Amankan Sidang Hasto Kristiyanto di PN Jakpus Polisi Kerahkan 1.082 Personel

Jakarta Pusat – Maspolin.id|| Sebanyak 1.082 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa terkait sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dengan terdakwa Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat untuk menjaga jalannya persidangan berlangsung aman dan lancar, tetapi juga diluar karena ada kerawanan massa.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memimpin langsung Tactical Wall Game (TWG) dan apel pengamanan sebelum kegiatan dimulai.

“Petugas tidak dibekali senjata api. Layani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat dengan humanis dan proporsional, namun tetap tegas menjalankan tugasnya,” ujar Susatyo di lokasi, Senin (14/7/2025).

Demo pertama digelar pukul 08.00 WIB oleh massa Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD REPDEM) DKI Jakarta di sisi kanan depan gedung PN Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut agar persidangan Hasto Kristiyanto dihentikan karena dinilai bermuatan politis.

Pada pukul 09.00 WIB, kelompok Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi menggelar aksi di sisi kiri depan PN Jakarta Pusat. Mendukung pengadilan untuk menjatuhkan putusan seadil-adilnya terhadap Hasto Kristiyanto.

Kemudian pukul 10.00 WIB, Koalisi Rakyat Menggugat Demokrasi (KARAM DEMOKRASI) juga menggelar unjuk rasa di lokasi yang sama. Mereka menuntut pembebasan Hasto Kristiyanto dan menyuarakan penyelamatan demokrasi Indonesia.

Sementara itu, sidang perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto tetap digelar di ruang Prof Dr M Hatta Ali lantai 1 PN Jakarta Pusat. Sidang dipimpin Hakim Ketua Rios Rahmanto SH MH dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas pledoi terdakwa, dan dihadiri sekitar 80 orang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengimbau seluruh massa aksi untuk tetap tertib dan tidak memprovokasi pihak lain.

“Kami mengingatkan agar orator tidak memprovokasi massa lainnya. Aksi ini harus tertib, mematuhi aturan, tidak merusak fasilitas umum, tidak ada yang membakar ban bekas dan tidak anarkis melawan petugas keamanan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan sekitar PN Jakarta Pusat guna mengantisipasi kemacetan akibat aksi unjuk rasa tersebut.

 

bjak/mpl/ma

Antisipasi Ricuh Laga ISL All Stars vs Dewa United, Ribuan Personel Polisi dikerahkan

Bandung Kabupaten, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., memimpin apel gabungan pengamanan pertandingan sepak bola Piala Presiden 2025 antara ISL All Stars vs Dewa United Banten FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Apel yang digelar Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 16.30 WIB di Lapangan Panahan SOR Si Jalak Harupat, melibatkan kekuatan besar untuk memastikan laga berjalan aman dan lancar.

Sebanyak 2.155 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan tersebut. Kekuatan ini terdiri dari 868 personel Polresta Bandung dan Polsek jajaran, 746 personel BKO Polda Jabar, 290 personel TNI, 100 personel gabungan Satpol PP, Dishub, dan Damkar, serta 530 steward. Jumlah personel yang signifikan ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

Apel gabungan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan koordinasi dan kesiapan seluruh personel pengamanan. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh personel diberikan arahan dan instruksi terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan memastikan kelancaran jalannya pertandingan.

Setelah apel gabungan, dilanjutkan dengan Technical Working Group (TWG) kepada para Perwira Pimpinan Area Dalmas (Padal). Dalam TWG ini, dibahas secara detail strategi pengamanan, pembagian tugas, dan antisipasi berbagai potensi masalah yang mungkin terjadi selama pertandingan. Koordinasi yang solid antar instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan laga tersebut.

Pertandingan antara ISL All Stars dan Dewa United Banten FC sendiri berlangsung dengan aman dan terkendali berkat kerja keras seluruh personel pengamanan. Kehadiran ribuan personel gabungan berhasil mencegah terjadinya insiden yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Kerjasama yang baik antar instansi terkait juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengamanan ini.

