Cilacap, Maspolin.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terang-terangan meminta dukungan dari anggota legislatif, pada saat melantik dan mengambil sumpah anggota legislatif baru untuk masa keanggotaan 2019-2024 se-Jawa Tengah.
Di Kabupaten Cilacap, Ganjar mengungkapkan hal tersebut lewat pidato tertulisnya yang dibacakan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Selasa (13/8/2019).
Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh anggota DPRD yang telah dilantik. Dia berpesan agar jalankan amanah dengan kerja keras, penuh dedikasi, dan tanggung jawab serta junjung tinggi integritas.
“Jaga sumpah dan janji yang tadi telah diucapkan, segera pahami wewenang, tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat. Untuk masa jabatan kedua, kiranya dapat langsung gaspol menjalankan semua tugas amanah rakyat ini,” pesan Ganjar.
Gubernur juga menandaskan, saat ini pembangunan Jawa Tengah terus bergerak ke arah yang semakin baik. Hal ini ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak ke arah positif. Perekonomian Jawa Tengah berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2018 mencapai Rp 1.268.700,97 miliar, dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 941.283,28 miliar.
“Ekonomi Jawa Tengah tahun 2018 tumbuh 5,32 persen, menguat dibandingkan tahun 2017, yakni 5,26 persen. Meski begitu, penduduk miskin Jawa Tengah berada pada urutan kedua terbanyak se-Indonesia, sejumlah 3.867.420 jiwa,” katanya.
Menurut Ganjar, persentase penduduk miskin di Jawa Tengah dari tahun ke tahun terus bergerak ke arah yang positif. Persentase penduduk miskin pada September 2018 sebesar 11,9 persen, turun 0,13 persen dibanding bulan Maret 2018.
Dia berjanji, pembangunan akan terus dilakukan oleh Pemprov Jateng, diantaranya telah menyiapkan 10 program unggulan, yaitu sekolah tanpa sekat, peningkatan peran rumah ibadah, fasilitasi pendakwah dan guru pendidik agama, reformasi birokrasi di kabupaten/kota yang dinamis berbasis teknologi informasi dan sistem layanan terintegrasi, satgas kemiskinan, dan lainnya.
Juga penguatan BUMDes dan pelatihan start up untuk wirausaha muda, menjaga harga komoditas, dan asuransi gagal panen untuk petani serta melindungi kepentingan nelayan, pengembangan transportasi massal, revitalisasi jalur kereta dan bandara, serta pembangunan embung/irigasi, dan pembukaan kawasan industri baru.
Ganjar berharap, lembaga legislatif kabupaten untuk mendukung program ini melalui berbagai rumusan kebijakan daerah.
“Saya juga titip, untuk membuat program yang ramah investasi dan pengembangan pariwisata. Kedua sektor tersebut jika digarap dengan baik, akan signifikan mengurangi angka kemiskinan Jawa Tengah,” ucapnya.
Terakhir, pihaknya menginginkan anggota legislatif menjunjung tinggi asas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efisiensi, efektivitas dan keadilan. “Jaga marwah wakil rakyat, rawat integritas, lakukan inovasi, edukasi politik yang menghadirkan kedamaian, kerukunan, dan kebhinnekatunggalikaan,” tutupnya. (Estanto)










