KDM Keluarkan Surat Edaran Pendidikan Gapura Panca Waluya

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Gubernur Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran yang mengatur pendidikan dengan konsep Gapura Panca Waluya.

Konsep pendidikan Gapura Panca Waluya bertujuan mencetak murid sekolah yang cageur, bageur, bener, pinter, singer, atau sehat, baik, benar, pintar, gercep.

Surat edaran bernomor 43/PK.03.04/KESRA ditujukan kepada bupati/wali kota yang berwenang pada Paud – SD – SMP, Kepala Dinas Pendidikan Jabar yang mengurus SMA/SMK sederajat, serta Kantor Kementerian Agama yang menaungi pondok pesantren.

SE Gubernur Gapura Panca Waluya, di antaranya mengamanahi peningkatan sarana dan prasarana, termasuk toilet dalam kelas.

SE juga menegaskan kembali larangan studi tur yang membebani orang tua. Studi tur bisa diganti dengan berbagai kegiatan berbasis inovasi, seperti mengelola sampah mandiri, sistem pertanian organik, peternakan, perikanan dan kelautan, serta meningkatkan wawasan dunia usaha dan industri.

SE juga melarang sekolah menggelar wisuda di semua jenjang pendidikan dasar menengah. Wisuda hanya seremonial yang tidak memiliki makna akademik bagi perkembangan pendidikan.

Dalam surat edaran juga ditekankan sekolah menyongsong pemberlakuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara merata.

Untuk kudapan, siswa diharapkan bawa bekal makanan sendiri dari rumah agar tidak jajan di sekolah. Uang jajan disisihkan untuk ditabung.

Kemudian peserta didik yang belum cukup umur dilarang menggunakan kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan penggunaan angkutan umum, atau berjalan kaki dengan jangkauan sesuai dengan kemampuan fisik peserta didik.

Untuk peserta didik di daerah terpencil, diberikan toleransi sebagai upaya untuk memudahkan daya jangkau peserta didik dari rumah menuju ke sekolah.

Langkah ketujuh adalah peningkatkan disiplin, serta rasa bangga sebagai warga negara yang mencintai NKRI. Setiap murid dianjurkan mengikuti ekstrakurikuler pramuka, paskibra, palang merah remaja, dan kegiatan lainnya yang memiliki implikasi positif pada pembentukan karakter kebangsaan.

KDM juga menegaskan bagi peserta didik yang memiliki perilaku khusus, yang sering terlibat tawuran, main games online, merokok, mabuk, balapan motor, menggunakan knalpot brong, dan perilaku tidak terpuji lainnya, akan dilakukan pembinaan khusus, setelah mendapatkan persetujuan dari orang tua, melalui pola kerja sama antara Pemdaprov, pemda kabupaten/kota, serta TNI/Polri.

Terkahir, KDM menekankan peningkatan pendidikan moralitas dan spiritualitas melalui pendekatan pendidikan agama, sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

 

Pemprov Jabar

bjabar/mpl/sc

Dukung Ketahanan Pangan, Lanud Husein Sastranegara Perhatikan Kualitas Tanaman

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Lanud Husein Sastranegara terus memaksimalkan potensi lahan yang dimiliki dengan menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman produktif lainnya. Selasa(6/5/2025).

Tidak hanya fokus pada kuantitas, Lanud Husein Sastranegara juga memberikan perhatian serius terhadap kualitas tanaman yang dibudidayakan.

Melalui pengawasan berkala dan penggunaan pupuk organik, tanaman yang dibudidayakan di lingkungan Lanud Husein Sastranegara dipastikan tumbuh dengan baik dan sehat.

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., menyatakan bahwa kualitas tanaman menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam program ketahanan pangan yang sedang dijalankan.

“Kami tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan bahwa hasilnya berkualitas. Ini penting agar hasil panen benar-benar bermanfaat, tidak hanya bagi warga Lanud tetapi juga masyarakat sekitar,” ujar Danlanud.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lanud Husein Sastranegara dalam mendukung program pemerintah serta menciptakan kemandirian pangan di lingkungan satuan.

 

‎(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU).

bjabar/mpl/sc

10 Taruna dan PPID Akpol Ikuti Rakernis Humas Polri 2025, Perkuat Kompetensi Kehumasan Menuju Indonesia Emas 2045

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Sejumlah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan personel Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Akpol mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 yang resmi dibuka di Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Keterlibatan mereka menjadi bagian dari langkah konkret peningkatan kapasitas dan kompetensi di bidang kehumasan dalam mendukung penguatan komunikasi publik Polri.

Sebanyak 10 Taruna Akpol yang terdiri dari Brigtutar, Brigdatar, dan Abrigtar dari berbagai tingkatan dan batalyon hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah:

1. Brigtutar Byan Jauhar Saladin (Tk.III Yon AW)

2. Brigdatar Raja Aufa Mahasin (Tk.II Yon KHS)

3. Brigdatar Marco Tokyo Nadeak (Tk.II Yon KHS)

4. Brigdatar Rhea Rizky Sabangga (Tk.II Yon KHS)

5. Abrigtar Satrio Akbar Nugroho (Tk.I Yon BD)

6. Brigdatar Adityo Ghalih Parama (Tk.II Yon KHS)

7. Abrigtar Rakel Kevin (Tk.I Yon BD)

8. Brigtutar Zakiy Ananda Kurniawan (Tk.III Yon AW)

9. Brigtutar Marco Antonio Panangian Butar Butar (Tk.III Yon AW)

10. Brigtutar Endra Risky Putra (Tk.III Yon AW)

Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen Akpol dalam menyiapkan generasi Polri masa depan yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga adaptif dalam menghadapi tantangan komunikasi publik.

Rakernis Humas Polri 2025 secara resmi dibuka oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM) Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., bersama Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri menyampaikan bahwa Rakernis kali ini bukan hanya ajang koordinasi, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi komunikasi publik menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin menegaskan kembali bahwa tugas Humas Polri bukan sekadar memotret saat kejadian berlangsung, tetapi juga sebelum, saat pelaksanaan, dan sesudahnya. Publik harus mendapat gambaran utuh atas kinerja Polri,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Kegiatan Rakernis juga dimeriahkan dengan prosesi Kadga Pora oleh Taruna Akpol Tingkat II, sebagai bentuk penghormatan kepada para pejabat tinggi Polri. Selain itu, para peserta berkesempatan meninjau booth inovasi dari jajaran Divhumas Polri, yang memamerkan beragam capaian serta inisiatif transformasi komunikasi publik.

Kehadiran Taruna dan PPID Akpol dinilai sangat strategis dalam memperkuat peran Akpol sebagai kawah candradimuka kader pemimpin Polri masa depan. Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan wujud pembinaan berkelanjutan terhadap kompetensi taruna di bidang kehumasan.

“Kami dorong Taruna dan personel PPID Akpol untuk terus belajar dan aktif dalam forum-forum strategis seperti ini, agar mereka memiliki perspektif yang kuat tentang pentingnya komunikasi publik dalam mendukung tugas Polri,” ungkap Gubernur Akpol.

Rakernis Humas Polri 2025 mengangkat tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045.” Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai agenda peningkatan kapasitas di bidang kehumasan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Humas Polri Gelar Rakernis 2025 di Akpol Semarang

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Humas Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) 2025 di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Rakernis digelar dengan Mengusung tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045.

Rakernis dihadiri oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Asisten Kapolri Bidang SDM (AsSDM) Irjen Pol Anwar, Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Rakernis dibuka oleh AsSDM Irjen Pol Anwar. Kegiatan diawali dengan rangkaian bakti sosial dan bakti kesehatan sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat.

Sebelum rangkaian Rakernis dimulai, para pejabat tinggi Polri menyerahkan langsung bantuan sosial berupa 4 unit kursi roda dan 6 pasang kruk (tongkat bantu) kepada anggota Polri dan masyarakat yang membutuhkan, serta memberikan tali asih kepada 50 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Anak Nurul Mursyid.

Tak hanya itu, digelar pula kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah yang diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari peserta Rakernis, panitia, dan personel Polda Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Kadivhumas Polri secara simbolis menyerahkan 100 kantong darah kepada PMI, disusul dengan penyerahan cinderamata oleh Irjen Anwar sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi kemanusiaan.

Setelah rangkaian itu, para pejabat tinggi Polri menuju ke tenant tiga biro dari Divhumas, yakni Pengelolaan Informasi an Dokumentasi (PID), Multimedia, dan Penerangan Masyarakat (Penmas). Mereka melihat berbagai inovasi digital dari Divhumas sebagai sarana memperkuat komunikasi dantara Polri dan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Usut Penyebab Kecelakaan Bus di Padang Korlantas Kirim Tim TAA

JAKARTA – Maspolin.id|| Korlantas Polri mengirimkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk membantu proses pengusutan penyebab kecelakaan Bus ALS di Padang, Sumatera Barat. Tim itu pun akan segera menuju lokasi kejadian besok (7/6/25).

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal menyebut, tim TAA akan langsung melakukan olah TKP setibanya di Padang.

“Korlantas pasti akan backup untuk TAA kemudian Jasa Raharja untuk asuransi. Rencananya hari ini, cuma tidak ada pesawat untuk berangkat, tidak sempat. Jadi besok pagi baru berangkat,” ujarnya, Selasa (6/5/25).

Brigjen Pol. Faizal menerangkan, dirinya telah memberikan arahan kepada jajaran Ditlantas Polda Sumatera Barat untuk segera mengevakuasi korban beserta kendaraan. Lokasi kejadian pun telah diamankan agar tetap menjaga kondisi guna proses olah TKP.

“Kami sudah memberikan arahan untuk teman-teman di padang agar segera di lakukan evakuasi, bawa korban ke rumah sakit, mengevakuasi kendaraan serta beritahu keluarga korban,” ungkap Brigjen Pol. Faisal.

Dalam peristiwa tersebut, 12 orang dinyatakan meninggal dunia. Bahkan, sopir dari bus ALS itu hingga kini belum sadarkan diri.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/bs

Berikut Nama-nama Korban Kecelakaan Bus ALS dan Tiga dari 12 Jenazah Korban Diserahkan ke Keluarga

PADANG, SUMBAR – Maspolin.id|| Tim Disaster Victim Identivication (DVI) Polda Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengidentifikasi 12 jenazah korban kecelakaan bus ALS.

Kasubdit Dokpol Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sumbar dr Eka Purnama Sari mengatakan, petugas tidak menemukan kesulitan untuk mengetahui identitas korban. Sebab, kondisi jenazah masih dapat dikenali termasuk melalui kartu identitas maupun benda bawaan.

“10 jenazah teridentifikasi melalui sidik jari sementara dua lainnya dari data medis serta properti yang kita dapat info dari data antem mortem pihak keluarga,” jelas dr Eka dikutip dari Antara, Selasa (6/5/25).

Dr Eka menyebut, tim DVI Polda Sumbar bersama instansi terkait telah menyerahkan tiga jenazah kepada masing-masing keluarga korban, di mana dua di antaranya laki-laki dan satu perempuan. Namun, secara identitas sendiri 12 korban itu adalah Rema Andini Pane (1,5), Naufal Rehan Pane (6), Riski Agustini Lubis (32), Melaiki Sinaga (74), Karmina Gultam (74) dan Sarudin Nainggolan (74), Desrita Nainggolan (50), Sri Rejeki (38), Romaida Sitanggang (74), Etrick Gustaf Wenas (26), Aryudi (38) dan Atas Silaen (30).

“Tiga jenazah itu dijemput pihak keluarga dan akan dibawa ke daerah asalnya di Medan, Sumatera Utara,” ujarnya.

 

Humas Polda Sumbar

red/mpl/bs

Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Dipindahkan ke RS Bhayangkara Padang Panjang

PADANG, SUMBAR – Maspolin.id|| Kapolres Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) akan memindahkan jenazah korban kecelakaan maut dari RSUD ke RS Bhayangkara. Langkah itu dilakukan karena di RSUD Kota Padang Panjang tidak memiliki lemari atau tempat penyimpanan jenazah.

“Kami masih menunggu pihak keluarga sampai nanti malam. Apabila hingga nanti malam belum hadir, jenazah akan kita bawa Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Padang,” jelas Kapolres Kota Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso dikutip dari Antara, Selasa (6/5/25).

Menurut Kapolres, pihak keluarga korban bisa datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menemui atau menjemput jenazah.

“Sore ini sudah ada tiga jenazah yang dijemput dan sembilan lagi masih menunggu keluarga korban,” jelasnya.

Selain itu, ujarnya, pihak keluarga korban juga bisa mendatangi posko penanganan kecelakaan lalu lintas yang dipusatkan di RSUD Kota Padang Panjang. Ia juga menyebut, ahli waris bisa menghubungi petugas di nomor 08116667118.

 

Humas Polda Sumbar

red/mpl/bs

Diduga Rem Blong, 12 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Padang Panjang

Bus milik perusahaan otobus (PO) Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami kecelakaan pada Selasa pagi (6/5).

Bus berpelat nomor B 7512 FGA itu terguling usai hilang kendali diduga karena rem blong.
25 orang menjadi penumpang bus itu. Sejumlah korban terimpit badan bus.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Padang Panjang, Ferix Sonanda, mengatakan 12 orang tewas akibat insiden itu.
“Semua korban sudah dievakuasi. Korban meninggal 12 orang terdiri dari 5 perempuan dan 7 laki-laki,” kata Ferix saat dihubungi kumparan, Selasa (6/5).
Selain kepolisian dan Basarnas, Tagana diketahui juga berada di lokasi kejadian membantu proses evakuasi para korban. Ferix menyebutkan, belasan penumpang mengalami luka-luka.
“Korban luka-luka dirawat di 2 rumah sakit yakni RS Ibnu Sina Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang serta puskesmas,” ujarnya.
Korban tewas 12 orang ini juga dibenarkan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Reza Chairul Akbar Sidiq.
“Data sementara, 12 orang meninggal dunia,” kata Reza dikonfirmasi kumparan.
Untuk kondisi bus yang terguling saat ini telah dievakuasi. Polisi belum membeberkan kronologi detail kecelakaan ini.
Namun dari rekaman CCTV, bus ALS melaju kencang dari arah Bukittinggi hingga di tikungan berbelok lalu terguling. Diduga bus mengalami rem blong.
**Berita ini juga dimuat di Kumparan.com, edisi Selasa 6 Mei 2025.
red/mpl/nn

Wisuda Tak Wajib, Sekolah Dilarang Pungut Biaya

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran Nomor 17/SE/2025 tentang Kegiatan Wisuda atau Pelepasan Peserta Didik di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMK.

“Tidak harus di hotel. Di sekolah juga bisa,”

Edaran ini menegaskan bahwa kegiatan wisuda bukan wajib dan tidak boleh menjadi beban finansial bagi orang tua atau wali murid.

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan, inti dari surat edaran tersebut adalah larangan pungutan kepada orangtua /wali murid dalam pembiayaaan kegiatan wisuda/pelepasan siswa.

“Kalau sekolah ingin menyelenggarakan acara pelepasan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, seperti menampilkan kegiatan ekstrakurikuler, silakan saja. Itu menjadi media dari siswa untuk siswa yang bisa dilaksanakan disekolah tanpa pungutan ,” ujar Sarjoko, Senin (5/5).

Sarjoko menyampaikan, kegiatan wisuda diharapkan dilakukan secara sederhana, tidak diskriminatif, dan dilaksanakan di lingkungan sekolah.

“Tidak harus di hotel. Di sekolah juga bisa. Bahkan bisa jadi momen berkesan dengan menampilkan keterampilan siswa,” katanya.

Sarjoko menjelaskan, Surat Edaran ini bersifat wajib diikuti oleh seluruh sekolah di DKI Jakarta.

Ia menambahkan, Disdik DKI Jakarta juga akan melakukan pemantauan dan supervisi atas pelaksanaan surat edaran ini. Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan evaluasi dan pendalaman lebih lanjut utk pemberian sanksinya.

“Satu poin yang paling penting, tidak boleh ada pungutan. Sekali lagi, satuan pendidikan agar pedomani  edaran ini dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ay

Presiden Prabowo: Produksi Beras dan Jagung Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah, Bukti Kerja Nyata Pemerintah

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian besar pemerintah dalam sektor pertanian, khususnya produksi beras dan jagung yang menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun ini. Hal itu disampaikan saat memberikan pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 5 Mei 2025.

“Salah satu prestasi kita yang dirasakan yang riil dan tidak bisa dibuat-buat adalah bahwa produksi beras dan jagung kita. Saya dapat laporan sekarang, sangat berhasil. Bahkan dibandingkan dengan tahun-tahun terdahulu,” ujar Presiden.

Kepala Negara mengungkapkan, Sumatra Selatan yang biasanya memproduksi sekitar 3 juta ton beras per tahun, tahun ini diperkirakan akan mencapai 4 juta ton. Peningkatan 25 persen ini, menurutnya, merupakan prestasi luar biasa yang tidak hanya membanggakan secara nasional, tetapi juga mencerminkan keberhasilan Indonesia dalam mengelola krisis pangan global.

“Artinya apa? Peningkatan 25 persen. Saya kira di seluruh dunia ini salah satu prestasi,” kata Presiden menegaskan.

Presiden juga menyampaikan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, cadangan beras yang dimiliki pemerintah berada dalam posisi tertinggi. Ini menjadi indikator kuat bahwa strategi penguatan ketahanan pangan berjalan efektif.

“Jumlah tonase beras yang sekarang berada di tangan pemerintah, saya dapat laporan, adalah tertinggi sepanjang sejarah NKRI,” ucapnya.

Presiden menekankan bahwa capaian ini bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari perencanaan matang dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah. Ia juga mengapresiasi koordinasi yang kuat dalam menyikapi ancaman El Nino dan La Nina yang berdampak pada pertanian.

“Pertanian itu yang saya katakan tadi. Azimut kompas, salah dia, salah kecil, akibatnya buruk. Kita tidak memperhatikan cuaca, El Nino, kekeringan, La Nina, kita tidak memperhatikan, krisis pangan,” jelas Presiden.

Kepala Negara secara khusus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pangan nasional yang telah bekerja fokus dan tepat sasaran. Presiden menilai peran mereka penting dalam memastikan Indonesia tetap surplus produksi pangan.

“Saya lihat tim pangan, Menteri Pertanian dan timnya, semua fokus,” tutur Presiden.

Salah satu kunci keberhasilan menghadapi kekeringan, menurut Presiden, adalah pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia. Ia mengatakan Indonesia memiliki banyak sungai yang tidak pernah kering.

“Di Jawa Timur, Kali Brantas, di Jawa Tengah, Bengawan Solo, di Jawa Barat, Citarum, di Jambi, di Riau, di Sumatra Selatan, di Kalimantan,” imbuh Presiden.

Presiden mengatakan kunci utama dari pengairan sungai adalah pengadaan pompa air. Pemerintah mengadakan puluhan ribu pompa air untuk mengalirkan air dari sungai-sungai besar di berbagai daerah.

“Yang besar kuncinya adalah pompa. Waktu itu kita cari uang untuk 80 ribu pompa. Yang harus kita adakan sebelum musim panas,” ungkapnya. 

Setkab RI

pemred/052506

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Kepemilikan Senpi AR-15

Lampung Selatan, LAMPUNG - Maspolin.id|| Kepolisian Resor Lampung Selatan terus mengembangkan kasus kepemilikan senjata api yang terungkap di wilayah Kalianda. Dalam pengembangan tersebut, polisi...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.