Selain peduli terhadap anak-anak yatim piatu, Pengasuh Rumah Singgah Bumi Damai, Bripka Ali Suwandi ternyata juga memiliki kepedulian terhadap keluarga eks narapidana teroris (napiter).

Terbaru, polisi yang berdinas di Provost Polda DI Yogyakarta ini membantu pengobatan istri seorang eks napiter untuk menjalani operasi sakit wasir.

Adalah Muhammad Fatwa, eks napiter yang mengaku banyak berterima kasih atas perhatian Bripka Ali karena karena telah membantu operasi istrinya, Rizqullah Afifatul Qonitah.

“Istri saya sekitar 8 tahun sakit wasir. Selama ini hanya ditahan tidak cerita kepada Pak Ali karena takut merepotkan,” ujar Fatwa kepada Maspolin.id, Rabu (2/3/2022).

Sudah beberapa bulan belakangan ini, Fatwa beserta istri dan anaknya memang diizinkan tinggal di Bumi Damai oleh Bripka Ali. Di sana, ia bersama istri membantu mengaji para anak yatim.

Karena merasa sudah banyak dibantu inilah, Fatwa sungkan untuk cerita perihal sakit wasir yang diderita istrinya tersebut.

Tapi, Bripka Ali akhirnya mengetahui saat sakit wasir istri Fatwa kambuh.

Muhammad Fatwa dan istri, saat diantar Bripka Ali untuk berobat di RS Bhayangkara Yogyakarta (Ist)

“Saat itu (kambuh), langsung dibawa Pak Ali ke rumah sakit. Pak Ali ini tidak hanya perhatian sama anak yatim, tapi juga eks napiter seperti saya. Saya sangat berterima kasih,” ujarnya.

Fatwa pernah divonis 4 tahun penjara karena terlibat kasus terorisme. Saat menjadi teroris, ia mengaku memang membenci polisi.

“Saya pernah diajak Pak Ali iku kegiatan langsung di Gunungkidul untuk membagi sembako dan membangun TK. Bahkan saya disuruh untuk pelatakan batu pertama pembangunan TK itu. Beliau sosok polisi baik yang merangkul semua kalangan,” ujarnya lagi.

Kini, istrinya dalam masa pemulihan pascaoperasi. Dan lagi-lagi, Bripka Ali memberikan bantuan agar pemulihan bisa lebih nyaman dan cepat. Sebab, bila ia tinggal di Bumi Damai, suasana terlalu ramai.

“Di Bumi Damai ini saya menemukan kedamaian. Tempat ini sudah saya anggap seperti keluarga baru setelah saya meninggalkan dunia yang lama (teroris),” katanya.

Bripka Ali Suwandi, Pengasuh Rumah Singgah Bumi Damai menjelaskan, apa yang ia lakukan adalah bentuk kepedulian kepada sesama tanpa membeda-bedakan latar belakang.

“Bumi Damai ini adalah kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, jadi istri Mas Fatwa yang sakit kemarin bisa langsung mendapatkan penanganan di rumah sakit,” ujarnya.

Di Bumi Damai, memang ada eks napiter yang tinggal. Termasuk juga beberapa anak napiter yang ia asuh dan sekolahkan. “Eks napiter ini banyak membantu untuk mengaji bagi anak-anak,” katanya.

Bripka Ali atau akrab disapa Bon Ali memang sosok polisi yang dikenal sangat memiliki kepedulian tinggi terhadap anak yatim.

Di Bumi Damai, ia mengasuh ratusan anak yatim yang ia rawat dan sekolahkan gratis. Ia juga kerap masuk ke kampung-kampung di pelosok juga untuk membangun sumur, masjid, TK hingga jembatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini