PURWOREJO | MASPOLIN.ID – Rustam Gunawan (46), warga Desa Kemiri, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, sempat dicari banyak orang dan tim SAR gabungan. Pasalnya, ia tak juga kunjung pulang ke rumahnya setelah pamit pergi jalan-jalan ke hutan milik Perhutani di Desa Kemiri, Kemacatan Gebang, Kabupaten Purworejo.

Pencarian dilakukan pada Minggu (21/6/2020), dan dilanjutkan Senin (22/6/2020) pagi, hingga akhirnya berhasil diketemukan.

Rustam dalam keadaan sehat saat dijumpai warga di jalan desa, lalu diantar pulang ke rumahnya.

Sekdes Kemiri, Sarip saat dikonfirmasi awak media menceritakan, Rustam yang tinggal di RT 01 RW 01 Desa Kemiri, pergi meninggalkan rumah dengan alasan jalan-jalan di hutan milik Perhutani, dan hingga Minggu malam belum pulang.

“Jadi ceritane orang itu pergi dari rumah pada Minggu (21/6/2020) pagi sekitar jam 9. Tetangganya ada yang tahu, lalu tanya. Rustam menjawab, katanya mau jalan-jalan. Siang harinya ketemu lagi dengan warga, ia sudah berada di Dukuh Kulon, Kemiri. Ketemu lagi dengan warga, ia ada di sekitar hutan milik Perhutani. Setiap ditanya, Rustam selalu menjawab mau jalan-jalan ke hutan. Namun, hingga sore ia tak kembali lagi ke rumah,” ungkapnya.

Dikatakan, dari keterangan keluarga, Rustam pergi jalan-jalan dalam kondisi tubuh kurang sehat, dan ada perasaan khawatir. Sehingga sore tidak pulang, dan warga berinisiatif mencarinya.

“Warga kemudian mencari. Namun hingga tengah malam, Rustam belum ditemukan,” ungkap Sarip.

Karena sudah larut malam, pencarian kemudian dihentikan. Dan warga melaporkan kejadian itu ke intansi terkait.

Keesokan paginya, Senin (22/6/2020), warga dibantu tim SAR gabungan dan Banser melanjutkan pencarian kembali di sekitar hutan milik Perhutani.

“Saat pencarian itulah, Rustam akhirnya bertemu dengan salah satu warga. Ia sedang berjalan di jalan Desa Ngaglik menuju Desa Kemiri. Lalu oleh warga, Rustam diantar kembali ke rumahnya. Pencarian pun akhirnya dihentikan,” bebernya.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui sebab musabab Rustam pergi dan ‘menghilang’ di hutan milik Perhutani tersebut. [estanto/purworejo24]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini