Jalin Silaturahmi, Brimob Kaltim Hadiri Pernikahan Warga di Jayapura

JAYAPURA,Maspolin.id– Sebagai bentuk kedekatannya dengan warga masyarakat papua, anggota Satbrimob Polda Kaltim yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa 2019 datang menghadiri acara pernikahan anak Bapak Andi, salah seorang warga RT. 02 di Jalan Samudra Dok V Mandala Kota Jayapura, Minggu, 24 November 2019

Selain bersilatutahmi, kegiatan ini juga sebagai ajang memperkenalkan Satuan Brimob Polda Kaltim BKO Polda Papua kepada masyarakat yang hadir dalam acara nikahan tersebut

Dalam kesempatan tersebut, Personel Brimob Kaltim dipimpin oleh Iptu Sriwiyono, S.H mendapat kesempatan tersebut memberikan ucapan selamat, baik kepada kedua mempelai maupun kepada keluarga besarnya dan semoga menjadi pasangan yang Sakinah Mawaddah dan Warohmah.

Pihak keluarga kedua mempelai juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pasukan Brimob kaltim yang telah bersedia hadir dalam pernikahan anaknya.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Polisi yang telah bersedia hadir pada acara pernikahan ini dengan memberikan bantuan pengamanan agar berjalan dengan aman”. Ucap Bapak Andi.

Dikonfirmasi selesai acara, Iptu Sriwiyono menyampaikan pentingnya jalinan silaturahmi setiap Pasukan Brimob melaksanakan BKO di suatu wilayah. Semakin banyak silaturahmi akan semakin banyak juga kenalan.

” Kami berharap dengan meningkatnya jalinan silaturahmi serta perkenalan dengan warga di tempat tugas, akan muncul lagi keluarga-keluarga baru khususnya bagi kami yang merupakan pendatang disini.”Ujar Iptu Sriwiyono, S.H

Hum/Lilik.s

Reses, Warga Minta Dimas Menyentuh Pembangunan Fisik di Pelosok Kota

Cilacap, Maspolin.id – Sekitar 700-an warga Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (23/11/2019) siang tumpah ruah di Jalan Niaga, Cilacap.

Mereka tidak untuk demo atau unjuk rasa, tetapi menghadiri Reses Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi Partai Golkar, Dimas Prasetyo untuk Masa Sidang I Tahun 2019.

Warga yang kebanyakan perempuan dan ibu-ibu itu terlihat sangat antusias mengikuti jalannya reses.

Mereka tampak sudah menyiapkan beberapa pertanyaan tertulis dalam kertas ukuran kecil yang diberikan panitia. Hal ini dimaksudkan guna mengantisipasi banyaknya aspirasi yang masuk namun tidak bisa dijawab langsung oleh Dimas.

Camat Cilacap Selatan, Anissa Fabriana yang diwakili Kun Riyanto mengatakan, semua anggota DPRD mendapat alokasi proyek yang nantinya kembali ke masyarakat.

Kun menambahkan, alokasi proyek tersebut disampaikan ke masyarakat untuk selanjutnya digunakan membangun infrastruktur di masing-masing wilayah daerah pemilihan.

Bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat melalui musrenbang desa/kelurahan atau reses anggota DPRD.

“Pembagian diharapkan merata ke seluruh masyarakat,” ungkap Kun mengakhiri sambutannya.

Ketua Harian DPD II Partai Golkar, Tribowo Sudirohardjo menjelaskan sebagai anggota legislatif yang baru, Dimas diharapkan bisa menjadi anggota legislatif untuk kemaslahatan umat.

Dengan reses seluruh warga harus paham tentang tatakelola pemerintahan. Fungsi legislator menampung aspirasi masyarakat, diolah sebagai kebijaksanaan pemerintah dan disesuaikan dengan anggaran yang sudah ditetapkan.

“Anda sudah duduk di DPRD, maka kepentingan Anda untuk masyarakat luas,” tandas Tribowo kepada Dimas.

Disamping itu, ketaatan masyarakat terhadap peraturan yang dicetuskan harus pula dipatuhi. Dan proses penyerapan aspirasi masyarakat bisa disampaikan melalui tokoh-tokoh masyarakat.

Dimas Prasetyo yang duduk di Komisi C menambahkan, fungsi DPRD yang utama adalah melakukan pengawasan anggaran dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah (eksekutif).

Reses adalah masa istirahat anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat, yang nantinya diolah untuk dilaksanakan pemerintah daerah dalam program-program pembangunannya.

“Aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan akan digunakan pada tahun 2020,” ungkap Dimas.

Sujito, warga Kelurahan Tambakreja RT 04 RW 08 langsung mengemukakan keinginannya meminta balai pertemuan warga kepada Dimas, yang dijawab oleh dia bahwa balai pertemuan warga tidak dianggarkan di APBD namun hal itu merupakan kewenangan warga sendiri.

Selain Sujito, warga yang lain meminta Dimas bisa ngopeni warga yang sudah memilihnya. Terutama soal jalan setapak yang belum diaspal, juga perbaikan drainase minta diutamakan.

Ada pula warga yang meminta solusi bagaimana agar pembangunan fisik lain, seperti fasilitas umum disentuh oleh para legislator.

Kepada awak media, Dimas mengungkapkan banyak aspirasi warga yang disampaikan di reses ini. Terutama infrastruktur dan drainase. Pihaknya akan berusaha membawa aspirasi di sidang-sidang DPRD.

Terkait status tanah, mengingat banyak tanah-tanah warga juga berada di areal PT Pelindo III dan PT KAI, Dimas berjanji akan memfasilitasinya. “Kita akan fasilitasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya. (Estanto)

Pasca Aksi Terorisme di DIY, Penjagaan di Mako Brimob Kaltim Diperketat

Balikpapan, Maspolin.id – Penjagaan di Markas Komando Sat Brimob Polda Kaltim semakin diperketat menyusul terungkapnya terorisme di Gunungkidul, Yogyakarta.

Tak hanya itu, Brimob Kaltim juga melarang masyarakat memotret dan mengambil video kawasan Mako Brimob, Sabtu (23/11/2019).

Brimob Kaltim berjaga di sejumlah titik kawasan Mako, yang berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman, Kota Balikpapan.

Petugas Brimob Kaltim yang bersenjata lengkap bukan sekadar berjaga sembari menenteng senjata. Mereka juga mengawasi gerak-gerik pengguna kendaraan yang melintas.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang kedapatan memotret pintu gerbang Mako Brimob Kaltim, langsung dihentikan petugas. “Mau ada perlu apa, Pak, mau ke mana, Bapak dari mana?” ujar Danyon A Pelopor, AKBP Gunawan kepada tim Humas Brimob Kaltim saat memberikan arahan kepada petugas jaga untuk menanyakan kepada tamu.

Tak luput pengemudi mobil juga diperiksa petugas. Baik mobil anggota Asrama Brimob maupun tamu terkena pemeriksaan.

Petugas menghentikan mobil yang melaju di depan Mako Brimob Kaltim, dan memeriksanya.

Menyikapi hal tersebut, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Mulyadi SIK menambahkan, pihaknya memberi arahan kepada petugas jaga agar terus selektif dan periksa tamu maupun anggota yang memasuki Mako Brimob Polda Kaltim, demi keamanan dan keselamatan bersama,” tegas Mulyadi. (Hum/Lilik S)

Jaring Aspirasi, Warga Kesugihan Inginkan Ada SMA Negeri di Wilayahnya

Cilacap, Maspolin.id – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, H Samirun SH MH diwaduli warga Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, terkait tidak adanya SMA negeri di wilayah tersebut.

“Masa sebagai wilayah terbesar kedua setelah Majenang, di Kesugihan nggak ada SMA negeri satupun,” kata Wardi, warga Kesugihan yang mengikuti reses, Jumat (22/11/2019) malam.

Dia mengatakan, kecamatan lain seperti Maos, Sampang, sudah ada SMA negeri. Sedangkan Kesugihan belum ada.

“Kasihan anak-anak harus sekolah jauh-jauh,” ucap Wardi, sembari menambahkan potensi anak sekolah di Kesugihan menjanjikan. Ada sekitar 17.000 anak-anak sekolah dari Kesugihan.

“Mereka tersebar di Maos, Sampang, Ajibarang, hanya untuk sekolah SMA,” imbuh dia.

Oleh karena itu, melalui Samirun mudah-mudahan keinginan warga terealisasi sebab SMA merupakan wewenang provinsi.

Samirun kemudian meminta warga membentuk forum untuk mendiskusikan masalah tersebut. Dan pihaknya siap meneruskan ke gubernur.

“Dibicarakan bareng-bareng,” katanya singkat.

Terkait pembangunan infrastruktur atau jalan rigid beton di Kabupaten Cilacap tinggal 3 titik, yaitu ruas jalan Adipala-Kroya sepanjang 3 km, Menganti sepanjang 1,2 km, dan Cukangleuleus pelebaran jalan.

Menurut Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil XI Kabupaten Banyumas-Cilacap, itu menegaskan bahwa jalan rigid beton di Kesugihan merupakan hasil kita bersama, kerja keras masyarakat semuanya.

Kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2019 di Kesugihan, Cilacap, Jateng, Jumat (22/11/2019) malam, itu banyak menampilkan keberhasilan perjuangan Samirun sebagai putera daerah Cilacap. Dengan latar belakang sebagai kontraktor, Samirun seperti sudah menguasai medan terutama pembangunan infrastrultur jalan.

Reses dihadiri seluruh pengurus anak cabang dan ranting PDI Perjuangan Kecamatan Kesugihan, unsur Forkopimcam Kesugihan, para kepala desa se-Kecamatan Kesugihan, tokoh agama, tokoh pemuda, awak media, dan warga setempat.

Ketua Panitia Penyelenggara, Doddy Floury mengatakan, reses ditempatkan di Kesugihan karena di wilayah tersebut Samirun dapat suara paling banyak di antara wilayah yang lain, yaitu sekitar 73.000 suara. Dan di Kesugihan-lah kerja keras Samirun menuai hasil.

Samirun juga menegaskan permintaan warga mengenai SMA negeri di wilayah Kesugihan, Samirun berjanji akan mengawal dan meneruskan permohonan warga ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Apalagi pihak Pemkab Cilacap sudah menyediakan lahan sekitar 2 hektar lebih di Desa Pesanggrahan,” pungkas Samirun. (Estanto)

Kapal Perang AL Jepang JS Chiyoda ASR 404 Merapat Tanjung Perak Surabaya

Lantamal V,Maspolin.id – Selama dua hari ke depan, kota Surabaya kedatangan tamu dari “Negeri Sakura” dengan merapatnya satu unit Kapal Parang Angkatan Laut Jepang, JS Chiyoda ASR 404 yang tiba dan berlabuh di Dermaga Jamrud Utara, Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (24/11).

Kedatangan Kapal Perang JS Chiyoda ini disambut oleh Komandan Tim Intelijen Pangkalan Utama TNI AL V (Dantimintel Lantamal V) Letkol Laut (P) Glory, Pabanren Sops Lantamal V, Letkol Laut (P) Choirul Anam, Palaksa Denma, Pasops denma beserta perwira staf lantamal V, Satsik dan satu pleton deputasi.

Kapal perang JS Chiyoda yang di Komandani Commander Shinobu Watanabe ini tiba pukul 8.30 Wib. Kehadiran pasukan AL Jepang ini disambut dengan tarian Mojang Periangan dari Sanggar Manunggal Cipta mandiri Surabaya.

Kedatangan Kapal JS Chiyoda 404 ke Surabaya dalam rangka melaksanakna For Visit selama dua hari di Surabaya. Dantim Intel dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Surabaya, dan berharap selama berada di Kota Pahlawan ini, Komandan dan ABK Kapal JS Chiyoda ASR 404 dapat nyaman dan menikmati kunjungannya di Surabaya.

Sementara itu Komandan Kapal JS Chiyoda Commander Shinobu Watanabe mengucapkan terimakasih atas sambutan yang begitu hangat yang diterimanyan. Ia merasa senang tiba di Surabaya dan akan melaksanakan beberapa kegiatan yang sudah direncanakan dalam for Visite nya di Surabaya.

Kapal perang JS Chiyoda ASR 405 (1983) sendiri,  adalah kapal penyelamat bawah laut dari Pasukan Bela Diri Maritim Jepang yang memiliki berat : 3.650 ton, Panjang 113 m, Draf:4,6 m (15,1 kaki) 6. 2 × Mitsui 8L42M, mesin diesel 7.860 kW (10.540 hp).

  1. 2 poros, Kecepatan : 17 kn (20 mph; 31 km/jam) serta dilengkapi Fasilitas penerbangan deck helikopter.

Edukasikan Pariwisata Trenggalek, Disparbud Inovasi Program Meong Si Pari

Pelajar saat berkoordinasi terkait program Meong si pari Disparbud Trenggalek (Foto:Fals Yudistira)

Trenggalek, Maspolin.id-Salah satu inovatif dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, dalam edukasikan destinasi wisata Trenggalek dengan melalui program Meong Si Pari. Menurut Kepala Dinas Disparbud Trenggalek Sunyoto, program tersebut sangat efektip. Karena wisatawan akan dengan mudah untuk mengakses melalui media online sebagai sarana promosi dan informasi pariwisata (Meong Si Pari).

“Dengan inovasi Meong Si Pari ini, sehingga wisatawan yang mau berkunjung atau berwisata ke Trenggalek bisa dengan mudah mengakses melalui media sosial (Medsos). Seperti You Tube, instragram, facebook dan Visit,” ungkapnya. Minggu (24/11/2019).

Disampaikan Sunyoto, Kabupaten Trenggalek sediri memiliki destinasi wisata yang cukup banyak, yakni ada sekitar 100 lokasi. Dari jumlah sekitar sekian itu, ada yang dikelola Pemkab dan ada juga kelola masyarakat.

” Kalau yang dikelola Pemkab itu diantaranya, pantai Prigi, pantai Pasir Putih Karanggongso, pantai Pelang Panggul, Gowo Lowo Watulimo, kolam renang Tirta Juwalita dan lainnya di kelola masyarakat. Kendati demikian, harapan kedepan semua bisa dikelola masyarakat,” terangnya.

Sunyoto juga menjelaskan, sejauh ini destinasi wisata Trenggalek yang paling ramai atau diminati wisatawan adalah pantai Karanggongso, Watulimo yang terkenal dengan Pasir Putihnya. ” Memang sejauh ini pantai Pasir Putih menjadi jujukan wisatawan. Karena selain pesona keindahan alam yang menakjubkan, juga ombak pantai yang tenang serta sarana prasarana wisata tersedia,” jelasnya.

Ditambahkan Sunyoto, dari semua jumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Trenggalek, semua masih dalam tahap pengembangan, baik destinasi yang lama maupun yang baru.

Penulis: Fals Yudistira

PROYEKSI HUMAS KEPOLISIAN MASA DEPAN

Oleh: Akbp Shinto Silitonga, Kasubag Opini dan Evaluasi Divhumas Polri

Ketika penulis menerima telegram mutasi ke Divhumas Polri pada 22 Oktober 2019, beragam respons sahabat terucap. Ada yang mencibir, banyak yang ikut bersyukur. Sesungguhnya, penulis melihat peluang besar untuk bisa belajar lebih dalam tentang ilmu komunikasi dan kehumasan (public relation). Sesuai pendapat Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA, bahwa ilmu kepolisian bersifat multidisipliner, dibangun dari berbagai ilmu pengetahuan sehingga penting bagi penulis utk mendiversifikasi ilmu meski awal berlabel “orang Reserse”.

Humas kepolisian dibangun dengan komunikasi yang seluas mungkin ke jaringan informasi. Semua keingintahuan publik tentang kinerja kepolisian harus mampu didinamisir oleh humas kepolisian secara cepat dan akurat melalui jaringan informasi tersebut. Seminggu bertugas di Divhumas, penulis sudah membangun jaringan informasi baru dengan pejabat di Kemenlu, KBRI Malaysia, KBRI Filipina dan konjen-nya utk menjawab perkembangan informasi terkait WNI yang menjadi korban pengeroyokan dan yang ditangkap oleh PDRM, juga WNI yang diculik Abu Sayyaf. Belum lagi jaringan informasi di satuan kerja dan satuan wilayah lainnya. Ritme tugas seminggu yang cukup tinggi ini sesungguhnya merepresentasikan bahwa humas kepolisian tidak lagi boleh dipandang sebelah mata, namun layak diproyeksikan sebagai pelaksana tugas pokok kepolisian.

Perkap No.6 Tahun 2017 tentang SOTK Mabes Polri masih menempatkan humas kepolisian sebagai unsur pembantu pimpinan atau staf, sehingga dalam proyeksinya ke depan, penting bagi para konseptor di Divisi Humas Polri untuk merevisi Perkap tersebut dan mengangkat humas kepolisian sebagai unsur pelaksana tugas pokok, sejajar dengan Bareskrim, BIK, dan Baharkam.

Proyeksi humas kepolisian masa depan sebagai unsur pelaksana tugas pokok ini harus diikuti dengan analisa dan pengkajian yang lebih dalam tentang sumber daya organisasi yang mendukung, mulai dari SDM, anggaran, sarana dan prasarana dan metode kerja-nya. Konseptor harus belajar dari banyak source dengan library research, membangun komunikasi dengan manajemen media swasta profesional, membandingkan humas kepolisian di negara lain serta penelitian lapangan (field research). Gayung bersambut, Kadivhumas Polri IJP Muhammad Iqbal, SIK., MH sudah memerintahkan beberapa pamen untuk melakukan analisa dan pengkajian itu, bahkan membukakan komunikasi tim konseptor dengan beberapa pimpinan redaksi (pimred) media swasta profesional. Rangkaian diskusi akan segera dilakukan tim konseptor untuk merampungkan produk tertulis yang analitis dan akuntabel.

Di tingkat pusat, Kadivhumas Polri bahkan sudah memikirkan langkah strategis untuk menyiapkan kantor humas kepolisian seperti layaknya kantor media swasta profesional, ada ruang studio, press confrence room, press room, monitoring room, ruang siaran radio, dilengkapi sarana dan prasarana yang adaptif dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penulis yakin, sebagian besar pimpinan satuan kewilayahan tingkat Polda dan Polres pun sudah memikirkan hal yang sama dengan mindset Kadivhumas Polri tersebut.

Dalam Teori SWOT, humas kepolisian punya “strength dan opportunities” yang sangat besar, sumber daya informasi dan jaringan yang sangat luas hingga ke tingkat desa. Tidak heran ketika banyak informasi kepolisian tentang kejahatan, program humanis, penanganan bencana alam, terorisme dan lain-lain diberdayakan dan dikemas dalam program menarik di media-media swasta. Bagaimana luar biasanya ketika strength dan opportunities ini dikelola lebih optimal oleh humas kepolisian di masa depan, misalnya melalui Tribrata TV atau Bhayangkara FM misalnya. Pasti dampaknya pasti luar biasa.

Meski saat ini masih mimpi, penulis optimis humas kepolisian menjadi satuan yang kinerjanya akan signifikan bagi kepolisian dan masyarakat. Dari sekarang, mari kita siapkan kompetensi sumber daya manusia-nya.

Selamat hari Minggu,

Antisipasi Teror, Brimob Samarinda Perketat Penjagaan

Samarinda, Maspolin.id – Untuk mencegah aksi teror di markas kepolisian, Brimob Batalyon B Pelopor perketat penjagaan di Markas Komando serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap setiap tamu yang datang ke Ksatrian, Sabtu (23/11/2019).

“Jadi saya berharap kepada seluruh pengunjung ataupun tamu yang datang masuk ke Ksatrian kami, agar mematuhi aturan yang ada. Ini bagian dari prosedur kami untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Wakil Komandan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim, AKP Sony Laway SIK.

Sony menambahkan, dalam rangka penebalan pengamanan markas ini Batalyon B Pelopor menempatkan pasukan di berbagai titik di Ksatrian untuk memantau wilayah, serta memasang CCTV di seluruh wilayah Ksatrian Brimob Samarinda.

“Saya berharap dengan segala upaya yang sudah kita lakukan ini dapat mencegah terjadinya aksi teror yang dapat menyasar markas Kepolisian,” tandasnya.

Sementara, Wakil Komandan Sat Brimob Polda Kaltim, AKBP Slamet Hermawan SIK MM mengatakan, kita perketat penjagaan Mako dan asrama.

“Sebetulnya, sebelum ada insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan, penjagaan kita sudah ketat dalam melaksanakan tugas jaga, tapi setelah ada insiden tersebut kita lebih waspada dan perketat lagi dalam memeriksa tamu yang datang ke Mako maupun asrama,” terangnya.

Selain memperketat penjagaan Mako dan Ksatrian Brimob, Slamet mengatakan dan meminta agar setiap personel Sat Brimob Polda Kaltim meningkatkan kewaspadaan saat bertugas di lapangan.

“Semua anggota agar waspada dalam melaksanakan tugas dan tidak ada anggota yang bekerja sendirian di lapangan. Semua harus body system,” tutupnya. (Hum/Lilik S)

Trenggalek Inovation Fest 2019, Sepeda Keren dan Smart Center Tuai Banyak Pujian dari Berbagai Kalangan

Trenggalek, Maspolin.id- Festival inovasi pelayanan publik terbesar dalam sepanjang sejarah Kabupaten Trenggalek “Trenggalek Inovation Fest 2019”, Sepeda Keren dan Smart Center Trenggalek yang dilaunching, Kamis (21/11/2019) di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha mendapatkan banyak pujian dari berbagai kalangan. Festival inovasi ini sendiri ditujukan untuk mendekatkan pelayanan publik ini kepada masyarakat.


Pujian pertama datang dari seorang praktisi media, Pimred  detiknews.com, Alfito Deannova.
Alfito menyampaikan, “sebenarnya hal-hal seperti ini harus sering dilakukan,” ungkap Pimred detik ini.
Saya mengapresiasi  Bupati Trenggalek atas upayanya untuk memberikan ruang kepada publik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengelolaan daerah dan juga kegiatan pemerintahan. Saya juga tahu Bupati Arifin punya visi untuk meningkatkan kemampuan publik dan Pemerintahan dalam hal teknologi.

 
Perkembangan digital itu benar-benar dijemput oleh Trenggalek sehingga nanti akan bisa memberikan nilai tambah buat daerah ini.
Kalau bisa hal-hal seperti ini harus bisa sering dilakukan dan melibatkan lebih banyak lagi stake holder. Kalau hanya membuka ruang saja mungkin orang takut masuk karena publik agak sulit membiasakan diri dekat dengan pamongnya. Akan lebih baik lagi kalau ini sering dilakukan dan dilakukan di berbagai tempat.


“Saya ucapkan selamat kepada Cak Ipin dan Trenggalek,” tandas Alfito.
Pujian kedua datang dari Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Bambang Dwi Anggono S.SOS, M.ENG. 
Bambang menyebutkan “Bupati Trenggalek mempunyai ide yang sangat luar biasa untuk memajukan Trenggalek. Festival inovasi seperti ini itu menjadi wujud nyata sekaligus ujian untuk Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk bisa menghasilkan kinerja dan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.


