MASPOLIN || SAMPANG – Setelah sukses menggelar kegiatan Tagana masuk sekolah beberapa hari yang lalu, untuk kali kedua dinas sosial kabupaten Sampang kembali menggelar kegiatan yang sama dengan Segmen peserta yang berbeda.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula SMKN 2 Sampang ini di ikuti 50 peserta yg merupakan perwakilan dari 10 sekolah SMA/SMK se kabupaten Sampang. (Selasa, 03-11-2020).
Kasi PSKBA dinas sosial kabupaten Sampang Ali Imron menuturkan bahwa kegiatan Tagana masuk sekolah ini merupakan implementasi dari surat edaran bersama menteri pendidikan nomor 4 tahun 2019 dan menteri sosial RI no 1 tahun 2019 tentang metigasi kebencanaan pada satuan pendidikan melalu program Tagana Masuk Sekolah (TMS).
Menurut Imron tujuan dari kegiatan ini adalah unt mengedukasi siswa sehingga memiliki kecakapan dan kemampuan dalam menghadapi bencana.
Hal senada disampaikan oleh kabid linjamsos dinas sosial kabupaten Sampang Erwil Elmi Syahrial bahwa kegiatan Tagana Masuk sekolah merupakan sinergi Kementerian Sosial dan kementrian pendidikan dalam upaya menyiapkan dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap ancaman bencana sehingga dapat menciptakan masyarakat yang tanggap bencana.
Lebih lanjut beliau berharap agar ada senergitas program antara dinas sosial, Cabang dinas pendidikan dan BPBD kabupaten Sampang agar kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan dan berkesinambungan ” kami mewakili mewakili kepala dinas sosial kabupaten Sampang mengucapkan terima kasih kepada cabang dinas pendidikan dan BPBD kabupaten Sampang atas kerjasamanya sehingga kegiatan hari ini bisa terlaksana.
Dan berharap adanya kerjasama program sehingga kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan dan berkesinambungan” ujarnya.
Sementara itu kepala cabang Dinas pendidikan kab. Sampang H. Assy’ari, S.Pd, M.Pd sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini dan berharap semua peserta bisa mengikuti acara ini sampai tuntas.
“Anak-anakku, Saya yakin dan percaya bahwa anda yang hadir disini merupakan orang-orang pilihan yang ditunjuk oleh sekolah kalian masing-masing untk mengikuti kegiatan ini. unt itu saya berharap agar anda bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga bisa menjadi bekal yang berharga bagi anda jika suatu saat nanti terjadi bencana di wilayah anda. Sangat naif bagi kita jika ada bencana disekitar kita, kita hanya berpangku tangan karena tidak bisa melakukan apa-apa” terangnya.
Kegiatan Tagana masuk sekolah ini menjadi hal yang menarik bagi peserta karena disamping diberikan materi tentang kebencanaan, peserta juga diajari praktek dan simulasi tentang penanganan bencana baik oleh BPBD maupun dari relawan Tagana.
Sebagaimana yang disampaikan Amel salah satu peserta dari SMA At-Tanwir kelurahan Rong tengah kec. Sampang dirinya sangat senang dengan kegiatan Tagana masuk sekolah krn peserta tidak hanya diberikan materi tentang kebencanaan tetapi peserta lgsg diajari praktek bagaimana cara menolong orang yg tertimpa bencana.
” Kami sangat senang dan enjoy dengan kegiatan ini karena disamping mendapatkan materi tentang kebencanaan kami juga diajari praktek bagaimana cara menolong orang yang tertimpa bencana. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami, Dan kami berharap agar kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan” pintanya.
(Syaiful)










