Untuk Pemudik di Musim Lebaran 2025 Ini Himbauan Kakorlantas Polri

KORLANTAS POLRI – Maspolin.id|| Menghadapi perhelatan besar musim Lebaran 2025 kali ini, Korlantas Polri melakukan sejumlah survey sejumlah ruas jalan tol yang dilalui, pelabuhan penyebrangan hingga jalur-jalur wisata yang memungkinkan banyak terjadi penumpukan masyarakat karena diperkirakan tahun ini peningkatan pemudik akan lebih dari tahun lalu.

Diperkirakan akan ada ratusan juta masyarakat Indonesia yang melakukan mudik dari satu daerah ke daerah lainnya. Hal ini menjadi pekerjaan besar bagi Polri khususnya Korlantas Polri yang mengatur lalu lintas masyarakat yang akan berangkat mudik maupun kembali dari kampung halaman.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH, M.Hum dalam kesempatan terpisah selalu menekankan untuk masyarakat yang melakukan kegiatan mudik tahun ini menjaga keamanan dan keselamatan.

Malam ini redaksi media official korlantas.polri.go.id mendapatkan pesan suara Kakorlantas Polri memberikan tiga himbauan kepada para pemudik jauh waktu sebelum lebaran tiba berikut kutipannya untuk memeriksa kendaraan sebelum berangkat mudik dan terkait perjalanan.

“Rekan-rekan media yang saya hormati. Himbauan para pemudik yang bahagia yang pertama periksa kendaraan dan pastikan kendaraan dalam kondisi baik. Cek oli cek ban dan bbm bila menggunakan kendaraan umum pastikan moda transportasi yang resmi aman dan nyaman. Yang kedua rencanakan rute perjalanan gunakan aplikasi navigasi pantau kondisi lalu lintas yang real time hindari rawan padat macet dan siapkan jalur-jalur alternatif,” ucapnya

Kemudian Kakorlantas juga memberikan himbauan terkait kesehatan pemudik yang harus dijaga kondisinya agar selalu dalam keadaan prima, memanfaatkan rest ara untuk beristirahat dan tidak melebihi berat barang yang dibawa hingga menyiapkan uang untuk perjalanan yang menggunakan tol saat taping hingga tidak menyulitkan dalam perjalanan mudik maupun kembali dari kampung halaman.

“Yang ketiga pastikan kesehatan prima perhitungkan saat istirahat dua sampai dua setengah jam gunakan rest area dengan baik siapkan obat-obatan air putih jangan paksa mengemudi bila lelah. Jaga keselamatan di jalan, kendalikan kecepatan,manfaatkan tempat-tempat post pelayanan dan rest area jangan membawa barang yang over kapasitas. Siapkan uang dan saldo tol silahkan singgah di pos-pos pelayanan polri manakala ada sesuatu di jalan. Mudik aman bahagia selamat dan berkesan. Terimakasih rekan-rekan semoga ini bisa dipahami oleh pemudik semuanya. Terimakasih.” tutupnya dalam pesan suara Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH, M.Hum menyampaikan himbauannya.

 

Humas Korlantas

red/mpl/sss

Inilah Profile Koruptor Pertamina Riva Siahaan Dirut Pertamina Patra Niaga

JAKARTA – Maspolin.id|| Nama Riva Siahaan tengah menjadi perbincangan hangat setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina.

Riva sendiri menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di sektor perdagangan minyak bumi.

Kasus ini mencuat setelah Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero), Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018 hingga 2023.

Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun. Sosok Riva Siahaan pun menarik perhatian publik, termasuk latar belakang kehidupan dan perjalanan kariernya. Berikut ulasan mengenai profilnya, dikutip laman resmi Pertamina Patra Niaga dan berbagai sumber.

Profil Riva Siahaan

Riva Siahaan bukanlah sosok baru di lingkungan PT Pertamina (Persero) Tbk. Ia telah lama berkarir di perusahaan pelat merah tersebut dan menduduki berbagai posisi strategis.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan menempuh pendidikan Sarjana Manajemen Ekonomi di Universitas Trisakti dan lulus pada 1999.

Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang Magister Business Administration di Oklahoma City University, Amerika Serikat, yang ditempuh-nya pada 2001 hingga 2003.

Dalam riwayat pekerjaan yang tercantum di profil LinkedIn miliknya, Riva memulai karir sebagai Account Manager di Matari Advertising dari Maret 2005 hingga Maret 2007. Setelah itu, ia bergabung dengan TBWA Indonesia sebagai Assistant Account Director dari Maret 2007 hingga September 2008.

Riva mulai berkarir di Pertamina sejak September 2008 sebagai Key Account Officer hingga Maret 2010. Karir-nya terus berkembang, ia kemudian menjabat sebagai Senior Bunker Officer I dari April 2010 hingga Januari 2015.

Berkat pengalamannya, ia dipercaya untuk bertugas di Pertamina Energy Services Pte. Ltd di Singapura sebagai Bunker Trader pada Februari 2015 hingga Februari 2016.

Setelah menyelesaikan tugasnya di Singapura, Riva kembali ke Jakarta dan menduduki posisi Senior Officer Industrial Key Account di PT Pertamina (Persero) dari Februari 2016 hingga April 2018. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Pricing Analyst, Market and Product Development – Retail Fuel Marketing dari Maret 2018 hingga April 2019.

Karir Riva semakin menanjak ketika ia ditunjuk sebagai Vice President (VP) Crude and Gas Operation di PT Pertamina International Shipping (PIS) dari April 2019 hingga Desember 2020.

Kemudian, ia dipercaya menjadi VP Sales & Marketing PIS dari Desember 2020 hingga Mei 2021. Tak lama setelahnya, Riva diangkat menjadi Commercial Director PIS dari Mei hingga Oktober 2021.

Pada Oktober 2021, Riva dipindahkan ke subholding Pertamina lainnya, yakni Pertamina Patra Niaga. Ia pertama kali menjabat sebagai Corporate Marketing and Trading Director hingga Juni 2023.

Kemudian, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 16 Juni 2023, Riva resmi diangkat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, menggantikan Alfian Nasution yang saat ini menjabat sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero).

Namun, kiprah Riva Siahaan di dunia energi kini tercoreng setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam periode 2018–2023.

Dugaan tindak pidana ini disebut menyebabkan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri lebih tinggi dari seharusnya, sehingga negara mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp193,7 triliun.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan salah satu petinggi di lingkungan Pertamina dan berdampak besar terhadap perekonomian negara. Kejaksaan Agung terus mendalami peran Riva Siahaan serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam skandal tersebut.

Selain itu, penetapan Riva sebagai tersangka menimbulkan berbagai spekulasi mengenai mekanisme pengelolaan minyak mentah dan transparansi bisnis di sektor energi. Publik kini menantikan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah ini.

Antara

red/mpl/pr

Kades Kohod Ditahan Terkait Kasus Pagar Laut Tangerang

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Drama hukum yang melibatkan Kepala Desa Kohod, Arsin, akhirnya memasuki babak baru. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri, Arsin resmi ditahan bersama tiga tersangka lainnya terkait kasus dokumen pagar laut Tangerang.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa penahanan dilakukan pada Senin (24/2/2025) malam. Selain Arsin, yang ikut merasakan dinginnya jeruji besi adalah Sekretaris Desa Kohod, Ujang Karta, serta dua penerima kuasa berinisial SP dan CE.

Setelah serangkaian pemeriksaan, Bareskrim langsung menggelar rapat internal dan memutuskan penahanan keempat tersangka di hari yang sama.

“Setelah pemeriksaan, kami beserta unit melaksanakan gelar internal, dan memutuskan mulai malam ini mereka ditahan,” ujar Djuhandhani, Selasa 25 Februari 2025.

Kini, proses hukum memasuki tahap berikutnya. Djuhandhani memastikan bahwa berkas perkara akan segera dilengkapi dan dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) demi mempercepat proses persidangan.

Langkah penahanan ini bukan tanpa alasan. Djuhandhani menegaskan setidaknya ada tiga faktor utama yang menjadi dasar keputusan ini.

“Tersangka tidak menghilangkan barang bukti, kemungkinan masih ada barang bukti yang akan kita perlukan untuk pengembangan perkara ini,” ujarnya.

“Dan yang ketiga, kita takutnya mengulangi perbuatannya dengan berbagai kewenangan yang dia miliki,” pungkas Djuhandhani.

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polres Ketapang diserang Oknum Anggota TNI, Polri-TNI Tegaskan Tetap Solid

MABES POLRI – Maspolin.id|| Mapolres Tarakan diserang oleh sejumlah oknum prajurit TNI karena kesalahpahaman.

Kendati demikian, Kapolda Kalimantan Utara dan Pangdam VI/Mulawarman memastikan TNI-Polri tetap solid.

“Terkait dengan masalah ini, kami, TNI dan Polri, sudah melaksanakan kegiatan secara berjenjang dan bersama-sama untuk menyelesaikan masalah,” ujar Kapolda Kaltara Irjen Pol. Hary Sudwijanto, Selasa (25/2/2025).

Kapolda menjelaskan, dari awal, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kaltara bersama Polisi Militer TNI hingga Kapolres Tarakan berkoordinasi langsung dengan komandan Kodim dan Batalion dan telah merumuskan pola-pola penyelesaian pascainsiden penyerangan Mapolres Tarakan.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha memberikan dukungan moril untuk mengembalikan situasi seperti semula.

Rencananya, setelah dari Polres Tarakan, Pangdam mengunjungi anggota Polri yang sedang dirawat di rumah sakit di Kota Tarakan untuk memberikan semangat pemulihan.

Pangdam menegaskan bahwa peristiwa penyerangan Mapolres Tarakan tidak akan merusak soliditas dan solidaritas yang telah dibangun bersama-sama dengan jajaran kepolisian. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus mendalami dan menyelidiki para prajurit TNI yang diduga terlibat insiden penyerangan dan akan menindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kita bersama-sama Kapolda ingin mendinginkan suasana dan peristiwa ini tidak akan merusak solidaritas yang sudah kita bangun bersama-sama dengan kepolisian,” ujar Pangdam.

Mengenai kronologi kejadian, Pangdam menyampaikan bahwa Bidang Propam Polda Kaltara dan Denpom TNI masih melakukan penyelidikan.Ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan.

“Yang jelas, Kapolda dan Pangdam bersama-sama secara berjenjang menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Akibat insiden penyerangan Mapolres Tarakan pada Senin (24/2) malam, sekitar pukul 23.00 Wita tersebut, enam anggota Polri mengalami luka-luka dan saat ini mendapatkan perawatan medis.

“Sama halnya dengan Kapolda, bahwa kami masih terus mendalami dan menyelidiki para oknum dan tentunya nanti akan berhadapan hukum yang berlaku di satuan kami, saat ini masih proses penyelidikan,” tutur Pangdam.

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Lanud Husein Sastranegara Panen Sayuran dari Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Ketahanan Pangan

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Lanud Husein Sastranegara menggelar panen sayuran hasil pemanfaatan lahan kosong di lingkungan pangkalan, Selasa (25/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian,S.E., M.Han didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara Ny. Annisa Alfian, para pejabat Lanud, serta anggota yang terlibat dalam program ketahanan pangan.

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Lanud Husein Sastranegara dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Pemanfaatan lahan kosong ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan sehat bagi anggota dan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kita bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ungkap Danlanud.

Berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, bawang dan pakcoy berhasil dipanen dalam kegiatan ini. Hasil panen tersebut sebagian akan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari personel Lanud Husein Sasteanegara dan keluarga, sementara sebagian lainnya dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selain sebagai upaya ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Lanud Huswin Sastranegara dan keluarganya untuk lebih peduli terhadap pertanian dan pemanfaatan lahan yang ada. Dengan adanya program ini, diharapkan ketahanan pangan di lingkungan Lanud Husein Sastranegara semakin kuat.

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Lanud Husein Sastranegara dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan kebijakan TNI AU dalam memberdayakan sumber daya yang ada demi kesejahteraan anggota dan masyarakat.

(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU).

red/mpl/adr

Bareskrim Bongkar Praktik Curang SPBU Sebabkan Kerugian Masyarakat Rp1,4 M

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap kasus kecurangan di salah satu SPBU di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Dalam pengungkapan itu, pemilik PT PDM selaku pengelola SPBU, yakni Rudi, ditetapkan sebagai tersangka.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Kemudian, dilakukan pengecekan oleh tim penyidik, Kementerian Perdagangan, dan Pertamina Patra Niaga.

“Pada hari Kamis, 9 Januari 2025, sekitar pukul 14.00, tim penyelidik Subdit 1 Ditreskrimsus bersama Direktorat Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan dan PT Pertamina Patra Niaga mendatangi SPBU untuk melakukan pengecekan terhadap kebenaran pompa ukur di SPBU tersebut,” ungkapnya, Rabu (19/2/25).

Ia menjelaskan, ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup hingga kasus naik ke penyidikan dan Rudi ditetapkan sebagai tersangka. Pemeriksaan saksi pun telah dilakukan kepada empat orang saksi, yakni dua pegawai SPBU, ahli, dan pihak manajemen perusahaan pengelola.

Menurut Brigjen. Pol. Nunung, SPBU tersebut mengoperasikan pompa merek Tatsuno produksi tahun 2005 untuk jenis Bio Solar 1 unit, Pertalite mobil 1 unit, Pertamax mobil 1 unit, serta Pertalite dan Pertamax motor 1 unit. Kemudian, diduga pengelola juga telah memasang PCB atau unit printer sirkuit yang berisi komponen elektronik dengan trafo pengatur arus listrik.

“Alat tambahan tersebut dipasang dan disembunyikan di dalam kolom kompartemen kosong antara kompartemen pompa dan kompartemen alat ukur BBM,” jelas Direktur.

Lebih lanjut ia memaparkan, penggunaan alat tambahan secara ilegal itu dipasang pada dispenser atau pompa BBM. Sehingga, takarannya tidak sesuai dan menyebabkan kerugian di masyarakat.

“Pemilik SPBU diduga telah menyebabkan kerugian masyarakat sebesar Rp1,4 miliar per tahun,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 27 junto Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dengan ancaman pidana 1 tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp1 juta. Meskipun demikian, mengingat kerugian masyarakat mencapai Rp1,4 miliar, tidak menutup kemungkinan nantinya akan diterapkan juga pasal terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso, M.Si., mengapresiasi atas tindakan tegas Polri. Ia menjelaskan, terdapat empat pompa dispenser yang dipasang alat penyebab kerugian masyarakat.

“Setiap 20 liter BBM yang diisi akan berkurang sekitar 600 ml atau rata-rata minus 3%. Sehingga, takarannya berkurang dan masyarakat atau konsumen dirugikan,” ungkap Mendag.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

263 Sertipikat yang Dipalsukan dalam Kasus Pagar Laut diteliti Lab Forensik

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Skandal pemalsuan sertifikat tanah kembali mencuat, kali ini melibatkan Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik mafia tanah di Indonesia.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa Arsin tidak sendirian. Tiga orang lainnya turut ditetapkan sebagai tersangka, yakni UK yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Kohod, serta SP dan CE yang berperan sebagai penerima kuasa.

