Kota Jambi menjadi Barometer Pendistribusian Gas Elpiji Besubsidi Ukuran 3 Kilogram Bagi Seluruh Provinsi di Indonesia
Jambi, Maspolin.id—Ibarat benang kusut saling terkait dan tersistem diantara para agen ataupun pangkalan serta mafia-mafia LPG 3 kg. dan carut marut pendistribusian gas elfiji subsidi buat rakyat miskin ukuran 3 kg di seluruh wilayah yang dirasakan selama ini tak kunjung berakhir, 10/10/2020.
Ketua LPKNI Pusat Bapak Kurniadi Hidayat yang selama ini bekerja dalam hal perlindungan konsumen pun angkat bicara, Dengan secepatnya pangkalan melepaskan stok LPG subsidi 3 kg ke para pengecer, agar tidak perlu lama langsung dapat duit.
Untuk meredam kenakalan para agen dan pangkalan serta mafia-mafia LPG 3 kg Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia ( LPKNI ) bekerja sama dengan Pemkot Jambi dengan cara buat KARTU PELANGGAN yang pendataannya berbasis NIK dan KK masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan subsidi LPG 3 kg.
Dengan demikian maka akan jelas antara kebutuhan dan jumlah kuota yang di subsidi sehingga dapat terkontrol. Dan setiap pangkalan harus melaporkan setiap bulan kuota yang tersalurkan kepada instansi terkait.
Dalam waktu dekat khususnya semua kabupaten yang ada di Provinsi Jambi dan umumnya seluruh provinsi yang ada di Indonesia akan segera membuat kartu pelanggan seperti yang telah dilakukan oleh kota Jambi atas inpirasi dan pengajuan bapak Kurniadi Hidayat sebagai Ketua Umum LPKNI Pusat kepada Walikota jambi.
Alhamdulillah pada pertengahan tahun 2018 Usulan kami di penuhi oleh Bapak Walikota Jambi H. Syarif Fasha dan masuk didalam program 100 hari kerja Walikota untuk menerbitkan KARTU PELANGGAN, Kata Kurniadi Ketua Umum LPKNI Pusat
Tidak sia-sia kami sejak mulai dari tahun 2017 telah menyuarakan terkait Regulasi Subsidi LPG 3 kg, namun berkat usulan Ketua LPKNI kepada walikota jambi bpk H .Syarif Pasha mendapat tanggapan baik.
Harapan kami program ini akan menjadi contoh atau Barometer bagi wilayah lain, sehingga harapan masyarakat segera teratasi permasalahan subsidi LPG 3 kg terkait harga tinggi dan langka terselesaikan. tuturnya.
Kian Tat
Sumber LPKNI Pusat