Keberhasilan pengamanan pertandingan sepak bola Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat menjadi bukti komitmen dan kesiapan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, khususnya dalam event-event besar seperti pertandingan sepak bola. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penonton dan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/sc

Jelang Pertandingan Persib di Si Jalak Harupat Puluhan Botol Miras, Ganja, dan Tiket Palsu Disita

Bandung Kabupaten, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Petugas kepolisian berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras) berbagai jenis, ganja, dan tiket palsu dalam pemeriksaan ketat di pintu masuk Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, jelang pertandingan Piala Presiden 2025 antara Persib Bandung melawan Dewa United pada Selasa (8/7/2025). Pemeriksaan yang dilakukan meliputi body checking penonton dan sterilisasi kendaraan bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam stadion.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, menjelaskan bahwa pemeriksaan ketat dilakukan di seluruh pintu masuk stadion untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan. Hal ini merupakan upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat ditimbulkan oleh barang-barang terlarang seperti flare, miras, narkoba, senjata tajam, dan tiket palsu.

Di Gerbang Pintu Utara Stadion Si Jalak Harupat, petugas menemukan sejumlah besar miras berbagai merek, satu buah flare, dan satu buah kembang api. Penonton yang kedapatan membawa barang-barang tersebut langsung didata dan dikoordinasikan dengan Satuan Narkoba Polresta Bandung untuk penanganan lebih lanjut. Barang bukti tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, di Pintu Timur Stadion, petugas mengamankan tiga linting tembakau yang diduga ganja. Ganja tersebut ditemukan tersimpan di dalam bungkus rokok merek Esse Change. Pemilik ganja langsung diserahkan ke Unit Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung untuk proses hukum lebih lanjut. Penanganan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Di Gate Check Ticketing Gerbang Tengah arah Tower B, petugas menerima penyerahan tiga lembar tiket yang diduga palsu dari petugas ticketing. Tiket palsu untuk tribun selatan tersebut memiliki ciri-ciri bahan dasar kertas yang mudah sobek, berbeda dengan tiket asli yang terbuat dari campuran plastik dan lebih tahan lama. Penemuan tiket palsu ini menunjukkan adanya upaya untuk melakukan kecurangan dalam penjualan tiket pertandingan.

Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan kesigapan dan keseriusan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan sepak bola. Polresta Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan di setiap pertandingan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh penonton.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/sc

13 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2025

KORLANTAS POLRI, PEKANBARU, RIAU – Maspolin.id|| Riau Bhayangkara Run 2025 resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Minggu (13/7/2025). Event lari terbesar se-Sumatera ini menarik antusiasme belasan ribu peserta dari berbagai daerah dan negara.

Kapolri melakukan flag off di depan Mapolda Riau, Pekanbaru, tepat pukul 06.00 WIB. Setelah melepas pelari, Jenderal Sigit turut bergabung berjalan santai bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Gubernur Riau Abdul Wahid, serta didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga ikut dalam rombongan jalan santai menyapa masyarakat.

Suasana di lokasi berlangsung hangat dan meriah. Kapolri dan Kapolda Riau tampak akrab berinteraksi dengan warga yang telah memadati area start sejak subuh. Jenderal Sigit tak segan turun ke lintasan, menyapa dan berswafoto bersama peserta.

Tercatat, sebanyak 13.079 peserta turut ambil bagian dalam Riau Bhayangkara Run tahun ini. Tak hanya orang dewasa, anak-anak hingga remaja tampak antusias memulai lari dari garis start.

Tiga kategori dilombakan dalam event ini: 21K (nasional dan internasional), 10K, dan 5K. Selain pelari lokal dari seluruh Indonesia, ajang ini juga diikuti pelari dari luar negeri, menambah daya saing kompetisi.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-78, melainkan juga bentuk kebanggaan dan kesiapan Riau sebagai tuan rumah event nasional.

“Tujuan kita ini bukan hanya untuk merayakan Hari Bhayangkara, tapi juga menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di luar Provinsi Riau, bahwa kita bisa melaksanakan event besar yang insyaallah diikuti 14 ribu lebih peserta,” ujar Irjen Herry.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr

Riau Bhayangkara Run 2025 Resmi dibuka Kapolri dengan Flag Off

PEKANBARU, RIAU – Maspolin.id|| Riau Bhayangkara Run 2025 dimulai Minggu (13/7/2025) pagi ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan flag off, melepas para peserta.

Flag off dilakulan di garis start, depan Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Riau, pada pukul 06.00 WIB. Kapolri didampingi Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dan Rocky Gerung.

Kapolri melakukan flag off untuk kategori 5K dan 10K. Sebelumnya, kategori 21K flag off dilakukan oleh Kapolda Irjen Herry dan Gubernur Riau Abdul Wahid.

Total ada 13.079 pelari bersiap untuk berlari di event terbesar se-Sumatera ini. Ribuan peserta sudah bersiap mengambil start di depan Markas Polda Riau, Kota Pekanbaru, pagi ini. Tidak hanya orang tua, tapi anak muda hingga bocil sudah siap berlari menjadi yang tercepat.

Ada tiga kategori lari pada Riau Bhayangkara Run 2025 ini, yakni 21K (nasional dan internasional), 10K, dan 5K. Para pelari tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari mancanegara.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan, event ini bukan hanya perayaan Hari Bhayangkara, tetapi sekaligus untuk menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa Riau mampu menyelenggarakan event skala nasional.

Tujuan kita ini adalah bukan hanya untuk merayakan Hari Bhayangkara, tapi kita bisa menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di luar Provinsi Riau, bahwa kita bisa melaksanakan yang insyaallah diikuti 14 ribu lebih peserta, ujar Kapolda.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Dianugerahi Gelar Adat “Ingatan Budi” oleh LAM Riau

PEKANBARU, RIAU – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Gelar Adat “Ingatan Budi” dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dalam sebuah prosesi khidmat di Balairung Tenas Effendy, Balai Adat LAMR, Sabtu (12/7/2025).

Prosesi ada yang berlangsung khidmat ini dihadiri Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Irjen Herry Heryawan, anggota Forkopimda serta majelis jemputan lainnya.

Acara dibuka dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan pembacaan syair oleh Puan Siska Armizka yang mengisahkan dedikasi Jenderal Sigit dalam memimpin Polri.

“Elu-eluan” yang memuji kontribusi Kapolri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Kemudian, Ketua Umum Dewan Pengurus Harian LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan makna filosofis di balik penganugerahan ini.

Dijelaskan Taufik Ikram, “budi” dalam tradisi Melayu Riau melambangkan akal, perilaku halus, toleransi, dan empati yang menjadi penggerak peradaban.

“Budi bukan sekadar kata, melainkan konsep yang mengakar dalam kehidupan. Ia kekal mewujud sepanjang zaman,” terangnya.

Menurut Taufik lagi, “budi” adalah kata asli Melayu yang tak terpengaruh bahasa asing, tercermin dalam peribahasa seperti “Hutang emas dapat dibayar, hutang budi dibawa mati”.

“Inilah yang membuat budi menempati posisi istimewa dalam budaya kami,” lanjutnya.

Anugerah ini juga mengingatkan pada falsafah Melayu, “Mau melihat orang berbangsa, lihat kepada budi bahasa”, menekankan bahwa kehormatan seseorang terletak pada akhlaknya.

Dengan penghargaan ini, LAM Riau menyatakan apresiasi atas kepemimpinan Kapolri yang dianggap selaras dengan nilai-nilai luhur Melayu.

Prosesi ditutup dengan penyerahan simbolis anugerah, meneguhkan ikatan antara institusi Polri dan masyarakat adat Riau.

 

red/mpl/dw

Kedepankan Komitmen Jaga Kamtibmas Kapolri Sambang Petang Bersama Ustaz Abdul Somad

RIAU, PEKANBARU – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Sambang Petang di Pesantren Nurul Azhar Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), Pekanbaru, Riau. Jenderal Sigit juga menyerahkan santunan kepada anak yatim di sana.

Turut mendampingi Jenderal Sigit, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dan Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan. Ada juga Gubernur Riau Abdul Wahid dan Dewan Pembina YTWU ustaz Abdul Somad.

Selain bertemu Abdul Somad, Jenderal Sigit juga bertemu dengan akademisi Rocky Gerung dalam kegiatan tersebut. Kapolri mengaku bersyukur bisa terus menjalin silaturahmi dengan banyak orang dari lintas latar belakang.

Yang jelas jujur kami merasa sangat gembira bisa bertemu dengan sahabat-sahabat dan saudara-saudara semua. Tentunya ini menjadi hal yang membahagiakan buat kami karena kami akhirnya memiliki sahabat-sahabat dan saudara baru. Dan tentunya seperti yang tadi disampaikan oleh Bang Rocky bahwa musuh satu terlalu banyak, teman 1.000 masih kurang. Jadi alhamdulillah hari ini kami mendapatkan sahabat-sahabat dan saudara baru, kata Jenderal Sigit kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).

Kapolri juga menegaskan sikap Polri yang terbuka terhadap kritik. Dia mengatakan kritik merupakan bagian dari evaluasi yang harus terus dilakukan jajaran Polri.

Kami sebagai Polisi tentunya banyak perlu diperbaiki, dikritisi, dan dievaluasi. Jadi kenapa tadi saya sampaikan kalau lihat TikTok saya tersenyum sendiri karena memang buat saya kritik dan evaluasi itu bagian dari memperbaiki diri dan memperbaiki institusi, katanya.

Dalam pertemuan ini, Jenderal Sigit disuguhi sajian makan khas Melayu di ruang makan asrama pesantren. Jenderal Sigit juga menyerahkan santunan kepada lima perwakilan anak yatim.

Adapun santunan itu berjumlah 200 paket. Isinya adalah tas sekolah, buku tulis, pensil, pulpen, rautan, kotak pensil, penggaris, penghapus, dan pensil warna.

Mereka yang menerima bantuan adalah santri yang belajar di Pesantren Nurul Azhar dan masyarakat yang tinggal di sekitar Pesantren Nurul Azhar. Selain anak yatim, ada juga yang merupakan anak dari keluarga miskin dan membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

Terima kasih atas pertemuan sore hari ini. Mudah-mudahan ini menjadi pertemuan yang terus akan melekatkan kita semua, melekatkan hati kita untuk terus bisa bersama-sama bekerja, melakukan yang terbaik untuk negeri kita tercinta ini, tutur Kapolri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Fariz RM Layakkah di Hukum Penjara Sebagai Pencandu Narkoba?

Fariz RM adalah penyalah guna narkotika kambuhan, penderita sakit adiksi, kondisinya dalam keadaan kecanduan narkotika (pecandu), sudah 4 kali berurusan dengan penegak hukum namun dalam proses penegakan hukumnya direkayasa ala hukum pidana sebagai pengedar, diadili dan dijatuhi hukuman pidana penjara dan denda.

Hakim menghukum penjara dan denda kepada Fariz itu melanggar UU narkotika. Kenapa menghukum pidana pelaku kejahatan penyalahgunaan narkotika kok melanggar UU narkotika ? Ya. Karena UU narkotika bukan UU pidana. Pengadilan Negeri hanya berwenang mengadili perkara pidana dan perdata. Hakim Pengadilan Negeri hanya mahir mengadili perkara pidana dan perdata. Kejahatan narkotika seharusnya diadili oleh Pengadilan Narkotika dengan Hakim berkwalifikasi Hukum Narkotika, seperti halnya pengadilan Niaga, Korupsi dan HAM

Kalau Pengadilan Negeri “dipaksakan” mengadili perkara narkotika maka pelaku kejahatan narkotika diperlakukan ala KUHAP dan KUHP. Padahal UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika mengatur proses pengadilan secara khusus, hakim diberi kewajiban khusus (pasal 127/2) dan hakim juga diberi kewenangan khusus (pasal 103), tempat menjalani rehabilitasi atas putusan hakim diatur secara khusus (pasal 56 dan 58).

Penanggulangan masalah penyalahgunaan narkotika diatur secara khusus melalui 2 cara. Cara pertama tanpa dilakukan penegakan hukum, penyalah guna diwajibkan UU melakukan wajib lapor pecandu, status pidananya demi hukum digugurkan menjadi tidak dituntut pidana. Cara kedua melalui penegakan hukum rehabilitatif yaitu penyalah guna ditempatkan di rumah sakit atau lembaga rehabilitasi selama proses pemeriksaan, dan hakim diwajibkan UU menghukum rehabilitasi, jika terbukti salah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika

Sejak Indonesia ber UU no 22 tahun 1997 kemudian diganti dengan UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika perkara narkotika diadili oleh Pengadilan Negeri dan penyalah guna dijatuhi hukuman penjara dan denda. Akibatnya sejak itu Lapas mengalami over kapasitas sampai sekarang, akibat lebih jauh adalah meningkatnya deman dan supply bisnis peredaran gelap narkotika, dan terjadinya residivisme dan terjadinya generasi pecandu.

Oleh: Komjen Pol purn. Anang Iskandar SIK, SH, MH.

** Penulis adalah mantan Kepala BNN.

Lembaga Adat Melayu Riau Anugerahkan Gelar Adat Ingatan Budi pada Kapolri

PEKANBARU, RIAU — Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat di Rumah Adat Melayu, Pekanbaru, pada Sabtu (12/7/2025).

Anugerah tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen Kapolri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, khususnya masyarakat Melayu Riau.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menilai Anugerah Adat Ingatan Budi bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi juga sebuah amanah moral yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Bagi saya pribadi, Anugerah Adat Ingatan Budi ini mengandung makna yang sangat dalam. Ia bukan sekadar simbol penghormatan, tetapi juga mengandung harapan, tanggung jawab moral, dan amanah,” ujar Kapolri di hadapan para tokoh adat, ulama, dan masyarakat yang hadir.

Kapolri menegaskan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat Melayu, seperti keikhlasan, ketulusan, dan penghormatan terhadap sesama, sejalan dengan semangat Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ingatan Budi adalah simbol pengingat bahwa setiap langkah pengabdian harus berakar pada nilai-nilai luhur, keikhlasan, dan kebaikan. Sehingga setiap tindakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat Melayu Riau, yang dinilainya sebagai modal penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang presisi dan humanis.

“Saya percaya, anugerah ini juga menjadi lambang eratnya hubungan antara Polri dengan masyarakat adat Melayu Riau. Dengan kedekatan ini, kami berharap Polri dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan semakin presisi, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai budaya bangsa,” kata Jenderal Listyo.

Acara penganugerahan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antara Kapolri dan tokoh-tokoh adat, yang menandai semangat kebersamaan antara institusi Polri dan masyarakat adat Riau.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Satgas Ops Damai Cartenz Amankan Penanaman Jagung Serentak di Wamena

Wamena, PAPUA PEGUNUNGAN — Maspolin.id|| Dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional, Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Wamena melaksanakan pengamanan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang berlangsung di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya. Sebanyak 7 personel yang dipimpin oleh Iptu Steve Antony Revo Sumanti, S.Tr.K., diterjunkan untuk bergabung bersama personel Polres Jayawijaya dan Satbrimobda Papua guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan, Rabu (9/7/2025).

Pengamanan dimulai pukul 12.30 WIT dengan memberikan arahan dan konsolidasi di Polres Jayawijaya. Selanjutnya, tim bergeser menuju lahan pertanian di Distrik Wouma untuk melaksanakan perimeter pengamanan di sekitar lokasi.

Kaops Damai Cartenz , Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, M.H., M.Si. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. mengapresiasi pelaksanaan tugas di lapangan yang berjalan aman dan terkendali.

“Pengamanan kegiatan penanaman jagung ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Satgas Ops Damai Cartenz hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Langkah pengamanan ini juga dilakukan sebagai respons terkait adanya indikasi pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya yang diduga berencana melakukan aksi di wilayah Wamena.

Konsolidasi dan siaga on-call terus dilakukan oleh seluruh personel untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Dr. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus menjalin sinergi dengan aparat keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya, khususnya di Wamena, untuk tetap tenang dan mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Laporkan segera jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” imbau Kombes Pol Yusuf.

Dengan pengamanan yang maksimal, seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung dapat berlangsung lancar dan aman. Operasi Damai Cartenz terus berkomitmen menjaga kedamaian dan ketertiban di Tanah Papua, demi kesejahteraan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Pemicu dan Sosok Bos 13 Truk yang Bakar Sopirnya

Karangasem, BALI - Maspolin.id|| Polisi mengungkap sosok I Putu CP (37), pemilik usaha sekaligus tersangka kasus pembakaran sopir truk, I Gede Selamet (20), di...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.