LUCIANA SIREGAR TURUN KE LAHAN PERTANIAN WARGA DESA SIMATUPANG YANG DITERJANG BANJIR

Muara, Taput Maspolin.id—Ladang persawahan Aek Raja lahan milik warga Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Taput Selasa (16/06/20) diterjang banjir pada sore hari (menjelang Mahgrib).

Dimana intensitas curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan meluapnya air sungai dimana debit air tersebut melampaui bibir Sungai hingga menggenangi lahan pertanian dan persawahan milik warga yang luas keseluruhan lebih kurang mencapai 8 Ha.

Akibat dari banjir tersebut tanaman masyarakat setempat berupa, cabai, jagung dan padi habis diluluh lantakkan dan direndam banjir. Menurut pengamatan kami dilapangan dari keseluruhan tanaman tersebut tidak dapat diambil hasil nya. Dimana banjir air sungai meluap membawa unsur material batu yang besar dan yang kecil juga pasir menutupi lahan seluruh lahan pertanian warga Desa Simatupang.

Akibat dari banjir tersebut warga Desa Simatupang mengalami kerugian yg fantastis biaya yang ditaksir hampir ratusan juta rupiah. Banjir tersebut telah mengakibatkan saluran air yang rusak, lahan masyarakat yang berada dibantaran sungai juga longsor akibat air sungai yang sangat deras.

Ibu Luciana Siregar Anggota DPRD dari Partai Nasdem Dapil III Kabupaten Tapanuli Utara yang mendengar kabar tersebut dari masyarakat

Langsung melakukan kunjungan mendadak ke Desa Simatupang pada pagi hari ini (17/06/20), beliau bersama dengan warga turun langsung meninjau lahan pertanian, sawah, sungai yang menggenangi seluruh lahan masyarakat serta mengajak masyarakat untuk berdiskusi dan menampung aspirasi serta mencarikan solusi yang terbaik bagi warga Desa Simatupang, dimana termasuk yang paling merasakan dampaknya adalah Bapak F Siregar, ibu br Sianturi, Bapak Salomo Sijabat karena padi yang ditanam pada senin (14/06/20) rusak parah karena seluruh lahannya ditutupi oleh batu dan pasir.

Bapak F Siregar berpesan kepada Ibu Luciana agar dapat memberikan solusi berupa Bantuan Bibit Padi, Jagung, Cabai kepada masyarakat yang terkena dampak banjir tersebut.

Ibu Luciana Siregar mengungkapkan bahwa sungai yang mengaliri sawah lahan pertanian warga sudah layak untuk dipasang Tembok Penahan Tanah (TPT) ataupun pemasangan Bronjong agar tidak tergerus/longsor ketika air meluap, serta melakukan pembersihan termasuk memperdalam sungai tersebut, irigasi yang jebol untuk segera diperbaiki sehingga air dapat mengalir seperti biasa ke lahan warga dan harapan Ibu Luciana agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, warga mengatakan kepada Ibu Luciana sudah ke 3 kali banjir seperti ini merusak lahan pertanian mereka, Ibu Luciana secepatnya akan mendiskusikan hal ini dengan Dinas Pertanian, Kepala Desa, Camat serta Instansi yang terkait untuk melakukan penangan secepatnya kepada masyarakat Desa Simatupang terutama lahan yg terkena banjir.

Roganda Sianturi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini