MASPOLIN || MALANG – Para pedagang sayur di Pasar Sayur Kedungboto, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang membagikan dagangannya secara gratis kepada setiap pengguna jalan yang melintas.
Berita heboh tersebut awalnya diketahui dari sebaran video pada media sosial. setelah dikonfirmasi hal tersebut ternyata sudah dimulai sejak rabu (13/05).
“iya mas, para penjual membagikan ini sudah sejak rabu kemaren, ya mungkin karena harga di pasaran tidak mencukupi untuk menutup biaya produksi mas” ungkap salah satu pengendara yang melintas.
Suminar, salah satu petani sawi desa Bonangan, Kecamatan Pakis menyatakan bahwa harga yang anjlok ini dikarenakan tidak lancarnya distribusi akibat beberapa kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) yang di jalankan di sejumlah daerah.
“Biasanya kami kirim ke surabaya, gresik, dan bebrapa daerah industri lainya. Tapi sekarang ndak bisa kirim mas ya terpaksa kami bagi-bagikan dan di beberapa tetangga juga dikasih buat makan ternak mau gimana lagi mas biaya produksi terlanjur gak nutut” ujar suminar.
Selain itu suminar juga mengaku belum ada kebijakan yang kongkrit dari pemerintah daerah terkait anjloknya harga sayur ini.
Sementara itu hingga berita ini di turunkan, belum ada tanggapan serta respon dari pemerintah daerah mengenai anjloknya harga sayur ini. Kabid pengelolaan pasar Bu astri masih belum memberikan jawaban ketika di hubungi via telepon oleh salah satu wartawan sekilas malang.
Sebagai informasi dilansir dari website malangkab.go.id harga sawi daging masih di angka 3500 per ikat besar, sawi putih 4000 rb /ikat besar, terong 1000 rp/kg, cabai keriting 7000/kg, serta harga-harga sayur lain bisa di cek di disperindag.malangkab.go.id.










