SEMARANGMaspolin.id||Polrestabes Semarang akan menyebar sekitar 1.400 personel kepolisian, untuk berdinas di lingkungan RW di Kota Semarang. Ribuan personel tersebut sebagai bagian dari program Polri RW Polrestabes Semarang.

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar yang mengatakan soal penutupan akses jalan menuju Simpang Lima yang akan dilaksanakan pada hari Senin (21/06/2023) yang akan datang.

“Ribuan personel yang disebar itu, melekat pada level tingkat RW di seluruh Kota Semarang,” kata Kombes Irwan, Jumat (12/05/2023).

Dikatakan Kombes Irwan, gagasan pembentukan Polisi RW muncul melalui program Kapolri yang didasari pada beberapa faktor pedukung dan bertujuan untuk mengotimalkan interaksi petugas kepolisian lebih interaktif dan lebih mendekatkan kepada masyarakat.

“Tugas Polisi RW antara lain melakukan interaksi yang konsisten dengan masyarakat untuk membangun ‘Good Impression’. Selanjutnya mendengarkan dan menampung serta menerima aduan warga di tingkat RW,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kinerja Polisi RW diharapkan bisa menambah kolaborasi dengan tiga pilar yang ada di Kota Semarang, mulai Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para tokoh masyarakat yang ada pada wilayah masing-masing. Polisi RW juga disinergikan dengan kentongan digital yang berguna untuk berkomunikasi atau forum diskusi di tingkat RW.

“Diharapkan untuk kentongan digital ini diunduh satu penghuni rumah tangga. Melalui fitur kentongan digital bisa digunakan warga Kota Semarang sebagai sarana menyampaikan dengan cepat informasi kepada aparat pemerintah mana kala ada permasalahan yang perlu kita selesaikan bersama,” pungkasnya.(PANJI/Maspolin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini