Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) memperketat pengawasan taman, khususnya yang beroperasi 24 jam.
“Ini bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban,”
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Distamhut DKI Jakarta, Ivan Murcahyo mengatakan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah untuk memperkuat sistem pengawasan, demi menjaga fungsi taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman untuk masyarakat.
“Saat ini kami berupaya meningkatkan pengawasan di taman-taman yang beroperasi selama 24 jam, khususnya di Taman Langsat dan Taman Ayodia. Ini bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban dan mencegah potensi tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan di taman-taman tersebut,” ujar Ivan, Selasa (17/6).
Ivan menyampaikan, pengawasan dilakukan melalui lima langkah utama. Pertama, pemasangan 35 titik CCTV yang dipantau langsung dari posko keamanan taman. Kemudian, penambahan jadwal patroli oleh petugas pengamanan internal yang berkeliling area taman secara berkala. Pihaknya juga telah menambah jumlah personel keamanan, khususnya untuk sif malam.
“Dari semula empat orang, sekarang menjadi delapan orang di malam hari,” katanya.
Langkah berikutnya, Distamhut DKI Jakarta juga menambah titik-titik lampu penerangan di area taman. Ivan menjelaskan, penerangan yang memadai diharapkan dapat meminimalkan titik-titik rawan dan menciptakan rasa aman bagi pengunjung, terutama pada malam hari.
Terakhir, pengawasan taman dilakukan secara kolaboratif dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan unsur kewilayahan dalam bentuk sinergi tiga pilar. Kolaborasi ini mencakup monitoring secara berkala dan penindakan apabila ditemukan aktivitas mencurigakan di sekitar taman.
“Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengimbau masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dan kenyamanan ruang publik dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan kepada petugas setempat,” tandasnya.
Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro bersilaturahmi ke kediaman Eyang Meriyati Hoegeng, istri almarhum Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kapolri ke-5. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memohon doa restu jelang peresmian pembangunan Pos Polisi Gadog.
AKBP Rio yang didampingi Kasat Lantas AKP Rizky Guntama tiba di kediaman Eyang Meri di kawasan Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, Senin (16/6/2025) menjelang siang. Mereka disambut oleh putri Jenderal Hoegeng, Sri Pamujining Rahayu.
Turut hadir pula cucu Jenderal Hoegeng, Krisnadi Ramajaya Hoegeng, bersama istrinya Sheila dan putra mereka, Anantasena Ramaputra.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, AKBP Rio memperkenalkan diri serta mengenang keberhasilannya mengungkap kasus bayi tertukar di Kabupaten Bogor pada Agustus 2023. Atas kiprah tersebut, ia meraih Hoegeng Awards 2024 untuk kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak.
Selain bersilaturahmi, AKBP Rio juga menyampaikan niat untuk menamai Pos Polisi Gadog dengan nama “Hoegeng”. Pos tersebut kini telah direnovasi menjadi bangunan empat lantai dan memiliki peran strategis dalam pengaturan lalu lintas di kawasan wisata Puncak.
“Bila diizinkan, kami ingin menamai Pos Gadog menjadi Pos Hoegeng. Harapannya, agar anggota yang bertugas bisa meneladani semangat dan integritas Jenderal Hoegeng dalam menjalankan tugasnya,” ujar AKBP Rio.
Rencananya, Pos Gadog Hoegeng akan diresmikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan pada Selasa (17/6/2025) pagi. Di hari yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga dijadwalkan meresmikan nama Jalan Jenderal Hoegeng sebagai nama jalan penghubung antara Ciawi dan Gadog.
Eyang Meri menyambut baik niat tersebut dan memberikan restu serta doa. Ia pun berbagi kisah nostalgianya bersama Jenderal Hoegeng, termasuk pengalaman mereka menyusuri kawasan Puncak yang kala itu bisa memakan waktu hingga enam jam. Hal itu disebabkan kebiasaan Hoegeng yang kerap turun tangan langsung saat melihat kemacetan atau warga yang kesulitan di jalan.
“Semoga sukses. Saya selalu bilang, titip Polri, ya. Saya mengikuti semua perkembangan sebisa mungkin,” ucap Eyang Meri.
“Insyaallah kami akan menjalankan semuanya,” sahut AKBP Rio, sambil mendoakan kesehatan Eyang Meri yang akan genap berusia 100 tahun pada 23 Juni 2025.
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong melakukan pernyataan pers bersama usai Leaders’ Retreat yang digelar di Parliament House, Singapura, pada Senin, 16 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)
SINGAPORE – Maspolin.id|| Pertemuan tahunan Leaders’ Retreat antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada Senin, 16 Juni 2025, berlangsung sangat produktif dengan capaian konkret menghasilkan 19 kesepakatan strategis di berbagai sektor.
“Leaders’ Retreat kali ini menurut saya sangat produktif dan sangat sukses. Kami mengadakan pertemuan yang sangat produktif, empat mata, dan kami menghasilkan 19 hasil di banyak sektor kerja sama dalam retret tahun ini,” ujar Presiden Prabowo pada pernyataan pers bersama usai kegiatan.
Di bidang politik dan keamanan, kedua negara menegaskan kembali komitmen untuk mengimplementasikan sepenuhnya perjanjian kerja sama pertahanan serta percepatan finalisasi teknis wilayah pelatihan militer. Selain itu, kemajuan juga dicapai dalam mekanisme perjanjian ekstradisi, termasuk pembaruan MoU antara Jaksa Agung kedua negara.
“Di bidang politik dan keamanan, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian kerja sama pertahanan dan menyelesaikan semua rincian teknis untuk area pelatihan militer. Dan saya berharap ini akan dipercepat dengan sangat cepat. Kami juga membuat kemajuan dalam mekanisme perjanjian ekstradisi,” ungkap Presiden Prabowo.
Secara ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas posisi Singapura sebagai salah satu investor utama di Indonesia. “Terima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan kepada kami dan kami ingin terus memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini,” ucap Presiden.
Kemajuan turut dicatat di enam bilateral economic working groups, antara lain pengembangan kawasan ekonomi khusus, pertanian, pariwisata, tenaga kerja, dan transportasi. Presiden juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Temasek dan Danantara, khususnya dalam sektor energi terbarukan dan pengembangan kawasan rendah karbon di Batam, Bintan, dan Karimun.
Terkait ketahanan pangan, Presiden menyambut baik tawaran Singapura dalam transfer teknologi pertanian modern, termasuk urban farming dan praktik pascapanen berkelanjutan. “Kami menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman sebagai landasan kerja sama strategis di bidang keamanan pangan dan teknologi pertanian,” ujar Presiden.
Dalam sektor kesehatan, Presiden Prabowo mengundang partisipasi aktif Singapura untuk mendukung transformasi sistem kesehatan Indonesia, termasuk pendirian fakultas kedokteran dan keperawatan baru. Sementara itu, kerja sama penempatan tenaga kerja terampil asal Indonesia juga dibahas, terutama di bidang perawatan lansia dan caregiving.
Dalam hal konektivitas, Indonesia berkomitmen menambah penerbangan langsung dengan Singapura dan memperbaiki infrastruktur bandara. “Pada prinsipnya saya ingin melihat akses yang lebih mudah dan cepat ke bandara kita,” ucap Presiden.
Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kemitraan strategis Indonesia–Singapura yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade. “Saya sangat yakin bahwa hubungan bilateral ini akan terus tumbuh semakin kuat dengan semakin banyaknya kepercayaan dan keyakinan satu sama lain seiring berjalannya waktu. Saya berharap dapat menyambut Anda dan delegasi Anda di Leaders’ Retreat tahun depan di Indonesia,” tutur Presiden Prabowo.
BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), Pengurus Cabang Yasarini Lanud Husein Sastranegara menggelar kegiatan seminar dengan tema “Tumbuhkan Semangat Bela Negara dengan Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual”, bertempat di Gedung Graha Antariksa. Senin (16/6).
Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Angkasa jajaran Lanud Husein Sastranegara jenjang SMP, SMA, dan SMK ini dibuka dengan drama musikal dari siswa-siswi SMA Angkasa yang merupakan bagian dari penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai refleksi dari sisi negatif pergaulan remaja masa kini.
Ketua Yasarini Cabang Lanud Husein Sastranegara, Ny. Annisa Alfian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang menghargai satu sama lain dan tidak mudah melakukan tindakan kekerasan, baik verbal maupun fisik,” ujarnya.
Hadir sebagai pemberi materi dalam seminar ini Drs. Tatang Hamdani, M.PA. selaku Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kota Bandung, Lettu Kes Agus Salim, S.Psi. selaku Ps. Kasubsi Psi Lanud Husein Sastranegara, dan Kasubnit PPA Sat Reskrim Polrestabes Bandung Ipda Suzan Carolina Tutfaut, serta moderator Letda Sus Endang Probowati.
JAWA BARAT –Maspolin.id|| Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 berjalan kondusif dan lancar di seluruh wilayah Jawa Barat.
Sejak dibuka pada 10 Juni 2025, layanan pendaftaran secara daring maupun pendampingan luring di sekolah berjalan sesuai prosedur dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan permohonan maaf atas kendala teknis yang sempat terjadi pada hari kedua pendaftaran.
Ia menegaskan bahwa gangguan pada sistem informasi SPMB 2025 telah berhasil diatasi sejak sore pada hari kedua dan saat ini proses pendaftaran berjalan normal.
“Alhamdulillah, sistem sudah kami recovery dan kini bisa dimanfaatkan kembali secara efektif. Waktu pendaftaran masih cukup leluasa sampai 16 Juni 2025. Silakan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Herman.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, menyampaikan bahwa gangguan teknis yang sempat terjadi di hari kedua merupakan kendala bersifat lokal, bukan sistemik, dan telah ditangani secara cepat oleh tim teknis.
“Sistem dan server SPMB 2025 dalam kondisi stabil dan aman. Gangguan yang dialami sebagian kecil peserta telah tertangani, dan sejak hari kedua sore hari sistem kembali dapat diakses secara normal,” ujar Adi Komar, Kamis (12/6/2025).
Pemda Provinsi Jabar juga mencatat tingginya partisipasi masyarakat dalam proses pendaftaran. Hingga hari ketiga pelaksanaan SPMB pagi ini (Kamis, 12 Juni 2025 pukul 12.00 WIB), sebanyak 217.859 calon peserta didik baru telah melakukan pendaftaran melalui laman spmb.jabarprov.go.id dan aplikasi Sapa Warga.
Selain itu, Proses pendaftaran melalui aplikasi Sapawarga juga berjalan dengan baik. Sejak dibuka pada 10 Juni 2025, tercatat sebanyak 1.080 pendaftar menggunakan Sapawarga pada hari pertama, dan meningkat menjadi 1.603 pendaftar pada hari kedua.
“Ini menunjukkan sistem bekerja dengan baik dan masyarakat cukup responsif. Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, karena waktu pendaftaran masih terbuka hingga 16 Juni 2025,” tambahnya.
Adi menjelaskan di aplikasi Sapawarga, proses pendaftaran meliputi pembuatan akun (sign up), masuk ke akun (sign in), serta sinkronisasi dengan akun SPMB. Setelah itu, pengguna akan diarahkan ke menu Daftar SPMB yang tersambung langsung ke laman resmi melalui tampilan web view.
“Dari hasil pemantauan kami, proses pendaftaran melalui Sapawarga berjalan normal tanpa kendala teknis yang berarti,” kata Adi.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi pada hari kedua.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan digital yang terus lebih baik. Ini menjadi pembelajaran penting untuk penguatan sistem pelayanan publik di masa mendatang,” tutup Adi.
Pemda Provinsi Jawa Barat terus memantau pelaksanaan SPMB secara real-time, memastikan akses sistem tetap lancar, transparan, dan adil bagi seluruh calon peserta didik di seluruh Jawa Barat.
BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan akan menindak tegas pelaku praktik pungutan liar (pungli) dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menurutnya, Pemkot Bandung tidak akan segan memproses secara pidana siapa pun yang terlibat, baik pemberi maupun penerima suap.
“Kalau baru indikasi, maka akan diberi peringatan keras dan sanksi administrasi berat. Tapi kalau sudah terbukti ada transaksi, langsung proses pidana,” ujar Farhan, di Balai Kota Bandung, Senin (10/6/2025).
Ia mengingatkan para orang tua murid untuk tidak tergoda memberi uang kepada oknum yang mengaku bisa meloloskan anak ke sekolah tujuan.
Menurutnya, semua proses pendidikan harus bebas dari praktik-praktik korupsi.
“Yang pidana itu bukan hanya yang menerima, tapi juga yang memberi. Jadi orang tua jangan pernah coba-coba,” tegasnya.
Farhan menyebut nilai pungli yang terindikasi berada pada kisaran Rp5 juta hingga Rp8 juta per kursi.
Terkait investigasi, Farhan menyatakan, saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa membocorkan nama sekolah maupun pihak-pihak yang terlibat.
“Kami belum bisa buka detailnya karena ini sedang berjalan. Tapi jumlahnya cukup signifikan,” jelasnya.
Pemkot Bandung terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan proses ini berjalan adil dan transparan.
“Kami tidak ingin ada yang merasa dilindungi atau diperlakukan istimewa,” katanya.
Farhan prihatin atas maraknya modus calo pendidikan yang kembali muncul setiap musim penerimaan siswa baru.
Ia berharap masyarakat turut menjadi pengawas dan melapor jika melihat atau mengalami pungli.
“Kita ingin memastikan akses pendidikan di Bandung ini bersih, adil, dan berpihak pada anak-anak, bukan pada uang,” ungkapnya.
JAWA BARAT – Maspolin.id|| Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat berhasil memanen selada keriting di lahan ketahanan pangan markas komando mereka pada Jumat, 13 Juni 2025. Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Danyon B Pelopor, Kompol Maman Ismail, A.Md., dan melibatkan ibu-ibu Bhayangkari serta kelompok tani lokal, menciptakan kolaborasi yang harmonis. Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan tersebut.
Panen raya selada keriting ini merupakan bagian integral dari program ketahanan pangan Satbrimob Polda Jabar. Program ini dijalankan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap stabilitas pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kompol Maman Ismail menjelaskan bahwa keberhasilan panen ini tidak hanya menandai suksesnya budidaya tanaman hortikultura, tetapi juga menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, keluarga besar Bhayangkari, dan kelompok tani.
Kami ingin menunjukkan bahwa Brimob tidak hanya bertugas dalam bidang keamanan, namun juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, ungkap Kompol Maman Ismail. Hal ini menunjukkan komitmen Brimob Polda Jabar untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan nasional, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam bidang ketahanan pangan.
Dansat Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan program ketahanan pangan ini. Ia menekankan pentingnya pengembangan program serupa di masa mendatang karena dampak positifnya yang langsung dirasakan oleh institusi dan masyarakat sekitar. Ini adalah bentuk pengabdian Brimob yang nyata dan patut dicontoh, ujar Kombes Pol Donyar Kusumadji.
Panen raya selada keriting ini juga menjadi ajang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam bercocok tanam dan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan bahan pangan.
Keberhasilan panen raya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi satuan-satuan lain di lingkungan Brimob Polda Jabar untuk mengembangkan program ketahanan pangan serupa. Dengan demikian, kontribusi Brimob Polda Jabar dalam mendukung ketahanan pangan nasional akan semakin optimal dan berkelanjutan.
KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries memimpin apel pagi di Lapangan NTMC Korlantas Polri, Senin, (16/6). Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pelaksanaan program “Indonesia Menuju Zero Over Dimension dan Overload”.
“Ada program kegiatan Indonesia menuju Zero Over Dimension dan Overload mungkin wilayah sudah paham karena beberapa kali melaksanakan zoom meeting mendapatkan arahan langsung dari pimpinan Bapak Menteri Wamen Kakorlantas dan lain-lain tapi,” ujar Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries.
Kombes Pol Aries menambahkan, meski program ini telah dicanangkan sejak lama, implementasinya belum optimal. Melalui evaluasi terbaru, bahwa kondisi saat ini mendukung upaya lebih serius dalam menertibkan pelanggaran Over Dimension dan Overload di jalan raya.
“Sejak 2016, 2017 itu sudah digaungkan Zero Over Dimension dan Overload tapi tidak terlaksana dengan baik kemudian berdasarkan hasil evaluasi dan melihat kondisi yang ada saat ini ini kondisinya mendukung untuk dilaksanakan kegiatan upaya untuk menertibkan,” jelas Kabag Ops.
Ia menjelaskan bahwa istilah “menuju” digunakan karena pencapaian nol pelanggaran akan sulit. Namun demikian, langkah pengurangan yang nyata menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak tinggal diam terhadap potensi bahaya di jalan raya.
“Kenapa menuju karena kalau Zero sama sekali itu sulit jadi menuju mengurangi saja itu sudah bagus sudah ada action yang menunjukkan negara hadir negara tidak pasrah negara tidak membiarkan sesuatu yang tidak berkeselamatan beroperasi di jalan,” tambahnya.
Berbeda dengan penertiban Over Dimension dan Overload sebelumnya, kegiatan kali ini dimulai dengan tahap sosialisasi yang berlangsung selama satu bulan. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih luas kepada para pemilik kendaraan dan pelaku usaha transportasi.
“Kegiatan inilah yang dilakukan sedikit berbeda dengan pelaksanaan atau penertiban Over Dimension dan Overload di waktu yang lalu salah satunya adalah kegiatan yang dilakukan dalam tahap sosialisasi tahap sosialisasi ini kita laksanakan satu bulan,” ungkapnya.
Hasil sementara dari tahap sosialisasi menunjukkan sebanyak 42.000 kendaraan telah disosialisasikan, dan 11.000 di antaranya terindikasi mengalami pelanggaran ODOL.
“Sudah 42.000 yang dilaksanakan sosialisasi, 11.000 terindikasi Over Dimension itu sudah bagus. Selama satu bulan ini sampai dengan tanggal 30 akan kita evaluasi setelah tanggal 30 kita akan melaksanakan tahap peringatan kalau tadi kita menyerang ke lokasinya kita akan melaksanakan kegiatan ini di jalan,” kata Kombes Pol Aries.
“Ditahap peringatan ini kita akan memberhentikan kendaraan kendaraan yang terindikasi, jadi kalo jadi kalau kita lihat kendaraan panjang itu terindikasi Over Dimension, kendaraan sampai atas Overload hentikan,” Kabag Ops Korlantas Polri – Kombes Pol Aries
Dalam tahap peringatan, Korlantas akan mulai menghentikan kendaraan Over Dimension dan Overload di jalan yang terindikasi melanggar ketentuan dimensi atau muatan.
“Ditahap peringatan ini kita akan memberhentikan kendaraan kendaraan yang terindikasi, jadi kalo jadi kalau kita lihat kendaraan panjang itu terindikasi Over Dimension, kendaraan sampai atas Overload hentikan,” jelasnya.
Kabag Ops Korlantas Polri juga menginstruksikan petugas di lapangan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh, mengunggah data tersebut ke aplikasi, memberikan tanda stiker dengan tanggal, serta menyampaikan surat teguran tertulis.
“Yang rekan-rekan lakukan adalah pendataan yang saya sampaikan tadi datakan kemudian di upload di aplikasinya yang kedua rekan-rekan tempel stiker itu kasih tanggalnya kemudian foto yang ketiga pakai surat teguran tertulis,” tegasnya.
Menjelang tahap penegakan hukum, Kombes Aries meminta jajaran Patroli Jalan Raya (PJR) untuk mengambil peran sebagai pelaksana utama dan menjadi contoh bagi petugas di wilayah lain.
“Baik yang Over Dimension dan Overload nanti mulai 1 Juli rekan-rekan PJR laksanakan tugas. Saya minta rekan-rekan PJR nanti bisa menjadi leadingnya bisa menjadi contoh untuk rekan-rekan di wilayah dalam melaksanakan tugas nanti sampai dengan tanggal 13 kita melaksanakan peringatan,” ungkapnya.
Kegiatan penegakan hukum akan dimulai dalam Operasi Patuh yang digelar pada 14–27 Juli. Dalam periode ini, Korlantas akan menerapkan sanksi hukum, menggunakan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan tilang manual.
“Di 14 Juli di hari Senin sampai dengan 27 Juli kita akan melaksanakan kegiatan Operasi Patuh baru di situ kita akan melaksanakan penegakan hukum baik itu menggunakan tilang, ETLE dan lain-lain termasuk apabila rekan-rekan tahap lanjut melakukan penegakan hukum kejahatan lalu lintas,” pungkasnya.
KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri turut ambil bagian dalam ajang pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, Indo Defence 2024, yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Dalam pameran ini, Korlantas menampilkan berbagai inovasi digital di bidang lalu lintas yang mendukung penegakan hukum dan pelayanan publik berbasis teknologi, baik melalui booth indoor maupun outdoor.
Teknologi Penegakan Hukum Ditampilkan di Area Indoor
Di area indoor, sejumlah teknologi kepolisian ditampilkan, salah satunya adalah 3D Laser Scanner dan kamera freestyle yang dijelaskan oleh Iptu Iwan Setiawan, Ps. Paur Mitra Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri. Alat ini digunakan untuk merekam dan menganalisis secara detail kejadian kecelakaan dari berbagai sudut dan tahap waktu, mulai dari sebelum hingga sesudah kejadian. Hasil perekaman kemudian diolah melalui software khusus untuk merekonstruksi kejadian dalam bentuk visual tiga dimensi.
Selanjutnya, Ipda M. Yanto, Pamin Binwas Subditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri memperkenalkan alat deteksi kebisingan, khususnya untuk knalpot brong. Alat ini mampu mendeteksi tingkat kebisingan yang dihasilkan kendaraan dan digunakan untuk penindakan pelanggaran aturan kebisingan.
Petugas lainnya, Memed, memperagakan penggunaan Alco Test, alat yang digunakan untuk mendeteksi kadar alkohol dalam tubuh pengemudi. Pengguna hanya perlu meniup alat tersebut, dan hasil kadar alkohol langsung tercetak melalui printer khusus. Alat ini dirancang dengan sistem satu orang satu mouthpiece untuk menjaga higienitas.
Sejumlah teknologi kepolisian ditampilkan, salah satunya adalah 3D Laser Scanner dan kamera freestyle yang dijelaskan oleh Iptu Iwan Setiawan, Ps. Paur Mitra Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri.
Sementara itu, Bripda Zaldi dari Subdit BPKB Ditregident Korlantas Polri menjelaskan tentang peluncuran e-BPKB atau BPKB elektronik yang dilengkapi chip RFID. Pengecekan keabsahan dokumen ini bisa dilakukan melalui aplikasi e-BPKB Mobile yang tersedia di Google Play dan App Store, khusus untuk perangkat dengan fitur NFC. e-BPKB ini akan mulai diterapkan pada Maret 2025 untuk kendaraan baru.
Bripda Sani dari Subdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri turut memperkenalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan aplikasi Signal. ETLE dapat mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara otomatis melalui kamera cerdas yang terhubung ke sistem. Aplikasi Signal sendiri memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan tahunan secara daring tanpa harus datang ke Samsat. Namun untuk pembayaran lima tahunan, tetap harus dilakukan secara langsung.
Inovasi Kendaraan dan Teknologi di Area Outdoor
Di area outdoor, Korlantas menampilkan kendaraan operasional dan peralatan pendukung satuan lalu lintas seperti *mobil patroli listrik, **ETLE portable, serta sistem teknologi berbasis *smart city dan algoritma penegakan hukum.
Iptu Max Punuh, Ps. Kanit III Walsus Subditwal & PJR Ditgakkum Korlantas Polri memperkenalkan motor listrik Zero ZSR yang digunakan untuk pengawalan tamu negara dalam berbagai kegiatan nasional dan internasional. Motor ini memiliki kapasitas baterai 15,6 kWh dengan jarak tempuh hingga 160 km dalam kondisi penuh.
Teknologi mutakhir lain juga diperkenalkan oleh Alfan Saputra dan Shalman Alghifari Adriansyah dari tim Subdit Laka TAA. Mereka mendemonstrasikan penggunaan 3D Laser Scanner FARO Focus, alat yang mampu memindai seluruh area tempat kejadian perkara (TKP) untuk kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan software khusus. Alat ini juga dapat dipasang di atas mobil olah TKP untuk menjangkau medan yang sulit, dan hasilnya dapat dijadikan bahan rekonstruksi kecelakaan dalam bentuk video.
MABES POLRI – Maspolin.id|| Polri menggelar Bakti Kesehatan (baktikes) dengan memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari banyak warga.
Terima kasih Pak Kapolri atas bakti kesehatannya. Semoga bermanfaat untuk masyarakat semuanya, kata perwakilan sopir ojek online, Muklis, kepada wartawan, Senin (16/6/2025).
Kelompok difabel juga mengapresiasi kegiatan bakti kesehatan yang digelar Porli. Fikri Satria Nugraha, salah satu sopir ojol disabiitas, mengaku mendapatkan bantuan tongkat saat hadir di bakti kesehatan Polri di Polres Metro Bekasi.
Saya ingin mengucapkan kepada Bapak Kapolri Bapak Jenderal Listyo Sigit yang telah membantu memberikan tongkat kruk, katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh wanita bernama Rani. Dia diketahui merupakan Ketua Yayasan Disabilitas Produktif dan Mandiri Kabupaten Bekasi. Rani dan sembilan rekan disabilitasnya mendapatkan bantuan kursi roda dari Polri.
Terima kasih untuk Bapak Kapolri dan Ibu Kapolri terhadap perhatiannya kepada kami, atas atensinya kepada kami. Kegiatan ini kami sangat senang sekali diundang dan memndapatkan manfaat dari kegiatan ini, salah satunya menerima bantuan sembako dan bantuan kursi roda, kata Rani.
Rani berharap perhatian ini konsisten dilakukan Polri. Dia juga berharap makin banyak kelompok difabel akan mendapatkan perhatian dari jajaran Polri.
Harapan kami adalah lebih banyak lagi perhatian kepada kami karena kami di sini hanya bersepuluh. Kami banyak dan mudah-mudahan ke depannya semua rekan-rekan disabilitas mendapatkan manfaat dan perhatian yang sama, ujar Rani.
Kegiatan bakti kesehatan merupakan rangkaian puncak dari kegiatan Bakti Kesehatan yang dilakukan jajaran Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Bakti Kesehatan telah digelar sejak 1 Juni hingga 1 Juli mendatang dengan mengusung tema Polri Untuk Masyarakat.
Sampai dengan tanggal 15 Juni 2025, Polri telah memberikan layanan bakti kesehatan kepada 145.911 peserta, kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Senin (16/6/2025).
Jenderal Sigit mengatakan pada puncak Bakti Kesehatan ini, Polri menyediakan layanan kesehatan kepada 68.311 peserta. Para peserta terdiri dari kelompok disabilitas hingga pengemudi ojek online.
Pada pelaksanaan Puncak Bakti Kesehatan Serentak hari ini, Polri menyediakan layanan kesehatan kepada 68.311 peserta di antaranya 1.601 disabilitas dan 38.904 driver ojol dengan melibatkan 5.706 tenaga kesehatan, katanya.
Polri juga membagikan 68.311 paket sembako dalam puncak Bakti Kesehatan hari ini. Selain itu ada juga pembagian 5.000 paket imunitas, 2.500 kacamata gratis kepada masyarakat.
Serta pemberian sebanyak 274 alat bantu disabilitas berupa 100 kursi roda, 29 alat bantu dengar, 75 kruk, 50 alat menulis braile, 10 alat bantu penyangga sendi kaki, 10 tongkat tuna netra, katanya.
SURABAYA, JAWA TIMUR - Maspolin.id|| Polda Jawa Timur menggagalkan peredaran narkotika golongan II yakni etomidate dalam cattridge vape atau rokok elektrik di Surabaya. Barang...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.