MASPOLIN || BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Akhirnya memulangkan sebanyak 39 dari 41 Pedagang di pasar Kota Bojonegoro, Yang sebelumnya dinyatakan positif Reactiv, Hal tersebut berdasarkan hasil Swab yang menyatakan bahwasannya sebanyak 39 pasien Negatif dan Dua Positif.
Seperti halnya Yang terjadi pada dua Warga Desa Sranak Kecamatan Trucuk Anik Rt 5 dan Sumarmi RT 5 Asal Desa Sranak seorang Pedagang Rengkek Keliling yang setiap Harinya Belanja Di Pasar Kota Bojonegoro, yang setelah di Rapid Test Berstatus Positif Reactiv, dan Kemudian Di karantina di Gedung Serbaguna di Taman Tirtawana Dander Kecamatan Dander.
Namun setelah Keluarnya Hasil Swab Dari Pusat yang menyatakan bahwasanya Beberapa Pedagang dan salah satu Diantaranya adalah Dua Warga Desa Sranak Juga di nyatakan Negatif Akhirnya di Jemput Oleh Keluarga Dan Tim Gugus Tugas Covid 19 untuk dilakukan Isolasi Mandiri dirumah.
Saat ditemui Dirumahnya Asmadi Usman Selaku Kepala Desa Sranak Mengatakan Bahwasanya Pihaknya selaku Ketua Gugus Tugas Desa Sranak menugaskan Penjemputan Dua Warga Yang di isolasi Di Taman Tirtawana Dander setelah mengetahui Hasil Swab Negatif.
” Ya Mas Setelah Kita dapat info bahwasanya Dua Warga Sranak Pedagang Rengkek yang di Rapid Test Menunjukan Negatif, Saya Menugaskan Anggota Gugus Tugas dan Keluarga nya Untuk Menjemput Di Tempat tersebut, Dan untuk melakukan Isolasi Mandiri di rumah dan tentunya dengan Pengawasan Dari Gugus Tugas Covid Desa Sranak Dan Petugas Puskesmas Trucuk, Ujar Kades.
Ditambahkan Oleh Kades melalui Media Ini bahwasannya Pihaknya Menghimbau Kepada seluruh Warga Desa Sranak Agar tidak terlalu Panik berlebihan dan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan serta Melaksanakan Himbauan dari pemerintah.
“Saya harap Warga Masyarakat tidak terlalu Panik Berlebihan dengan adanya Dua warga sranak yang sempat Di isolasi di Dander, karena saat ini hasil Swab Menyatakan Negatif dan Desa Juga sudah menerima dan menganjurkan Untuk isolasi Mandiri Di Rumah, Pungkas Kades.
GONDRONG










