
Ada juga soal siapa yang menawarkan.

Penyalahgunaan kewenangan bukan hanya soal siapa yang menyalahgunakan kekuasaan.
Ada juga masyarakat yang sengaja mencari kekuasaan itu untuk kepentingannya sendiri.

Kita sering marah melihat polisi bermain di wilayah abu-abu.
Tetapi ketika kepentingan kita masuk ke wilayah abu-abu itu, kita malah sibuk mencari pintu masuk.

Maka mungkin sudah waktunya kita berhenti sebentar dari kegemaran mencaci polisi.

Bukan untuk membela polisi.
Tetapi untuk bercermin.

Karena polisi adalah bagian dari masyarakat. Mereka tumbuh dari lingkungan sosial yang sama. Kalau masyarakat terbiasa mencari jalan pintas, jangan heran kalau selalu ada orang yang menawarkan jalan pintas.

Kalau masyarakat terbiasa menggunakan koneksi untuk melewati aturan, jangan heran kalau koneksi kemudian menjadi mata uang kekuasaan.

Dan kalau kita ingin polisi bersih, pertanyaan pertama bukan hanya:
“Mengapa polisi korup?”
Tetapi juga:
“Siapa yang selama ini membuat korupsi itu laku?”

Sebab penyakit sosial tidak pernah tumbuh sendirian.
Ada yang melakukan.
Ada yang membiarkan.
Dan kadang ada pula yang diam-diam menikmati hasilnya.

Seperti pepatah Jepang katakan:

“Polisi sakit dan korup cerminan dari masyarakatnya sendiri”

Cinere, Depok, Selasa 22 September 2026, pk 18.16

 

** Penulis adalah pengusaha, pemred Maspolin Media Group, dan pemerhati Kepolisian

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Jenazah Korban ke-10 Kapal Virgo Transport 8

BANJARMASIN, KALSEL – Maspolin.id|| Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan mulai melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban ke-10 Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Jenazah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin setelah dievakuasi dari lokasi kejadian oleh tim gabungan, Minggu (20/9/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid mengatakan jenazah langsung diserahkan kepada Tim DVI untuk menjalani proses identifikasi.

“Satu temuan korban meninggal atau ke-10 dari Kapal Virgo hari ini tiba di Rumah Sakit Bhayangkara dan langsung dilakukan proses identifikasi tim DVI,” kata Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu (20/9/2026).

Nur Khamid menjelaskan, waktu yang dibutuhkan dalam proses identifikasi bergantung pada kondisi jenazah yang diterima tim. Jenazah yang masih dalam kondisi utuh dan mudah dikenali dapat mempercepat proses identifikasi. Sebaliknya, kondisi jenazah yang sulit dikenali membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas korban.

Dalam proses tersebut, data ante mortem dari keluarga menjadi bagian penting sebagai data pembanding. Data tersebut nantinya dicocokkan dengan hasil pemeriksaan post mortem terhadap jenazah.

“Nanti dicocokkan dengan data post mortem atau pemeriksaan pada jenazah,” jelasnya.

Jenazah korban ditemukan tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama tim gabungan pada Minggu sekitar pukul 14.14 Wita. Korban ditemukan saat tim melakukan pencarian di dalam badan kapal yang berada di dasar laut.

Setelah berhasil ditemukan, jenazah dievakuasi menggunakan sekoci menuju KN SAR Kamajaya. Selanjutnya, korban diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru.

Dari Lanud Sjamsudin Noor, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kalsel.

Dengan ditemukannya korban ke-10, total 118 orang dari 243 penumpang dan kru Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 10 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, sebanyak 125 orang lainnya masih dalam pencarian. Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan.

 

Humas Polda Kalimantan Selatan

red/mpl/sc

FIFA ASEAN Cup 2026 Diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel Pengamanan

JAKARTA – Maspolin.id|| Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Indonesia pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Pengamanan dipusatkan di dua stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.

Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops) Irjen Laksana mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri atas unsur pimpinan dan staf serta personel dari Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

“Mengerahkan sebanyak 5.641 personel yang terdiri dari 102 personel pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro, dan 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat,” kata Laksana dalam apel gelar pasukan di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/9/2026).

