Intan Jaya, Papua – Maspolin.id|| Gereja dikepung, Imam Katolik bersedia jadi benteng.

Sebuah video memperlihatkan seorang Imam Katolik menjadi pagar hidup bagi warga sipil dari serangan KKB di Blok Wabu, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (30/10).

Imam Katolik berjubah putih tersebut rela ‘dihujani’ peluru KKB yang melakukan serangan dan pembakaran rumah warga sipil tak berdosa.

Dalam video yang diunggah Channel YouTube Juan Sanchez, Imam Katolik tersebut terlihat berdiri di ketinggian menghadap ke arah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan serangan.

Sambil berdiri sang imam merentangan kedua tangannya ke atas sebagai tanda penyerahan diri.

Melihat keberanian sang imam, KKB pun akhirnya menarik diri dan tidak lagi melakukan serangan ke masyarakat sipil. Dalam video tersebut, terlihat juga seorang imam Katolik lainnya yang berdiri menenteng Salib bersama dengan beberapa warga setempat.

Sementara itu, beberapa imam dan suster serta katekis lainnya menjadi pagar hidup bagi warga yang berlindung di dalam Gereja Katolik Bilogai, Intan Jaya, dari serangan KKB sejak Jumat (29/10).

Mereka berlindung di dalam Gereja sementara TNI-Polri menyisir area perumahan warga sipi untuk menekan serangan brutal KKB.

Saat ini, TNI-Polri terus memburu KKB yang melakukan serangkaian aksi penembakan dan pembakaran terhadap bangunan ataupun kendaraan di kawasan Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya sejak kemarin.

Menurut keterangan kepolisian, KKB mula-mula menembaki Polsek Sugapa pada Jumat sekitar pukul 15.38 WIT.

Akibat serangan itu, akhirnya terjadi kontak tembak dengan TNI-Polri yang berlangsung selama dua jam.

Bersamaan dengan kontak senjata itu, polisi yang bertugas mendapat informasi bahwa mereka turut melakukan pembakaran terhadap rumah salah seorang warga bernama Rian.

Rentetan aksi itu berlangsung secara beriringan. Sekitar pukul 16.15 WIT, mereka turut menembaki Pos Satgas 521 di sekitar Perumahan Sekretaris Daerah Kabupaten Intan Jaya.

Selang beberapa menit kemudian, penyerangan KKB meluas ke beberapa titik lain. Mereka juga membakar gudang, ambulans, hingga mobil tangki air di kawasan Bandara Bilorai.

Pada pukul 17.50 WIT, kondisi mulai kondusif dan personel TNI-Polri kembali ke Polsek Sugapa. Saat ini TNI-Polri telah menguasai Bandara Bilorai.

Sumber: Abraham Runga Mali
Katolikku.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini