Cilacap, Maspolin.id – Lahir sebagai prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto menggelar Tasyakuran dalam rangka HUT ke-67 Kopassus, di Ksatrian Amirul Isnaeni, Pangkalan Kopassus Daunlumbung, Cilacap, Senin (29/4/2019) malam.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap, para sesepuh ‘Baret Merah’ Kopassus, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lain.
Tasyakuran diawali menyanyikan lagu Hymne Komando yang diikuti Dandim, sesepuh Baret Merah dan prajurit Komando, dilanjutkan sambutan Dandim 0703/Cilacap dan sesepuh Baret Merah yang disampaikan Mayor TNI (Purn) Supono.
Dalam sambutan tertulis Danjen Kopassus Mayjen TNI Cantiasa, Dandim mengajak seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Kopassus untuk sejenak merendahkan hati dan menundukkan kepala seraya berdoa yang ditujukan kepada para pahlawan, sesepuh, dan senior Kopassus yang telah mendharmabaktikan dirinya dan mengukir prestasi demi kejayaan Kopassus, TNI, bangsa, dan negara Indonesia.
Danjen Kopassus mengucapkan selamat ulang tahun dan Dirgahayu Komando Pasukan Khusus kepada seluruh prajurit dan PNS Kopassus serta keluarga di manapun saat ini bertugas dan berada.
Menurut Danjen, penyelenggaraan HUT Kopassus pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban Kopassus kepada TNI AD atas pembangunan kekuatan Kopassus yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun anggaran 2019.
Dengan tema pokok: Melalui HUT ke-67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme yang Kuat dan Tangguh serta Adaptif dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI, Kopassus harus tumbuh dan berkembang menyesuaikan dengan dinamika perkembangan situasi, sehingga Kopassus tidak tertinggal oleh arus globalisasi yang terus bergerak secara dinamis.
Dandim menambahkan, sebagai yang dituakan di wilayah Cilacap dan sekitarnya, dalam penyelenggaraan HUT Kopassus ini pihaknya didaulat untuk mengintegrasikan dan mempersatukan, serta mempererat lagi tali silaturahmi, khususnya keluarga besar corps Baret Merah agar tali silaturahmi ini tetap terjaga di manapun berada dan bertugas.
“Selama angin masih ada, maka berhembuslah pula nilai perjuangan para pendahulu Kopassus. Selama kita masih bernafas dan menginjakkan kaki di atas bumi ini, dan meskipun Saudara-saudara saya memasuki masa purna, memasuki masa pensiun, tetapi semangat dan pengabdian kepada bangsa dan negara tidak mengenal waktu dan tempat,” tandasnya.
Untuk itu, imbuh Wahyo, pihaknya mengucapkan rasa hormat kepada para sesepuh.
“Kepada prajurit Komando yang ada di kewilayahan agar senantiasa menjaga komitmen dan konsisten terhadap cita-cita proklamasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.
Sebagai ungkapan rasa syukur, Dandim memotong tumpeng yang kemudian diberikan kepada sesepuh Kopassus, Mayor (Purn) Supono.
Dandim juga memberikan tali asih kepada para sesepuh corps Baret Merah dan keluarganya.
Selanjutnya, didampingi Bupati, Dandim memberikan santunan kepada anak yatim.
Di akhir acara, dilakukan pengundian doorprize dimana salah satunya adalah hadiah umroh. (Estanto)










