MASPOLIN || BOJONEGORO – Sebanyak 17 Titik bangunan Vertical Garden Tertata Rapi Di setiap Sudut Jembatan Dan Jalan Yang ada di sudut Kota Kabupaten Bojonegoro yang di bangun pada 2019 tahun lalu dengan anggaran antara 150 – 200 juta pertitiknya, hingga kini tanaman tersebut banyak yang layu bahkan Kering Dan Mati.
Seperti yang kita ketahui bahwa Pada November 2019 lalu Pemkab Bojonegoro mulai mengadakan pembangunan 17 titik Vertical Garden yang dalam pengadaan pembangunannya dengan sistim penunjukan langsung dengan nilai anggaran Pagu setiap titik antara 144 juta Hingga 200 juta rupiah.
Anggaran pembangunan Vertical Garden bersumber dari P APBD 2019, sehingga harus Tuntas hingga Desember 2019 pada waktu itu, akibatnya Pembangunan yang singkat membuat Banyak tanaman Yang kering, layu bahkan mati.
Hal ini terlihat jelas sampai saat ini di setiap Sudut Jalan Di seputaran Kota Bojonegoro Banyak Tanaman Tanaman Yang Ada di Vertical Garden Kering Dan Mati, seperti Halnya yang ada di Seputaran Traffight Light Jl. TGP turut Kelurahan Banjarrejo Kecamatan Kota Bojonegoro.
“Harusnya Pihak Terkait Tanggap dan sigap dengan adanya Keringnya Tanaman Tanaman Yang Ada di Vertical Garden ini mengingat Begitu Banyaknya Dana Yang sudah di gelontorkan untuk membangun Tempat tersebut, yang pada awalnya di bangun untuk keindahan Kota Bojonegoro namun kenyataannya Justru Banyak yang layu dan Buang buang Dana saja, ujar salah satu pengguna jalan.
Memang benar, harusnya dinas terkait harus sigap dan benar benar melakukan perawatan dengan apa yang sudah menjadi tupoksinya masing masing, kalo hanya alasan karena adanya dan sibuknya Membantu menangani Pencegahan Covid 19 itu hanya Alibi mereka saja, karena Pencegahan Covid 19 sudah ada tim Gugus sendiri yang menangani.
Melalui media ini berharap semoga Pemkab Bojonegoro Dalam hal ini Bupati Bojonegoro yang mempunyai kebijakan dan Program program dalam kemajuan dan pembangunan Kabupaten Bojonegoro bisa lebih Mementingkan Program Mana yang Benar benar Pro Rakyat, dan Pembangunan atau program mana yang Kurang atau belum penting untuk dilaksanakan demi Terwujudnya sebuah Kepemimpinan Yang Arif Dan Bijaksana untuk Kepentingan Seluruh Masyarakat yang ada di Kabupaten Bojonegoro Khususnya.










