MASPOLIN || Bojonegoro – Malang nian nasib Suyoto (55). Pasien penderita penyakit sesak nafas,batuk dan demam ini, warga Rt 24/03 Desa Dander ini meninggal dunia, setelah diduga ditolak oleh pihak Puskesmas Kecamatan Dander dan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan semestinya, oleh pihak puskesmas setempat.
Ironisnya, pasien harus pulang kerumah dengan penyakit yang dideritanya. Pasalnya,kepada media keluarga pasien mengatakan”, pihak puskesmas mengaku pelayanannya hanya untuk pasien luar kota”,Ucapnya.
Warga Desa Dander, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro berdatangan untuk melayat ke rumah almarhum Suyoto, Minggu (14/6/2020). Suyoto merupakan pasien yang meninggal dunia, setelah tidak mendapatkan pelayanan kesehatan oleh Puskesmas setempat.
Kini Suyoto sudah tiada ,keluarga Almarhum hanya bisa bersabar dan tidak melakukan tuntutan kepada pihak puskesmas .
Hanya sebagai warga masyarakat yang baik,berharap agar pelayanan pihak puskesmas ditingkatkan agar kasus seperti dirinya tidak terjadi lagi.
“Semoga pelayanan petugas puskesmas bisa dibenahi,”Katanya pasrah.
Kepada pihak puskesmas Kabiro sigap 88 news melakukan konfirmasi ,jawaban pihak puskesmas mengatakan “Bahwa pihaknya hanya terfokus pada kewaspadaan covid 19”,,Katanya.
Sampai berita ini diturunkan Dokter Puskesmas Dander melalui pesan singkatnya belum ada jawaban.
(yuk3s)











waduhhh bagaimana pelayanannya kasihan banget warganya donk kan ini kritis mestinya dikasih solusi rujuk ke RS semoga ke depannya LBH baik