Cilacap, Maspolin.id – Cegah penyebaran Covid-19, Koramil jajaran Kodim 0703 Cilacap melakukan pengamanan secara intensif di sejumlah wilayah yang menjadi pintu masuk dan berbatasan dengan wilayah lain. Ini dilakukan sebagai bentuk proteksi terhadap virus corona yang saat ini masih mewabah.
Koramil jajaran Kodim diantaranya Koramil 17 Dayeuhluhur dan Koramil 12 Kedungreja, yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat.

Juga Koramil 07 Maos yang berbatasan dengan Kabupaten Banyumas, dan Koramil 05 Nusawungu berbatasan dengan Kabupaten Kebumen.
Pos Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 yang didirikan di sejumlah pintu masuk di wilayah Kabupaten Cilacap tersebut itu setiap hari selalu memantau arus masuk para pemudik dari Jakarta, Bandung, maupun kota-kota lain menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Tim Gugus tugas ini terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Dinkes, BPBD, Satpol PP, dan Relawan.
Selain melaksanakan kegiatan pengamanan arus masuk ke Kabupaten Cilacap, Pos Gugus Tugas ini juga membagikan masker kepada para pendatang sekaligus mengimbau mereka mengikuti anjuran pemerintah, yakni mengurangi kegiatan di luar rumah, tidak berkumpul atau melakukan kegiatan yang bersifat pengumpulan massa, serta membiasakan pola hidup sehat.

Kepada para pemudk juga diimbau agar mengisolasi diri di rumah selama 14 hari atau segera memeriksakan diri apabila ada keluhan seperti batuk, tenggorokan sakit, dan nyeri sendi.
Seperti diungkapkan Danramil 12 Kedungreja Kapten Inf Tasino yang turun ke lapangan di pos pintu masuk di Rawaapu, Patimuan, Cilacap mengatakan, pihaknya bersama petugas lain yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 rutin melakukan pemantauan di beberapa wilayah guna meminimalisir masuknya penyebaran Covid-19.
“Benar, kita unsur TNI dan Kepolisian, Dishub, Dinkes, BPBD dan yang lain rutin melakukan pemantauan, memberikan imbauan, dan membagikan masker kepada para pemudik dari wilayah lain. Kegiatan ini dilakukan agar penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir, syukur-syukur bisa kita hentikan,” ungkapnya, Rabu (22/4/2020). (Estanto)










