Maspolin.id

Pasca Serangan Babi Hutan, 4 Warga Terluka, 1 Meninggal Dunia

Banyumas, Maspolin.id – Pasca serangan babi hutan (celeng) di Desa Melung dan Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jateng, pada Selasa (2/7/2019), tiga warga dilaporkan menjadi korban.

Tim gabungan dari Tagana, Kepolisian, dan warga, terus melakukan perburuan terhadap babi hutan tersebut.

Sebelumnya, petugas mendapat laporan dari seorang warga Desa Windujaya dan Desa Melung, yang kembali menjadi korban serangan babi hutan.

“Informasinya ada seorang warga kembali menjadi korban penyerangan babi hutan. Total jadi 4 orang,” kata Koordinator Tagana Banyumas, Ady Candra, Selasa.

Korban diketahui bernama Karsikin, warga Dusun Depok, Desa Melung RT 03 RW 01, Kecamatan Kedungbanteng.

Sementara, korban keempat kini dalam perawatan medis di RS Wijayakusuma (DKT), Purwokerto.

Ady menambahkan, untuk memburu babi hutan yang menyerang warga, tim menurunkan 100 personel gabungan.

”Jumlah personel perburuan babi hutan ada 100 orang gabungan,” ucap Ady.

Radius perburuan berjarak 3 km ke arah utara hingga ke daerah Curug Gomblang. Tim dibagi dan disebar ke segala penjuru untuk memburu babi hutan penyerang.

Babi hutan ini tak hanya menyerang warga Desa Windujaya, namun Desa Melung juga menjadi sasaran.

“Untuk mengantisipasi jatuhnya korban lain, babi hutan tersebut secepatnya harus ditangkap,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis pukul 22.00 WIB, salah satu korban penyerangan babi hutan, yakni Warsinah (70), warga RT 03 RW 04, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB. Dia terluka di bagian punggung, sementara pantatnya tercabik babi hutan.

Warsinah merupakan korban meninggal di RSI Purwokerto karena serangan babi hutan. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *