Komisi Percepatan Reformasi Polri Gelar Audiensi dengan Gerakan Nurani Bangsa, Sinergi Menuju Pembaruan Polri

Audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang digelar di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan

JAKARTA – Maspolin.id|| Sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang menghadiri audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang digelar di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk menjaring aspirasi masyarakat dan pemuka bangsa dalam memperkuat lembaga Polri agar semakin profesional, transparan, dan berintegritas.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ajang penting untuk menampung pandangan dan masukan dari Gerakan Nurani Bangsa, yang sebelumnya telah menjadi pihak pertama menyuarakan gagasan reformasi menyeluruh kepada Presiden.

“Pertemuan ini memberikan banyak masukan berharga, tidak hanya yang bersifat teknis, tapi juga filosofis dalam rangka memperbaiki sistem kepolisian,” ujar Jimly.

Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama adalah menjaga Polri dari intervensi politik dan kepentingan bisnis agar dapat membangun kembali kepercayaan publik.

Sementara itu, pimpinan GNB Dr. (H.C) Dra. Hj. Sinta Nuriyah Wahid menekankan pentingnya kehadiran Polri sebagai pelindung rakyat dan penjaga kedaulatan bangsa.

“Kepolisian dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan siklis negara, bukan untuk melukai rakyat. Hal ini hanya bisa terwujud melalui penyelenggaraan negara yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Dari sisi hukum, Prof. Dr. Otto Hasibuan menyebut pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai langkah bersejarah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Ia menilai keputusan Presiden sebagai “keputusan emas” yang membuka peluang besar bagi pembenahan institusi kepolisian.

“Kami membuka diri untuk semua pihak memberikan kontribusi positif. Reformasi ini tidak hanya tentang masalah, tapi juga tentang solusi,” ujarnya.

Otto menambahkan bahwa salah satu fokus utama komisi adalah mencari akar penyebab mengapa kepercayaan publik terhadap Polri belum sepenuhnya pulih, sekaligus mencari jalan untuk memperbaikinya secara sistemik.

Menutup sesi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan semangat kolaboratif antara Komisi Reformasi dan Gerakan Nurani Bangsa. Ia menegaskan bahwa Polri terus membuka diri terhadap kritik dan saran demi memperbaiki kinerja serta memperkuat kepercayaan publik.

“Masukan masyarakat sangat penting agar Polri menjadi lembaga yang benar-benar melindungi, melayani, dan mencintai rakyat,” kata Kapolri. Ia menambahkan bahwa Polri siap melaksanakan setiap rekomendasi dari komisi sebagai bagian dari upaya mewujudkan reformasi menyeluruh dan berkelanjutan di tubuh institusi kepolisian.

Pertemuan antara Komisi Percepatan Reformasi Polri dan Gerakan Nurani Bangsa ini menandai babak baru kolaborasi antara masyarakat sipil dan institusi negara. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, diharapkan reformasi Polri dapat berjalan efektif, memperkuat profesionalisme aparat, serta memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

 

red/mpl/pr

Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yaitu Drs. Abdul Moeis dan Drs. Rasnal, M.Pd, memberikan keterangan pers kepada awak media usai menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 13 November 2025, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

Luwu Utara, SULSEL – Maspolin.id|| Raut lega dan haru terpancar dari wajah dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd, setelah menerima langsung surat rehabilitasi yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bagi keduanya, keputusan tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi juga penegasan bahwa perjuangan panjang mereka akhirnya menemukan keadilan.

Usai menerima surat rehabilitasi oleh Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis, 13 November 2024. Keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru di daerah.

“Saya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang di mana selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus kami yang kami hadapi,” ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Rasnal, mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjalanan yang ia dan rekannya tempuh untuk mencari keadilan bukanlah hal mudah. Ia menggambarkan perjuangan mereka sebagai perjalanan yang sangat melelahkan.

“Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan,” ujar Rasnal.

Rasnal juga mengungkapkan rasa syukur yang mendalam usai bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dan menerima keputusan rehabilitasi. Ia menyebut langkah tersebut sebagai anugerah besar yang memulihkan nama baiknya serta menjadi bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo terhadap keadilan bagi para guru.

“Setelah kami bertemu dengan Bapak Presiden, alhamdulillah Bapak Presiden telah memberikan kami rehabilitasi. Saya tidak bisa mengatakan sesuatu kepada Bapak Presiden, terima kasih Bapak Presiden,” ucapnya penuh syukur.

“Saya bersyukur kepada Allah Swt. dengan jalan ini kami telah memperoleh keadilan sekarang dan direhabilitasi kami punya nama baik,” lanjut Rasnal.

Rasnal pun menyampaikan harapannya agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi pada para pendidik di Tanah Air. “Semoga ke depan tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru-guru yang sedang berjuang di lapangan. Sekarang ini teman-teman guru selalu dihantui bahwa kalau sedikit berbuat salah, selalu ada hukuman-hukuman yang tidak pantas,” tuturnya. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu Utara

Pemberian surat rehabilitasi kepada dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yaitu Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd, pada Kamis, 13 November 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Luwu Utara, SULSEL – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi kepada dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yaitu Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd, setelah menerima aspirasi masyarakat dan berbagai pihak yang memperjuangkan pemulihan nama baik keduanya. Keputusan tersebut diambil langsung sesaat setelah Presiden Prabowo tiba kembali di Tanah Air pada Kamis, 13 November 2025, usai kunjungan kenegaraan ke Australia.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa penandatanganan surat rehabilitasi dilakukan langsung oleh Presiden di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

“Barusan saja Bapak Presiden sudah menandatangani surat rehabilitasi kepada Pak Rasnal dan Pak Abdul Muis, guru SMA yang dari Luwu Utara,” ujar Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan persnya kepada awak media.

Dasco juga menjelaskan bahwa kedua guru tersebut sebelumnya diantar oleh masyarakat ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, lalu diteruskan ke DPR RI sebelum akhirnya difasilitasi untuk bertemu Presiden Prabowo. Dengan diterbitkannya surat rehabilitasi tersebut, pemerintah memulihkan nama baik, harkat, martabat, serta hak-hak kedua guru yang selama ini terimbas persoalan hukum.

“Dengan diberikannya rehabilitasi, dipulihkan nama baik, harkat martabat, serta hak-hak kedua guru ini. Semoga berkah, demikian,” ucap Dasco.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa keputusan Presiden Prabowo merupakan hasil dari koordinasi intensif antara berbagai pihak selama satu pekan terakhir, menyusul permohonan resmi yang masuk baik dari masyarakat maupun lembaga legislatif.

“Kami pemerintah mendapatkan informasi dan mendapatkan permohonan yang secara berjenjang dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui lembaga legislatif dari tingkat provinsi, kemudian berkoordinasi ke DPR RI melalui Bapak Wakil Ketua DPR. Dan kemudian kami selama satu minggu terakhir berkoordinasi dan meminta petunjuk kepada Bapak Presiden, dan kemudian beliau mengambil keputusan untuk menggunakan hak beliau sebagai Presiden untuk memberikan rehabilitasi kepada dua orang guru dari SMA 1 Luwu Utara,” jelas Menteri Pras.

Menteri Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo tersebut merupakan wujud nyata penghargaan terhadap dedikasi para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang harus diperhatikan, dihormati, dan dilindungi oleh negara. Ia menambahkan, dalam setiap persoalan atau dinamika yang terjadi, pemerintah senantiasa mengedepankan upaya untuk mencari penyelesaian yang terbaik dan berkeadilan bagi semua pihak.

“Bagaimanapun guru adalah pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa yang harus kita perhatikan, harus kita hormati, dan juga harus kita lindungi. Bahwa ada masalah-masalah atau dinamika-dinamika, kita menghendaki penyelesaian yang terbaik,” ujarnya.

Menteri Pras pun berharap keputusan tersebut membawa rasa keadilan bagi semua pihak, khususnya dunia pendidikan di Indonesia. “Semoga keputusan ini dapat memberikan rasa keadilan bagi kedua guru yang kita hormati, dan juga kepada masyarakat serta lingkungan pendidikan, tidak hanya di Luwu Utara tapi juga di seluruh Sulawesi Selatan maupun di seluruh Indonesia,” tutur Menteri Pras. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik, Sentuh 76,2 Persen

JAKARTA – Maspolin.id|| Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali meningkat. Survei Litbang Kompas edisi Oktober 2025 mencatat 76,2 persen responden menyatakan percaya dan sangat percaya terhadap Polri, naik signifikan dibanding periode sebelumnya.

Kenaikan ini menandai pemulihan kepercayaan publik setelah sempat menurun pascakerusuhan besar pada akhir Agustus lalu. Survei dilakukan pada 9–16 Oktober 2025 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi dengan metode multistage random sampling dan margin of error ±2,83 persen.

Selain meningkatnya kepercayaan, kepuasan publik terhadap kinerja Polri juga naik menjadi 65,1 persen. Perbaikan layanan disebut menjadi faktor utama yang mendorong tren positif tersebut. Rata-rata skor pelayanan mencapai 7,76, dengan nilai tinggi pada aspek keramahan petugas (7,74) dan sikap nondiskriminatif terhadap latar belakang ekonomi (7,74).

Polri juga dinilai semakin menjunjung prinsip kesetaraan dan perlindungan privasi. Publik memberikan skor 8,26 untuk sikap tidak membeda-bedakan agama saat pelayanan, serta 8,23 untuk upaya menjaga kerahasiaan data pribadi. Kemudahan pengurusan dokumen administratif mencatat skor 7,73, sementara kecepatan penanganan laporan berada di angka 7,70.

Aspek transparansi turut mengalami peningkatan, dengan skor 7,64 pada penjelasan tahapan penanganan kasus dan 7,59 untuk penyelesaian laporan yang dianggap tuntas. Meski demikian, kemudahan memantau progres laporan (7,28) dan kecepatan respons aduan (7,30) masih menjadi area perbaikan.

Litbang Kompas menilai, penguatan pengawasan internal dan pembenahan mekanisme pelayanan publik menjadi faktor penting dalam peningkatan kepercayaan masyarakat. Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri dan Komisi Percepatan Reformasi Polri juga dipandang sebagai langkah konkret menuju perubahan kelembagaan yang lebih profesional dan akuntabel.

Dengan tingkat kepercayaan publik yang kini mencapai 76 persen, Polri dinilai memiliki momentum penting untuk melanjutkan agenda reformasi dan menjaga konsistensi dalam pelayanan publik yang transparan, humanis, dan berintegritas.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Didampingi PM Albanese, Presiden Prabowo Tinjau Kapal HMAS Canberra

AUSTRALIA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung Kapal HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Australia, pada Rabu, 12 November 2025. Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, yang menandai penguatan hubungan pertahanan dan kerja sama strategis antara kedua negara.

Setibanya di Garden Island Naval Base, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, dan Kepala Staf Angkatan Laut Australia (Chief of Royal Australian Navy) Laksamana Madya Mark Hammond. Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban, mencerminkan hubungan baik kedua negara di bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Presiden Prabowo kemudian menuju kendaraan yang telah disiapkan untuk memasuki area dalam kapal. Saat memasuki kapal HMAS Canberra, Kepala Negara disambut oleh pasukan jajar kehormatan dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan oleh satuan musik HMAS Canberra.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo duduk di mobil pertama berdampingan dengan Perdana Menteri Anthony Albanese. Di mobil kedua, tampak Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono, dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong.

Peninjauan kapal dimulai dari dek pertama yang menampilkan berbagai kendaraan taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) amfibi. Presiden Prabowo dan PM Albanese mendapat penjelasan rinci mengenai kemampuan kapal dalam mendukung operasi amfibi, logistik, serta misi kemanusiaan.

Peninjauan berlanjut ke dek kedua yang memperlihatkan hanggar helikopter Seahawk — bagian penting dari kekuatan udara maritim Australia. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mendengarkan penjelasan teknis tentang kemampuan helikopter tersebut dalam mendukung misi patroli dan penyelamatan di laut.

Usai melakukan peninjauan, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anthony Albanese menyampaikan pernyataan pers bersama. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Australia, seraya menyelipkan candaan ringan yang mencairkan suasana.

“Anda tahu saya suka bagpipe, jadi saya diterima dengan baik oleh bagpipe. Terima kasih banyak,” ujar Presiden Prabowo sambil tersenyum, disambut tawa para hadirin.