Laksana menegaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan di area stadion, tetapi juga mencakup seluruh objek dan jalur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan. Hal itu meliputi titik kedatangan, akomodasi, lokasi latihan, rute pergerakan tim, titik konsentrasi suporter, kantong parkir, objek vital, serta lokasi lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kekuatan pengamanan tersebut tidak hanya tergelar di stadion, tetapi juga di seluruh objek dan jalur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, meliputi titik kedatangan, akomodasi, lokasi latihan, rute pergerakan tim, titik konsentrasi suporter, kantong parkir, objek vital, dan lokasi lain yang memiliki potensi terjadi gangguan Kamtibmas,” jelas Laksana.

Laksana menyebutkan, sejumlah potensi kerawanan perlu diantisipasi selama pelaksanaan pertandingan. Di antaranya kepadatan penonton, dinamika antar-suporter, penggunaan atribut yang tidak sesuai ketentuan, serta kepatuhan terhadap tiket dan aturan barang bawaan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan tersebut, Laksana meminta personel melaksanakan pengamanan secara berlapis, termasuk pemeriksaan tiket, orang, dan barang bawaan. Sterilisasi juga perlu dilakukan di sejumlah lokasi, seperti venue pertandingan, hotel, tempat latihan, serta rute pergerakan pemain dan ofisial.

“Laksanakan pengamanan secara berlapis serta pemeriksaan tiket, orang, barang bawaan, serta sterilisasi terhadap venue, hotel, lokasi latihan, dan rute pergerakan pemain maupun ofisial,” ujar Laksana.

Selain aspek keamanan di lokasi pertandingan, Polri turut mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat tingginya mobilitas massa dan suporter. Faktor kedaruratan, seperti cuaca ekstrem, kebakaran, dan kondisi medis, juga menjadi perhatian, termasuk perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Laksanakan rekayasa lalu lintas secara situasional, siapkan jalur alternatif dan kantong parkir, serta lakukan deteksi dini dan penyelenggaraan terhadap kelompok suporter untuk pengendalian pergerakan massa sejak kedatangan hingga kepulangan,” kata Laksana.

Laksana juga menginstruksikan jajaran meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk melalui patroli siber dan pemantauan media sosial.

“Tingkatkan patroli terbuka maupun tertutup pada titik rawan kriminalitas, patroli siber dan monitoring media sosial, serta kesiapan pengamanan antiteror, penjinak bom, dan antidrone,” imbuh Laksana.

Laksana meminta seluruh jajaran melaksanakan tugas pengamanan secara optimal agar penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia berjalan lancar dan aman.

“Keberhasilan pengamanan FIFA Asian Cup 2026 bukan hanya diukur dari terselenggaranya pertandingan tanpa gangguan, tetapi juga ditentukan oleh terjaminnya keselamatan pemain, ofisial, suporter, masyarakat, dan kelancaran mobilitas, kualitas pelayanan, serta terciptanya rasa aman di seluruh rangkaian kegiatan,” pungkas Laksana.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Cikeas, Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, yakni International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship (AISC) 2026. Rangkaian kejuaraan tersebut resmi ditutup pada Minggu (20/9/2026).

International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 berlangsung 17–20 September 2026 dan diikuti total 382 peserta yang terdiri atas 156 peserta tim serta peserta luar negeri dari sembilan negara, yaitu Singapura, China, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia, dan Jerman.

Kejuaraan tersebut merupakan kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, serta Komite Terjun Payung FASI. Penutupan dilakukan oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat yang mewakili Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Dankorbrimob menyampaikan apresiasi kepada seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial, dan peserta dari Indonesia maupun mancanegara. Ia menyebut peningkatan jumlah peserta dari sekitar 200 orang pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 300 peserta menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving sekaligus munculnya atlet dan generasi baru.

“Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, baik nasional maupun internasional, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan,” ujar Dankorbrimob.

Sementara itu, 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 juga resmi ditutup di fasilitas Wind Tunnel Brimob, Bogor. Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 200 atlet dari sembilan negara Asia dan berlangsung aman serta lancar tanpa kecelakaan (zero accident).

Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyampaikan apresiasi kepada FAI, IAC, FASI, para juri, FAI Control Room, President Jury, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia menyebut pengembangan indoor skydiving di Indonesia telah dimulai sejak kompetisi nasional pada 2022 hingga akhirnya mampu menyelenggarakan event Category 1 FAI, dengan dukungan Wind Tunnel Brimob dan Korps Brimob Polri.

Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry juga menyampaikan apresiasi kepada PB FASI, Korps Brimob Polri, delegasi dan juri FAI, serta para atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia, seperti China, Korea, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Thailand. Ia mendorong negara-negara Asia terus berkolaborasi dalam mengembangkan olahraga indoor skydiving melalui penyelenggaraan kejuaraan yang berkelanjutan.

Mewakili Ketua PB FASI Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang berhalangan hadir, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan bahwa kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti lebih dari 200 atlet dari sembilan negara Asia tersebut sukses berjalan aman dan lancar. Kejuaraan dinilai menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving di Asia serta potensinya melahirkan atlet berkaliber dunia.

Berikut daftar juara International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026:

Kelas Nasional

  • 2 Way VFS Open: Juara I Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Renal Korbrimob Polri, Juara III Tim Synaero Korbrimob Polri.
  • 2 Way FS Female: Juara I Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B, Juara II Polwan Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara III Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya A.
  • 2 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Huricane Satbrimob Polda Sulteng.
  • 4 Way FS Female: Juara I Polwan Pas Pelopor Korbrimob, Juara II Polwan Polda Metro Jaya, Juara III Polwan Korbrimob Polri.
  • 4 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Tadulako Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Anoa Satbrimob Polda Sulteng.

Kelas Asia Tenggara

  • Dynamic Solo Speed Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
  • Dynamic 2 Way Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.
  • 2 Way FS Female: Juara I Tim Polwan Indonesia, Juara II Tim Singapore 1, Juara III Tim Brigade 10 Para A Malaysia.
  • 4 Way FS Female: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Malaysia.
  • 4 Way FS Open: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Thailand.

Kelas Internasional

  • Solo Freestyle Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea.
  • Dynamic Solo Speed Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III China.
  • Dynamic 2 Way Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea Selatan.
  • Dynamic 4 Way Open: Juara I Singapore, Juara II China, Juara III Korea Selatan.
  • 2 Way VFS Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Singapore.
  • 4 Way VFS Open: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
  • 2 Way FS Junior: Juara I Mario & Aufa Indonesia, Juara II Altitude x Singapore Junior, Juara III Naya & Fildza.
  • 2 Way FS Female: Juara I Polwan Korbrimob Polri, Juara II Singapore, Juara III Wara TNI AU.
  • 2 Way FS Open: Juara I Tim TB Korbrimob Polri, Juara II Tim BS Korbrimob Polri, Juara III Tim Singapore 1.
  • 4 Way FS Female: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.
  • 4 Way FS Open: Juara I Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Citraka Satbrimob Polda Banten A. (Catatan: koreksi penulisan Sarbrimob menjadi Satbrimob)

Adapun daftar peraih penghargaan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 meliputi 4-Way Formation Skydive Open (Indonesia, Singapore, Thailand), 4-Way Formation Skydive Female (China, Indonesia, Singapore), 4-Way Vertical Formation Skydive Open (China, Indonesia, Singapore), Dynamic Solo Junior (Singapore, Korea Selatan, Thailand), Dynamic Solo Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 2-Way Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 4-Way Open (Singapore, Korea Selatan, China), Solo Freestyle Junior (Thailand, China, Japan), serta Solo Freestyle Open (Singapore, Singapore, Korea Selatan).

Prosesi penutupan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 diakhiri dengan penurunan bendera FAI yang diiringi FAI Anthem. Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyerahkan bendera FAI kepada President Jury Sandy Nieuwenhoven, dilanjutkan deklarasi resmi berakhirnya kejuaraan.

Dua kejuaraan tersebut sekaligus menjadi wadah kompetisi, pembinaan atlet, serta silaturahmi bagi komunitas indoor skydiving Indonesia dan mancanegara dalam semangat sportivitas dan persahabatan internasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polri Antarkan Soft Tennis Indonesia Raih Medali di Asian Games Nagoya

JAKARTA – Maspolin.id|| Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi personel Polri yang turut memperkuat Tim Soft Tennis Indonesia hingga meraih medali pada Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang.

Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Merah Putih setelah melewati persaingan sejak fase grup hingga semifinal di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Minggu (20/9). Capaian tersebut menjadi medali ketiga bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

“Selamat atas raihan medali yang sangat berharga ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan juga kebanggaan bagi Polri. Para personel Polri yang memperkuat tim telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi dalam membawa nama Merah Putih di panggung Asia,” ujar Wakapolri dari Jakarta, Minggu (20/9).

 

Menurut Wakapolri, prestasi tersebut menunjukkan bahwa personel Polri dapat memberikan kontribusi bagi bangsa tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui prestasi di bidang olahraga.

Irjen Pol. Awal Dampingi Langsung Perjuangan Tim

Ketua Umum PP PESTI Irjen Pol. Dr. Awal Chairuddin, S.I.K., S.H., M.H., turut mendampingi langsung kontingen Soft Tennis Indonesia selama berlaga di Nagoya.

Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan. Pada pertandingan perdana, Jumat (18/9), Tim Beregu Putra Indonesia langsung menunjukkan performa solid dengan menang 3-0 atas Nepal.

Ganda putra Tio Hutauruk/Fernando Sanger membuka kemenangan Indonesia dengan menundukkan pasangan Nepal 5-0. Poin berikutnya disumbangkan Bagus Pradewa yang menang 4-0 pada nomor tunggal putra.

Pada pertandingan kedua, Indonesia menghadapi Korea Selatan. Dalam pertandingan ketat tersebut, Indonesia kalah tipis 1-2. Namun, pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger berhasil mengamankan satu kemenangan dengan skor 3-2. Hasil itu membawa Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.

Di babak perempat final yang berlangsung pada hari yang sama, Indonesia tampil meyakinkan dengan menyingkirkan India 2-0. Tio Hutauruk/Fernando Sanger kembali menyumbangkan kemenangan setelah mengalahkan pasangan India dengan skor 5-2. Kemenangan kemudian dikunci Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra.

Perjuangan Indonesia berlanjut ke semifinal pada Minggu (20/9). Menghadapi tuan rumah Jepang, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2. Hasil tersebut memastikan Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia membawa pulang medali perunggu.

“Perjalanan tim sangat luar biasa. Saya mendampingi langsung perjuangan para atlet dari awal pertandingan hingga semifinal. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kekompakan yang luar biasa. Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak,” ujar Irjen Pol. Awal.

Terima Kasih atas Dukungan Penuh Polri

Irjen Pol. Awal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang turut mendukung kontingen Soft Tennis Indonesia dalam persiapan hingga bertanding di Asian Games Nagoya 2026.

“Terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri. Dukungan ini menjadi kekuatan dan motivasi bagi para atlet dalam menjalani persiapan hingga bertanding di Asian Games. Raihan medali ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet serta tim pelatih,” ujarnya.

Komite Olahraga Polri menjadi bagian dari upaya Polri dalam membina dan mengembangkan potensi personel di bidang olahraga, termasuk memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan memperkuat kontingen Indonesia dalam kompetisi nasional maupun internasional.

Wakapolri mengapresiasi kontribusi personel Polri yang turut menjadi bagian dari perjuangan Tim Soft Tennis Indonesia di Nagoya.

“Ketika personel Polri tampil membawa nama Indonesia, mereka juga membawa semangat pengabdian dan kebanggaan institusi. Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa melalui olahraga,” tegas Wakapolri.

Perjuangan Berlanjut di Nomor Perorangan

Setelah nomor beregu selesai, perjuangan Soft Tennis Indonesia belum berakhir. Para atlet akan kembali bertanding pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Wakapolri meminta para atlet menjadikan capaian medali beregu sebagai modal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Perjuangan belum selesai. Jadikan pencapaian beregu ini sebagai modal kepercayaan diri yang besar. Fokus, berjuang tanpa lelah, dan dulang terus emas sebanyak-banyaknya di nomor perorangan di Nagoya tahun ini demi kehormatan bendera Merah Putih,” kata Wakapolri.

Kontingen Soft Tennis Indonesia diperkuat lima atlet putra, yakni Tio Juliando Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Muhammad Reza Falevi, dan Rizky Zammy Febrian Laluyan, serta dua atlet putri, Siti Nur Arasy dan Allif Nafiiah.

Dengan capaian medali dari nomor beregu, Tim Soft Tennis Indonesia kini menatap nomor perorangan dengan semangat yang sama untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kombes Pol. Rantau Isnur Eka Raih Juara II Overall Handgun Divisi Standar di Panglima TNI Cup 2026

Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Berkat pembinaan dan dukungan Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat serta Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri Kombes Pol. Rantau Isnur Eka berhasil menunjukkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Panglima TNI Cup 2026 bidang tembak reaksi.

Kombes Pol. Rantau Isnur Eka tampil gemilang dengan meraih sejumlah prestasi, termasuk Juara II Overall Handgun Divisi Standar, pada kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tembak Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jumat hingga Minggu (18–20 September 2026).

Dalam kejuaraan yang diikuti atlet dan klub menembak, perwakilan satuan TNI-Polri, masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta penghobi olahraga menembak tersebut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka tampil pada nomor tembak reaksi dan berhasil meraih Juara II Overall Handgun Divisi Standar sebagai salah satu pencapaian utama dalam kompetisi.

Tidak hanya itu, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka juga mencatatkan prestasi pada sejumlah kategori lainnya. Ia berhasil meraih Juara I Grade B Handgun Standar, Juara I Handgun Standar Senior, Juara I PCC Open Grade A, serta Juara I PCC Open Grade A Senior.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan konsistensi penampilan Kombes Pol. Rantau Isnur Eka dalam mengikuti berbagai kategori perlombaan tembak reaksi sekaligus menjadi bagian dari kontribusi personel Korps Brimob Polri dalam mengembangkan kemampuan olahraga menembak.

Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat mengatakan, Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kemampuan menembak, tetapi juga menjadi sarana membangun kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel TNI-Polri.

Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan menembak, tetapi juga menjadi sarana membangun kompetisi yang sehat, menjunjung sportivitas, serta mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel TNI-Polri,” ujarnya di Depok, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, semangat kompetisi dan karakter personel Brimob juga tercermin melalui prestasi yang ditorehkan dalam berbagai bidang, termasuk olahraga.

“Disiplin dan semangat juang kembali bergema di Lapangan Hanyaken Musuh, Markas Satuan Brimob Polri. Karakter dan mental juara anggota Brimob tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Brimob bukan hanya kuat di medan tugas, tetapi juga unggul dalam segala bidang. Mari kita jaga semangat ini, tetap disiplin, dan terus profesional,” tuturnya.

Kejuaraan Panglima TNI Cup 2026 turut mempertandingkan sejumlah materi perlombaan, meliputi IPSC Level II, Non-IPSC, Eksekutif 20 Meter, Falling Plate, Senapan 100 dan 300 Meter Tiga Sikap Plat Baja, Senapan 600 Meter Prone, serta Air Rifle.

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, menguji ketepatan, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dalam olahraga menembak.

Keberhasilan Kombes Pol. Rantau Isnur Eka dalam ajang tersebut menjadi bagian dari kontribusi personel Korps Brimob Polri dalam mengembangkan kemampuan olahraga menembak sekaligus membawa nama baik institusi melalui prestasi di tingkat kompetisi nasional.

Melalui pencapaian tersebut, semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa” terus diwujudkan, sejalan dengan komitmen Korps Brimob Polri untuk membangun sumber daya manusia yang profesional, berkemampuan, disiplin, dan berprestasi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Casinova nettcasino Norge – betalingsmetoder og uttakstider

Casinova nettcasino Norge – betalingsmetoder og uttakstider

Start med å bruke Visa eller MasterCard for innskudd i casinova casino – transaksjonene registreres på kontoen din innen 5 sekunder. Dersom du foretrekker elektronisk lommebok, gir Neteller og Skrill samme hastighet, og du kan overføre opptil 20 000 kr per dag uten ekstra gebyr.

Uttak fra casinova casino norge følger en annen tidslinje: e‑lommebøker betales tilbake i løpet av 30 minutter, mens kredittkort krever 1–2 virkedager. Bankoverføringer behandles i 1–3 virkedager, avhengig av din bank. For beløp over 10 000 kr anbefales å velge e‑lommebok for raskest tilgjengelighet.

Les alltid betingelsene på casinova no før du velger metode. Spillerne bør sette en grense for daglige innskudd, aktivere to‑faktor‑autentisering og holde kontaktinformasjonen oppdatert for å unngå forsinkelser ved verifisering. På den måten får du en smidig og sikker spillopplevelse hver gang du gjør en transaksjon.

Kortbetalinger: innskudd med Visa og Mastercard

Bruk Visa når du vil ha penger på casinova-kontoen din innen sekunder – innskuddet fullføres vanligvis i løpet av 5 sekunder uten ekstra kostnad.

Mastercard gir lik hastighet, men mange banker legger til en liten behandlingsavgift på 0,7 % som kan påvirke små innskudd. På casinova casino norge er begge kortene støttet av de fleste norske kortutstedere.

Minimumsbeløp for Visa er 100 kr, mens Mastercard tillater innskudd fra 200 kr. Øvre grense ligger på 20 000 kr per transaksjon for begge kort, men casinova no gir mulighet til å øke grensen etter kontakt med kundeservice.

Sikringen skjer gjennom 3‑D Secure‑protokollen, så du må godkjenne betalingen med en engangskode fra banken. Denne ekstra kontrollen hindrer uautorisert bruk av kortet ditt på casinova.

Slik gjør du et innskudd med kort

  • Logg inn på casinova‑kontoen.
  • Gå til “Innskudd” og velg “Visa” eller “Mastercard”.
  • Skriv inn ønsket beløp innen de angitte grensene.
  • Fyll inn kortdetaljene og bekreft med 3‑D Secure‑koden.
  • Vent på bekreftelse – saldoen oppdateres umiddelbart.
  • Etter innskuddet er pengene klare til å brukes på spilleautomater, bordspill eller live casino på casinova no. Hold kortinformasjonen oppdatert for å unngå avbrudd i betalingene.

    E‑lommebøker: bruk av Skrill og Neteller

    Bruk Skrill for øyeblikkelige innskudd i casinova no – transaksjonen fullføres i løpet av sekunder, og du får spillkreditt med en gang.

    Neteller: rask uttak

    Velg Neteller når du skal trekke gevinster fra casinova casino; uttakene behandles normalt innen 24 timer, og du kan overføre penger til bankkonto eller annen e‑lommebok uten ekstra gebyr i de fleste tilfeller.

    Hold øye med beløpsgrenser: Skrill tillater opptil 10 000 kr per innskudd, mens Neteller ofte har en maksimum på 15 000 kr per dag. Oppdater kontoinformasjonen regelmessig i casinova‑profilen for å unngå avslag, og benytt to‑faktor‑autentisering for ekstra sikkerhet.

    Bankoverføring: direkte innskudd og sikkerhet

    Gjør et innskudd via bankoverføring i casinova casino for å få pengene på spillkontoen innen én virkedag; dette sparer tid sammenlignet med andre metoder.

    Start med å logge inn på casinova no, velg “Innskudd”, og velg “Bankoverføring”. Angi beløp, bekreft kontodetaljene, og klikk “Send”. Overføringen behandles automatisk av banken, så du trenger ikke å laste opp dokumenter før innskuddet er registrert.

    Sikkerheten bygger på kryptert SSL‑tilkobling og to‑faktor‑autentisering som kreves både ved innskudd og uttak. Casinova har også en egen anti‑svindel‑monitor som sjekker transaksjoner i sanntid.

    Uttak med bankoverføring

    Når du ønsker å ta ut penger, gå til “Uttak”, velg “Bankoverføring” og skriv inn ønsket beløp. De fleste uttak fullføres innen 1–2 virkedager, forutsatt at kontoen er verifisert med en gyldig legitimasjon.

