JAKARTA – Maspolin.id|| Natalius Pigai mengomentari penangkapan anggota DPR RI asal Papua Thomas Sondegau bareng cewek dan narkoba di Tamansari Jakbar. Begini komentar Pigai.

Dari akun Twittter resminya @NataliusPigai2, terlihat Natalius menanggapi penangkapan ini dan mengaitkannya dengan situasi Papua saat ini.

“Keluarga kita-kita sedang dibantai, Blok Wabu Tambang Emas milik kita-kita dijarah. Kau berleha-leha dgn Narkoba,” kata Natalius Pigai dalam cuitan Sabtu (2/10/2021).

“Uang, Jabatan, Narkoba, mabuk-mabukan, tidur diatas wanita-wanita cantik itu belum saatnya. Hari kita berjibaku menentang kejahatan . Saya minta Thomas direhabilitasi,” lanjut Natalius.

Natalius Pigai mengklaim keluarganya di kampung menanyakan dia terkait penangkapan Thomas Sondegau ini.

“Keluarga Saya dikampung mereka tanya terus , mereka duga Thomas Sondegau ditahan karena Blok Emas Wabu,” katanya.

“Ada baiknya pihak Polda Metro Jaya menjelaskan keberadaannya dan rehabilitasinya sehingga benar karena narkoba atau tidak agar diketahui keluarga,” jelas Natalius Pigai lagi.

Seperti diketahui, Anggota DPR Papua Thomas Sondegau ditangkap polisi di Tamansari, Jakarta Barat. Thomas Sondegau ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Thomas Sondegau ditangkap bareng cewek cantik pada Rabu (27/9) lalu.

Thomas mengajukan asesmen hingga akhirnya direkomendasikan untuk direhabilitasi

Kabar penangkapan Thomas Sondegau ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Iya, betul,” ujar Yusri saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/10/2021).

“Iya ditangkap pada 27 September,” kata Yusri saat dihubungi, Sabtu (2/10/2021).

Dari penangkapan itu, kata Yusri, pihaknya mengamankan barang bukti narkoba jenis ekstasi.

“Barang buktinya berupa 1 pil ekstasi,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini yang bersangkutan sudah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

(ral/int/pojoksatu)

Sumber Berita: Pojoksatu.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini