Tulungagung, Maspolin.id – Merasa prihatin dengan nasib yang menimpa salah satu warganya ,Kades dan Sekertaris desa Ngrejo kecamatan Tanggungunung Tulungagung datang ke Mapolres Tulungagung guna melaporkan dugaan kasus pemerkosaan . (Sup) 28 yang dikabarkan mengalami keterbelakangan mental dalam kesehariannya hanya tinggal bersama neneknya.

Sekertaris desa Ngrejo kecamatan Tanggunggunung Tulungagung, Wiwik Agung Suryanto saat ditemui wartawan di ruang Satreskrim Polres Tulungagung Jumat 05/04 siang mengatakan korban melahirkan pada Selasa (02/04) yang lalu dan saat ini yang bersangkutan masih berada di rumah sakit untuk masa pemulihan, pihaknya sedang membantu proses administrasi pembayarannya di rumah sakit.

Pihak pemerintah desa juga ikut membantu pelaporan kasus (SUP) ke pihak kepolisian. Mengingat kejadian serupa sekitar setahun yang lalu juga pernah menimpa warganya tersebut namun saat itu bayi yang dilahirkannya meninggal sehari setelah dilahirkan.

“Sebelumnya sekitar 2018 yang lalu juga sudah pernah lho mas, tapi anaknya yang dilahirkan prematur dan meninggal dunia” Ujarnya.

Wiwik menjelaskan, pada kejadian yang pertama, SUP mengaku diperkosa oleh tetangganya sendiri berinisial “S” yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, dan “S” pun mengakui perbuatannya bahkan berjanji akan menafkahi anak hasil perbuatannya tersebut.

“waktu itu si “S”ini mau bertanggung jawab dan berjanji menafkahi anak hasil perkosannya itu, tapi ndak jadi karena bayinya meninggal sehari kemudian ” Ungkapnya.

Namum untuk peristiwa yang kedua ini, lagi lagi korban mengakui diperkosa oleh orang yang sama bahkan kali ini pelaku memberikan ancaman kepada korban agar tidak melaporkannya kepada siapapun karena dari pengakuan korban diancam pelaku akan disembelih .

Namun menurut Wiwik, setelah dimintai penjelasaanya mengenai kehamilan SUP yang kedua , pria berisinial “S” tersebut menyangkal jika kembali memperkosa korban.

“kalau yang kedua ini, S ini tidak ngaku makanya kita mau selesaikan masalah ini melalui jalur hukum yaitu kepolisian” tuturnya.

Kondisi tersebut saat ini membuat masyarakat sekitar resah dan gaduh sehingga pihaknya selaku pemerintah desa mengambil sikap untuk melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Didukung dengan bukti video hasil wawancara singkat pemerintah desa dengan korban, beberapa saat yang lalu.

“Dalam pengakuannya (SP) diperkosa oleh orang yang sama, saya ada videonya,dari pengakuannya kejadiannya saat korban ini mencari rambanan (pakan ternak) di ladang korban di paksa melakukan hubungan badan sama si pelaku ” Pungkasnya.

Soim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini