Semarang, Maspolin.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, merilis sebuah peringatan (notice) adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Jawa Tengah, Kamis (2/1/2020).
Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Achadi Subarkah Raharjo mengatakan, bencana hidrometeorologis yang terjadi pada awal musim penghujan di beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti angin kencang dan puting beliung yang mengiringi hujan lebat dengan durasi singkat pada area yang tidak terlalu luas, menyebabkan tumbangnya pohon serta kerugian material lain, yaitu rusaknya rumah dan bangunan.
“BMKG Ahmad Yani secara terus menerus melakukan pengamatan cuaca terkini, memberikan informasi cuaca untuk keselamatan penerbangan dan memberikan informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah dengan proyeksi cuaca untuk beberapa hari ke depan kepada penyelenggara jasa penerbangan, masyarakat, relawan tanggap bencana, media, dan instansi pemerintah,” terangnya.

Ancaman potensi bencana hidrometeorologis di permulaan tahun 2020 masih belum surut, sehingga peningkatan intensitas curah hujan dengan durasi waktu yang lebih lama di Jawa Tengah akan terjadi beberapa hari ke depan.
“Perlu kewaspadaan bagi masyarakat akan potensi dampak lainnya berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” imbuh dia.
Sementara curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 2-4 Januari 2020 berpotensi terjadi pada daerah-daerah ini:
Tanggal 2 Januari 2020, potensi curah hujan tinggi terjadi di Pantura Barat sisi selatan (Brebes, Tegal, Pemalang bagian selatan), Pegunungan Tengah (Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Batang, Kendal bagian selatan, Magelang), Solo Raya (terutama Boyolali), Jateng selatan (Cilacap Utara, Purworejo Utara, dan sebagian Kebumen).
Tanggal 3 Januari 2020, juga terjadi di Pantura Barat sisi selatan (Brebes, Tegal, Pemalang bagian selatan), Pegunungan Tengah (Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Batang, Kendal bagian selatan, Magelang), Solo Raya (terutama Boyolali dan Karanganyar), Jateng selatan (Cilacap, Purworejo, dan Kebumen).

Dan tanggal 4 Januari 2020, akan terjadi di Pantura Barat sisi selatan (Brebes, Tegal, Pemalang bagian selatan), Pegunungan Tengah (Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Batang, Kendal bagian selatan, Magelang), Solo Raya (terutama Boyolali dan Karanganyar), Jateng selatan (Cilacap, Purworejo, dan Kebumen), Jateng Timur (sisi barat Gunung Muria).
Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem kali ini. (Estanto)










