
Trenggalek, Maspolin.id – Paving jalan pasar Pon disoal warga karena disinyalir tidak sesuai spesifikasi. Secara visual paving jalan Pasar Subuh ini terkesan rapuh dan asal asalan pengerjaanya, padahal Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengucurkan anggaran yang tidak sedikit untuk pavingisasi jalan ini.
Nilainya Rp. 170 juta, angka yang cukup besar untuk paving jalan dilokasi tersebut. Bahkan sebelumnya Misran Kabid Perdagangan di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan menyampaikan kualitas paving di Rencana Anggaran Belanjanya adalah K225.
Namun sayangnya dalam pengerjaannya SKPD pengampu percaya dengan hasil Laboratorium yang dilampirkan dari penyedia paving saja, tanpa uji kekuatan paving sebelum pengerjaan. Hal ini tentunya rawan ada kerugian negara. Padahal paving sudah terpasang dan Misran menuturkan hasil Laboratorium dari Dinas PUPR Trenggalek belum keluar.
Kalau tidak sesuai dengan kekuatan yang ditentukan apakah pekerjaan ini akan dibongkar padahal paving sudah terpasang. Sayangnya ketika Maspolin.id mau meminta keterangan lebih lanjut mengenai bagaimana ketentuan bila hasil laboratorium tidak sesuai, Misran tidak mau menjawab hingga berita ini diterbitkan.
Pejabat di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag) ini justru terkesan tutup mulut. Sedangkan Budi pelaksana proyek, dalam pemberitaan sebelumnya berdalih apa yang dikerjakan sudah dikonsultasikan dengan konsultan, menurutnya bila salah tentunya didepan sudah disoal. Namun saat Maspolin.id mau menkonfirmasi lebih lanjut kini HPnya justru di nonaktivkan.
Penulis: Fals Yudistira









