YOGYAKARTA – Maspolin.id|| Tantangan Bangsa Indonesia di tahun 2023 ini hadir dari berbagai arah. Selain potensi resesi global, tahun 2023 ini adalah juga tahun politik. Situasi yang pernah terjadi pada tahun jelang pemilu sebelumnya.

Tantangan menguatnya politik identitas, disinformasi dan hoax, serta ujian kebencian menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan.

Merespon situasi ini, Polda DIY memiliki caranya tersendiri. Dengan menggandeng Pemerintah Propinsi DIY, Korem 072/Pamungkas dan didukung Kraton Jogja, Polda DIY menggelar Ngaji Kebangsaan bersama Gus Miftah.
Digelar di Pasar Bantul 13 Januari 2023, Ngaji kebangsaan dan Doa Awal Tahun untuk Indonesia ini diluberi ribuan warga masyarakat Bantul dan sekitarnya. Hadir pula di panggung acara, Kapolda beserta Wakapolda DIY, Danrem 072/Pamungkas, Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, Bupati Bantul, serta para pejabat Forkopimda.
Dibuka dengan Indonesia Raya dan doa lintas agama, Ngaji Kebangsaan ini diisi Gus Miftah dengan berbagai kisah tentang indahnya perbedaan. Dari perbedaan tafsir antar Imam Maliki, Imam Hambali, Imam Syafii, dan Imam Hanafi. Hingga bagaimana perbedaan itu menjadi hal yang seharusnya tidak dipermasalahkan.
Selain itu, Gus Miftah juga menegaskan bahwa perbedaan yang ada di Indonesia ini adalah hal yang patut disyukuri.
“726 bahasa, 1400 suku, 6 agama, kita bisa berdiri di atas satu negara yang sama, Indonesia,” ucap Gus Miftah.
Menurut Gus Miftah beragamnya Indonesia ini sudah teruji. Namun Gus Miftah juga mengajak masyarakat untuk mengenali kelompok-kelompok intoleran yang akan membawa perpecahan.
Secara khusus, Gus Miftah mengajak jamaah untuk belajar agama dengan benar. Memilih guru yang benar, sehingga tafsir agama tidak didasarkan atas logika sendiri.
“Perbedaan itu hal biasa, jangan sampai tafsir yang kita pahami kita posisikan sebagai tafsir yang benar, sedangkan yang lain salah,” lanjut Gus Miftah.
Pada penutup Gus Miftah mengajak seluruh hadiri untuk berdoa bagi Indonesia.
“Semoga hajat kita dan Indonesia semua terkabul,” tutup Gus Miftah.
Humas Polda DIY – AKBP Verena SW, SH, M.Hum










