Cilacap, Maspolin.id – Minimnya referensi bacaan maupun karya-karya yang menceritakan atau berlatar belakang sejarah daerah, khususnya Cilacap, perlu kiranya dimunculkan karya-karya baru baik dalam bentuk buku, komik, atau multimedia yang mengungkap kisah-kisah sejarah di daerah.

“Sehingga karya-karya tersebut dapat dijadikan media pembelajaran bersama baik bagi anak-anak usia dini, remaja, sampai dewasa,” kata Insan Indah Pribadi, owner sekaligus founder Sangkanparan Visual Multimedia kepada awak media, usai pembukaan Cilacap Heritage Fellowship Program (CHFP), Jumat (23/8/2019), di @HOM Premiere Hotel, Cilacap, Jawa Tengah.

Menurut Insan, perkembangan teknologi yang didominasi oleh keterlibatan remaja saat ini dapat dikatakan sangat pesat. Baik dalam bentuk tulis, musik, bahkan audio visual.

Hal itu tentu dapat dibanggakan karena memang anak muda zaman sekarang dituntut dapat memanfaatkan akses teknologi untuk kerja-kerja kreatif.

Namun demikian, perkembangan dari karya-karya yang lahir saat ini, belum mencerminkan kepedulian dan keterlibatan mereka terhadap sejarah budaya.

“Mereka cenderung mengikuti tren yang ada, sehingga terasa abai atau lupa bahwa sebenarnya ada sesuatu yang lebih penting untuk dapat dijadikan sebuah karya,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak para remaja yang mahir dalam bidangnya masing-masing untuk menggagas dan melahirkan karya bersama yang berlatar belakang sejarah dan budaya Cilacap.

“CHFP merupakan pendidikan kesejarahan bagi para kreator muda yang terpilih,” ungkapnya.

Dalam acara ini, 20 remaja terpilih akan mengikuti kegiatan selama 3 hari. Mereka mendapat materi-materi tentang kesejarahan, sosial, dan budaya. Mereka juga wajib untuk menggagas sebuah karya baru yang nantinya lahir dan diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bersama. Karya-karya yang akan lahir dari program CHFP ini antara lain tulisan (buku), cerpen, komik, animasi, film, dan sebagainya.

Peserta mendapat materi tentang sejarah makam-makam Belanda di Cilacap, kisah-kisah di Dayeuhluhur, dan kisah-kisah peninggalan zaman kolonial.

Disamping itu ada kunjungan ke makam-makam Belanda di Cilacap agar peserta mengerti secara langsung kondisi makam-makam itu saat ini. Juga ada kunjungan ke rumah adat Pasemuan di Adipala. Sorenya ada pengenalan dolanan bocah pada zaman Belanda.

Dari kesemuanya ini, kata Insan, ada hasil karya dari mereka yang berlatar belakang penulis bisa menghasilkan cerpen, yang suka menggambar bisa menghasilkan komik, atau film berlatar belakang sejarah Cilacap.

Output-nya akan lahir karya-karya berlatar belakang sejarah,” ucapnya, sembari menjelaskan bahwa hasil karya ini rencananya akan di-launching dalam bentuk pameran pada bulan September.

Pembukaan CHFP dihadiri Bupati Cilacap yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Budi Santosa, Dosen Unugha Kesugihan, Cilacap Musa Ahmad, dan Inspektur Inspektorat Cilacap Imam Yudianto.

Usai pembukaan, Budi Santosa mengatakan, acara ini merupakan upaya menumbuhkan potensi dan kreativitas yang dirasa selama ini stag. “Itu-itu saja content-nya,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta ter-create untuk memunculkan content-content yang baru dan akan lebih terlihat cantik, enak dipandang, dan lebih nyaman dinikmati.

Menurut dia, produk-produk yang akan dihasilkan dari program ini menjadi berbeda jika dibandingkan dengan yang sebelumnya. “Mereka akan memunculkan ide atau content-content baru tentang Cilacap,” imbuhnya.

Peserta akan menemukan challenges baru dan menumbuhkan kreativitas-kreativitas apik, lebih indah dipandang. “Mudah-mudahan ini menjadi cikal (bakal) dari kita kepengin membawa budaya kontemporer dengan base-nya story tentang Cilacap,” tandasnya.

Acara yang bekerja sama dengan Kemdikbud RI ini menampilkan narasumber dari berbagai kalangan terutama mereka yang concern dengan sejarah dan budaya Cilacap.

Seperti Karsiyah, Ceceng Rusmana, Musa Ahmad, Sukarni, Bambang Ario, Sigit Asmodiwongso, Alfiyan Harfi, dan Trias Vani Putra Pamungkas. (Estanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini