Arteria Dahlan Bereaksi Usai Dihimbau Agar Minta Maaf ke Masyarakat Sunda.

Jakarta – Maspolin.id// Kontroversi ucapan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan masih terus berlanjut.

Arteria enggan meminta maaf perihal ucapannya yang meminta untuk memecat salah satu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang menggunakan Bahasa Sunda saat rapat.

Ia menanggapi pernyataan Ridwan Kamil yang sebelumnya mengimbaunya untuk meminta maaf ke masyarakat Sunda.

Ia mempersilahkan Ridwan Kamil untuk melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) jika sikapnya tersebut kurang berkenan.

“Kita ini demokrasi, silakan kalau kurang berkenan dengan pernyataan saya silakan saja,” ungkap Arteria, seperti dikutip dari KompasTV, Kamis (20/1/2022).

Ia meminta agar masyarakat kembali mencermati video materi muatannya agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Saya minta juga dicermati betul lah, apalagi 15 menit materi muatan saya,” ucap Arteria.

Arteria dengan tegas menyatakan bahwa perkataannya bukan untuk mendiskreditkan masyarakat Sunda.

Menurutnya, sikapnya merupakan bagian dari komitmen DPR Komisi III dan kejaksaan yang ingin meyakinkan bahwa tidak ada Sunda Empire di kejaksaan.

Ia juga menambahkan bahwa kritiknya terhadap Kejati saat itu adalah tindakan untuk menunjukkan mereka merupakan sosok yang memiliki kompetensi, integritas dan kapasitas yang baik sebagai seorang penegak hukum.

Arteria merasa marah dengan respon yang ia terima, Ia hanya berusaha untuk meyakinkan publik bahwa tidak ada Sunda Empire di Kejaksaan.

Namun, terdapat beberapa jaksa yang berusaha mempertontonkan kedekatannya dengan cara tersebut.

Pernyataan Ridwan Kamil
Sebelumnya, Ridwan Kamil menanggapi soal pernyataan kontroversial Arteria Dahlan.

Arteria meminta agar seorang Kajati dipecat karena menggunakan Bahasa Sunda saat rapat.

Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil mengimbau Arteria untuk meminta maaf kepada masyarakat Sunda.

Jika tidak, maka hal ini akan menjadi bereskalasi, Ia berpendapat bahwa Arteria telah melukai kebhinekaan Indonesia.

Ia menegaskan keberagaman merupakan Pancasila yang Bhineka Tunggal Ika yang mewakili semangat nasionalisme.

 

 

(Yar/Hnm)

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini