Program Pemutihan PKB Diperpanjang Karena Antusiasme Tinggi Masyarakat Depok

Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Tingginya antusias masyarakat dalam program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperpanjang masa pengampunan PKB yang menunggak dari 1 Juli hingga 30 September 2025.

Ketua Tim (Katim) pendataan dan penetapan (Dapen) Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Depok, Rina Parlina mengajak masyarakat yang belum sempat melunasi kewajiban, untuk segera memanfaatkan program ini.

“Ya, diperpanjang dari 1 Juli sampai 30 September 2025. Karena pada masa akhir program, terlihat masih banyaknya Wajib Pajak (WP) yang ingin membayar pajak,” ujarnya, kepada berita.depok.go.id, Selasa (01/07/25).

Rina menyebut, ada penyesuaian dari program pengampunan pajak kali ini. Jika sebelumnya iuran Jasa Raharja atau Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dibayarkan penuh sesuai lama menunggak, kini hanya membayar dua tahun saja. Yaitu satu tahun ke depan dan satu tahun ke belakang.

“Manfaat lainnya yaitu bebas tunggakan pokok dan denda pajak kendaraan. Pemilik kendaraan yang menunggak pajak, baik pokok maupun dendanya di tahun-tahun sebelumnya, dibebaskan dari kewajiban tersebut. Cukup membayar pajak tahun berjalan saja,” terangnya.

Kemudian, lanjutnya, bebas pajak kendaraan satu tahun ke depan untuk mutasi masuk dari luar Provinsi Jabar dan bebas denda pajak kendaraan.

Rina mengimbau semua wajib pajak, untuk membayar pajak agar tenang di jalan dan bisa menghidupkan kembali dokumen kendaraan yang sudah lama mati.

“Mohon untuk semua pemilik kendaraan yang menunggak agar segera membayar pajak, supaya tidak was was dan tenang melewati jalan,” pungkasnya.

 

Pemkot Depok

bjabar/mpl/adr

Bantu Peningkatan Produksi Pangan Nasional, Polri Mendapat Apresiasi dari Presiden Prabowo

MONAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya dalam meningkatkan kedaulatan pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci keamanan suatu negara.

“Polri juga ikut menjadi penggerak pembangunan Indonesia, serta mendukung langsung upaya kedaulatan pangan nasional,” ujar Presiden di Lapangan Silang Monas saat memberikan amanat di HUT Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, Polri menunjukkan prestasi dan peran luar biasa dalam produksi jagung nasional yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah RI.

“Produksi jagung nasional mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah RI, dan peran Polri sangat signifikan di balik pencapaian ini, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya,” ungkapnya.

Presiden juga memuji inisiatif Polri dalam program strategis, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak dan ibu hamil dan menyusui. Hal itu menunjukan bahwa Polri terus berkontribusi dalam program memajukan bangsa.

“Saya mengapresiasi inisiatif pimpinan Polri yang secara langsung dan masif ikut serta dalam program strategis bangsa, termasuk pemberian makanan bergizi kepada rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan rakyat di masa depan. Hal itu disebutnya sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan anak-anak dan cucu untuk menyelamatkan masa depan bangsa.

Presiden Prabowo meminta Polri agar terus melanjutkan perjuangannya. Presiden juga mengingatkan agar Polri menjaga kepercayaan rakyat.

“Saudara-saudara, lanjutkan perjuangan ini, jaga terus kepercayaan rakyat, dan selalu utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita,” jelasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Saat Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-79 Kapolri dan Presiden Kenakan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama

MONAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mendampingi presiden di mimbar upacara.

Nampak Kapolri dan Presiden Prabowo sama-sama menggunakan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama. Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah kelas tertinggi dari Bintang Bhayangkara.

Pada pejabat yang mendapatkan penghargaan ini setara dengan Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama. Tanda kehormatan pada kelas ini terdiri atas kalung, patra, dan miniatur.

Bintang Bhayangkara Utama berbentuk bintang bersudut lima, di mana di antara sudut-sudut bintang tersebut terdapat pancaran sinar yang membentuk segi lima. Seluruh sinar-sinar tersebut berwarna emas.

Pada sisi tengah bintang terdapat lambang Polri yang diapit setangkai padi dan kapas serta tiga bintang kecil membentuk lengkungan di atasnya. Di bagian bawah lambang terdapat pita melengkung yang di dalamnya bertuliskan BHAYANGKARA.

Lambang Polri, padi, kapas, bintang, dan pita bertulis Bhayangkara tersebut kesemuanya berwarna perak. Sedangkan pita kalung dan miniatur Bintang Bhayangkara Utama berwarna dasar hitam dengan enam lajur kuning yang membagi pita menjadi tujuh bagian sama lebar.

Tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama itu diberikan Kapolri kepada Presiden Prabowo Subianto pada 2024, di mana saat itu beliau masih menjabat Menteri Pertahanan.

“Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI, ujar Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo kala itu.

Komjen Pol. Dedi menerangkan, Presiden Prabowo dinilai memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri.

Terlebih, dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo terus mengingatkan peran dan fungsi TNI-Polri sangat penting bagi rakyat dan negara.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja di jajaran Polri dalam upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Penghargaan itu diberikan sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 49 TK Tahun 2025.

Satker yang mendapatkan penghargaan Nugraha Sakanti adalah Itwasum, Baintelkam, SSDM, Divisi Humas, Propam, Polda Aceh, dan Polda Sumatera Selatan.

Presiden Prabowo juga mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 50/TK/Tahun 2025 mengenai tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dianugerahkan ke tiga anggota Polri yang dinilai menunjukkan kebijaksanaan dan ketabahan luar biasa melebihi panggilan tugas.

Mereka yang dapat penghargaan tersebut yaitu Kapolres Kota Besar (Kombes Pol) Leonard Marojahan Sinambela, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rina Lestari, serta Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Didik Darmanto.

Ketiganya dianggap memberi sumbangsih penting untuk kemajuan dan pengembangan Polri juga menjalankan tugas tanpa catatan pelanggaran selama masa dinas.

Presiden Prabowo kemudian mengimbau seluruh anggota kepolisian agar profesional dalam menjalankan tugasnya dan menjadi polisi yang bersih serta membela rakyat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Pelataran Monumen Nasional, Jakarta.

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” jelas Presiden Prabowo, Selasa (1/7/25).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo pun mengakui pelaksanaan tugas Polri belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu, Polri akan terus melakukan perbaikan diri dan inovasi.

“Polri berkomitmen untuk selalu berpegang pada keyakinan bahwa setiap kritik dan saran dari masyarakat adalah wujud dukungan dan energi bagi kami agar terus tumbuh, beradaptasi, serta melakukan pembenahan yang berkelanjutan demi satu tujuan mulia, menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat,” jelas Kapolri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Tekankan Polri Harus Tetap Tangguh, Bersih, dan Berpihak kepada Rakyat

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monumen Nasional, Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

MONAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monumen Nasional, Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa Polri harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan penuh dan kemakmuran yang adil untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Cita-cita kita adalah suatu negara di mana seluruh rakyat menikmati kemerdekaan dan kesejahteraan. Cita-cita pendiri bangsa kita adalah Indonesia yang tanpa kemiskinan, Indonesia yang tanpa kelaparan, Indonesia yang ada keadilan. Itu cita-cita kita dan karena itulah negara dan bangsa kita memerlukan suatu kepolisian yang tangguh, kepolisian yang unggul, kepolisian yang bersih, kepolisian yang dicintai rakyat,”  ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Polri harus berada di tengah-tengah rakyat dan menjadi pelindung utama bagi mereka yang lemah dan tertindas. Kepala Negara juga mengingatkan bahwa sejarah membuktikan tidak ada negara yang berhasil tanpa institusi kepolisian yang unggul.

