Cilacap, Maspolin.id – Sebanyak 300 siswa-siswi SMP Pius Cilacap, Jawa Tengah, ikut serta dalam gelar Bulan Bahasa 2019 dan Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019). Mereka mengenakan pakaian adat khas daerah seluruh Indonesia, yang dipakai setiap minggunya saat kegiatan belajar mengajar dan beraktivitas di sekolah.
Menurut Wakil Kepala SMP Pius Cilacap Bidang Kesiswaan, Thomas Sutasman mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selama sebulan, dan setiap minggu mengenakan pakaian adat khas daerah seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini juga digelar lomba flash mob lagu Gugur Gunung, untuk menggerakkan kita bergotong-royong dan bekerja sama dalam membangun bangsa ini, menulis cerita pendek (cerpen), membaca puisi, membaca geguritan, dan story telling.
Tujuannya untuk menggerakkan siswa mencintai dan memuliakan bahasa Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan, menurut Thomas, sudah dimulai pada bulan Oktober ini, dan setiap minggunya mengenakan pakaian adat, tidak melulu pakaian adat Jawa melainkan bisa Manado, Batak, dan seterusnya.
“Juga kita ingin melawan radikalisme yang berkembang saat ini dengan bentuk-bentuk kebudayaan,” tandas dia.
Kegiatan yang dikaitkan dengan bulan bahasa di setiap Oktober ini sekaligus sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, 28 Oktober 2019.
Dengan kegiatan ini, siswa-siswi lebih tergerak untuk bergotong-royong, bekerja sama dalam membangun Indonesia dan mencintai Indonesia, serta memuliakan Indonesia. (Estanto)










