PEMALANG | MASPOLIN.ID – Pemberlakuan jam malam selama 14 hari di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (9/6/2020) malam, resmi ditutup oleh Bupati Pemalang Dr H Junaedi SH MM.

Jam malam ini sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai persebaran Covid-19.Penutupan jam malam dilakukan melalui apel di Pendopo Kabupaten Pemalang dengan pembina apel Bupati Junaedi. Ia mengatakan, pemberlakuan jam malam efektif dalam mencegah masyarakat beraktivitas di luar rumah pada malam hari. “Ada beberapa masyarakat yang belum patuh namun secara umum baik dan berhasil,” kata Bupati.

Pemberlakuan jam malam, ungkapnya, bukan untuk membuat tidak menyenangkan. Menurutnya, ada sebagian masyarakat yang terganggu dengan jam malam, yaitu mereka yang melaksanakan aktivitas usahanya pada malam hari.

Bupati Junaedi yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengucapkan terimakasih kepada semua komponen masyarakat baik selaku petugas maupun masyarakat umum yang telah mematuhi jam malam dengan baik.

“Walau masih ada pedagang atau masyarakat yang berada di jam malam, masih bergerombol, tetapi secara umum masyarakat telah mematuhi jam malam dengan baik,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pedagang, khususnya yang berjualan di malam hari serta masyarakat umum dengan diberlakukannya jam malam tersebut.

Setelah diberlakukan jam malam, bupati akan mengeluarkan peraturan bupati untuk mengatur adaptasi kehidupan baru. “Tentunya masih menunggu arahan dari provinsi,” katanya.

Sambil menunggu arahan dari gubernur, pihaknya sekarang terus memantau bagaimana kewenangan yang ada pada pemerintah daerah. “Nanti kita akan atur bagaimana new normal yang akan kita Iakukan,” tandas Junaedi.

Bupati menyampaikan bahwa dalam pantauan, Kabupaten Pemalang masih perlu adanys penyesuaian di beberapa layanan masyarakat maupun di pertokoan.

“Sosialisasi new normal atau kehidupan baru itu nantinya akan dilaksanakan dengan deklarasi new normal baik di tingkat kecamatan maupun desa,” bebernya.

Dengan berakhirnya jam malam selama 14 hari sejak 27 Mei 2020 itu, Bupati mengajak masyarakat bersiap memasuki new normal dengan menerapkan protokol kesehatan. Sejarah akan mencatat bahwa dalam pandemi ini pengabdi negara telah berbuat dalam situasi yang sulit.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan penghargaan kepada semua pemangku kepentingan yang terlibat, diantaranya TNI, Polri, dan OPD.

Selanjutnya, Bupati akan menerbitkan peraturan berkait tata kehidupan baru (new normal).

Kemudian tempat-tempat wisata juga akan dibuka kembali dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Mengakhiri jam malam, peserta apel melakukan patroli untuk kali terakhir. Mereka terbagi dalam dua tim untuk menyisir jalan-jalan kota. [estanto]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini