Pelaksanaan bazar didukung penuh oleh berbagai stakeholder, termasuk BUMN pangan (Bulog, ID Food), BUMD pangan (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, PT Dharma Jaya), serta pihak swasta.

(Foto: Nugroho Sejati)

JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Bazar Pangan Ramadan dan Bazar UKM menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri sekaligus dalam suasana bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Ramadan Festival 2026 serta bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, menjamin ketersediaan stok, serta memberikan akses pangan murah bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran.

“mendapatkan komoditas pokok dengan harga yang terjangkau,”

“Bazar Pangan Ramadan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga Jakarta bisa mendapatkan komoditas pokok dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik. Kami tidak bergerak sendiri; kolaborasi bersama berbagai stakeholder, BUMN dan BUMD sangat krusial agar distribusi pangan ini merata hingga ke Kepulauan Seribu,” ujarnya, Senin (9/3).

Ia menyempaikan, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan menjaga inflasi daerah tetap terkendali.

Dikatakan Ratu, kegiatan ini berlangsung serentak di 43 titik lokasi yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mulai 2 hingga 13 Maret 2026.

Ratu menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pangan murah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. Pelaksanaan tahun ini, Bazar Pangan diintegrasikan dengan Bazar UKM binaan Jakarta Entrepreneur.

“Jadi, sembari warga membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging, mereka juga bisa berbelanja produk-produk unggulan dari para pelaku UKM lokal. Ini adalah upaya kita bersama untuk menggerakkan roda ekonomi Jakarta di momen HBKN,” jelasnya.

Selama periode pelaksanaan dari tanggal 2 hingga 13 Maret, warga dapat memperoleh berbagai komoditas esensial seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, hingga telur di titik-titik yang telah ditentukan, seperti kantor pemerintahan, RPTRA, dan ruang terbuka publik lainnya.

“Pemprov DKI Jakarta berharap melalui rangkaian bazar ini, inflasi daerah dapat tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga pangan yang tinggi,” tandasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh berbagai stakeholder, termasuk BUMN pangan (Bulog, ID Food), BUMD pangan (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, PT Dharma Jaya), serta pihak swasta.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini