Cilacap, Maspolin.id – Fraksi Partai NasDem merupakan fraksi baru di DPRD Kabupaten Cilacap, dengan jumlah anggota 4, yakni Wiwiek Sulistyoningsih, Minto, Cahyo Sasongko, dan Suwito.
Fraksi ini tidak berkoalisi dengan partai lain, dan perolehan kursi di legislatif boleh dibilang moncer. Secara nasional, NasDem langsung bertengger di posisi lima besar.
Bagaimana di Cilacap? Anggota legislatif Partai NasDem cukup merata. Sehingga bisa dikatakan mereka disiplin dengan Dapil-nya masing-masing.
Saat ini, anggota legislatif Partai NasDem sudah dibekali bagaimana menjadi legislator yang baik. Dengan tugas utama sebagai pembuat legislasi dan pengontrol eksekutif, legislator Partai NasDem sudah siap dengan bekal dari sekolah legislatifnya.
Seperti dikatakan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Cilacap Wiwiek Sulistyoningsih, yang jadi (anggota legislatif) sekarang terbilang paling baru.
“Meski baru kami siap untuk mengemban amanat rakyat,” katanya, Senin (16/9/2019) di ruang Fraksi Partai NasDem.
Dia menjelaskan, anggota legislatif NasDem yang duduk di Dewan sudah dibekali bagaimana menjadi anggota legislatif yang baik di Sekolah Legislatif Partai NasDem. “Tujuannya agar partai lebih maju. Kita yang baru mengambil ilmu dari yang lebih senior,” ungkapnya.
Cahyo Sasongko mengatakan lebih lanjut bahwa sekolah legislatif juga bertujuan membentuk karakter, ideologi partai, dan tata cara bagaimana berpartai yang baik. Juga bagaimana membentuk fraksi dan bagaimana berfraksi.
“Bagaimana Dewan ke depan tentang strategi penyeimbang antara legislatif dengan eksekutif, dan pembelajaran bagaimana berbicara di depan masyarakat,” ujarnya.
Minto juga mengatakan, seorang anggota Dewan harus tahu tupoksinya, soal reses, badan anggaran, akan membekali anggota NasDem setelah menduduki kursi. Agar jika sudah duduk jangan lupa berdiri. “Terutama Perda, kebanyakan memburu kuantitas. Tetapi di NasDem ditekankan adanya kualitas Perda,” tandasnya.
Sementara Suwito menanggapi singkat, jika anggota NasDem ada di Dewan Cilacap, NasDem akan berhasil.
Sekolah legislatif ini menunjukkan keseriusan Partai NasDem dalam meningkatkan kualitas para legislatornya.
Kenaikan signifikan pada kursi di legislatif juga diimbangi dengan kualitas para legislator Partai NasDem.
Sekolah legislatif Partai NasDem membagi kurikulum menjadi pendidikan kedewanan sebesar 50 persen, kepartaian 20 persen, dan character building 30 persen.
Dan keterwakilan kursi Partai NasDem di Dewan juga diimbangi dengan keterwakilan legislator perempuan.
Sebagai ilustrasi, dari 59 kursi yang diperoleh di DPR RI, sebanyak 19 kursi diisi oleh legislator perempuan. Itu berarti 32,20 persen anggota DPR dari Partai NasDem merupakan perempuan.
Seperti halnya di Cilacap, dari 4 legislator, 3 laki-laki dan satunya perempuan. (Estanto)