“Modusnya adalah mengajukan permohonan pengukuran melalui KJSB Raden Muhammad Lukman dan permohonan hak ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, yang akhirnya menerbitkan 260 SHM atas nama warga Kohod,” jelas Djuhandhani, Selasa (18/2/2025).

Menurutnya, penyidik menemukan bukti bahwa keempat tersangka diduga melakukan pemalsuan berbagai dokumen, termasuk girik, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah, surat pernyataan tidak sengketa, serta surat kuasa pengurusan permohonan sertifikat. Pemalsuan ini dilakukan sejak Desember 2023 hingga November 2024.

Djuhandhani mengungkapkan, sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk 263 warkat yang dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa keabsahannya.

Dari penggeledahan di beberapa lokasi pada Senin (10/2), penyidik juga menyita satu unit printer, satu unit layar monitor, keyboard, stempel sekretariat Desa Kohod, serta berbagai peralatan lain yang diduga digunakan dalam pemalsuan dokumen tanah.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kasus Pagar Laut di Tangerang, Kades Kohod Jadi Tersangka

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menetapkan Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin, sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM) terkait pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kita menetapkan Saudara A (Arsin) selaku Kades Kohod,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 17 Februari 2025.

Selain Arsin, penyidik juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu UK yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Kohod, serta SP dan CE yang berperan sebagai penerima kuasa.

Djuhandhani mengungkapkan, keempat tersangka diduga telah bersama-sama membuat dan menggunakan surat palsu, termasuk girik, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah, surat pernyataan tidak sengketa, surat keterangan tanah, surat keterangan pernyataan kesaksian, serta surat kuasa pengurusan permohonan sertifikat dari warga Desa Kohod. Pemalsuan ini dilakukan oleh Kades dan Sekdes Kohod sejak Desember 2023 hingga November 2024.

“Para tersangka seolah-olah mengajukan permohonan pengukuran melalui KJSB Raden Muhammad Lukman dan permohonan hak kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. Akibatnya, terbitlah 260 SHM atas nama warga Kohod,” jelas Djuhandhani.

Keempat tersangka ditetapkan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Selasa ini. Penyidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan/atau pemalsuan akta otentik ini terus berlanjut untuk mengungkap lebih banyak fakta terkait penerbitan 263 SHGB dan 17 SHM di Desa Kohod.

Dalam proses penyidikan, tim penyidik telah menyita 263 warkat yang dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa keabsahannya.

Selain itu, dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi pada Senin (10/2), turut disita sejumlah barang bukti berupa satu unit printer, satu unit layar monitor, keyboard, stempel sekretariat Desa Kohod, serta berbagai peralatan lain yang diduga digunakan dalam pemalsuan girik dan dokumen tanah.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Berikut Kekayaan Brian Yuliarto Mendiktisaintek Baru Menurut LHKPN

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo resmi melantik Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) pada Rabu (19/2). Sebelumnya, Brian merupakan Guru Besar di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kini menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam jabatan Kabinet Merah Putih tersebut.

Sebagai pemimpin kementerian baru, berapa harta kekayaan yang dimiliki Brian Yuliarto menurut LHKPN? Berikut penjelasannya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 29 Maret 2024, Brian memiliki total kekayaan mencapai Rp18,64 miliar.

Sebagian besar kekayaannya berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp18,075 miliar yang tersebar di berbagai lokasi seperti Bandung, Bekasi, Karawang, dan Kendal.

Aset properti terbesar miliknya adalah tanah dan bangunan seluas 647 m2/217 m2 di Kab/Kota Bandung yang diperoleh melalui hibah tanpa akta dengan nilai Rp7,75 miliar. Selain itu, ia juga memiliki tanah dan bangunan di Kab/Kota Bekasi seluas 420 m2/110 m2 senilai Rp3,5 miliar.

Brian juga tercatat memiliki beberapa aset lain di Kab/Kota Bandung, termasuk tanah dan bangunan seluas 338 m2/338 m2 senilai Rp2,25 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 126 m2/150 m2 senilai Rp1,85 miliar.

