MASPOLIN || SURABAYA – Rabu (4/11/2020), Dinsos provinsi Jatim menggelar rapat koordinasi (rakor) revitalisasi UPT Dinsos Jatim bersama 15 OPD Pemprov Jatim.

Kadinsos provinsi Jatim (Dr. Alwi M.Hum) mengatakan, revitalisasi UPT dimaksudkan sebagai upaya sistematis untuk mengembalikan UPT pada kondisi awal saat pendirian. Yakni, eksistensinya dirasa penting dan amat sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan kesejahteraan sosial yang kompleks.

“Kami ingin mengembalikan fungsi UPT sebagai lembaga pelayanan dan rehabilitasi bagi PPKS sesuai Permensos Nomor 16 Tahun 2019 tentang Standar Nasional Rehabilitasi Sosial,” tutur Alwi, di aula gedung A kantor Dinsos Prov Jatim.

Alwi melanjutkan, revitalisasi UPT diharapkan dapat meningkatkan kinerja UPT dalam pembangunan SDM melalui pelayanan dan rehabilitasi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), serta mendorong kemandirian PPKS dan eks klien secara tuntas.

Kecuali itu, diharapkan pula dapat meningkatkan tugas, peran, dan fungsi UPT agar ikut berperan aktif dalam penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di wilayahnya.

“Diawali dengan pemetaan permasalahan dan kebutuhan kelembagaan untuk menjawab tantangan perkembangan permasalahan kesejahteraan sosial dewasa ini, maka kebijakan revitalisasi UPT menjadi sangat penting untuk disegerakan,” ujarnya.

Alwi melanjutkan, kualitas dan kinerja UPT dalam melaksanakan program pelayanan kepada PPKS membawa pengaruh besar pada capaian kinerja Dinsos Jatim secara keseluruhan dan mendukung program pengentasan kemiskinan di Jatim.

Menurutnya, melalui revitalisasi UPT ini, Dinsos Jatim sedang berbenah dan bersolek untuk menghadirkan profil lembaga yang berkualitas, serta memperluas jangkauan PPKS yang terlayani sehingga mampu mendorong terentasnya PPKS secara tuntas.

“Dengan adanya rakor ini, kami berharap terealisasinya program-program yang berorientasi pada partisipasi masyarakat yang mengedepankan integrasi dan koordinasi antar institusi,” ungkapnya.

Alwi juga berharap terwujudnya perbaikan sarana dan prasarana pendukung, peningkatan kompetensi sumber daya pelaksana, dan didukung dengan sistem monitoring yang baik, serta terselenggaranya pengelolaan publikasi yang baik dan memobilisasi potensi yang berbasis teknologi.

Turut hadir pada tersebut, pejabat dari 15 OPD Pemprov Jatim. Hadir pula seluruh pejabat eselon III, kepala UPT, pejabat eselon IV, dan Kasubag Tata Usaha di lingkungan Dinsos Jatim.

(Syaif/ul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini