Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang Hari Ini

Foto Istimewa

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis siang.

DPR RI, kata Puan, akan segera mengirimkan hasil persetujuan parlemen atas pengangkatan Suyudi kepada Presiden, begitu pula dengan persetujuan ihwal pemberhentian dengan hormat pejabat sebelumnya, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Insyaallah supaya tidak terjadi kekosongan, nanti setelah penetapan ini saya tandatangani sebagai Ketua DPR dan saya kirimkan kepada Bapak Presiden. Insyaallah, setelah Zuhur, calon Kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden,” ucap Puan dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Pada rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi partai politik menyatakan persetujuan terhadap pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.

Persetujuan itu diambil setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan pembahasan terkait pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi.

Adapun dalam uji kelayakan yang dilaksanakan tepat sebelum rapat paripurna berlangsung, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri secara aklamasi.

Saat uji kelayakan tersebut, Suyudi dalam pemaparannya mengangkat visi “Polri Bersama Masyarakat”.

Uji kelayakan digelar usai pimpinan DPR RI menerima surat dari Presiden Prabowo Subianto mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan jabatan Kapolri pada Rabu (30/9).

Ditemui usai rapat paripurna, Puan menegaskan penggantian Kapolri telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Prosesnya, kata dia, dapat dilakukan dengan segera selama tidak ada hal-hal yang dipermasalahkan.

“Selama tidak ada hal yang perlu dipermasalahkan, sesuai mekanisme, dan sesuai dengan tata tertib yang ada, ya, bisa saja itu segera dilakukan,” katanya.

 

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Benardy Ferdiansyah

 

antara

red/mpl/pr

Komjen Pol Suyudi Uji Kelayakan Sebagai Calon Kapolri di Komisi III DPR-RI

Foto Kompas

Jakarta (ANTARA) – Maspolin.id|| Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Uji kelayakan dibuka untuk umum di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, pada pukul 09.10 WIB oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

Sebelum membuka rapat, Habiburokhman mengatakan pimpinan DPR RI menerima surat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan jabatan Kapolri pada 30 September 2026.

“Maka sesuai dengan baru saja tadi digelar Rapat Badan Musyawarah DPR RI, hari ini, berapa menit lalu, menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Pol Suyudi Ario Seto,” kata Habiburokhman.

Uji kelayakan masih berlangsung saat berita ini disiarkan.

 

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Benardy Ferdiansyah

 

antara

red/mpl/pr

Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba dan Amankan 2.382 Tersangka

SURABAYA, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Polda Jawa Timur mengungkap ribuan kasus narkoba hanya dalam kurun tiga bulan. Sepanjang Juli hingga September 2026, sebanyak 1.870 kasus tindak pidana narkoba berhasil diungkap dengan 2.382 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (30/09/2026) mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Ditresnarkoba Polda Jatim bersama Polres jajaran terus berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba, baik melalui upaya pencegahan maupun penegakan hukum,” katanya.

Dari ribuan kasus tersebut, polisi menyita berbagai jenis narkotika dan obat terlarang dalam jumlah besar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan merinci barang bukti yang diamankan, yakni 86.544,25 gram sabu, 1.014,06 gram ganja kering, dan 148 batang tanaman ganja.

Selain itu, polisi menyita 27.571 butir ekstasi, 118,28 gram serbuk ekstasi, 2.592 cartridge etomidate, 406,28 gram ketamine, serta 1.079.746 butir obat keras.

“Berdasarkan perhitungan terhadap barang bukti yang berhasil diamankan, pengungkapan tersebut diperkirakan telah mencegah sekitar 1,45 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika,” ujar Kurniawan.

Dalam penanganannya, Polda Jatim melakukan asesmen terhadap penyalahguna narkotika sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku.

Sementara jaringan dan pengedar narkotika diproses melalui penegakan hukum berdasarkan hasil penyidikan.

Selain pengungkapan secara keseluruhan, Ditresnarkoba Polda Jatim mencatat tujuh kasus menonjol selama periode tersebut.

Dari tujuh perkara itu, polisi menetapkan 11 tersangka dan menyita 64 kilogram sabu, 10.694 butir ekstasi, 148 batang tanaman ganja, 2.393 cartridge etomidate, 6,16 gram ketamine, serta 3.900 butir Happy Five.

Kurniawan mengatakan pemberantasan narkoba dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum.

“Kami terus melakukan langkah preemtif melalui sosialisasi dan edukasi, preventif melalui berbagai kegiatan pencegahan, serta represif melalui penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkoba,” katanya.

Salah satu pengungkapan menonjol melibatkan tiga tersangka berinisial FS, DA, dan JA yang diamankan di dua lokasi berbeda di Surabaya. Dari kasus tersebut, polisi menyita 44,662 kilogram sabu.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, FS diduga berperan sebagai pemilik sekaligus pengendali peredaran barang tersebut. Sementara JA dan DA diduga bertugas menyiapkan serta mencatat transaksi ekstasi dan etomidate.

Penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pihak lain yang diduga terlibat dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasus lainnya terungkap di Kabupaten Malang.

Polisi menangkap tersangka berinisial RI dan menemukan sebuah rumah kaca atau greenhouse yang diduga digunakan untuk membudidayakan 148 batang tanaman ganja.

Dalam pemeriksaan, RI menyebut bibit ganja tersebut diperoleh dari seseorang berinisial SL yang kini berstatus DPO.

Sementara itu, polisi juga menangkap tersangka berinisial IA di sekitar Stasiun Pasar Turi, Surabaya.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita 1.932 cartridge rokok elektrik berisi cairan yang mengandung etomidate sebanyak 842,5 mililiter.

Kurniawan mengatakan penggunaan etomidate dalam cairan rokok elektrik menjadi salah satu modus yang kini mendapat perhatian kepolisian.

“Modus yang kami temukan adalah penggunaan cairan yang mengandung etomidate dalam liquid rokok elektrik. Temuan ini menjadi perhatian kami dan perlu diwaspadai masyarakat,” katanya.

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Kasus Influenza A di Jakarta Dipastikan Masih Terkendali

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan situasi penyebaran virus influenza A di Jakarta masih dalam kondisi terkendali dan aman bagi warga.

JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan situasi penyebaran virus influenza A di Jakarta masih dalam kondisi terkendali dan aman bagi warga.

Meskipun ada kenaikan kasus, namun dinilai masih berada di tingkat yang rendah.

“sebenarnya kenaikannya kecil sekali,”

Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus tersebut.

“Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali,” ujar Pramono, di Kelapa Gading, Jakarta Pusat, Selasa (29/9).

Ia menjelaskan, kenaikan sebesar 15 persen belum bisa dikategorikan sebagai wabah. Suatu penyakit dapat dikategorikan sebagai wabah jika lonjakannya mencapai lebih dari 150 persen.

“Jadi kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen,” katanya.

Meski demikian, Pramono mengimbau seluruh masyarakat Jakarta yang terindikasi mengalami influenza A agar segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Ia memastikan seluruh faskes di Jakarta siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin berobat.

“Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Sampaikan Duka atas Berpulangnya Guruh Soekarnoputra, Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati

Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di Jakarta, pada Senin malam, 28 September 2026.

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di Jakarta, pada Senin malam, 28 September 2026. Kehadiran Kepala Negara tersebut untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung atas berpulangnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa almarhum merupakan putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno sekaligus adik dari Presiden Megawati Soekarnoputri.

“Senin malam, 28 September 2026, Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Jakarta, untuk menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, putra bungsu Presiden RI pertama Soekarno dan adik dari Presiden Megawati Soekarnoputri,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Dalam suasana duka tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa sekaligus penghormatan kepada keluarga besar almarhum. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum serta keluarga yang tengah berduka.

“Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Seskab Teddy.

Seskab Teddy pun menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Doa juga disampaikan bagi keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi suasana duka.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutur Seskab Teddy.

Saat bertakziah, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Memasuki Tahapan Baru, Polda Papua Barat Tetapkan 2 Tersangka dalam Kasus Kematian Presenter TVRI

PAPUA BARAT – Maspolin.id|| Kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway, memasuki babak baru. Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sebelumnya, kematian Yanto dikaitkan dengan peristiwa terseret arus Sungai Memti, Pegunungan Arfak. Namun, penyelidikan polisi kemudian menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam perkara tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo mengatakan penetapan kedua tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Jumat (25/09/2026). Dari hasil gelar perkara, penyidik menyimpulkan telah memiliki sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan D dan P sebagai tersangka.

“Dua orang ditetapkan tersangka,” kata Trihadi dalam siaran pers, Minggu (27/09/2026) malam.

Kedua tersangka dijerat dengan sangkaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Polisi menerapkan Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Terhadap kedua tersangka, penyidik menerapkan sangkaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujarnya.

Penetapan tersangka tersebut merupakan perkembangan terbaru setelah polisi sebelumnya meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan pada Senin (31/08/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Kombes Hesman Sotarduga Napitupulu sebelumnya mengatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik menemukan indikasi tindak pidana berdasarkan hasil gelar perkara.

“Hasil gelar perkara hari ini ditemukan adanya indikasi tindak pidana sehingga kami tingkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Hesman, Senin (310/8/2026) lalu.

Dalam penyidikan, polisi mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian Yanto. Penyidik menggabungkan keterangan para saksi dengan hasil pemeriksaan forensik, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta barang bukti yang telah diamankan.

Hingga saat ini, sebanyak 23 saksi telah diperiksa. Polisi juga masih membuka kemungkinan meminta keterangan tambahan dari saksi lain untuk melengkapi alat bukti.

“Ada kemungkinan penambahan saksi yang akan dimintai keterangan oleh penyidik untuk kelengkapan alat bukti,” ujar Hesman.

Penyidik juga telah menerima hasil autopsi jenazah Yanto. Namun, polisi masih meminta keterangan lanjutan dari ahli untuk memperdalam temuan dalam hasil pemeriksaan tersebut.

Sebelum kasus berkembang menjadi dugaan tindak pidana, Yanto dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Memti pada Sabtu (18/07/2026) sekitar pukul 11.05 WIT.

Pencarian kemudian dilakukan selama sembilan hari oleh tim gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Basarnas, masyarakat, relawan, dan keluarga.

Yanto akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (27/07/2026). Saat itu, polisi menyampaikan korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Pegunungan Arfak.

Namun, penyelidikan yang terus dilakukan kemudian menemukan indikasi adanya tindak pidana. Pendalaman tersebut berujung pada dugaan penganiayaan yang melibatkan D dan P hingga keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Meski telah menetapkan dua tersangka, polisi belum mengungkap motif yang diduga melatarbelakangi perkara tersebut. Kronologi lengkap dugaan penganiayaan yang menyebabkan Yanto meninggal dunia juga masih didalami penyidik.

Trihadi menegaskan proses penyidikan masih berlangsung. Polisi memastikan setiap langkah hukum dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan selama proses penyidikan.

“Polda Papua Barat berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel serta memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik,” tandasnya.

Dengan ditetapkannya D dan P sebagai tersangka, perkara kematian Yanto kini memasuki proses hukum lebih lanjut. Sementara motif serta rangkaian lengkap peristiwa yang menyebabkan presenter TVRI Papua Barat tersebut meninggal dunia masih menunggu hasil pendalaman penyidik. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sc

AKBP Heti Patmawati Terpilih sebagai Kandidat Perempuan Berbakti Award 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| AKBP Heti Patmawati, S.H., S.I.K., M.M., selaku Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Lampung, terpilih sebagai salah satu kandidat dalam ajang Perempuan Berbakti Award 2026 yang diselenggarakan oleh Manajemen Corporate Forum for CSR Development (CFCD).
Penghargaan tersebut berlangsung pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Binakarna Hall, Bidakara Hotel, Jakarta. AKBP Heti Patmawati masuk dalam kategori “Women of Excellence in Police Leadership Advancing Public Service and Community Safety”.

Terpilihnya AKBP Heti Patmawati dalam ajang tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah dan dedikasinya dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepemimpinan AKBP Heti Patmawati juga dinilai mencerminkan peran strategis perempuan dalam institusi kepolisian. Melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, ia turut menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, humanis, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kategori Women of Excellence in Police Leadership Advancing Public Service and Community Safety secara khusus menyoroti peran perempuan dalam kepemimpinan kepolisian, pelayanan publik, dan upaya menciptakan keamanan serta keselamatan masyarakat.

Kehadiran AKBP Heti Patmawati sebagai salah satu kandidat dalam Perempuan Berbakti Award 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel perempuan lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, integritas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polres Jakut Tangkap 3 Pelaku Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian di Tanjung Priok

Jakarta Utara – Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Utara menangkap tiga tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial EY (28) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur mengatakan, tiga tersangka yang telah diamankan masing-masing berinisial YG, RA, dan JAT. Ketiganya kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Utara.

“Dalam perkara tersebut, polisi telah mengamankan tiga tersangka berinisial YG, RA, dan JAT,” kata Awaludin, Selasa (29/9/2026).

Sementara itu, polisi masih memburu tiga terduga pelaku lainnya, yakni J, BS, dan B. Ketiganya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur menjelaskan, pengeroyokan diduga dipicu persoalan sepeda motor milik BS yang disebut telah digadaikan oleh korban. BS kemudian meminta bantuan YG untuk mencari keberadaan sepeda motor tersebut.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan sepeda motor milik BS yang diduga telah digadaikan oleh korban. BS kemudian meminta bantuan YG untuk mencari keberadaan sepeda motor tersebut,” ujarnya.

Korban EY sebelumnya ditemukan tergeletak di Jalan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (6/9/2026).

Korban diduga sempat terlibat cekcok sebelum dijemput paksa oleh dua orang pria.Warga kemudian menemukan EY dan membawanya ke RSUD Tanjung Priok untuk mendapatkan pertolongan medis.Namun, setelah menjalani perawatan, kondisi EY memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (9/9/2026).

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan masih mendalami peran masing-masing tersangka.

“Para tersangka diproses terkait dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dan/atau penculikan,” tegas AKBP Awaludin Kanur.

Polres Metro Jakarta Utara juga masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku yang masuk DPO dan mengimbau mereka segera menyerahkan diri.

“Polres Metro Jakarta Utara saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para DPO dan mengimbau mereka untuk segera menyerahkan diri,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Bongkar Lab Rahasia di Apartemen Jakut, Bareskrim dan Bea Cukai Gagalkan 5 Kg Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan penyelundupan 5 kilogram narkotika jenis baru, Etomidate, dari Malaysia ke Indonesia. Pengungkapan tersebut turut membongkar sebuah apartemen di Jakarta Utara yang diduga dijadikan laboratorium rahasia atau clandestine lab untuk memproduksi vape yang mengandung Etomidate.

Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri Irjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan tersebut melibatkan jaringan lintas negara. Sebanyak tujuh orang diamankan, terdiri atas lima warga negara Malaysia, satu warga negara Indonesia, dan satu warga negara Tiongkok.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/9/2026), Eko menjelaskan pengungkapan bermula dari penindakan terhadap lima WNA Malaysia oleh petugas DJBC Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta pada Jumat (25/9/2026).

Kelima WNA tersebut, yakni Mohammad Zulhusni bin Ab Salin, Nur Aisyah binti Abdullah, Emanuel bin Harry, Prince Alvin Robin, dan Muhammad Adam bin Julle, diduga berperan sebagai kurir.

Saat tiba dari Kuala Lumpur, petugas Bea Cukai menemukan masing-masing dua bungkus serbuk yang diduga Etomidate pada kelima WNA tersebut. Barang tersebut disembunyikan di bagian insole sepatu yang mereka kenakan.

“Secara keseluruhan ditemukan 10 bungkus dengan berat bruto 5 kg. Serbuk tersebut diuji laboratorium oleh Bea Cukai positif mengandung Etomidate,” ujar Eko.

Dari pemeriksaan terhadap para kurir, penyidik memperoleh informasi bahwa mereka diperintah seorang perempuan yang hanya dikenal dengan panggilan “Madam” untuk membawa Etomidate dari Malaysia ke Indonesia. Komunikasi dilakukan melalui aplikasi Telegram.

Sesampainya di Jakarta, para kurir kemudian diarahkan berkumpul di Yello Hotel Harmoni untuk mengumpulkan sepatu berisi Etomidate ke dalam sebuah koper berwarna merah. Koper tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Wu Song, WNA Tiongkok yang diduga berperan sebagai kurir sekaligus menguasai clandestine lab.

Penyidik kemudian mengembangkan informasi tersebut dan mengamankan Wu Song. Dari tangannya, polisi menemukan kunci sebuah unit apartemen di Mediterania Marina Residence, Jakarta Utara.

Penggeledahan di apartemen tersebut mengungkap sejumlah peralatan dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk memproduksi vape mengandung Etomidate. Polisi juga menemukan bahan baku cair, cartridge kosong, kemasan, serta berbagai perlengkapan lainnya.

“Wu Song ini berada di Indonesia sejak 19 September 2026 dan tinggal di unit apartemen tersebut,” kata Eko.

Berdasarkan pemeriksaan, Wu Song mengaku mendapat arahan melalui grup komunikasi bernama “SIGNAL” untuk melakukan pencatatan stok barang yang berada di apartemen. Ia juga mengaku mendapat perintah mengambil Etomidate yang disimpan dalam koper di kawasan Yello Hotel Harmoni pada Jumat (25/9/2026).

Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Laboratorium Forensik Bareskrim Polri pada Minggu (27/9/2026) juga menunjukkan barang tersebut positif mengandung Etomidate.

Penyidik turut mendalami riwayat pengiriman yang dilakukan jaringan tersebut. Dari pemeriksaan, Mohammad Zulhusni bin Ab Salin dan Nur Aisyah binti Abdullah diketahui sebelumnya telah dua kali menerima pekerjaan pengiriman Etomidate.

Pengiriman pertama dilakukan dari Malaysia menuju Tokyo dengan bayaran RM7.000. Pengiriman kedua dilakukan dari Malaysia menuju Indonesia dengan bayaran RM9.000. Sementara Emmanuel bin Harry, Prince Alvin Robin, dan Muhammad Adam bin Julle disebut baru pertama kali menerima pekerjaan dari “Madam”.

Dalam pengembangan lebih lanjut, Wu Song mengaku awalnya datang ke Indonesia pada 19 September 2026 untuk berlibur. Setibanya di Indonesia, ia mengaku dihampiri seorang pria yang memperkenalkan diri sebagai Qing dan menawarkan tempat tinggal gratis di apartemen tersebut.

Wu kemudian tinggal di apartemen itu dan mendapat tugas mencatat stok barang yang tersedia, termasuk jeriken berisi cairan, cartridge kosong, dan berbagai kemasan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan melalui grup komunikasi.

“Wu diberi upah 4.000 RM atau sekitar Rp10 juta,” ungkap Eko.

Dari penggeledahan, polisi menemukan sekitar 85.000 mililiter bahan baku cair. Dengan asumsi setiap pod berukuran 2 mililiter, bahan tersebut secara teoritis berpotensi menghasilkan sekitar 42.500 pod.

Berdasarkan asumsi harga jual Rp3 juta per pod, nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp127,5 miliar.

“Berdasarkan penghitungan sementara tersebut, barang bukti diperkirakan berkaitan dengan potensi beredarnya sekitar 42.400 pods mengandung Etomidate, dengan estimasi penyelamatan sekitar 21.250 jiwa,” ujar Eko.

Selain Wu Song, polisi mengamankan Satria Surya Sumantri, WNI yang diduga berperan sebagai sopir. Sementara lima WNA Malaysia diduga berperan sebagai kurir.

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai masih melakukan pendalaman terhadap jaringan tersebut, termasuk pihak yang disebut menggunakan nama “Madam” dan “Qing”.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polri dan Bea Cukai membongkar jaringan peredaran Etomidate lintas negara sekaligus mencegah produksi dan peredarannya dalam bentuk vape di Indonesia.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Wakapolri Kawal Pembenahan SMA KTB Bersiap Menerima Angkatan Ketiga

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Sehari setelah membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo,  kembali mengecek kesiapan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Wakapolri mengawal pengembangan SMA KTB agar semakin siap menerima siswa baru. Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, mutu pembelajaran, tata kelola, penguatan karakter, budaya literasi, pengembangan teknologi, hingga standar layanan pendidikan.

Wakapolri meninjau sejumlah fasilitas utama sekolah, mulai dari lapangan sepak bola dan lintasan jogging, ruang siswa, asrama, rumah tenaga pendidik, perpustakaan hingga laboratorium robotik.

Ia meminta fasilitas yang telah tersedia dimanfaatkan secara optimal dan seluruh lingkungan sekolah dipastikan siap mendukung proses pembelajaran yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas.

“Yang kita siapkan bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi ekosistem pendidikan yang mampu membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan siswa menghadapi perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.

Hasil Akreditasi Jadi Bahan Pembenahan

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri berdiskusi dengan tim Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) mengenai proses dan hasil asesmen SMA KTB.

Tim asesor BAN-PDM memberikan apresiasi terhadap kemandirian siswa serta kemampuan akademik dan nonakademik yang telah berkembang di SMA KTB.

Proses akreditasi juga memberikan sejumlah masukan yang menjadi bahan penting bagi sekolah untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran, tata kelola, kualitas peserta didik, dan standar layanan pendidikan.

Wakapolri menegaskan bahwa hasil akreditasi harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah.

“Setiap hasil dan masukan dari proses akreditasi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki apa yang masih kurang dan memperkuat apa yang sudah baik. Yang kita bangun adalah sistem pendidikan yang terus belajar dan berkembang,” kata Wakapolri.

Dengan demikian, akreditasi tidak berhenti pada proses penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu SMA KTB secara berkelanjutan.

Perpustakaan Didorong Jadi Pusat Pembelajaran

Wakapolri memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan perpustakaan SMA KTB. Perpustakaan diarahkan menjadi pusat pembelajaran dan interaksi akademik, bukan sekadar tempat menyimpan buku.

Pengembangannya akan memadukan koleksi fisik dengan layanan digital, termasuk peluang integrasi dengan Perpustakaan Nasional serta sistem pemanfaatan ruang belajar.

Jam layanan juga didorong lebih fleksibel hingga malam hari sehingga siswa memiliki ruang yang mendukung kegiatan belajar mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyerahkan sejumlah buku kepada perwakilan siswa Angkatan Kedua sebagai bagian dari penguatan budaya literasi.

Robotik, AI, dan Teknologi Masa Depan

Di laboratorium robotik, Wakapolri melihat pengembangan pembelajaran berbasis teknologi yang menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem pendidikan SMA KTB.

Ia mendorong agar pembelajaran terus berkembang pada bidang robotik, kecerdasan artifisial (AI), drone, dan teknologi masa depan.

SMA KTB juga didorong memanfaatkan sumber daya dan fasilitas teknologi yang dimiliki Polri, seperti Cyber Lab, Pusinafis, dan laboratorium forensik, sebagai bagian dari pengalaman belajar siswa.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia dan Divisi Hubungan Internasional juga diminta mengeksplorasi peluang pendidikan, pelatihan, short course, dan summer course di luar negeri, khususnya dalam bidang robotik, AI, drone, dan teknologi lainnya.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan dan pengalaman internasional siswa sekaligus memperkuat kemampuan mereka menghadapi perkembangan teknologi.

SMA KTB Dikembangkan sebagai Learning Campus

Pembenahan SMA KTB juga diarahkan untuk membangun konsep learning campus, yaitu lingkungan belajar yang tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik.

Sekitar 500 tenaga pendidik ditargetkan dapat memperoleh pengembangan kapasitas dalam bidang manajemen sekolah dan kurikulum internasional.

Wakapolri juga meminta para taruna Akpol diberikan kesempatan mengunjungi SMA KTB untuk melihat langsung pengelolaan fasilitas, lingkungan pendidikan, dan sistem pembelajaran.

Konsep tersebut diharapkan menciptakan pertukaran pengalaman dan praktik pendidikan antara lembaga pendidikan Polri.

Siapkan Angkatan Ketiga

Pembenahan tersebut dilakukan bersamaan dengan persiapan penerimaan Angkatan Ketiga SMA KTB.

SPMB Tahun Ajaran 2027/2028 telah dibuka pada 28 September hingga 28 Oktober 2026 dengan kapasitas 180 siswa.

Proses penerimaan menggunakan prinsip blind admission dengan mengedepankan keterbukaan, kesetaraan, objektivitas, transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas. Seleksi dibuka melalui jalur reguler dan jalur undangan, termasuk bagi siswa berprestasi di bidang olahraga melalui O2SN.

Siswa Indonesia yang diterima akan memperoleh beasiswa penuh selama tiga tahun.

Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terus meningkat. Pada Angkatan Pertama terdapat 11.765 pendaftar, kemudian meningkat menjadi 17.291 pendaftar pada Angkatan Kedua.

Sekretaris Eksekutif LPKTB Dirgayuza Setiawan mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan lebih dari 17.000 pendaftar dari seluruh Indonesia.

“Target kami tahun ini lebih dari 17 ribu pendaftar. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan putra-putri yang memang terbaik di seluruh Indonesia untuk mengikuti pendidikan selama tiga tahun di SMA KTB,” ujar Dirgayuza.

Menurut Dirgayuza, jajaran SMA KTB bersama Polri di daerah sebelumnya telah melakukan sosialisasi ke lebih dari 3.000 SMP di seluruh Indonesia.

Tahun ini juga disiapkan fasilitas tryout dan persiapan seleksi, khususnya di wilayah yang pada penerimaan sebelumnya masih memiliki jumlah pendaftar relatif rendah.

“Ini bukan kuota berdasarkan wilayah. Prinsipnya tetap seleksi berdasarkan kemampuan. Tetapi kami ingin memastikan informasi dan kesempatan mengikuti seleksi bisa menjangkau lebih banyak anak Indonesia,” kata Dirgayuza.

Dengan pembenahan yang terus dilakukan, SMA KTB diarahkan menjadi ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, karakter, kepemimpinan, literasi, teknologi, dan wawasan global.

Kesiapan Angkatan Ketiga tidak hanya dimaknai sebagai kesiapan ruang kelas dan fasilitas, tetapi juga kesiapan seluruh ekosistem pendidikan agar siswa dapat belajar dalam lingkungan yang memiliki standar mutu, tata kelola, dan budaya akademik yang terus berkembang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.