Bukan sekedar hanya memamerkan namun yang dipamerkan adalah berbagai macam inovasi baik itu dari sisi pelayanan publik maupun bagaimana sisi mendorong ekonomi, meningkatkan kualitas SDM untuk bisa menjadi unggul dan bagaimana me jadikan investasi sebagai jawaban motor penggerak strategis di Trenggalek.


Ini sangat luar biasa sangat bagus dan saya harap masyarakat bisa merespon dengan baik. Para OPD mempunyai semangat yang luar biasa untuk bisa menggabungkan kolaborasi dan inovasi-inovasi lain yang lebih menantang dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Trenggalek.


Adanya rumah perempuan dan smart center menjadi bukti keseriusan dari kepala daerah untuk bisa mendorong seluruh aktivitas bisa terkendali dengan baik. Di Smart Center sendiri saya melihat sekilas, berbagai macam data sudah dikumpulkan yang nantinya ditujukan sebagai dasar pertimbangan untuk pengambilan keputusan. 
Smart Center bukan hanya sebagai media untuk bisa menyatukan data namun fungsinya adalah menyatukan semua dinas, bisa menumbangkan datanya agar dapat dianalisa sehingga dapat dijadikan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan itu sendiri.


Untuk sekarang ini Bupati perlu mendorong Dinas-dinas untuk terus bertanggung jawab terhadap data yang dikelola untuk bisa memberikan informasi yang paling aktual, lengkap dan valid secara real time.
Hal yang sama juga disampaikan Drs.H Mukhlis, M.Si,Direktur Pembangunan Sarana Prasarana Desa. Mukhlis menyampaikan “ini inovasi yang sangat yang luar biasa yang dilakukan oleh Trenggalek,” ungkapnya.
Sebenarnya kita membutuhkan hal-hal inovasi seperti ini.

Kami berharap kepada Pemerintah Trenggalek hal ini bisa di break down sampai ke desa-desa. Mungkin akan terkumpul suatu data besar yang bisa digunakan Pemerintah untuk menyusun kebijakan pembangunan di level desa. Mukhlis berharap ide ini bisa dicapture dan diadopsi untuk nasional,” tandasnya.

Penulis: Fals Yudistira

Gugah Etos Kerja Guru, Danramil Senam Bersama

Cilacap, Maspolin.id – Untuk menggugah etos kerja guru, Danramil 15/Karangpucung melakukan senam bersama para guru. Disamping untuk menyehatkan badan, senam dapat meningkatkan disiplin dan etos kerja, guna penguatan pendidikan karakter bersama anak didiknya.

Hal itu dikatakan Danramil Karangpucung, Kapten Inf Umar Juhepa ketika menghadiri kegiatan senam bersama dalam rangka HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019, di halaman Kantor Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (22/11/2019).

Selanjutnya dikatakan, ke depan para guru dituntut profesional, disiplin, dan mempunyai etos kerja yang baik, sehingga diharapkan guru mampu mencetak generasi bangsa yang andal, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan.

”Ke depan, guru dituntut lebih profesional, semakin disiplin dan punya etos kerja yang baik. Sehingga amanah dari orang tua untuk mendidik putra-putrinya dapat dilaksanakan dengan baik dan menghasilkan kader-kader penerus bangsa yang berjiwa nasional dan berkarakter,” tegas Danramil.

Selain itu, imbuh Danramil, senam bersama sebagai salah satu sarana untuk menjalin tali silaturahmi dan sangat baik untuk menggugah rasa kebersamaan antara masyarakat maupun Forkopimcam, sekaligus melatih dan memberi contoh yang baik terhadap muridnya agar terlatih hidup sehat di manapun berada baik di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini sangat bagus bagi murid agar mereka bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan senam bersama ini diikuti lebih dari 100 orang, diantaranya unsur Forkopimcam, dinas instansi, para guru, karyawan dan karyawati, pelajar, dan ormas yang ada di wilayah Karangpucung. (Estanto)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.