POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah menetapkan tia orang sebagai tersangka dalam kasus pesta seks sesama jenis di sebuah Hotel di Kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Ketiga tersangka tersebut diantaranya BP alias D, RH alias R, serta RE alias E. Mereka termasuk 56 pria yang diamankan Subdit Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Pada kasus pesta yang dilakukan di kamar nomor 2617, Habitare Apartemen Hotel Rasuna, di daerah Kuningan tersebut telah diamankan 56 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Selasa (4/2/2025).
“Tiga dari 56 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, sementara 53 orang lainnya masih saksi,” sambungnya.
Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap secara lengkap kronologis dan motif gelaran pesta seks sesama jenis itu.
KORLANTAS POLRI, Ciawi, Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kakorlantas Polri Brigjen Pol Agus Suryonugroho bersama Dirut PT. Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengunjungi korban selamat kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (5/2/2025).
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Ahmad Wiyagus menyampaikan bahwa kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi jalur B arah Jakarta, tepatnya di KM 41, pada Selasa (4/2/2025), mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dari total 19 korban.
Selain itu, tiga orang mengalami luka berat, tiga orang mengalami luka sedang, dan lima lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
“Terjadi laka Lantas di jalan tol Jagorawi jalur belakang arah Jakarta tepatnya di depan gerbang tol Ciawi 2 KM 41 kecamatan bogor Utara Kota Bogor adapun kendaraan yg terlibat ada 7 kendaraan ya 1 truk tronton kemudian 5 minibus dan 1 kemdaraan sedang, korban ada 19, 8 meninggal dunia 3 luka berat 3 luka sedang dan 5 luka ringan,”terang Irjen Pol Ahmad Wiyagus.
Ia menjelaskan bahwa Kepolisian Polda Jabar bersama Kakorlantas Polri akan melakukan tindakan kepolisian secara terkoordinasi dan terukur.
“Kami disini hadir bersama dengan Dirut Jasa Raharja dan Kakorlantas dan Dirut Rumah Sakit Ciawi tentunya kita akan melakukan tindakan kepolisian secara kolaborasi dengan instansi terkait,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kakorlantas Brigjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa Polda Jawa Barat dan Korlantas Polri telah menurunkan Tim TAA untuk olah TKP.
Kakorlantas Polri Brigjen Pol Agus Suryonugroho bersama Dirut PT. Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengunjungi korban selamat kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat
“Polda Jawa Barat dengan Korlantas Polri sudah menurunkan Traffic Accident Analisis (TAA) kita sudah melakukan olah TKP termasuk pendalaman saksi – saksi di TKP serta kami juga sudah mempelajari CCTV jadi peristiwa ini seperti apa,” kata Brigjen Pol Agus.
Ia menyebutkan, pendalaman ini penting untuk mengetahui bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.
“Proses analisis insiden lalu lintas akan membantu menjelaskan peristiwa sebelum, sesaat, dan setelah kecelakaan. Kami masih mendalami hal tersebut,” ujarnya.
Terakhir, Brigjen Agus Suryo menambahkan bahwa Korlantas Polri akan berkolaborasi dengan Polda Jawa Barat untuk melakukan penyelidikan, diawali dengan gelar awal.
“Hal-hal yang kami ketahui di TKP akan kami simpulkan apakah kecelakaan ini disebabkan oleh kecepatan tinggi, rem blong, atau faktor lain seperti mengantuk. Kami akan simpulkan setelah rangkaian pendalaman,” tutupnya.
Sementara itu, kondisi sopir truk tronton yang selamat saat ini sudah diamankan, meskipun belum dapat dimintai keterangan. Sedangkan untuk arus lalu lintas di Jalan Tol Jagorawi saat ini sudah kembali normal.
KORLANTAS POLRI, Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Tim dari Korlantas Polri bersama Polda Jawa Barat, yang terdiri Traffic Accident Analysis (TAA) dan Traffic Accident Research Center (TAA RC), melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kecelakaan besar yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Kabupaten Bogor.
Kasubdit Audit Korlantas Polri Kombes Pol Dodi Daryanto menjelaskan hasil pengamatan di lokasi kecelakaan yang mengungkap sejumlah temuan menarik.
“Setelah melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti yang ada, kami mencatat bahwa pada faktor jalan, tidak ditemukan sama sekali bekas pengereman dari ban. Ini menunjukkan bahwa kendaraan tidak melakukan upaya pengereman sebelum kecelakaan terjadi,” kata Dodi.
Menurut Kombes Dodi, temuan tersebut mengindikasikan adanya kemungkinan kerusakan pada sistem pengereman kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Ini menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk memverifikasi apakah sistem pengereman kendaraan bermasalah, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” lanjutnya.
Kasubdit Audit Korlantas Polri Kombes Pol Dodi Daryanto menjelaskan hasil pengamatan di lokasi kecelakaan yang mengungkap sejumlah temuan menarik
Sebagai bagian dari penyelidikan, tim TAA juga menggunakan teknologi
3D Laser Scanner untuk merekam dan memetakan situasi kecelakaan di TKP secara tiga dimensi. Teknologi ini memungkinkan tim untuk membuat rekonstruksi kejadian secara akurat, sehingga dapat mengetahui secara detail bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.
“Penggunaan alat 3D Laser Scanner ini sangat penting karena memberikan gambaran visual yang lebih jelas mengenai kondisi jalan, posisi kendaraan, dan dinamika kecelakaan. Dengan demikian, kami bisa menyimpulkan apakah ada faktor lain yang mempengaruhi kejadian ini dan bagaimana kejadian serupa bisa dihindari di masa depan,” jelas Dodi.
Polri menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh, tidak hanya pada faktor kendaraan, tetapi juga pada faktor manusia, jalan, dan lingkungan yang dapat mempengaruhi kejadian kecelakaan. Tim juga berjanji akan melanjutkan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.
Dodi juga mengingatkan bahwa proses olah TKP dan analisis masih berlangsung, dan hasil yang lebih mendalam akan segera diumumkan setelah seluruh pemeriksaan selesai dilakukan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan kejadian ini dapat dipahami dengan baik, dan kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.
KORLANTAS POLRI – Maspolin.id|| Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri saat ini telah mempersiapkan untuk mengembangkan BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor dalam format elektronik. Hal ini disampaikan Kasubdit BPKB Ditregiddent Korlantas Polri Kombes Pol Sumardji, di salah satu hotel Jakarta, Selasa (4/2/2025).
“Kegiatan hari ini fokus kepada para penyelenggara di kewilayahan berkaitan dengan soal BPKB elektronik. Sebentar lagi di seluruh jajaran akan diberlakukan BPKB elektronik, kusus untuk R4 kendaraan baru. Untuk roda dua dan BBN 2 masih menggunakan BPKB lama,” ujar Kasubdit BPKB Ditregiddent Korlantas Polri Kombes Pol Sumardji.
BPKB elektronik nantinya akan berbentuk seperti e-paspor yang dilengkapi dengan chip untuk menyimpan data kendaraan.
“Kalau dulu BPKB dengan paper yang cukup lebar. Nanti kecil seperti paspor di situ ada chip yang berisi data-data kendaraan lengkap. Jika hilang cukup kita akses dengan mudah untuk bisa dicetak kembali,” tambah Kombes Pol Sumardji.
Pelatihan penerbitan BPKB elektronik ini melibatkan seluruh Polda jajaran. Dan bulan Maret sudah bisa berjalan untuk R4 kendaraan baru.
“Bulan maret ini selesai pelatihan semua harus kita jalankan, serentak dilakukan di seluruh Polda jajaran, karena material BPKB sudah kita kirim ke seluruh jajaran di bulan Maret ini sudah bisa jalan,” tegasnya.
Dengan meningkatkan kualitas pelayanan khususnga berkaitan dengan penyimpanan data yang lebih baik lagi, BPKB elektronik ini bisa dipakai untuk aktivitas Regident Runmor dari mutasi, lanjut blokir, jika sudah ada BPKB elektronik.
“Peningkatan kualitas pelayanan dari kita khususnya berkaitan dengan penyimpanan data yang lebih baik lagi, dengan BPKB elektronik ini bisa dipakai untuk aktivitas regident runmor mau dari mutasi, lanjut blokir dan sebagainya kedepan seperti itu kalau itu semua sudah bisa ada BPKB elektronik,” jelas Kasubdit BPKB Ditregiddent Korlantas Polri.
Terakhir Kombes Pol Sumardji berharap, dengan adanya inovasi baru ini masyarakat dapat merasakan betul kepuasan pelayanan yang diberikan oleh Polri.
“Tentu kaitannya dengan ini adalah kelebihan yang kita berikan kepada masyarakat agar masyarakat betul betul bisa merasakan kepuasan pelayanan yang diberikan oleh Polri,” pungkasnya.
ISTANA PRESIDEN – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaktifkan kembali pengecer-pengecer LPG yang sempat terhenti penjualannya akibat kebijakan penertiban. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelum melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 4 Februari 2025.
“Semalam memang kami sengaja minta waktu semua untuk berkomunikasi sebagai perwakilan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Itu menyampaikan aspirasi rakyat di daerah-daerah yang kemarin kesulitan mendapatkan LPG. Sehingga kemudian dari hasil komunikasi-komunikasi itu, tadi pagi Presiden sudah turun tangan meminta agar Kementerian ESDM mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang tadinya tidak sempat jualan,” ujar Dasco.
Dasco menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada kebijakan dari Kementerian ESDM untuk menertibkan pengecer yang menjual LPG dengan harga yang berbeda-beda dan lebih mahal dari harga yang seharusnya. Namun, Dasco menyebut, kebijakan tersebut justru menimbulkan dampak yang tidak diinginkan.
“Ada kebijakan dari internal Kementerian ESDM itu untuk menertibkan pengecer-pengecer yang harganya tidak seragam dan cenderung mahal di masyarakat. Kemudian ternyata dalam waktu yang bersamaan penertiban itu ternyata menimbulkan dampak yang seperti kita sama-sama tahu,” jelas Dasco.
Dasco menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan agar penertiban dilakukan secara bertahap atau parsial, dengan pengecer tetap diizinkan untuk berjualan sementara proses administrasi penertiban berlangsung.
“Akhirnya dari hasil komunikasi semalam dan dievaluasi tadi pagi, Presiden kemudian meminta supaya secara parsial dilakukan administrasi penertibannya, tetapi pengecer-pengecer bisa sambil berjualan dahulu supaya rakyat tetap bisa membeli LPG-nya,” tutur Dasco.
Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok selama tahun 2024 telah memasang sebanyak 15 plang, kepada penunggak pajak. Wajib Pajak (WP) tersebut belum menuntaskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) lebih dari dua tahun.
Kepala BKD Kota Depok Wahid Suryono mengatakan, plang penanda yang dipasang merupakan bentuk peringatan keras terhadap para pelaku WP agar segera menuntaskan kewajiban membayar pajak.
“Tugas kami memastikan pelaku usaha menunaikan kewajiban dalam membayar pajak. Sebagai bentuk peringatan keras, kami pasang plang penanda terhadap WP yang masih menunggak,” ujarnya, Selasa (05/02/25.
Wahid menyebut, dari 15 WP yang menunggak terdapat potensi pajak hingga belasan miliar rupiah. Hal ini tentunya bisa menjadi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika WP segera menunaikan kewajiban membayar pajak.
“Nilai pokok piutang rata-rata di atas Rp120 juta, ini belum dihitung denda. Jadi memang potensi penerimaannya cukup besar,” terangnya.
Sebelum plang tersebut dipasang, lanjutnya, terdapat langkah-langkah yang telah ditempuh oleh BKD. Salah satunya menerbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).
“SPPT ini diterbitkan agar pelaku WP membayar. Kalau belum bayar juga, kami terbitkan surat penagihan. Jika WP tidak merespons setelah beberapa kali surat penagihan itu diterbitkan, kami akan segera melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, agar ada proses pemanggilan,” bebernya.
“Biasanya plang yang dipasang adalah WP yang sudah melewati tahap itu, dan belum juga memenuhi kewajibannya. Yang pasti mereka itu sudah menunggak pajak lebih dari dua tahun,” tegasnya.
Meski BKD Kota Depok sudah menemukan beberapa WP yang menunggak, Wahid menyebut, sampai saat ini tindakan yang dilakukan belum mencapai tahap penyitaan.
“Saat ini kami belum sampai pada tahap penyitaan. Karena beberapa WP juga sudah mencicil pembayaran pajak,” pungkasnya.
JAKARTA – Maspolin.id|| Satgas Pangan Polri turun tangan untuk memantau dan mengecek langsung ketersediaan serta jalur pasokan liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas melon di sejumlah wilayah.
Ketua Satgas Pangan Mabes Polri Brigjen Helfi Assegaf menegaskan bahwa timnya telah diterjunkan ke lapangan guna memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar. “Tim Satgas Pangan turun ke lapangan untuk mengecek ketersediaan dan distribusi oleh pelaku usaha serta agen-agen,” ujar Helfi kepada wartawan, Senin (3/2/2025).
Helfi juga mengungkap bahwa pihaknya telah menangani tujuh kasus penegakan hukum terkait LPG 3 kg selama periode 2021-2024. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai kasus-kasus tersebut.
“(Semuanya) telah P21 atau dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum, dan telah dilimpahkan ke JPU. Kasus ini berkaitan dengan LPG 3 kg dengan persangkaan UU Perlindungan Konsumen dan UU Migas,” jelasnya.
Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di tengah fenomena kelangkaan gas melon di beberapa daerah.
“Ada beberapa perkembangan terkait kebutuhan rumah tangga, khususnya LPG 3 kg. Polri terus melakukan langkah-langkah pemeliharaan kamtibmas untuk menghindari potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Polri juga membuka peluang untuk berkolaborasi dengan Pertamina guna memastikan pasokan tetap stabil. “Kami berharap ketersediaan LPG 3 kg kembali normal, dan masyarakat tetap menjaga ketertiban serta keamanan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengambil langkah strategis dengan mewajibkan pengecer LPG 3 kg beralih menjadi pangkalan resmi. Kebijakan ini bertujuan untuk memperpendek rantai distribusi, sehingga harga gas melon tetap sesuai dengan subsidi pemerintah.
Pertamina Patra Niaga selaku BUMN penyalur LPG 3 kg memastikan bahwa harga gas subsidi di seluruh pangkalan resmi telah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
“Bagi masyarakat, pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kg tentu lebih murah dibandingkan pengecer, karena harganya sudah sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah daerah,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan resminya, Senin (3/2).
Dengan berbagai langkah ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg semakin lancar dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas melon dengan harga yang wajar.
MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap adanya penurunan suplai atau persediaan LPG 3 kg di tingkat agen dan pangkalan. Hal ini diketahui setelah Satgas Pangan Polri melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Terjadi penurunan suplai ke agen atau ke pangkalan, yang tadinya per hari itu 280 tabung LPG 3 kg. Saat ini hanya 130 per hari,” ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2025).
Meski demikian, Helfi memastikan belum ditemukan indikasi adanya penimbunan gas melon yang saat ini tengah dikeluhkan masyarakat. Ia menyatakan bahwa pihaknya baru menemukan adanya kekurangan stok di tingkat agen dan pangkalan.
“Itu sementara, dan saat ini kita komunikasikan dengan Dirjen Migas. Tim kami sedang komunikasi di sana, kita tunggu hasilnya gimana,” jelasnya.
Satgas Pangan Polri telah melakukan pengecekan langsung di lapangan, terutama di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), hingga Banten. Kekurangan stok ini berdampak pada sulitnya masyarakat mendapatkan LPG 3 kg di pengecer. Selain itu, terdapat persyaratan khusus dalam pembelian gas melon tersebut.
“Sekarang ada persyaratan khusus untuk bisa mendapatkan LPG 3 kg, yakni harus menggunakan KTP, dan itu menjadi persyaratan utama,” terang Helfi.
Lebih lanjut, Helfi menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran Satgas Pangan daerah untuk segera turun ke lapangan guna mengecek serta mengawasi stok dan distribusi LPG 3 kg.
“Kita juga instruksikan kepada jajaran kita di Satgasda untuk segera turun ke lapangan mengecek, melakukan pengawasan terkait masalah stoknya dan distribusi,” ujarnya.
Hasil dari pengecekan dan pengawasan ini nantinya akan dikumpulkan dalam laporan resmi dan dilaporkan kepada pimpinan untuk langkah lebih lanjut.
Tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan Arif Nugroho yang juga anak petinggi Prodia dan Muhammad Bayu Hartanto mencabut gugatan perdata terhadap eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (Polres Jaksel) AKBP Bintoro.
“Dikarenakan kita mau menambahkan para pihak maupun ada alamat yang kurang tepat. Jadi kita mencabut sementara,” kata kuasa hukum Arif dan Bayu, Pahala Manurung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu.
Pahala mengatakan gugatan itu akan diajukan kembali ke PN Jaksel. Namun, dia belum menjelaskan siapa pihak tergugat yang nantinya akan ditambahkan dalam gugatan tersebut.
“Kami akan melakukan upaya seperti ini lagi untuk menambah pihak berikutnya sesuai dengan posita dan petitum. Nilai kerugian lebihnya akan kita masukan lagi,” ujarnya.
Dia mengatakan ada penambahan total kerugian dalam gugatan yang nantinya akan diajukan kembali. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda penetapan pencabutan gugatan pada Rabu (12/2).
“Ada satu atau dua orang lagi yang kita mau tambahkan,” ujarnya
Gugatan perdata ini teregister dengan nomor perkara 30/Pdt.G/2025/PN JKT.SEL. Gugatan itu didaftarkan ke PN Jaksel pada Selasa (7/1).
Penggugat dua orang atas nama Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartoyo. Sedangkan yang tergugat adalah AKBP Bintoro, AKP Mariana, AKP Ahmad Zakaria, Evelin Dohar Hutagalung, dan Herry, serta turut tergugat Dika Pratama. Gugatan itu diklasifikasikan ke dalam perbuatan melawan hukum.
Penggugat melalui kuasa hukumnya, yakni Pahala Manurung, menyampaikan sejumlah petitum terkait dugaan perbuatan melawan hukum dari para tergugat, yaitu:
Mengembalikan uang atau menyerahkan mobil Lamborghini Aventador, motor Sportstar Iron, motor BMW HP4 yang pernah dijual
Mengembalikan uang sebesar Rp 1,6 miliar
Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) atas mobil Lamborghini Ampetador, motor Sportstar Iron, dan motor BMW HP4
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu menggelar sidang gugatan perdata kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro terhadap dua tersangka kasus pembunuhan.
Selain bergulir di PN Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya juga bakal menggelar sidang etik terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro atas dugaan pemerasan terhadap pelaku pembunuhan pada Jumat (7/2).
Sidang tersebut bakal menghadirkan lima oknum yang terlibat, yaitu AKBP Bintoro, AKBP Gogo Galesung, anggota Polres Metro Jakarta Selatan berinisial Z, ND dan M.
BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| SPPG Lanud Husein Sastranegara Konsisten Distribusikan 3.400 Lebih Makan Bergizi Gratis ke Sekolah di Wilayah Kecamatan Cicedndo.
Bandung. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Husein Sastranegara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, Bandung, Rabu (5/2/2025).
Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Lanud Husein Sastranegara secara konsisten mendistribusikan lebih dari 3.432 porsi makanan bergizi ke tujuh sekolah yang berada di wilayah Lanud Husein Sastranegara, Bandung.
Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak sekolah serta mendukung Asta Cita Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
Danlanud juga menegaskan komitmen Lanud Husein Sastranegara untuk terus menjalankan program MBG guna memastikan setiap siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup.
“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan dan meningkatkan program ini demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik, khususnya di wilayah Lanud Husein Sastranegara,” pungkas Danlanud.
Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.