Beberapa properti lainnya yang merupakan hasil usaha sendiri, yakni tanah dan bangunan seluas 153 m2/110 m2 di Kab/Kota Bandung yang bernilai Rp1,45 miliar, serta tanah seluas 3.560 m2 di Kab/Kabupaten Karawang senilai Rp260 juta.

Selain properti, Brian juga memiliki kendaraan pribadi berupa mobil Honda CR-V 1.5 TC CVT CKD tahun 2018 yang dibeli dengan hasil sendiri senilai Rp 170 juta. Ia juga memiliki harta bergerak lainnya yang ditaksir mencapai Rp235,6 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp160 juta.

Namun, tidak ada laporan mengenai kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya dalam laporan harta Brian Yuliarto.

Laporan LHKPN juga menunjukkan bahwa Brian tidak memiliki hutang yang tercatat. Dengan demikian, total harta kekayaannya tetap bersih sebesar Rp 18,64 miliar.

Untuk selengkapnya, berikut adalah rincian harta kekayaan Brian Yuliarto, Kemdiktisaintek yang baru dilantik berdasarkan LHKPN yang dirilis KPK.

Harta kekayaan Brian Yuliarto Kemdiktisaintek

1. Tanah dan Bangunan: Rp18.075.000.000

  • Tanah dan bangunan seluas 126 m²/150 m² di Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta – Rp1.850.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 338 m²/338 m² di Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta – Rp2.250.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 153 m²/110 m² di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri – Rp1.450.000.000
  • Tanah seluas 70 m² di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri – Rp190.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 647 m²/217 m² di Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta – Rp7.750.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 420 m²/110 m² di Kab/Kota Bekasi, hibah tanpa akta – Rp3.500.000.000
  • Tanah seluas 3.560 m² di Kab/Kota Karawang, hasil sendiri – Rp260.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 450 m²/200 m² di Kab/Kota Kendal, hasil sendiri – Rp825.000.000

2. Alat Transportasi dan Mesin: Rp170.000.000

  • Mobil Honda CR-V 1.5 TC CVT CKD tahun 2018, hasil sendiri – Rp 170.000.000

3. Harta Bergerak Lainnya: Rp235.600.000

4. Surat Berharga: –

5. Kas dan Setara Kas: Rp160.000.000

6. Harta Lainnya: –

7. Hutang: –

Total Harta Kekayaan (harta-hutang):Rp18.640.600.000

 

Antara

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Lantik Brian Yuliarto jadi Mendiktisaintek Gantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden RI Prabowo Subianto melantik Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore, dan menggantikan pejabat sebelumnya, Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Brian dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Tahun 2024-2029.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya. Kesatu dan seterusnya, kedua dan seterusnya mengangkat Brian Yuliarto Ph.D sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Kabinet Merah Putih dalam sisa jabatan periode 2024-2029,” kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretaris Negara Ninik Purwanti di Istana Negara Jakarta, Rabu

Penetapan Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek itu per tanggal 18 Februari 2025

Bersamaan dengan pelantikan Brian, Presiden Prabowo Subianto juga melantik Kepala BPKP Yusuf Ateh dan Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari, Kepala BPS Amalia Adininggar, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi.

Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan keputusan presiden tentang pengangkatan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Usai pembacaan keputusan presiden dan daftar nama pejabat yang akan dilantik, Presiden Prabowo membacakan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian potongan sumpah jabatan yang dibacakan oleh Presiden dan diikuti para pejabat.

Setelah itu, Brian Tuliarto menandatangani berita acara yang disaksikan secara langsung Presiden Prabowo Subianto.

 

Antara

red/mpl/sss

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kapolres Jenguk Bayi yang Ditemukan di Kalibaru, Pastikan Perawatan dan Masa...

Banyuwangi, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan menjenguk bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi hidup di wilayah Kecamatan Kalibaru,...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.