SEMINAR NASIONAL DAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) MAHASISWA SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Se-SUMATERA SEBAGAI BENTUK PEMBERIAN SOLUSI TERHADAP OPTIMALISASI PENINGKATAN PEREKONOMIAN PETANI LOKAL

SEMINAR NASIONAL DAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) MAHASISWA SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Se-SUMATERA SEBAGAI BENTUK PEMBERIAN SOLUSI TERHADAP OPTIMALISASI PENINGKATAN PEREKONOMIAN PETANI LOKAL

Oleh :
Bidang Kajian Strategi dan Advokasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) 1 POPMASEPI

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosial Ekonomi Pertanian di wilayah Sumatera yang tergabung dalam Dewan Pengurus Wilayah (DPW) 1 Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (POPMASEPI) berkumpul di kota Langsa untuk melaksanakan serangkaian kegiatan dalam acara PIMSEP Kewirausahaan dan RAKORWIL DPW 1 POPMASEPI yang mana dalam kesempatan ini diselenggarakan di Universitas Samudera. Sebagai rangkaian acara hari Senin (11/11), di gedung Auditorium Universitas Samudera telah dilaksanakannya sebuah bentuk Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik “Meningkatkan Perekonomian Petani dalam Pengoptimalan Sumber Daya Lokal” yang dihadiri delegasi-delegasi dari berbagai Perguruan Tinggi di wilayah sumatera baik anggota tetap maupun anggota sementara DPW 1 POPMASEPI.


Adanya kegiatan ini merupakan sebuah bentuk implementasi atau bukti nyata adanya peran mahasiswa Fakultas Pertanian umumnya dan Sosial Ekonomi Pertanian pada khususnya yang memiliki sebuah tujuan memberikan solusi melalui pandangan-pandangan ataupun gagasan dari mahasiswa dalam menjalankan fungsinya sebagai agen perubahan dan konrol sosial yang dituntut peka terhadap permasalahan-permasalahan yang beredar.


Pada Kesempatan ini, Muhammad Zulfri S.T.,M.M.,M.T Selaku Direktur Utama PT.Pelabuhan Kuala Langsa (PEKOLA) yang bergerak di bidang transportasi ekspor impor di kota Langsa, menyampaikan bahwa pada umumnya daerah Langsa masih sulit untuk berkembang dalam usaha peningkatan pendapatan daerahnya dengan potensi-potensi sumber daya lokal di daerah Langsa. Sebagai solusi hal tersebut, beliau juga mengangkat adanya peluang mahasiswa kedepannya melalui bentuk kewirausahaan dengan harapan mampu mengatasi permasalahan yang beredar dengan memberikan motivasi pada peserta Seminar Nasional untuk memiliki jiwa kewirausahaan guna merealisasikan harapan tersebut, hal ini sangat sejalan sesuai dengan visi POPMASEPI itu sendiri khususnya wilayah 1 yang saat ini berada dibawah kepemimpinan Rizky Fatur Rahman Tanjung dari Universitas Sumatera Utara, yang berfokus pada bentuk optimalisasi pendpatan melalui bentuk usaha ekonomi kerakyatan.


Pemateri kedua menyampaikan perihal yang juga berkaitan dengan materi sebulmnya dimana Dr. Iswahyudi S.P.,M.Si Selaku kepala program studi Agroekoteknologi di Universitas Samudera mengangkat dan menyampaikan tentang bagaimana Mangrove sebagai potensi lokal Langsa yang seharusnya dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah di kota Langsa justru masih banyak dibelit berbagai permasalahan yang menghambat pengembangan dan peningkatan kinerja Mangrove seperti pembibitan, konversi lahan, pembalakan liar termasuk juga pencemaran di wilayah mangrove yang sangat disayangkan, dimana semenstinya Mangrove seharusnya mampu menjadi andalan pendapatan daerah khususnya petani lokal di daerah Langsa yang saat ini masih belum masuk dalam kategori kehidupan yang layak berdasarkan kriteria yang tercantum dalam PERGUB ACEH No.98/2018 Penetapan Upah Minimum Provinsi Aceh tahun 2018.


Gabungan Delegasi yang hadir pada kesempatan ini juga mengadakan suatu bentuk kajian tentang permasalahan yang sama sebagai tindak lanjut dari kegiatan Seminar Nasional tersebut dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), dimana dalam kesempatan ini Dr. Iswahyudi S.P.,M.Si diundang kembali sebagai pemateri pemantik didukung oleh Pengurus DPW 1 POPMASEPI melalui bidang Kajian Strategi dan Advokasi (KASTRAD) yang berkoordinasi dengan pihak HIMAGRI FP UNSAM selaku panita penyelenggara kegiatan. Dalam bentuk kajian ini, disambut oleh respon yang responsif dari peserta FGD dimana beredar berbagai pendapat-pendapat dari sudut pandang potensi daerah lokal masing-masing delegasi yang mengerucutkan hasil diskusi berupa solusi dan harapan yang bersifat rekomendasi. Solusi yang disampaikan berupa adanya bentuk kontrol dari segala pihak yang terkait yang bertujuan menumbuhkan pemahaman tentang arti pentingnya Mangrove di daerah Langsa. Kemudaian juga kajian ini menghasilkan sebuah bentuk rekomendasi pengadaan daerah rumah Mangrove sebagai bentuk Eco-Wisata dan Kawasan Agribisnis yang mencakup berbagai kegiatan di dalamnya seperti Pra Produksi, Produksi dan Pasca Produksi yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.


Output dari kegiatan kajian tersebut akan diolah menjadi suatu bentuk artikel imliah yang nantinya akan dilampirkan pada permohonan melakukan bentuk kajian serupa yang akan menghadirkan instansi terkait yang relevan seperti pihak DPRK Aceh, Pemerintah Kota, Pelaku bisnis terkait, Akademisi dan Masyarakat Lokal. Sebagai target kedepan, terealisasinya kajian tersebut dalam waktu dekat guna tersampaikannya aspirasi yang harapannya dapat menjadi solusi bersama bagi pemasalahan-permasalahan terkait topik Optimalisasi pengelolaan sumber daya lokal yang beredar di Kota Langsa.

Editor :Maspolin Sumut

Danramil 3/Serengan Menghadiri Rapat Pemberangkatan Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI

Surakarta,Maspolin.id – Untuk mendukung program pemerintah dalam rangka Belanegara dan Wawasn Kebangsaan bersama Pemerintah kota Surakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat bertempat di Aula Kecamatan Serengan dilaksanakan Pembekalan Ekspedisi Bakti Pemuda Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Untuk NKRI (12/11/2019)

Pembekalan yang disampaikan oleh Kasub Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat adalah materi dan ketentuan pada saat mengikuti Ekspedisi Bakti Pemuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 sd 21 Nopember 2019, di Rindam IV/Diponegoro Magelang.
Kegiatan Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI, tiap – tiap Kecamatan diberikan kuota 50 orang dari berbagai profesi di masing-masing Kelurahan.

Danramil 3/Serengan Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Tri Sakti K memberikan pembekalan dan gambaran bagaimana pada saat dibuka Kegiatan Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI sehingga para peserta sudah mengerti dan tidak takut saat mengikuti kegiatan tersebut, karena masyarakat umum banyak yang belum paham tentang Militer.

Sekcam Serengan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Koramil 3/Serengan yang sudah ikut membantu menyemangati warga masyarakat dalam mendukung program Pemerintah.

Hadir dalam Rapat Pemberangkatan Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI antara lain Sekcam Serengan Sugeng, Kabag Kesra Kota Surakarta Danang, Kasubbag Bidang Pendidikan Kesra Kota Surakarta Bambang dan Para peserta ekspedisi.

(Agus Kemplu)

BABINSA KORAMIL ANDONG PELOPORI KARYA BAKTI WARGA

Boyolali,Maspolin.id – Babinsa Desa Kenteng Koramil 15/Andong Jajaran Kodim Kodim 0724/Boyolali Sertu Sutarji bersama masyarakat melakukan kerja bakti melaksanakan pengecoran jalan di Desa Kenteng, Kec. Andong, Kec. Boyolali. Rabu (13/11)

Selain Babinsa, tampak pula Ketua RT 05 RW 01 Desa Kenteng, Kec. Andong, Kec. Boyolali, Mawardi, beserta warga masyarakat sekitar turut serta dalam kegiatan tersebut, mereka bahu-membahu mengerjakan penggalian dan pengecoran.
Menurut Sertu Sutarji, kerja bakti pengecoran jalan ini dengan tujuan menambah lebar bahu jalan guna memperlancar arus lalu lintas agar disaat musim penghujan tiba jalan tidak menjadi licin. Ungkapnya.

“Membantu kesulitan dan permasalahan masyarakat melalui kegiatan seperti ini sangat efektif untuk menjalin hubungan kerja sama yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua RT 05 RW 01 Desa Kenteng, Kec. Andong, Kec. Boyolali, Mawardi, mengungkapkan rasa senangnya dalam pengerjaan pengecoran jalan mendapat bantuan tenaga dari Anggota Koramil 15/Andong. Ketua RT juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Danramil 15/Andong Kapten Inf Budiyanto yang telah mengerahkan anggotanya di desanya binaannya.

Pada kesempatan berbeda, Danramil 15/Andong Kapten Inf Budiyanto, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan, melalui kegiatan karya bakti ini diharapkan benar-benar membawa manfaat bagi kepentingan masyarakat luas, serta bermanfaat pula bagi terbinanya kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah.

Danramil menyampaikan, pembinaan teritorial adalah tugas pokok prajurit yang bertugas di satuan komando kewilayahan.

“Dengan kemanunggalan TNI-rakyat kedaulatan dan keutuhan NKRI dapat terus terjaga, Ini wujud kepedulian TNI melalui Babinsa yang bertugas di wilayah. Diharapkan dengan kerja bakti ini akan semakin menumbuhkan dan menghidupkan kembali budaya gotong royong serta memperkokoh kemanunggalan TNI – Rakyat,” tuturnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat bagi kami untuk semakin peduli dengan pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari hari dan Semoga semangat warga tetap terjaga, agar tetap bisa sama-sama menjaga dan membangun NKRI yang kita cintai ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Pungkasnya.

Pendim 0724/Boyolali

Target Pendapatan Retribusi Terminal Wisata Bakalan Krapyak Tahun 2019 Tidak Bisa Terpenuhi

Kudus,Maspolin.id – Harapan Pemkab Kudus terkait terpenuhinya target pendapatan asli daerah ( PAD) untuk tahun 2019 dari sektor parkir di lokasi Terminal Bakalan Krapyak sebesar Rp. 774.000.000 rawan tidak bisa terpenuhi dari apa yang di harapkan Pemkab Kudus jateng. Hal tersebut terjadi di karenakan terlalu kecilnya nominal tarif retribusi yang di tetapkan oleh Pemda sebesar Rp10.000 pada setiap kendaraan baik itu bus atau kendaraan pribadi yang masuk ke kawasan parkir terminal wisata tersebut.

Terminal wisata Bakalan Krapyak dalam satu tahun hanya mengalami lonjakan pengunjung pada tiga bulan tertentu dalam penanggalan Hijriyah, bulan – bulan tersebut antara lain bulan maulud, suro dan ruwah .

Di tiga bulan tersebut jumlah bus wisata atau peziarah yang masuk untuk satu bulannya bisa mencapai angka 200 bus, sedang di bulan – bulan lainnya tingkat kunjungan kisaran rata – rata 120 bus, bahkan di bulan Romadhon nyaris tidak ada bus peziarah yang masuk di lokasi terminal wisata religi tersebut.

Koordinator Terminal Wisata Bakalan Krapyak berharap kepada Pemerintah Daerah ” kami berharap kepada Pemda dan DPRD Kudus supaya menaikkan nominal pajak retribusi di Terminal Bakalan Krapyak, minimal di kisaran angka Rp 35.000 dengan harapan supaya target bisa terpenuhi dan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) bisa meningkat sesui dengan apa yang di harapkan bersama ” Ucap Rosikan saat kita konfirmasi.

Dalam kesempatan yang berbeda ketua LSM KPL – KP ( Komite Pemerhati Lingkungan Dan Kebijakan Publik) juga menyampaikan pendapat dan harapannya kepada Pemda Kudus terkait rendahnya tarif retribusi parkir di terminal wisata tersebut.

“untuk bisa memenuhi target yang di tetapkan pemerintah daerah sebesar Rp. 774.000.000 dengan tarif Rp 10.000 Terminal wisata Bakalan Krapyak tiap harinya harus ada sekitar 200 bus dari para wisatawan atau peziarah yang masuk, dan apakah lokasi terminal wisata religi tersebut Kapasitasnya mampu untuk keluar masuk 200 bus perharinya sebab kedatangan bus wisata tidak bisa di jatwalkan, dan terkadang juga ada yang parkir lama karna para penumpangnya beristirat di penginapan di sekitar terminal wisata Bakalan Krapayak tersebut. Hal ini tentunya harus dikaji dan pertimbangkan lebih dalam lagi oleh para pemangku dan pengambil kebijakan sebelum menentukan target PAD yang di tetapkan.

Menaikkan retribusi parkir di lokasi tersebut juga bisa menjadi solusi sebab nominal Rp 10.000,00 menurut kami itu terlalu kecil, yang akan berimbas pada rawan gagalnya target yang di harapkan” ucap Rudy saat kita konfirmasi di rumahnya.

Report: Syafii

Hindari Berteduh Dibawah Pohon Saat Hujan Dan Angin Lebat, Ini Alasannya…

Bojonegoro,Maspolin.id – Memasuki puncak musim penghujan, hampir seluruh wilayah di Indonesia diguyur hujan dengan intens sedang hingga tinggi. Tak sedikit pula hujan dengan intens tinggi ini disertai petir dan angin kencang.

Hal ini pula terkadang dikeluhkan oleh sebagian pengguna jalan, terutama para pengendara sepeda motor. Ketika diguyur hujan, banyak diantara pengendara yang tak menyiapkan jas hujan dan harus berteduh di pinggir jalan atau di bawah jembatan, hingga di bawah pohon. 

Namun tahukah kamu tentang larangan berteduh di bawah pohon besar ketika sedang hujan. Berikut ini tiga alasan kenapa sebaiknya menghindari pohon sebagai lokasi berteduh ketika diguyur hujan :

  1. Rawan Tersambar Petir
  2. Pohon Bisa Menjadi Penghantar Arus Listrik
  3. Rawan Roboh

Belakangan ini kita pasti sering melihat berita baik di media sosial maupun media nasional tentang pohon roboh. Tak sedikit pula pohon pohon roboh ini mengenai pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun empat. Semua ini disebabkan oleh intensitas hujan lebat disertai angin kencang dan petir, bisa saja akan sering terjadi di masa-masa transisi seperti ini.

Tak hanya itu faktor umur pohon juga memengaruhi kenapa pohon itu bisa roboh.  Oleh karena itu alangkah baiknya kita menghindari berteduh di bawah pohon tinggi. 

Agus Kuprit

Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri Di Mapolrestabes Medan Menggunakan Seragam Ojek Online

Medan,Maspolin.id – Sebuah Bom meledak di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara, hari ini, Rabu,13 November 2019, sekira pukul 08.45. Markas Besar Kepolisian RI memperkirakan ledakan berasal dari bom bunuh diri dilakukan dua orang mengenakan atribut ojek online.

Kronologis awal yaitu diduga pelaku menggunakan jaket ojek online masuk melalui pintu depan menuju Bag Op, sesampai disana suara Ledakan Terjadi.

Adapun laporan sementara korban luka luka antara lain :

  1. Kasi propam luka di bagian tangan
  2. PHL , sdr J. Purba dibagian wajah
  3. Anggota propam
  4. Piket Bag Ops

Sampai saat ini, TKP di pasang Police Line dan Pelaku dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur akibat bom bunuh diri, saat ini sedang dilaksanakan pengamanan dan penyelidikan.

Red

Terjadi Ledakan Diduga Bom di Polrestabes Medan

Terjadi Ledakan Diduga Bom di Polrestabes Medan

Medan, Maspolin.id—Diduga Bom bunuh diri terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, tepatnya di Markas Polisi Resort Kota Besar Medan (Polrestabes Medan) Jalan HM Said, Rabu 13 November pukul 08.45 Wib.

Informasi dirangkum dari lokasi kejadian, pelaku bom bunuh diri diduga dilakukan lebuh dari satu orang. Terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu menggunakan atribut Gojek.


Bom meledak di parkiran dalam lingkungan Mapolrestabes Medan di sekitar pengurusan SKCK. Di bagian kiri salah truk polisi yang terparkir, terlihat sosok tubuh terbelah dua pada bagian pinggang. Diduga sosok jasad itu adalah pelaku bom bunuh diri.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan pihak Polrestabes Medan.


Sementara, kepanikan terlihat saat kejadian tersebut, tampak para personil Polrestabes Medan, maupun warga sipil yang sedang melaksanakan aktivitas di lokasi diminta untuk keluar guna perketat pengamanan.

Novian Harhara

Berita poto: Terduga potongan dari tubuh pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Muchlis Pimpin Sertijab Tiga Kapolres

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Muchlis Pimpin Sertijab Tiga Kapolres

Jambi,Maspolin.id—Kapolda jambi Irjen pol Drs Muchlis As.Mh. memimpin upacara serah terima jabatan ( sertijab) tiga kapolres jambi yaitu Kapolres Batang hari kapolres Kerinci dan kapolres Muaro jambi bertempat di Aula serba guna lantai empat gedung utama mapolda jambi selasa (12/11/2019)

Serah terima ketiga kapolres itu tertuang dalam surat telegram kapolri nomor ST/2855/X/KBP/2019 tertanggal 21 oktober 2019.

Adapun kapolres Batang hari sebelumnya di jabat oleh AKBP Muhamad Santoso.Sik, kini digantikan oleh AKBP Dwi Mulyanto Akbp Muhamad Santoso.Sik di angkat sebagai wakil direktur reserse kriminal khusus ( Dittreskrimsus) polda jambi.

