DINAS KEBERSIHAN KOTA MEDAN ABAIKAN GAJI TUKANG SAPU JALAN BERTAHUN-TAHUN
Sumut ~ Maspolin.id// Surat pengaduan dan Permintaan Audiensi telah dikeluarkan oleh Tim Advokat untuk ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Medan agar dapat mengklarifikasi terkait pembayaran gaji buruh di dinas kebersihan yang belum terselesaikan selama ini, Minggu 15/05/22.
Sesuai surat permintaan audiensi atas pengaduan buruh dinas kebersihan kota medan bernomor : 016/PBH.ADIN/MDN/II/2022 bahwa buruh di dinas kebersihan dan pertamanan kota medan meminta bantuan kepada Posbakumadin terkait pembayaran Gaji/Upah yang belum dibayarkan kepada mereka.
Untuk itu, Para Tim Advokat selaku penegakan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan memberikan tanggapan dengan dikeluarkannya surat permintaan audiensi serta klarifikasi kepada ketua DPRD kota Medan.
Menurut sumber, Banyaknya pengaduan yang tentang buruh sapu, buruh babat di dinas kebersihan baik di kotamadya ataupun di kabupaten banyak terdapat permainan oknum oknum yang sengaja memanfaatkan tenaga kerja kebersihan, tak hanya itu, disinyalir kuat adanya jual beli transaksi tenaga kerja kebersihan dikalangan dinas kebersihan dan pertamanan baik di kabupaten maupun di kotamadya.
Hingga Permasalahan tersebut diadukan ke pos bantuan hukum atau lembaga bantuan hukum, dimana didinas kebersihan tersebut banyak kejanggalan kejanggalan serta permainan oknum oknum yang gelap mata karena uang dan memanfaatkan situasi dan kondisi tenaga kerja.
“Apalagi soal gaji pak, sulit, kami sampai menunggu berbulan bulan untuk menerimanya, apalagi kali ini sudah bertahun, maka untuk itu kami bersama sama meminta bantuan kepada posbakumadin ini untuk mendapatkan kejelasan dan keterangan lengkap tentang gaji kami, karena itu hak kami yang telah bekerja” tutur seorang petugas kebersihan yang minta namanya tidak disebutkan.
Kemudian, laporan pengaduan tersebut ditanggapi oleh tim advokat posbakumadin kota medan dan membuat surat pengaduan serta permintaan audiensi kepada Ketua DPRD Kota medan agar dapat mempertemukan petugas kebersihan langsung dengan ketua DPRD kota medan guna mendapat kejelasan terkait pembayaran gaji tenaga dinas kebersihan dan pertamanan kota medan.
Setelah meminta bantuan kepada posbakumadin para petugas kebersihan kota medan kembali kerumah masih masing dan berharap penuh agar dapat dipertemukan oleh ketua DPRD kota medan serta mereka berharap mendapat kejelasan tentang pembayaran gaji yang belum terealisasi setelah sekian lamanya.
(M. Arzilis)