“Kepolisian rakyat selalu di tengah-tengah rakyat, selalu membela rakyat, selalu melindungi rakyat, terutama mereka-mereka yang paling lemah, yang paling tertindas, dan yang paling miskin. Sejarah manusia sepanjang ribuan tahun mengajarkan kepada kita tidak ada negara yang berhasil tanpa kepolisian yang unggul dan tangguh,” imbuh Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya dan karena itu menjadi target gangguan dari luar. Presiden juga menegaskan bahwa Polri memegang peranan penting sebagai penjaga kekayaan dan kedaulatan bangsa.

“Bangsa kita bangsa yang kaya, karena kekayaan kita, kita selalu diganggu dan itu adalah hal yang wajar. Di dunia ini yang kuat akan menindas yang lemah dan Indonesia tidak mau ditindas, Indonesia tidak mau jadi lemah dan untuk itu kepolisian harus menjadi unsur yang sangat penting dalam menjaga kekayaan bangsa dan rakyat kita,” ujar Kepala Negara.

Setkab RI

pemred/072502

Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jajaran Polri

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

MONAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. Pemberian tanda kehormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian luar biasa anggota Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menganugerahkan Nugraha Shakanti berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49/TK/Tahun 2025 tanggal 1 Juli 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 (Tujuh) kesatuan di lingkungan Kepolisian. Tujuh penerima penghargaan tersebut adalah:

  • ⁠ ⁠Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri
  • ⁠ ⁠Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri
  • ⁠ ⁠Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri
  • ⁠ ⁠Divisi Humas Polri
  • ⁠ ⁠Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri
  • ⁠ ⁠Kepolisian Daerah Aceh
  • ⁠ ⁠Kepolisian Daerah Sumatera Selatan

Selain itu, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50/TK/Tahun 2025, tanggal 1 Juli 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 (tiga) orang penerima, masing-masing  atas jasa dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas. Mereka adalah:

  • ⁠ ⁠Kombes Pol. Leonard Marojahan Sinambela, Kaden B Ropaminal Divpropam Polri
  • ⁠ ⁠AKP Rina Lestari, Paur Sibinev Subditbhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Jawa Barat
  • ⁠ ⁠Aiptu Didik Darmanto, Paops Kompi Satu Batalyon B Resimen Dua, Korbrimob Polri.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan atas capaian individu atau satuan, tetapi juga penegasan terhadap semangat pengabdian dan integritas yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Polri.

“Saya melihat Polri sekarang menunjukkan prestasi yang baik. Saya melihat dan menyaksikan kepolisian kita sekarang sungguh-sungguh turun ke rakyat. Saya melihat sekarang kepolisian mengambil inisiatif, mengambil peran, terjun ke rakyat, bekerja di tengah rakyat, membantu meningkatkan produksi pangan bangsa kita. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Presiden dalam amanatnya.

Setkab RI

pemred/072502

Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monas dipimpin Presiden Prabowo Sebagai Inspektur Upacara

Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara memimpin jalannya Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara Tahun 2025 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

MONAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara memimpin jalannya Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara Tahun 2025 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. Tepat pukul 08.00 WIB, upacara dimulai dengan diawali oleh salam kebangsaan.

Setelah berada di mimbar upacara, Presiden Prabowo menerima laporan dari komandan upacara yang pada kesempatan itu diemban oleh Irjen Pol Dadang Hartanto, Presiden Prabowo kemudian melakukan pemeriksaan pasukan dengan menggunakan kendaraan taktis maung.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh keluarga besar Polri. “Pertama-tama atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, dan atas nama seluruh Bangsa Indonesia, Saya menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia di manapun saudara-saudara berada. Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras anggota Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan agenda pembangunan nasional. “Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan seluruh anggota Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan sehingga kita sebagai bangsa dapat melakukan agenda-agenda besar pembangunan bangsa yang sedang kita lakukan saat-saat ini,” Ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menganugerahkan Tanda Kehormatan berupa Nugraha Shakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara. Selesai upacara, Presiden Prabowo dan tamu undangan lainnya menyaksikan demonstrasi dan defile. Adapun penampilan ini dilakukan oleh para anggota serta mitra Polri.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, para duta besar negara sahabat, para pimpinan lembaga negara, serta para menteri kabinet Merah-Putih.

Setkab RI

pemred/072502

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin Ucapkan Selamat HUT Polri di Usia Ke-79

JAKARTA – Maspolin.id|| Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menyampaikan ucapan selamat bagi Polri di usia ke-79. Diketahui, Hari Bhayangkara ke-79 jatuh pada 1 Juli 2025.

“Saya Burhanuddin, Jaksa Agung Republik Indonesia, beserta jajaran mengucapkan Selamat Memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025,” ujar Burhanuddin, Senin (30/6/25).

Diharapkannya, Polri akan terus mengayomi dan jadi pelundung bagi masyarakat. Hal itu pun tercermin dari tema yang diusung dalam HUT Bhayangkara ke-79 ini, yakni Polri Untuk Masyarakat.

“Dengan mengusung tema Polri Untuk Masyarakat, tema ini menegaskan tegak dan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus hadir bersama rakyat, memberikan pelayanan yang terbaik, serta menjadikan pelindung dan pengayom bagi masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Polri ke depan diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, diharapkan terus menjaga profesionalisme dalam penegakan hukum yang berkeadilan.

Ditambahkannya, Polri juga tentunya diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan pengabdian yang tanpa henti, Polri juga terus mengedepankan integritasnya.

“Mari bersama wujudkan Indonesia yang lebih aman, damai, dan berkehadilan. Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia, Jayalah Bhayangkara untuk Indonesia Emas,” katanya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

KDM Beri Kejutan untuk Anggota Polri dan ASN Polda Jabar dalam Rangka HUT Bhayangkara

JAWA BARAT – Maspolin.id|| Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan kejutan yang tak terduga dalam upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-79 Polda Jawa Barat. Pada Selasa, 1 Juli 2025, di lapangan upacara Mapolda Jabar, KDM memberikan hadiah kepada anggota Polri dan ASN Polri dengan pangkat dan golongan tertua serta terendah.

KDM, yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengumumkan pemberian hadiah sebesar Rp 25 juta kepada anggota Polri berpangkat tertinggi dan terendah. ASN Polri dengan golongan tertinggi dan terendah juga masing-masing menerima hadiah sebesar Rp 15 juta. Pengumuman tersebut disambut riuh tepuk tangan dan sorak sorai para peserta upacara.

Kejutan dari KDM ini menjadi momen yang berkesan bagi seluruh anggota Polri dan ASN Polda Jabar. Seorang ASN Polri bahkan terlihat berlari menghampiri KDM ke mimbar upacara untuk menerima penghargaan tersebut.

Selain memberikan hadiah, KDM juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kinerja Polda Jabar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Barat. Ia memuji Polda Jabar yang telah berhasil menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. KDM juga mengapresiasi sikap humanis, responsif, dan menjunjung tinggi transparansi keadilan yang ditunjukkan oleh jajaran Polda Jabar.

KDM juga menekankan pentingnya penerapan restorative justice dalam penegakan hukum. Ia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah Kabupaten/Kota dapat bekerja sama dengan kepolisian dan kejaksaan dalam menerapkan sistem peradilan restoratif ini. KDM menjelaskan pentingnya membedakan antara pelaku kejahatan yang sengaja memperkaya diri sendiri dengan mereka yang melakukan tindak kriminal karena kebutuhan dasar.

Selain upacara, Polda Jabar juga menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke-79, termasuk open house, bazar, pameran, lomba mancing, khitanan massal, dan cek kesehatan gratis. Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Jabar dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Dalam Kasus Perusakan Rumah di Desa Tangkil, Sukabumi 7 Orang ditetapkan Sebagai Tersangka

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Polda Jawa Barat menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Kejadian yang terjadi pada Jumat, 27 Juni 2025, mengakibatkan kerusakan pada rumah milik Maria Veronica Nina (70) yang dihuni oleh Yongki dan keluarganya. Tujuh tersangka, masing-masing dengan peran berbeda, telah merusak pagar, kaca rumah, kendaraan, dan barang-barang di dalam rumah.

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa penetapan tersangka berdasarkan laporan yang dibuat oleh Yohanes Wedy pada 28 Juni 2025. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengungkap kronologi kejadian. Awalnya, kegiatan keagamaan umat Kristen di rumah tersebut dilaporkan kepada Kepala Desa Tangkil, namun pemilik rumah tidak mengindahkannya. Hal ini kemudian memicu warga mendatangi rumah tersebut dan melakukan aksi perusakan.

Kerusakan yang terjadi meliputi kaca jendela, pagar rumah, kursi, salib, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan satu unit mobil Ertiga. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 50.000.000. Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan, dan pihak yang bersalah akan mendapat sanksi. Polri berkomitmen melindungi semua warga negara tanpa memandang agama.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut mengunjungi rumah yang dirusak tersebut pada Senin, 30 Juni 2025. Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa perusakan rumah tersebut merupakan tindakan pidana yang harus diproses secara hukum. Ia yakin kepolisian akan bertindak adil dan berdasarkan bukti yang ada.

Dedi Mulyadi juga menyoroti trauma psikologis yang dialami keluarga Yongki. Ia mengumumkan bahwa Pemprov Jabar akan mengirimkan tim psikolog untuk memberikan bantuan pemulihan mental kepada keluarga korban.

Sebagai bentuk kepedulian, Dedi Mulyadi memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 100 juta kepada keluarga Yongki untuk memperbaiki rumah yang rusak. Ia menegaskan bahwa kerusakan tersebut akan ditanggungnya secara pribadi.

Dedi Mulyadi berharap agar masyarakat dapat kembali hidup rukun dan damai, saling menghormati perbedaan keyakinan. Ia menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan dalam membangun Jawa Barat yang istimewa dan Indonesia yang maju.

Kasus perusakan rumah di Desa Tangkil ini menjadi sorotan dan mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Pasca Insiden Perusakan Rumah, Situasi Kondusif Kembali Tercipta di Sukabumi

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Situasi di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali kondusif setelah insiden perusakan rumah beberapa waktu lalu. Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, bersama TNI, tokoh agama, dan unsur Forkopimda, bergerak cepat meredam situasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyatakan kondisi telah kembali normal dan masyarakat secara sukarela telah memperbaiki kerusakan yang terjadi.

AKBP Samian menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula dari miskomunikasi dan perbedaan persepsi di antara warga. Permasalahan muncul ketika sebuah rumah singgah, yang digunakan untuk kegiatan ibadah tanpa izin, ditemukan oleh warga. Hal ini kemudian memicu kesalahpahaman dan berujung pada perusakan rumah tersebut.

Setelah kejadian, berbagai pihak, termasuk Polres Sukabumi, TNI Kodim, Ketua DPRD, Kemenag, FKUB, tokoh agama, dan masyarakat, segera melakukan musyawarah dan mediasi. Musyawarah yang berlangsung di aula Mapolres Sukabumi menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan mengembalikan situasi kondusif.

Toleransi di Kabupaten Sukabumi sudah terbangun dan terbina dengan baik, dan itu terus kita rawat, tegas AKBP Samian. Ia menambahkan bahwa masyarakat sekitar secara sukarela telah memperbaiki kerusakan di lokasi kejadian, menunjukkan semangat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Langkah-langkah persuasif dan komunikasi yang intensif dilakukan oleh aparat keamanan berhasil meredam potensi konflik yang lebih besar. Masyarakat juga menunjukkan sikap menahan diri dan ikut serta dalam upaya pemulihan situasi. Kerusakan yang terjadi pun telah diperbaiki secara sukarela oleh masyarakat.

Sebagai langkah pencegahan, aktivitas keagamaan di rumah singgah tersebut dihentikan sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi konflik serupa di masa mendatang dan menjaga kondusifitas wilayah.

AKBP Samian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian telah sepenuhnya terkendali dan kondusif. Proses rekonsiliasi sosial telah dilakukan, dan kedua belah pihak telah saling menyadari kesalahpahaman yang terjadi. Polres Sukabumi akan terus memantau situasi dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.