    Unngå forsinkelser ved å bruke den samme bankkontoen som ved innskudd. Casinova krever kun én verifisering per bruker, så etter første godkjenning er videre transaksjoner umiddelbare.

    For spillere som prioriterer både hastighet og trygghet, er bankoverføring den anbefalte betalingsmetoden i casinova. Den kombinerer direkte kontakt med din egen bank og de strenge sikkerhetsstandardene som gjør at du kan spille med ro i sjelen.

    Uttak med kort: behandlingstid og grenser

    For raskeste tilgang til gevinstene, velg kortutbetaling i casinova. Når kontoen er verifisert, fullfører de fleste kortutbetalinger innen 1–2 virkedager; noen banker krever opptil 3 dager.

    Standardgrenser per transaksjon

    Hos casinova casino er maksbeløpet per kortuttak 25 000 NOK. Beløpet kan deles opp til fem separate transaksjoner dersom du ønsker å holde hver enkelt under grensen.

    Daglig totalgrense er 50 000 NOK, og månedlig tak er 150 000 NOK. Overskrider du disse, må du kontakte support for manuell godkjenning.

    For å holde behandlingstiden kort, oppgi nøyaktig kortnummer, utløpsdato og CVV. Unngå å endre kortdetaljene etter innsending, da dette automatisk forsetter behandlingen.

    Hvis du har flere aktive kort på kontoen, prioriter kort med høyere daglig turn‑over, da de ofte får raskere godkjenning fra banken.

    Besøk https://www.casinova-casino.biz no for oppdatert informasjon om eventuelle midlertidige endringer i grenser eller behandlingstid.

    Uttak til e‑lommebok: raskeste metoden

    Gjør uttaket ditt til en e‑lommebok og få pengene på kontoen innen 2‑10 minutter, noe som er betydelig raskere enn bankoverføringer.

    Casinos som casinova casino støtter Skrill, Neteller og Zimpler; hver av dem behandler forespørsler i løpet av noen minutter etter godkjenning.

    For å unngå unødvendige ventetider, bekreft kontoinformasjonen i forrige innskudd før du ber om uttak – dette gjør at casinova no kan omgå ekstra sikkerhetssjekker.

    Hvorfor e‑lommebok slår tradisjonelle metoder

    Transaksjonsgebyrer holder seg under 1 % for de fleste e‑lommebøker, mens bankoverføringer kan koste 2‑5 %. Dessuten har du full kontroll via mobilappen, slik at du kan følge status i sanntid.

    Sette en maksimumsgrense på 10 000 kr per dag gir spillere en balanse mellom fleksibilitet og sikkerhet; større beløp kan deles opp i flere mindre uttak for å opprettholde hastigheten.

    Etter at du har fullført uttaket, sender e‑lommeboken en bekreftelse via push‑varsel. Du kan deretter overføre beløpet til din bankkonto eller bruke det direkte i andre netthandelsplattformer.

    Optimalisering: hvordan minimere ventetid på uttak

    Sjekk raskeste betalingsmetode før du gjør uttaket – Trustly og Skrill viser vanligvis 0‑24 timer, mens bankoverføring kan ta 3‑5 dager. Hold kontoen din verifisert: last opp gyldig ID og bekreft bankdetaljer i forveien, så unngår du ekstra kontrollsteg når du ønsker penger fra casinova no eller andre spillere i casinova casino norge. Bruk kun metoder du har brukt til innskudd, da dette reduserer match‑kontroll og gjør prosessen jevnere.

    Sett opp uttakslimitet til daglig beløp som passer din spillstrategi; mange spillere opplever kortere behandlingstid når de trekker mindre beløp hyppig i stedet for ett stort uttak. Logg inn på casinova, gå til “Uttak”, velg foretrukket metode og bekreft uten å forlate siden – dette sparer tid som ellers går med til å laste inn flere sider.

    Betalingsmetode
    Vanlig behandlingstid
    Anbefalt for raske uttak

    Trustly 0‑24 timer Ja Skrill 0‑24 timer Ja Visa/MasterCard 1‑2 arbeidsdager Ja Bankoverføring 3‑5 arbeidsdager Nei

    Jangan Lewatkan

    Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

    Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
    Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.