Sementara itu, PM Albanese turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Angkatan Laut Australia atas penyambutan dan kerja sama yang baik dalam menyukseskan kunjungan tersebut. “Saya berterima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Laut dan Kapten HMAS Canberra, serta seluruh personel angkatan laut yang telah menyambut kami di sini dan membantu menyelenggarakan kunjungan hari ini,” ucap PM Albanese.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan PM Albanese menyaksikan penampilan fly pass empat pesawat aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) Roulette yang menggunakan pesawat PC-21. Atraksi udara tersebut melintas dari arah timur ke barat, kemudian melakukan satu putaran penuh di atas Sydney Harbour Bridge, menutup kunjungan dengan suasana penuh semangat persahabatan antara kedua negara.

Kunjungan Presiden Prabowo ke HMAS Canberra menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Australia sebagai dua negara maritim yang saling menghormati dan berkomitmen menjaga stabilitas serta perdamaian di kawasan Indo-Pasifik. Keamanan maritim juga menjadi bidang yang semakin relevan, mengingat kedua negara berbatasan laut secara langsung. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Bertemu PM Albanese, Presiden Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, pada Rabu, 12 November 2025. (Foto: BPMI Setpres)

SYDNEY, AUSTRALIA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, pada Rabu, 12 November 2025. Pertemuan ini menjadi salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, sebagai langkah penguatan hubungan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.

Setibanya di Kirribilli House, Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Albanese di halaman depan salah satu kediaman resmi PM Australia tersebut. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai momen penyambutan, mencerminkan hubungan personal yang erat di antara kedua pemimpin. Usai penyambutan, Presiden Prabowo menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai bentuk penghormatan diplomatik.

Setelah prosesi penyambutan, kedua pemimpin berjalan bersama menuju sitting room untuk melaksanakan pertemuan empat mata. Dalam suasana yang akrab dan produktif, pertemuan ini berlangsung dalam format tertutup, menandakan pentingnya pembahasan yang bersifat strategis antara kedua kepala pemerintahan.

Pertemuan tête-à-tête ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, terutama di sektor ekonomi dan pembangunan, hubungan antar masyarakat, pertahanan dan keamanan, serta kemaritiman. Selain memperkuat fondasi kemitraan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade, kedua pemimpin juga menaruh perhatian pada stabilitas kawasan indo-pasifik serta penguatan kapasitas industri strategis di tingkat bilateral.

Sebagaimana diketahui, kemitraan Indonesia dan Australia yang sebelumnya di taraf Kemitraan Komprehensif berdasarkan Joint Declaration on Comprehensive Partnership pada 5 April 2005 ditingkatkan menjadi Comprehensive Strategic Partnership (CSP) saat kunjungan Perdana Menteri Australia ke Indonesia pada 31 Agustus 2018.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Kirribilli House mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus membangun hubungan luar negeri yang berorientasi pada kemitraan sejajar dan saling menguntungkan. Melalui pertemuan ini, kedua pemimpin diharapkan dapat memperluas ruang dialog dan kolaborasi yang lebih konkret antara Indonesia dan Australia dalam menghadapi tantangan global ke depan. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Agar Masyarakat Segera Rasakan Manfaat, Wakapolri Minta SPPG Tajurhalang Segera Beroperasi

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo

JAKARTA – Maspolin.id|| Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat pelayanan publik dan melanjutkan reformasi internal secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan agenda besar Transformasi Polri yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu implementasi dari transformasi tersebut adalah pembangunan dan percepatan operasionalisasi Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polri. Fasilitas ini menjadi bagian penting dari penguatan sistem logistik serta dukungan kesejahteraan bagi anggota Polri dan masyarakat.

Pada Rabu (12/11/2025), Komjen Dedi meninjau langsung kesiapan SPPG Polri Tajurhalang, Polres Metro Depok. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kapuslitbang Polri Brigjen FX. Surya Kumara, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras, dan Kapolsek Tajurhalang Iptu Raden Suwito beserta jajaran pelaksana SPPG.

Wakapolri memastikan seluruh fasilitas SPPG Tajurhalang telah rampung 100 persen dan siap beroperasi. Ia menekankan pentingnya percepatan pencairan dana operasional agar pelayanan segera dapat dirasakan masyarakat.

“SPPG Polri merupakan bagian dari transformasi logistik internal untuk memastikan pelayanan pangan dan gizi berjalan efisien, sehat, dan transparan. Fasilitas seperti ini harus segera berfungsi agar manfaatnya langsung dirasakan oleh anggota maupun masyarakat,” ujar Komjen Dedi dalam keterangannya.

Secara nasional, hingga November 2025, pembangunan dan operasionalisasi SPPG Polri menunjukkan perkembangan signifikan. Tercatat 233 SPPG telah beroperasi, 70 unit dalam tahap persiapan, dan 389 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Total keseluruhan mencapai 809 unit SPPG di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari strategi Polri memperkuat ketahanan logistik internal yang profesional dan berkelanjutan.

SPPG Polri Tajurhalang berdiri di atas lahan milik Polri seluas sekitar 1.000 meter persegi. Seluruh fasilitasnya telah memenuhi standar higienitas dan keamanan, mulai dari area pencucian food tray, ruang penerimaan bahan makanan yang terpisah antara sayuran dan daging, hingga ruang produksi dengan peralatan modern seperti steamer, area pemorsian, dan distribusi yang tertata bersih.

Selain itu, instalasi gas di fasilitas tersebut menggunakan sistem keamanan ganda dengan dua tabung besar. Sistem penyaringan air juga telah dilengkapi filter untuk menjaga pH dan kebersihan air. Seluruh fasilitas telah memiliki sertifikasi lengkap, termasuk SLHS, Dokkes, Keamanan Pangan Siap Saji, Penjamah Makanan (KASPPG dan relawan), Uji Laboratorium Air, IMB, serta Sertifikat Penyelia Halal. Penambahan pagar pengaman juga dilakukan di area instalasi gas untuk menjamin keamanan operasional.

Pada tahap awal, SPPG Tajurhalang akan melayani kebutuhan pangan dan gizi bagi 38 lembaga pendidikan di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, meliputi PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren, dengan total 3.975 penerima manfaat.

Dengan selesainya pembangunan dan kelengkapan seluruh sertifikasi, SPPG Polri Tajurhalang siap beroperasi penuh sebagai model percontohan nasional. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat sistem dukungan logistik Polri yang profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Transformasi Polri tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menyentuh peningkatan kesejahteraan, efisiensi, dan akuntabilitas layanan internal menuju institusi Polri yang Presisi, Humanis, dan Modern.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kapolri Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

Kapolri Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama, di Rupatama Mabes Polri, Selasa (11/11).

Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian luar biasa kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia serta bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwira tinggi Polri, purnawirawan Polri, TNI, dan aparatur sipil negara menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama.

Penerima Bintang Bhayangkara Pratama Polri di antaranya :

  1. Komjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. jabatan Dankorbrimob Polri
  2. Komjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. jabatan Kabaintelkam Polri
  3. Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. jabatan Pati Bareskrim Polri (Penugasan Luar Struktur)
  4. Irjen Pol Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. jabatan As SDM Kapolri
  5. Irjen Pol Abdul Karim, S.I.K., M.Si. jabatan Kadivpropam Polri

Selain itu, penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama juga diberikan kepada para Purna Pati Polri, di antaranya :

  1. Komjen Pol Yudhiawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Si. jabatan Pati Bareskrim Polri (Penugasan pada Kemenkes)
  2. Komjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, M.H. jabatan Pati Bareskrim Polri (dalam Rangka Pensiun)
  3. Irjen Pol Dr. Aan Suhanan, M.Si. jabatan Pati Mabes Polri

Dari unsur TNI, penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama turut dianugerahkan kepada :

  1. Mayjen TNI Kosasih, S.E. jabatan Pangdam III Siliwangi
  2. Mayjen TNI Ariyo Windutomo, M.Si. (Han). jabatan Kepala Sekretariat Presiden Republik Indonesia
  3. Mayjen TNI Edwin Andrian Sumantha, S.H., Pg.Dipl., M.Han. jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Republik Indonesia

Penerima Bintang Bhayangkara Pratama dari unsur ASN, di antaranya :

  1. Nyoman Adhi Suryadnyana, S.E., M.E., M.Ak., CA., CSFA., CFrA., CGCAE. jabatan Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri, perwakilan TNI, serta sejumlah tamu undangan. Melalui penganugerahan ini, diharapkan agar para penerima terus berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas bangsa, serta menjadi teladan dalam pengabdian kepada masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kapolda Bali bersama Organisasi dan Komunitas Media Bali Bersinergi

Kapolda Bali bersama Organisasi dan Komunitas Media Bali Bersinergi

BALI – Maspolin.id|| Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., di dampingi Oleh Pejabat Utama (PJU)  Polda Bali, melaksanakan kegiatan audiensi bersama Organisasi dan Komunitas  Media Bali di Bendega Restaurant Renon Denpasar. Selasa, (11/11/2025).

Pertemuan ini merupakan awal yang baik antara Organisasi dan Komunitas Media Bali dengan Kapolda Bali, yang akan menjadi agenda rutin bulanan untuk mempererat hubungan antara Polda Bali dan Media dalam menciptakan keamanan yang kondusif.

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa wartawan harus saling memahami tugas dan fungsi kepolisian, sementara polisi juga berupaya memberikan perlindungan dan kebebasan terhadap pers. Kami ingin menjalin silahturahmi yang baik antara Polri dan Organisasi dan Komunitas  Media Bali, sehingga kita dapat bekerja sama dalam menciptakan keamanan yang kondusif, ujarnya Kapolda Bali

Kapolda Bali juga menegaskan bahwa tidak ada kekerasan terhadap pers dan bahwa kepolisian akan selalu melindungi hak-hak wartawan dalam menjalankan tugasnya. Kami siap bersinergi dengan pers dalam menciptakan keamanan yang kondusif dan melindungi hak-hak wartawan, tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Organisasi dan Komunitas Media Bali menyampaikan bahwa pers siap bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan keamanan yang kondusif. Kami berharap bahwa dengan adanya sinergi antara Polri dan Aliansi Media Bali, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kebebasan pers dan keamanan wartawan, ujarnya.

Kapolda Bali juga mengingatkan kepada wartawan untuk selalu menggunakan atribut atau identitas sebagai media saat melaksanakan peliputan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi saat bertugas di lapangan. Dengan menggunakan atribut yang jelas, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan memastikan keamanan wartawan, tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara kepolisian dan pers dalam menciptakan keamanan yang kondusif dan melindungi hak-hak wartawan.

Pada Akhir acara Organisasi dan Komunitas Wartawan memberikan Petisi kepada Kapolda Bali yang mana menegaskan “ Kami menyerukan kepada semua pihak agar menjunjung Tinggi kebebasan pers, kebebasan berpendapat, profesionalitas, independensi, demi tetap adanya ruang aman bagi jurnalis serta terjaganya demokrasi di Bali.” Tegasnya.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/nn

Polsek Ujungbatu Gerebek Rumah Kontrakan Amankan Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 2,87 Gram

Seorang pria berinisal I (30 Tahun) berhasil diamankan petugas karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Rokan Hulu, RIAU – Maspolin.id|| Kepolisian Sektor (Polsek) Ujung Batu di bawah jajaran Polres Rokan Hulu kembali mencatat prestasi dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisal I (30 Tahun) berhasil diamankan petugas karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 05.13 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Matoa, Kelurahan Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolsek Ujung Batu KOMPOL Yusuf Purba, S.H., M.H. melalui Kanit Reskrim IPTU Sudarto Sihombing, S.Sos. menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai seringnya terjadi transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Ujung Batu segera melakukan penyelidikan. Saat itu, petugas melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang pria yang belakangan diketahui berinisial I (30 tahun). Tim kemudian melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 1 paket narkotika jenis sabu seberat 2,87 gram (bruto) yang dibungkus plastik klip bening, 1 unit handphone Oppo A1K warna hitam, 3 buah mancis warna merah, kuning, dan biru, 2 buah kaca pirex, serta uang tunai Rp64.000 yang diduga hasil transaksi narkoba.

Pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Ujung Batu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku berperan sebagai penjual sekaligus pemilik narkotika tersebut. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik Polsek Ujung Batu,” ujar IPTU Sudarto.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolsek Ujung Batu menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polsek Ujung Batu, sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

 

Humas Polda Riau

red/mpl/nn

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.