Dan, kapolres Kerinci digantikan oleh AKBP Heru Ekwanto yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Direktorat Lalulintas ( Ditlantas) polda jambi.

Kemudian Kapolres Muaro jambi yang sebelumnya di jabat oleh AKBP Mardiono SH Sik, saat ini di ganti oleh AKBP Ardiyanto.Sik yang sebelumnya menjabat Kanit II Ditkamleg Baintelkam mabes polri. AKBP Mardiono SH .Sik kini diangkat sebagai Irbid Itwasda polda jambi.

Dalam sertijab tersebug, Kapolda jambi Irjen pol Drs Muchlis As.Mh. mengatakan pergantian dalam tubuh polri khususnya jambi merupakan hal biasa untuk penyegaran dan menunjang tugas pokok polri.

“saya berharap bagi ketiga kapolres yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik,”tegasnya.

Kian Tat

Polresto Depok Bongkar Jaringan Narkoba Yang Dikendalikan dari Lapas

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Anggota Satresnarkoba Polrestro Depok berhasil mengungkap peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas dan berhasil meringkus dua pengedar jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 218.63 gram senilai miliaran rupiah.

Kapolrestro Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, anggota Satresnarkoba Tim 1 unit 2 dipimpin Kanit AKP Diyan dan Subnit Iptu Tugio berhasil meringkus dua pelaku pengedar jaringan narkoba dikendalikan dari dalam lapas.

Kedua pelaku yang sudah didalam Rutan Polrestro Depok ini yaitu AS (35) yang merupakan residivis, dan RS (37) karyawan swasta, ditangkap di daerah Bogor dan Perumahan GDC Sukmajaya Kota Depok.

Menurut AKBP Azis, peran masing-masing pelaku, yaitu untuk AS mendapat orderan dari dalam Lapas untuk mengambil barang, setelah itu bekerja sama dengan RS untuk mengedarkan barang haram tersebut.

“Sistem transaksi para pelaku ini memesan dengan cara telepon dan janjian di suatu tempat. Setelah itu terjadi transaksi,” ujar AKBP Azis dalam jumpa pers didampingi Kasat Narkoba Polrestro Depok Kompol Indra Tarigan, Wakasat Narkoba AKP Leni, Selasa (12/11/2019).

Dari tangan masing-masing pelaku, anggota menyita narkoba jenis sabu dari hasil penggeledahan di rumah kontrakannya, di Kampung Cipucang, Gang Masjid Cileungsi Bogor,yakni  mendapatkan sebanyak 28 bungkus plastik klip bening berat bruto 48,88 gram.

“Setelah informasi dari AS dikembangkan lagi ke RS berhasil ditangkap kembali dengan cara undercover di depan sekolah Al Azhar, Jalan Boulevard Perumahan GDC Sukmajaya, Kota Depok. Hasilnya, barang bukti dua bungkus plastik bening berisi sabu berat bruto 169,75 gram. Jadi, jika ditotal barang bukti sabu yang berhasil disita anggota dari kedua pelaku ada 218, 63 gram,” tutupnya. (AG/Maspolin)

Puting Beliung Robohkan Pohon dan Macetkan Jalan Di Klumpit

Tuban,Maspolin.id – Bencana alam berupa angin puting beliung merobohkan beberapa pohon dan menimpa TPU di Desa Klumpit Kecamatan Soko Tuban. Selasa 12 November 2019.

Robohnya beberapa Pohon Antara lain Pohon Pulu dan Pohon Ifik menyebabkan arus lalu lintas Jurusan Prambontergayang menuju Desa Klumpit  macet total. 

Hujan dengan intensitas lebat disertai angin puting beliung sehingga mengakibatkan beberapa pohon dan ranting roboh menutupi jalanan, hingga sempat membuat lalulintas macet total, tidak hanya itu saja, tiang listrik arus tegangan tinggi pun ikut roboh mengakibatkan Terjadi pemadaman di Desa setempat. 

Polsek dan Koramil di bantu warga masyarakat sekitar segera menuju ke tempat kejadian pohon tumbang selanjutnya bersama warga membersihkan dan membuka akses jalan yang sempat tertutup pohon rebah.

“Bersama warga bahu membahu menyingkirkan pohon tumbang dengan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan gergaji manual meskipun dalam cuaca masih hujan sampai akses jalan dapat dipergunakan lagi, Ujar Salah satu warga setempat. 

Hingga Berita ini di tulis nampak Bhabinsa Desa Klumpit membantu Petugas PLN memperbaiki Tiang listrik tersebut. 

Agus

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.