Magelang,maspolin.id- Pemerintah Kabupaten dan Kota Magelang serentak menyiapkan perluasan areal lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19. Perluasan ini diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemakaman dengan standar protokol kesehatan selama dua bulan belakangan.

Kepala bidang pengelolaan penerangan jalan umum, pertamanan dan pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih Menuturkan, saat ini pihaknya sudah membersihkan lahan. Dan memasang sebagian pohon untuk memperluas areal pemakaman. Rabu (28/7/2021)

“Demi memenuhi kebutuhan, areal yang semula dipetakan sebagai kawasan peneduh dan ruang terbuka hijau akhirnya disiapkan sebagai tambahan areal pemakaman untuk jenazah kasus Covid-19,” ucapnya

ia menjelaskan, Pemkot Magelang melalui DLH setempat telah menyiapkan tambahan dua lokasi pemakaman baru di Blok H TPU Giriloyo. Areal baru ini diperkirakan mampu menampung tambahan lebih kurang 800 petak makam.

Tambahan areal kuburan ini diklaim mendesak dilakukan karena pemakaman dengan protokol Covid-19 terdata 29 kali. Setelah itu, Februari hingga Mei, pemakaman melanda berkisar lima sampai tujuh kali.

Namun, pada juni lalu, jumlah kegiatan pemakaman dengan standar protokol kesehatan meningkat 45 kali. Adapun dari 1-26 juli 2021 jumlahnya signifikan yakni mencapai 154 kali.

“Dari semua kegiatan pemakaman tersebut, tidak diketahui semua warga yang dimakamkan adalah pasien positif atau terduga Covid-19,” jelasnya

Demikian tingginya jumlah kasus pemakaman dengan standar protokol tersebut, membuat pihaknya menambah personel petugas pemakaman. salah satunya dengan menggandeng para petugas yang mengurusi taman dan pohon

“Jumlah sebelumnya cukup mengandalkan 22 orang, setiap pekan sekarang ini, para petugas yang semula mengurusi taman kota dan pohon peneduh jalan mesti diperbantukan untuk ikut mengurusi pemakaman,” terangnya

“Total petugas yang mengurusi taman dan pohon peneduh jalan sebanyak 29 orang. Setiap pekan secara bergantian, enam orang dari mereka diatur secara bergiliran untuk membantu kegiatan pemakaman jenazah pasien Covid-19,” imbuh Yetty

Sementara itu Pemkab Magelang diketahui saat ini juga telah menyiapkan lahan khusus sebagai areal pemakaman warga yang meninggal dunia akibat Covid-19. Seiring peningkatan kasus positif dan kematian akibat Covid-19, upaya antisipasi ini dinilai mendesak bilmana terjadi kemungkinan areal pemakaman.

Kepala dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman kabupaten magelang Kunta Hendradata mengatakan, lahan yang disiapkan tersebut berada di desa progowati, kecamatan mungkid dengan luas sekitar 1.600 meter persegi. Lahan tersebut diperkirakan bisa digunakan untuk sekitar 300 petak makam.

Lahan yang dipakai adalah tanah eks tanah bengkok, yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Baik warga yang positif maupun masih terduga Covid-19 nantinya bisa dimakamkan diareal tersebut.

 

Lilik.s

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini