Maspolin || PAMEKASAN – Anita Purnama Sari warga Dusun Selatan, Desa Buddih Kecamatan Pademawu yang kedua kakinya membengkak, akhirnya mau dibawa ke Puskesmas Sopaah, senin (21/12/2020) pagi.
Sebelumnya, Ani menolak dibawa ke Puskesmas karena takut di infus dan tidak ada biaya, tapi berkat ketelatenan semua pihak, akhirnya Ani mau.
Senin pagi Bidan Desa setempat didampingi ketua Gema, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pihak Pemdes setempat, bersama mengantarkan Ani ke Puskesmas dengan menggunakan mobil sigap Desa.
Setelah tiba di Puskesmas dan mendapat pemeriksaan dari dokter ahli, rupanya Ani harus dirujuk ke RSUD Smart, selain untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih intensif lagi, juga karena peralatan medis di Puskesmas sendiri terbatas.
“Kita buatkan surat rujukan ke poli jantung, karena hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas, mangacu kepada penyakit jantung,” jelas Kapus Sopa’ah Ambarwati.
Sementara itu menurut Ketua Gema Wiwin, yang mendampingi Ani ke RSUD Smart Pamekasan mengatakan, dari hasil pemeriksaan di Poli Jantung dan Poli Penyakit Dalam kata dokternya, Ani menderita penyakit jantung.
Karena sewaktu di Rumah Sakit Smart Ani ditangani oleh dua Poli, yaitu Poli Jantung dan Poli Penyakit dalam.
“Jantung Ani membengkak, jadi sementara harus mengurangi konsumsi air,” ujar Wiwin menirukan kata dokter spesialis jantung Faisal.
Wiwin menjelaskan, sebenarnya Ani harus dirawat inap di RSUD Smart, akan tetapi Ani tidak mau, ia lebih memilih dirawat jalan saja, mengingat ia sendirian dan tidak punya keluarga, sehingga Ani berfikir bahwa dia akan sendirian berada di Rumah sakit, jika ia harus memilih Opname.
“Jadi, sama dokternya disarankan untuk kontrol dan dikasih obat untuk dikonsumsi, selama satu Minggu kedepan,” tutur Wiwin.
(WIN)










