MASPOLIN || Pacitan – Pelaksanaan acara puncak HUT Tagana Indonesia yang ke 17 di Pantai Pancer Door Pacitan jawa timur pada hari Sabtu 20 Maret 2021 berjalan hikmat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasubdit kesiapsiagaan dan mitigasi Direktorat perlindungan sosial korban bencana alam Iyan Kusmadiana mewakili kemensos RI serta pejabat dari lingkungan Forkopimda kabupaten Pacitan beserta jajarannya, dan para pejabat Dinas sosial provinsi Jawa Timur yakni Kabid PSKBA Moehammad Anas dan Sekretaris Dinsos provinsi jatim Restu Novi.

Rangkaian kegiatan yang menjadi fenomina hikmat pada acara puncak Harlah Tagana ini berupa pemberian bantuan kepada dua KSB yang baru terbentuk, penyematan lencana yang diserahkan langsung oleh sekdis dinsos prov jatim Restu Novi kepada pembina tagana provinsi Jatim Alex Kusnanto dan kepada dua orang dari kemsos yaitu Iyan Kusmadiana dan Adoxz Hermanto.

Kemudian setelahnya dilakukan pengukuhan terhadap dua KSB oleh Sekda kabupaten Pacitan yang selama tiga hari mendapat pembekalan pendampingan dan pelatihan dari para praktisi kemsos dan tagana Dinsos Jatim.

Sementara itu dalam sambutannya Iyan Kusmadiana menyampaikan berkaitan dengan pembentukan kawasan siaga bencana (KSB) serta tupoksinya sebagai relawan dalam kebencanaan.

Menurutnya, tujuan utama kawasan siaga bencana ini meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mitigasi bencana.

“Mohon ijin Pak Sekda, terkait penanaman mangrove yang rencana akan di tanam di kawasan pantai selatan mulai dari Pandegelang hingga Banyuwangi, sebenarnya Jawa Timur ini punya target jatah satu juta pohon, ternyata sampai hari ini jawa timur sudah tembus satu juta” tuturnya diikuti tepuk tanga dari seluruh tamu undangan dan peserta.

Dilanjutkan Iyan, terkait adanya kawasan siaga bencana diharapkan tidak hanya tagana yang bergerak dalam kebencanaan, tapi masyarakat juga diharapkan berperan dalam hal tersebut, sehingga lewat sosialisasi dan pelatihan selama tiga hari kami bentuk kawasan siaga bencana (KSB) berbasis masyarakat dengan tidak mengabaikan kearifan lokal, diharapkan dapat membantu masyarakat di kawasan itu ketika terjadi bencana sesuai dengan SOP yang ada. Dari itu diharap berkenannya nanti pak Sekda untuk mengukuhkan KSB tersebut.

Iyan menambahkan, guna maksimalisasi peningkatan kapasitas ketangguhan KSB tentunya tidak lepas dari dukungan semua elemen jejaring potensi lokal serta dukungan semua instansi terkait.

Di tempat yang berbeda dengan disampingi pembina tagana Jatim, kepala kantor pencarian dan pertolongan BASARNAS Jatim Hari Adi dalam wawancaranya mengucapkan selamat ulang tahun tagana yang ke 17. Hal ini disampaikan langsung didepan pembina tagana Jatim Alex Kusnanto.

“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya tagana, jalinan sinergitas dilapangan selama ini antara Basarnas dengan Tagana sangat membantu tugas kami di lapangan” kata Hari.

Tagana Jatim sudah banyak yang memiliki kompetensi di bidang SAR, peran apapun tagana di lapangan baik di team Rescue ataupun Logistik komunikasi dan sinerginya di lokasi sangat nyambung dan itu sudah masuk dalam team Sar gabungan ketika di lapangan.

“Ketika kita menjalankan tugas pada satu misi operasi di lapangan, maka team itu bukan hanya milik Basarnas TNI Tagana atau lainnya, tapi milik bersama tugas bersama dan keberhasilan” tegas Hari.

Pada akhir wawancaranya Hari menambahkan bahwa dukungan logistik itu hal yang utama guna mensupport petugas SAR dan lainnya serta membantu masyarakat yang terdampak.

Acara puncak memperingati harla tagana ke 17 tersebut ditutup dengan ending giat penanaman mangrove di bibir pantai dengan dentuman lagu selamat ulang tahun.

(Syaiful)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini