JAKARTA – Maspolin.id|| Saat dialog interaktif di Radio Elshinta, hari ini, Rabu 6 Des 2023, Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol purn. ADV Drs Siswandi, S.H., menyampaikan pesan moral kepada Capres dan Cawapres, khususnya kepada KPU-RI, agar masalah Narkoba dijadikan bahan visi misi maupun bahan debat Capres-Cawapres. Hal ini berguna sebagai syiar dan agar Generasi penerus bangsa, yaitu para anak muda menjadi tahu bahaya penggunaan Narkoba.
Siswandi juga menyoroti tentang bagaimana kita mengatasi pemberantasan maupun pencegahan bahaya narkoba yang sudah merusak masa depan generasi penerus bangsa dengan sangat dahsyatnya.
Saat ini konsistensi terhadap pemberantasan narkoba masih terbilang longgar.
Seharusnya selain dilakukan dengan memberikan hukuman berat pada para bandar, terlebih lagi para sindikat Narkoba. Juga pemerintah agar segera melaksanakan eksekusi mati bagi Napi Narkoba yang sudah dijatuhi vonis Hukuman mati.
Sebelum terjadi “Lost Generation” (generasi yang hilang) akibat Narkoba, Siswandi mengharapkan agar Presiden Jokowi memberikan perhatian yang besar dan masih ada waktu guna mengambil tindakan eksekusi terhadap para Napi Narkoba yang sudah di vonis hukuman mati, justru disaat HUT HANI (The International Day Againts Drug Abuse & Illicit Trafficking), 26 Juni 2024, mendatang.
Bravo Indonesia bersih narkoba. Bukan seperti semboyan yang terbaca dimana-mana bahwa Indonesia Bebas Narkoba, sehingga dapat diartikan Indonesia benar – benar bebas (memakai) narkoba, nantinya.
Pada era Presiden SBY selama dua periode yang lalu pun juga mengatakan; “Negara Tidak boleh kalah melawan penjahat, apalagi Sindikat Narkoba.”
Sidwandi mengharapkan pula pada masa era kepemimpinan Presiden Jokowi yang sebentar lagi selesai, agar Presiden Jokowi menyerukan bahwa
Indonesia Darurat Narkoba.
SSS/Mas.










