Ingat Jenderal Badrodin Haiti? Eks Kapolri yang Dikenal Garang, Begini Kabarnya Terkini
Jakarta – Maspolin.id// Ingat Jenderal (Purn) Badrodin Haiti? saat Jabat Kapolri kerap tampil gagah dan garang.
Namun setelah masa tugas selesai, sang Jenderal sudah jarang tersorot media.
Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjabat setahun.
Jenderal bintang empat ini sempat menjabat sebagai Kapolri pada periode tahun 2015–2016, Sebelum jadi Kapolri, Badrodin Haiti jabat Wakapolri.
Namun ia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Kapolri.
Hal tersebut muncul setelah adanya desakan dari berbagai pihak yang meminta pelantikan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan, dibatalkan.
Badrodin Haiti merupakan alumnus terbaik Akademi Polisi tahun 1982.
Karier kepemimpinannya dalam Korps Bhayangkara dimulai di Polda Metro Jaya sebagai Komandan Peleton Sabhara Dit Samapta pada tahun 1982.
Kemudian, ia diberi kepercayaan menjadi Kapolsek Pancoran Mas, Kapolsek Metro Sawah Besar, Kasat Serse Polres Metro Jakarta Barat hingga Wakapolres Metro Jakarta Timur.
Karier Badrodin Haiti terus menanjak hingga menduduki posisi Kapolda Banten pada tahun 2004.
Ia juga sempat menjadi Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolda Sumatera Utara.
Pada tahun 2010, Badrodin diangkat menjadi Kepala Divisi Hukum Polri.
Pada tahun 2010, Badrodin menjadi Kapolda Jawa Timur sekitar tujuh bulan, lalu ditarik ke Mabes Polri untuk menjabat Koorsahli Kapolri.
Tahun 2014, Badrodin ditunjuk menggantikan Komjen Pol Oegroseno yang pensiun sebagai Wakapolri.
Saat itu pengangkatan Badrodin diumumkan sendiri oleh Kapolri Jenderal Pol Sutarman.
Badrodin Haiti, pria kelahiran Jawa Timur, 24 Juli 1958 yang kini sudah pensiun dari militer.
Karier Badrodin Haiti di kepolisian memang moncer.
Saat menjadi orang nomor satu di Polri, Badrodin Haiti kerap tampil gagah dan garang.
Sosoknya pun kerap menjadi sorotan dan diberitakan media massa.
Setelah selesai bertugas di kepolisian, sosok Badrodin Haiti memang jarang terekspos.
Walaupun sudah pensiun, mantan Kapolri ini tetap memiliki posisi penting dan jabatan mentereng.
Ia merupakan bos di BUMN, yaitu PT Waskita Karya. Di sana, ia menjabat sebagai Komisaris Utama.
Sebagai informasi, PT Waskita Karya merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.
Dilihat dari sebuah postingan di Instagram resmi perusahaan tersebut, penampilan Badrodin Haiti sekarang pun bikin pangling.
Kini, penampilan Jenderal yang satu ini tampak berbeda. Ia tampak lebih berisi dan tampil berjenggot.
Seperti yang dimuat Kompas.com, Badrodin Haiti diangkat sebagai Komisaris Utama PT Waskita Karya pada 25 November 2016.
Rini Soemarno yang kala itu menjabat sebagai Menteri BUMN, melirik mantan Kapolri karena melihat latar belakang Badrodin Haiti dari dunia hukum.
Ia menyebut, banyak proyek yang dijalankan perusahaan tersebut berkaitan pembebasan lahan.
Oleh karena itu, PT Waskita Karya membutuhkan sosok Badrodin Haiti sebagai komisaris utama.
“Waskita Karya itu banyak sekali membangun jalan tol. Waskita juga saya dorong untuk membangun transmisi PLN, yang mereka sekarang lagi membangun 500 km di Sumatera.”
“Sebentar lagi tambah 285 km lagi. Nah ini tidak terlepas urusannya secara hukum banyak pembebasan lahan,” kata Rini Soemarno.
Ia menyebut, mantan Kapolri itu akan membantu penegakan hukum terkait proyek yang dijalankan Waskita Karya.
“Kami melihat Pak Badrodin sebagai mantan Kapolri bisa membantu kami juga di lapangan. Itu yang kita harapkan. Penegakan hukum,” katanya.
Di BUMN itu, Badrodin Haiti mengemban untuk mengawasi dan memberikan masukan atas implementasi stretegi bisnis perusahaan.
Tak hanya itu, ia pun bertanggung jawab untuk mendorong penguatan manajemen risiko dan pengendalian internal perusahaan.
Hal itu perlu dilakukan agar bisa memastikan berjalannnya produktivitas perusahaan.
Menjabat sebagai bos BUMN, Badrodin Haiti pun memiliki gaji yang fantastis.
Kompas.com pernah mengungkapkan, gaji Barodin Haiti sebagai Komisaris utama mencapai Rp 62,55 juta per bulan.
Profil Badrodin Haiti
Badrodin Haiti adalah pria kelahiran Jawa Timur, 24 Juli 1958, kini sudah pensiun dari militer.
Setelah menjadi lulusan terbaik Akpol 1982, ia pun sempat menduduki jabatan sebagai Kapolda.
Mulai dari Kapolda Banten, Sulawesi Tengah, hingga Sumatera Utara dan Jawa Timur.
Kemudian, kariernya semakin bersinar ketika ditarik ke Mabes Polri, ia pernah menjabat sebagai Wakapolri hingga Plt Kapolri.
Pada akhirnya, jabatan Pelaksana Tugas Kapolri pun membuat Badrodin Haiti resmi ditunjuk sebagai Kapolri.
Saat menjadi petinggi Polri, namanya kerap menjadi sorotan. Hal ini tak lepas dari kisruh antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, komitmen dan langkahnya berakhir damai, ia dianggap berhasil meredamkan konflik memanas antara dua institusi penegak hukum itu.
Setelah pensiun, Badrodin Haiti pun rupanya dilirik perusahaan besar. Mulanya, sudah ada pembicaraan untuk menjadi Komisaris Utama Grab Indonesia.
Pihak Grab Indonesia bahkan sempat mengumumkan mantan Kapolri itu akan menjadi Komisaris Utama.
Namun, ujungnya Badrodin Haiti batal menjadi bos Grab Indonesia.
Melansir dari Kompas.com, hal ini disebabkan ia sebelumnya sudah diangkat menjadi bos besar di BUMN.
Badrodin Haiti ternyata sudah mengantongi jabatan penting di PT Waskita Karya. PT Waskita Karya merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.
“Sebelum Grab diumumkan (mengenai peran Komisaris Utama), saya sudah diangkat sebagai Presiden Komisaris di PT Waskita Karya,” kata Badrodin Haiti, Jumat (17/2/2017).
Sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Waskita Karya (Persero) Tbk tanggal 5 Juni 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Waskita Karya (Persero) Tbk memutuskan mengangkat dan menetapkan:
President Commissioner/Independent : Badrodin Haiti
Commissioner : Danis H. Sumadilaga
Commissioner : M Fadjroel Rachman
Commissioner : Robert Leonard Marbun
Independent Commissioner : Bambang Setyo Wahyudi
Independent Commissioner : Muradi
Independent Commissioner : Viktor S Sirait
(Montt)










