SURABAYA – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong keluarga korban untuk melaporkan Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Samikan ke Propam.

Pada awal kasus tewasnya Dini Sera Afrianti alias Andini, tamu Blackhole KTV Club yang dianiaya Gregorius Ronald Tannur, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Samikan menyatakan, Andini tewas karena sakit maag.

“Itu sakit lambung, obatnya banyak sekali. Karena ada sakit lambung, terus kena alkohol,” papar Samikan saat kali pertama kasus ini mencuat.

Samikan juga menyampaikan bahwa tidak ada penganiayaan. Padahal, ketika itu tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan olah TKP.

Belakangan diketahui Andini tewas usai menerima kekerasan fisik dari Ronald, pacarnya. Keterangan Samikan itu mendapat tanggapan dari komisioner Kompolnas Poengky Indarti.

“Keluarga korban dipersilahkan untuk melaporkan ke Sie Propam Polrestabes Surabaya,” kata Poengky saat dihubungi awak media, Rabu 11 Oktober 2023.

Kompolnas juga berharap Sie Propam Polrestabes Surabaya aktif melakukan pemeriksaan dan pengawasan.

“Yang perlu dilakukan adalah, Sie Propam Polrestabes Surabaya memeriksa Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri dan anggota Polsek yang menerima laporan. Serta me-review tindakan yang mereka lakukan. Untuk dicopot atau tidaknya tergantung hasil pemeriksaan propam,” terang Poengky.

“Kasus ini melukai hati publik karena korban dianiaya secara kejam hingga meninggal dunia,” imbuh Poengky.

Kompolnas melihat ada indikasi menutup-nutupi kasus tersebut. Dugaan tersebut terlihat dari laporan palsu yang dibuat Ronald di Polsek Lakarsantri, Rabu, 4 Oktober 2023 lalu.

“Seolah kematian korban karena sakit. Sehingga patut diduga ada upaya obstruction of justice yang diduga dilakukan oleh pelaku,” papar Poengky.

Selain meminta Sie Propam untuk aktif dalam pemeriksaan dan pengawasan anggota polisi, Kompolnas juga mendorong penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk melaksanakan lidik sidik secara profesional dan mandiri. Bebas dari tekanan pihak manapun.

“Kasus ini juga cukup sensitif karena tersangka adalah anak anggota DPR RI. Sehingga publik mengkhawatirkan ada intervensi dalam penyidikan. Penyidik juga harus didukung dengan scientific crime investigation agar valid,” ujar Poengky.

Seperti diketahui sebelumnya, di awal kasus tewasnya pengunjung Blackhole KTV Club, polisi membantah ada luka lebam dan lecet pada tubuh Andini.

Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Samikan menyatakan, penyebab kematian Dini adalah karena penyakit maag yang dideritanya. Isu dugaan penganiayaan pun dibantah.

“Itu sakit lambung, obatnya banyak sekali. Karena ada sakit lambung, terus kena alkohol,” papar Samikan, Rabu, 4 Oktober 2023.

Kasus yang awalnya ditangani oleh Polsek Lakarsantri itu kemudian dilimpahkan ke Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Polisi kemudian mengajukan permohonan autopsi terhadap jenazah perempuan asal Jawa Barat tersebut.

Hasil pemeriksaan tubuh bagian luar oleh dokter forensik RSUD dr. Soetomo menyatakan, ada beberapa luka memar. Di kepala bagian belakang, leher kanan sebelah kiri dan kanan, tangan, dada tengah, perut kiri bawah, lutut, paha, dan punggung tangan.utopsi, dokter forensik menemukan resapan darah di leher kiri dan kanan. Patah tulang iga ke-2 hingga ke-5. Bahkan luka memar pada paru-parunya.

Autopsi oleh dokter forensik menemukan resapan darah di leher kiri dan kanan. Patah tulang iga ke-2 hingga ke-5. Bahkan luka memar pada paru-parunya.

Humas Polda Jatim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini