Cilacap, Maspolin.id – Para finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap tahun 2019 ini diwajibkan bikin vlog. Persyaratan tersebut merupakan salah satu pembeda dalam penilaian pada ajang grand final kali ini.
“Para finalis kami minta untuk membuat vlog agar mereka mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Cilacap melalui media sosial (medsos), seperti Youtube, Instagram, Twitter, dan medsos lainnya,” terang Chandra Pribadi, ketua panitia penyelenggara, usai pergelaran Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2019, Sabtu (31/8/2019).
Gelaran ini terlaksana atas kerja sama Paguyuban Mas dan Mbak Cilacap (Pambaca) dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap di Gedung Griya Patra, Jalan Ir H Juanda, Cilacap.
Grand final diikuti 30 peserta yang terbagi menjadi 15 pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata terpilih.
Chandra menambahkan, ke-15 pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata ini sebelumnya telah lolos mengikuti tahap seleksi dari 58 peserta, dan di grand final ini akan ditentukan pemenangnya.
“Proses seleksi yang diikuti peserta meliputi seleksi wawancara, seleksi promosi wisata, dan setelah diseleksi, terpilih 15 pasangan untuk menjalani proses karantina pembekalan photoshoot, presentasi, dan wawancara,” jelasnya.
Ditanya perbedaan penilaian dan yang harus dilakukan para finalis, Chandra menandaskan, disamping kemasan proses pembekalannya berbeda, untuk tahun ini para finalis diminta membuat vlog sesuai tema Digital Transformation Tourism and Millenial.
“Untuk finalis dengan konten medsos yang paling bagus akan diberi penghargaan berupa gelar Mas dan Mbak Digital Tourism,” ucapnya.
Dia berharap agar Mas dan Mbak Duta Wisata yang menjadi brand ambassador Cilacap ini bisa menjadi pioner dan contoh salah satu produk remaja di Kabupaten Cilacap yang memiliki energi dan kegiatan positif, serta dapat mempromosikan wisata di Kabupaten Cilacap.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap Heroe Harjanto mengatakan, pelaksanaan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap ini untuk menjadi agen pariwisata di Kabupaten Cilacap.
“Destinasi wisata harus dieksploitasi dan disampaikan ke masyarakat luas melalui generasi penerus, yaitu Mas dan Mbak ini yang memiliki wawasan luas, kemampuan bicara serta memiliki pengetahuan tentang Cilacap,” ungkapnya. (Estanto)










