#GejayanMemanggil … tagar yang mulai meroket di Minggu 22 September 2019 menarik perhatian netizen. Belum juga bergulir, trending #GejayanMemanggil sudah mencapai 21.3k di Minggu petang.

Berbagai meme dan status di media sosial seperti beradu argumen. Ada yang pro, tentu ada yang kontra. Berbagai pertanyaan dari masyarakat satu dua mulai masuk ke rekan-rekan Polda DIY.

Ada yang cemas, ada yang tidak suka, ada yang apatis. Yang paling banyak bertanya, ” Bener gak ini pak?”, “Apa benar, Jalan Gejayan ditutup?”.

Semakin malam, pro kontra di medsos semakin tajam. Malam melarut. Pro Kontra berlanjut. Hingga senin paginya, trending #GejayanMemanggil semakin kuat. Menyodok di 61.4k cuitan.

Jelang jam aksi, arus lalu lintas menuju titik aksi mulai dialihkan. Limpahan arus kendaraan ke jalan-jalan di sekitar pertigaan Colombo sangat terasa.

Pertigaan Colombo yang sehari-hari adalah jalur vital dipenuhi ribuan mahasiswa dan masyarakat. Massa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat berkumpul. Lautan manusia meluber sampai radius 1 km.

Bayangan aksi massa yang penuh dengan kontak fisik, gas air màta, aparat bertameng, kendaraan taktis yang dihadapkan pada massa, seketika hilang. Yang ditemui hanya satu buah pickup Polsek di dekat Jogja Plaza Hotel. Sekitar delapan personel Polisi duduk. Sesekali turun dari duduknya, mengambil gambar situasi.

Tidak jarang saling sapa dengan peserta aksi. Sama sekali tidak nampak raut tegang.

Sementara orasi di titik tengah Pertigaan Colombo berlangsung, massa hilir mudik. Ada yang datang, ada yang keluar dari area aksi.

Silih ganti orator membakar semangat massa, kritik tajam, aspirasi disuarakan. Teriakan massa, kepalan tangan ke atas, tepuk tangan silih berganti. Terik matahari tak mampu menghalangi semangat massa.

Tapi tidak satupun mimik muka penuh amarah menghiasi massa, walau tatap mata tajam menandakan semangat muda mahasiswa.

Matahari berangsur surut ke ufuk barat. Berangsur massa meninggalkan pertigaan colombo. Sekalipun langit masih terang, massa tak enggan beranjak pulang.

Pertigaan Colombo menjadi saksi … #GejayanMemanggil bukti kedewasaan berdemokrasi, menyampaikan pendapat di muka umum tak harus berakhir anarkhi.

Terima kasih masyarakat dan mahasiswa Jogja.

Fajar – Bid Humas Polda DIY

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini