JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri  menjadi melaksanakan kegiatan Edukasi “Vaksin Paham IRET” yang digelar di SMA Negeri 2 Jakarta, Jalan Gajah Mada No.175, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh 450 peserta yang terdiri dari siswa-siswi kelas XI dan XII. Edukasi dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pertama untuk siswa kelas XII dan sesi kedua untuk siswa kelas XI.

Dalam pemaparannya, tim Pencegahan Densus 88 menekankan pentingnya penguatan dan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di lingkungan sekolah.

“Proses radikalisasi sering kali tidak disadari karena dimulai dari konten media sosial, gim daring, hingga perundungan. Jika tidak dibekali sejak dini, pelajar sangat rentan terpengaruh,” ujar IPDA Muhammad Audi Aqshal Afandi di hadapan peserta.

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman ideologi kebangsaan, tahapan proses radikalisasi, potensi media sosial sebagai sarana penyebaran IRET dan kekerasan, serta bahaya bullying yang kerap menjadi pintu masuk paparan paham ekstrem di kalangan remaja.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami nilai-nilai toleransi, menjaga ideologi kebangsaan, serta memiliki keterampilan melindungi diri dari paparan konten berbahaya di media sosial dan gim online. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengampanyekan nilai toleransi dan perdamaian di lingkungan sekolah maupun pergaulan sosial sebagai upaya preventif menangkal paham IRET.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini