Peduli Lingkungan, Mahasiswa dan Pelajar Tanam Mangrove

Cilacap, Maspolin.id – Salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan perairan terutama kawasan mangrove, Forum Pencinta Alam Gabungan Siswa (Forpagansi) melaksanakan kegiatan Jambore Pencinta Alam dan Penanaman Mangrove di kawasan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) Tipar, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap, Jateng, Minggu (10/11/2019).

Acara juga diikuti oleh Sispala (Siswa Pencinta Alam) dan Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) se-Kabupaten Cilacap.

Koordinator Forpagansi, Haryo Pangestu mengatakan, gerakan yang dibangun bersama baik dari masyarakat, siswa, mahasiswa, dan pemerintah daerah akan senantiasa tumbuh subur.

“Melalui kegiatan Jambore Pencinta Alam dan Penanaman Mangrove, ini kami menggandeng seluruh pemerhati lingkungan di Kabupaten Cilacap untuk melakukan gerakan menanam di DAS Tipar, guna meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengurangi dampak abrasi serta instrusi air laut di Bukit Cemara Sewu, Bunton, Adipala,” ucapnya.

Dengan menanam, imbuh dia, berarti ikut serta menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove, yang berperan penting dalam kelangsungan makhluk hidup dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bunton, Sudin Prayoga mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Bunton ke depannya.

“Kami sangat berterimakasih kepada Forpagansi, kawan-kawan pemeduli lingkungan Kabupaten Cilacap yang ikut peduli terhadap Desa Bunton,” ucapnya.

Ucapan terimakasih juga datang dari pemerintah daerah maupun industri yang ikut berpartisipasi dan mendukung adanya gerakan pemerhati lingkungan di Cilacap.

Gerakan pemerhati lingkungan perlu ada dukungan dari pemerintah daerah, dan turut serta berperan aktif mengawal gerakan pemerhati lingkungan Kabupaten Cilacap.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri AP MM menyatakan dukungannya atas gerakan pemerhati lingkungan yang berperan mengawal lingkungan hidup Kabupaten Cilacap.

“Kami senang kawan-kawan antusias dan semangat dalam menjaga lingkungan. Semoga gerakan ini tumbuh subur dan berkesinambungan, serta mendapat manfaat yang positif,” ungkapnya. (Estanto)

DANREM 074/WARASTRATAMA RESMI LANTIK DANDIM 0724/BOYOLALI

Boyolali,Maspolin.id – Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Raffael Granada Baay memimpin langsung jalanya Prosesi Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0724/Boyolali dan acara Tradisi Prajurit Koram 074/Warastratama dari Pejabat Lama Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. kepada Pejabat Baru Letkol Inf Aris Prasetyo, S.I.P. di Aula Makodim 0724/Boyolali. Senin (11/11)

Dalam Sambutannya Danrem 074/Warastratama mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Aris Prasetyo, S.I.P beserta keluarga serta selamat Bertugas di Jajaran Korem 074/Warastratama sebagai Komandan Kodim 0724/Boyolali, Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan dan penghargaan Negara terhadap kopetensi dan kemampuan sekaligus buah dari kerja keras dedikasi dan Royalitas Kepda TNI AD, Bangsa dan Negara.
Danrem 074/Warastratama juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H atas Kinerja, Dedikasi, Prestasi serta pelaksanaan tugas selama ini hendaknya pengalaman yang diperoleh bias menjadi bekal selanjutnya sebagai Wakil Asisten Intelejen Kasdam IV/Diponegoro.

”Saya menaruh harapan besar kepada Komandan Kodim 0724/Boyolali yang baru untuk senantiasa terus meningkatkan Optimalisasi Kinerja satuan serta membangun Komunikasi yang lebih erat dengan seluruh instasi terkait, Tokoh Masyarakat dan segenap Komponen bangsa, hal ini semakin mengajarkan TNI AD ditenggah tengah masyarakat untuk memberikan pengabdian yang terbaik serta terwujudnya daya tangkal yang tangguh untuk mendeteksi, mencegah serta menanggulangi secara dini terhadap setiap kecenderungan, gejala yang mengancam sendi-sendi persatuan dan kesatuan dalam kehidupan Berbangsa dan Berbangsa.

Selain dihadiri Danrem, sejumlah pejabat tampak hadir antara lain Kasrem 074/Warastratama, Para Kasi Rem 074/Warastratama serta Pejabat Dandim Jajaran Koram 074/Warastratama.

(Agus Kemplu)

Cara Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme Diri Sejak Usia Dini

Surakarta,Maspolin.id – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, mengaplikasikan ucapan kata bijak tersebut, Yayasan lembaga Al Firdaus Surakarta menyelenggarakan Upacara Bendera memperingati hari pahlawan. Bertempat di halaman Sekolah SD Al Firdaus jl. Yosodipuro Banjarsari Surakarta (Senin. 11/11/2019).

Bertindak sebagai Pembina Upacara Bintara Tinggi Urusan Dalam (Batuud) Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Keterlibatan TNI dalam hal ini sebagai wujud nyata kinerja Pembinaan Teritorial (Binter) TNI yang dilakukan dapat diterima di masyarakat.

Dalam amanatnya Pelda Toyib menyampaikan, ada banyak cara untuk menghargai jasa pahlawan. Dimulai dari lingkungan terdekat yaitu disekolah misalnya, Piket seorang siswa membersihkan ruangan kelas sebelum KBM dimulai dan sebagainya. Bila seorang siswa tidak mau piket maka siswa tersebut tidak memiliki sifat kepahlawanan. Karena salah satu sifat kepahlawanan adalah mau bekerja keras, rela berkorban, berjiwa besar cinta tanah air dan lain sebagainya”Ujarnya”

Ditambahkan Momen peringatan hari pahlawan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa patriotisme dalam diri siswa. Terlebih lagi negara kita membutuhkan sosok-sosok pemuda sebagai generasi penerus yang memiliki semangat patriotisme dan berkarakter unggul”Pungkasnya”.

(Agus Kemplu)

Bina Mental Prajurit, Lantamal V Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Lantamal V,Maspolin.id – Untuk membina mental prajurit, Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di helat di Mesjid At Taqwa, Mako Lantamla V, Jl. Laksda M. Nazir No. 56 Surabaya, Senin (11/11).

Peringatan Maulid Nabi yang dibuka Wakil Komandan Lantamal V Kolonel Marinir Jasiman Purba, S.E, mewakili Komandan Lantamal V Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H.,CHRMP kali ini, mengusung tema “Dengan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H / 2019 kita implementasikan ahlak mulia dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan prajurit dan PNS TNI profesional kebanggaan rakyat”.

Tampak hadir Wadan Lantamal V, para Asisten Danlantamal V, para Kasatker dan Kadis jajaran Lantamal V, perwira staf, prajurit dan PNS dijajaran Mako Lantamal V lainnya.

Hadir pula Ketua Korcab V Daerah Jalasenastri Armada ll, Ny. Yoeliana Tedjo Sukmono, Wakil Ketua Korcab V, Ny. Jasiman Purba, pengurus Korcab V DJA dan anggota Jalasenastri Lantamal V lainnya.

Komandan Lantamal V dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Lantamal V mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakikatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan personel, dengan tujuan derajat keimanan dan ketakwaan prajurit dan PNS meningkat, yang pada gilirannya akan berpak positif pada kinerja organisasi.

Danlantamal V menekankan personelnya, untuk kembali menggali hikmah dari tema peringatan ini, untuk dijadikan pedoman dan suri tauladan sebagai bekal hidup dalam melakasankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu Ustadz Drs. H Abdul Azis, M. Pdi yang dihadirkan sebagai penceramah mengatakan bahwa Ia sangat sependapat dengan tema yang diberikan pada peringatan Maulid Nabi kali ini, dimana tema kali ini langsung ke sasaran yaitu implementasi ahlak mulia Rosullullah dalam kehidupan sehari hari.

Kemulyaan ahlak Rosullallah lanjutnya, telah bembuat Michael Hart, seorang ahli sejarah sekaligus penulis buku tersohor dari Amerika Serikat yang pernah bekerja sebagai guru besar Astronomi dan Fisika di Universitas Maryland AS menempatkan Nabi Muhammad sebagai manusia termulya dan pemimpin tersukses sepanjang sejarah manusia.

Dalam buku The 100 tersebut, Hart menerangkan tokoh-tokoh berpengaruh sepanjang sejarah dan menempatkan Nabi Muhammad SAW diurutkan No 1 sebagai manusia berpengaruh sepanjang sejarah melebihi tokoh lainnya.

Sebagai tokoh agama lanjut Ustad Azis, Muhammad SAW adalah Nabi yang paling berhasil memunculkan kebangkitan agama di muka bumi. Ia adalah teladan terbaik bagi manusia yang ingin menemukan jalan kebahagiaan. Sepanjang zaman, betapa banyak tokoh yang menghormati Nabi Muhammad dan bertawasul kepadanya.

“Nabi Muhammad menyandang gelar paling termulia. Nabi ini selamanya akan menjadi teladan kebaikan bagi kehidupan, di dunia dan akhirat, ” terangnya.

Kadispen Mayor Rohman Arif

SMA Al Islah Kota Cilegon Didatangi Personel Bidkum Polda Banten

Kota Cilegon (Banten),Maspolin.id – Kedatangan Subbidsunluhkum Bidang Hukum Polda Banten datangi kali ini kunjungan ke SMA Al Islah, untuk melakukan penyuluhan hukum dampak penggunaan gadget yang kaitannya dengan media komunikasi dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, kegiatan bertempat di aula SMA Al Islah Kota Cilegon, Rabu (11/11/2019).

Kegiatan penyuluhan hukum tersebut dibuka oleh Kepsek SMA Al Islah Kota Cilegon Ibu Elly Herlina, dilanjutkan Paur Sunluhkum Subbidsunluhkum Polda Banten Ipda Tarsico.

Di tempat berbeda, Kepala Bidang Hukum Polda Banten Kombes Pol M. Endro, SIK, MH, menuturkan, sekitar 100 siswa SMA Al Islah Kota Cilegon, penyuluhan tersebut bertujuan agar para siswa mengetahui dan memahami dampak penggunaan gadget/ gawai,
serta dampak positif dan negatif tentang Internet, juga untuk memahami bagaimana tips aman berinternet.

“Kami berharap dengan himbauan ini, kepada para siswa, agar tidak mudah percaya dengan berita bohong (hoax) yang dapat menimbulkan fitnah, tanpa sumber yang jelas dan akurat,” ucap Kombes Pol Endro.

Tambah, Kombes Pol Endro, menuturkan, kepada para siswa, jangan mengakses konten ilegal, yang bernuansa isu SARA, ujaran kebencian dan pornografi. Pasang aplikasi pencegah konten yg tidak dikehendaki seperti anti virus, anti malware, dll. Tersebut langkah yang efektif.

“Juga harus dapat mengontrol dan batasi teman (follower) dan pemberian informasi yang bersifat pribadi. Hal tersebut, agar para siswa pelajar SMA Al Islah Kota Cilegon dapat mengerti sanksi tentang perbuatan yang melawan hukum tentang UU ITE. Bijak dalam bermedia sosial, saring sebelum sharing,” pungkas Kombes Pol M. Endro.

Saridin

PENGELOLAAN BERITA KRIMINAL DALAM PERSPEKTIF HUMAS KEPOLISIAN

Oleh: Akbp Shinto Silitonga, SIK, MSi – Kasubag Opini dan Evaluasi Divisi Humas Polri

Hari ini, Senin (11/11) jabatan Kapolres Gowa resmi diserahkan kepada Akbp Boyke Samola. Dalam suasana santai di SPN Batua, Kapolres Gowa dikejutkan dengan informasi kriminal yang sadistis, pembunuhan di Biringbulu dengan kondisi kepala korban terpenggal. Sontak semua media ingin konfirmasi, dan suasana santainKapolres Gowa menjadi sibuk untuk menjawab telepon yang masuk.

Sebagai praktisi, informasi kriminal sadistis seperti ini perlu dikelola dengan cepat dan akurat oleh narasumber berpengalaman di Polres Gowa. Berandai jika kita adalah wartawan, maka dapat diprediks segmen apa saja yang menarik dari pembunuhan sadistis itu yang dapat diangkat ke publik. Di sisi lain, Polres Gowa tentu saja harus mempertimbangkan kondisi psikologis keluarga korban, mengelola potensi konflik dari aksi balasan, serta melengkapi alat bukti untuk penyidikan.

Sebagai jembatan komunikasi, humas kepolisian harus mampu berkomunikasi ke publik dengan strategi yang tepat. Pertama : tentu saja humas kepolisian dapat membuat konfirmasi dalam press release terbatas tentang benar tidaknya peristiwa, siapa dan bagaimana kondisi korban, dan keterangan utama lainnya. Jika komponen informasi sudah lengkap, humas kepolisian dapat melakukan press confrence dengan menampilkan tersangka dan barang bukti ke publik.

Kedua : penanganan jenazah korban mulai dari otopsi sampai dengan pemakaman perlu disampaikan, akan semakin menarik jika empati kepolisian dapat diaktualisasikan misalnya dengan ikut menandu jenazah hingga ke pemakaman juga dalam acara tahlilan di rumah korban.

Ketiga : publik ingin melihat langkah scientific investigation apa saja yang telah dilakukan pihak kepolisian, sehingga perlu disampaikan dengan liputan di lapangan. Ketiga : humas kepolisian penting untuk meyakinkan publik bahwa kepolisian juga siap mengelola dampak kriminalitas sadistis itu untuk tidak melebar ke potensi konflik akibat aksi balas dendam keluarga korban karena dianggap siri.

Keempat : publik pasti ingin tahu apa motif pelaku sehingga melakukan pembunuhan secara sadis, sehingga humas kepolisian dapat meng-explore motifnya secara rinci. Uji motif dan alibi menjadi hal yang membuat publik semakin neugirig atau ingin tahu, sehingga perlu disampaikan secara bertahap.

Kelima : aspek psikologis pelaku yang kehilangan rasa kemanusiaan sampai melakukan pembunuhan sadistis itu perlu diuji dengan membawa pelaku ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan, dan hasil pemeriksaan tersebut perlu disampaikan dengan tepat.

Keenam : strategi pemenuhan alat bukti dalam proses penyidikan mulai dari pemeriksaan saksi, penyitaan barang bukti, pemeriksaan ahli dan langkah penyidikan lainnya perlu disampaikan tanpa harus mengganggu kerahasiaan penyidikan itu sendiri.

Ketujuh : jika penyajian alat bukti sudah lengkap maka humas kepolisian dapat menampilkan bagaimana penyidik merekonstruksikan peristiwa pembunuhan tersebut. Tentu saja media mendorong rekonstruksi dilakukan di TKP aslinya dengan berbagai alasan, namun semua itu harus diadaptasikan dengan prediksi kerawanan yang mungkin muncul ketika tersangka dibawa kembali ke TKP untuk rekonstruksi.

Kedelapan : penyerahan berkas perkara ke kejaksaan dapat juga menjadi perhatian publik, sehingga perlu disampaikan melalui media. Kendala penyidikan ketika berkas dikembalikan oleh jaksa penuntut umum pun bahkan terkadang tidak luput dari perhatian publik, sehingga penting bagi humas kepolisian untuk menampilkan informasi hingga pemberkasan dinyatakan sempurna dan penyidik menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke jaksa penuntut umum.

Humas kepolisian harus memahami apa yang menjadi public information’s need-nya sehingga perlu dikelola dengan baik. Jika strateginya salah, maka dapat saja terjadi hal yang kontraproduktif dan mendiskreditkan kepolisian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Huda Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Huda Medan


Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Huda jalan Harjosari II Medan Amplas, Senin (11/11/2019).


Kegiatan Sholat Subuh ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Patumbak Akp Ginanjar Fitriadi,SIK, Bkm Al Huda dan Personel Polsek Patumbak serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat Subuh.


Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al Huda, Sholat Subuh berjamaah dan foto bersama.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini, bahwa kedatangan Kami dalam Sholat subuh berjamaah ini adalah Kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata-mata karena ibadah, dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah Swt dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi,” Niatnya.


Disampaikan Kapolrestabes Medan secara umum wilayah kota medan Insyaallah aman dan kondusif. Ini kita lihat dari aktitivitas tidak ada yang mengganggu.  Seperti, beribadah, kesekolah, kerja dan lainnya. Kadangkala kita tidak merasakan keamanan sangat penting. Oleh karena itu mari kita selalu bersyukur dan berdoa bahwa keamanan ini diberikan kepada kita yaitu masyarakat, bangsa dan negara.
Keamanan yang kita rasakan ini bukan kerja polisi saja tapi kerjasama kita semua. Melalui TNI, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya inilah hasilnya. Ealaupun ada kejadian pencurian, begal, tapi semuanya bisa diatas dengan cepat dan tidak meluas.


Keamanan harus kita jaga, dan ini harus dijadikan suatu niat bagi kita untuk kita memberikan konstribusi dengan baik, untuk itu kita harus menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk tidak menjadi korban kejahatan maupun tidak melakukan perbuatan jahat dan mengajak orang lain berbuat baik.


Beberapa hal yang perlu kita hadapi terkait masalah gangguan kamtibmas yaitu
1.Masalah narkoba
Ini harus kita perangi secara bersama, Polisi sudah melakukan penagkapan, mereka masih tetap melakukan penjualan narkoba, itu strategi mereka dengan sasaran anak muda, pelajar dan mahasiswa bahkan ada orang yang sudah tua, tapi kebanyakan yang masih muda, ini tanggung jawab kita semua. Untuk itu Jangan dijauhi anak muda tersebut. kita lakukan pendekatan, ajak mereka dan temui mereka, inilah satunya cara kita menjaga agar kondisi bangsa kita aman, dan masalah narkoba wajib kita perangi.


2.Masalah konflik yang melatarbelakangi isu sara, agama dan Ras.


Dalam hal ini kita wajib bersyukur negara kita negara besar yg harus kita jaga, apabila kita tidak menjaga maka negara kita jadi negara kecil, Konflik berkepanjangan. Dengan kita beraneka ragam kita, tentunya mampu menjaga kesatuan dan persatuan dengan nikmat iman ialah dengan mengedepankan rasa syukur. 


“Saya berpesan mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh, agar kehidupan kita baik, kehidupan beraneka ragam sudah sunatullah takdir Allah,” akhiri Kapolrestabes Medan.


Untuk itu, bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan nanti Insyaallah kita semua menjadi khusnul khotimah. 


Novian Harhara

Bersama Forkompimda, Danlanal Yogyakarta Sambut Kunker Perdana Wapres RI

Lantamal V,Maspolin.id – Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY dan Jawa Tengah, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Yogyakarta, Lantamal V Kolonel Marinir Bambang Adriantoro didampingi Ketua Cabang 8 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Ny. Shanty Bambang Adriantoro menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Perdana Wakil Presiden (Wapres) RI, Prof.Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin (Wapres RI) beserta Ibu Hj. Wury Handayani Ma’ruf Amin dan rombongan di Baseops Lanud Adisutjipto kemarin.

Turut mendampingi Kunker Wapres RI pejabat kementrian dan pemerintah antara lain Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal RI Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, Dirut BPJS Prof. Dr. Fahmi Idris dan Ketua PB NU Prof. Dr. KH. Aqil Siroj.

Sedangkan unsur Forkopimda yang hadir menyambut antara lain Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paku Alam X beserta ibu, Pangdam IV/DIP Mayjen TNI M. Efendi, Wakapolda DIY Brigjen Pol. Karyoto S.Ik beserta, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni S.Ip, Danlanud Adi Sucipto Marsma TNI Bob Hendri P, Kabinda DIY Brigjen Pol Dr. Winston TW.

Dalam Kunker Perdana Wapres RI di wilayah Yogyakarta dan Magelang, Jateng ini untuk meresmikan RSU Syubbanul Wathon yang dirangkai dengan Peresmian Pelayanan BPJS Kesehatan di Jl. Magelang-Kopeng Km. 08 Tegalrejo Magelang.

Kunjungan dilanjutkan ke Ponpes API (Asrama Perguruan Islam) Tegalrejo Magelang dan silaturahmi dengan tokoh NU K.H. Aly Choisor di Ponpes Watu Congol Magelang dilanjutkan membezuk Ketua PP Muhammadiyah Buya Yunahar Ilyas yang sedang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Saat peresmian RSU Syubbanul Wathon, Wapres RI Prof. Dr. ( H.C ) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan beberapa hal antara lain apresiasi atas nama pemerintah dengan diresmikannya RSU Syubbanul Watthon yang merupakan kerja sama dengan beberapa pihak dan merupakan wujud perilaku gotong royong diantara pemerintah, PT. Lippo Group dan pondok pesantren.

“ini merupakan ciri khas Indonesia dan menjadikan kelebihan yang sering kita sebut kearifan, pesantren bukan hanya belajar akan tetapi menyiapkan calon calon santri yang handal dan unggul sebagai generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, mempunyai mental tanding, semangat juang dan ahlak yang baik,” terang Wapres.

Menurut Waptes,  hal itu tidak bisa dibangun sendiri, semua harus saling membantu agar yang kita inginkan yang terbaik bagi indonesia kedepan dapat tercapai.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Peringatan Hari Pahlawan 2019, Lanud Adi Soemarmo Gelar Upacara Gabungan

Surakarta,Maspolin.id – Lanud Smo. Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb. Adrian P. Damanik, S.T. bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Minggu (10/11).

Danlanud Adi Soemarmo membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI mengatakan bahwa setiap hari pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang,pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan warga negara Indonesia, lanjutnya.

Menteri Sosial juga mengharapkan agar kita lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang the founding fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. Selain itu peringatan hari pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini,sebagaimana tema peringatan hari pahlawan tahun 2019 Aku Pahlawan Masa Kini.

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya, imbuh Mensos.

Di akhir sambutannya Mensos mengatakan hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan. Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

         Upacara Hari Pahlawan di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo diikuti oleh para pejabat serta anggota Lanud Adi Soemarmo dan Depohar 50, ditandai dengan pembacaan pesan-pesan Pahlawan Nasional.

Keterangan gambar : Pelaksanaan Upacara memperingati Hari Pahlawan Tahun 2019 di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo.

(Agus Kemplu)

Babinsa Kelurahan Sewu Semarakkan Kirab Budaya Apem Sewu

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Suryanto dan Sertu Suparno ikut Semarakkan dan Pengamanan dan di wilayah Kelurahan Sewu dalam rangka kegiatan Kirab Apem Sewu 2019, Minggu 10 November 2019.

Kearifan lokal yang terkait dengan kebudayaan memiliki arti penting untuk menjaga keberlanjutan dan kelestarian budaya terlebih ditengah-tengah modernisasi yang dalam kenyataannya dapat menggeser nilai-nilai budaya lokal.

Syarat nilai-nilai terkandung didalamnya diturunkan melalui suatu aktifitas ritual dan pendidikan, namun demikian dalam kenyataan tradisi tersebut hanya merupakan sebagian dari kehidupan masyarakat yang masih kokoh mempertahankan tradisi.

Fasilitas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kekayaan budaya merupakan suatu wahana pelestarian budaya melalui interaksi kegiatan budaya secara langsung yang bersifat multi kulturalisme di kota Surakarta khususnya di Kelurahan Sewu.

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kekayaan budaya merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh seluruh warga Kelurahan Sewu yang telah diselenggarakan sejak tahun 2010 .

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan budaya yang dilatar belakangi adanya tradisi Ruwahan dengan acara tebar Apem Sewu di wilayah RW I kampung Beton yang berada di tempuran sungai Bengawan Solo dan kali Pepe yang mana pada jaman kelahiran Pajang merupakan dermaga atau bandar beton yang menjadi salah satu akses keluar masuk Kuta Negara.

Ada beberapa versi nama Sewu, pertama diyakini nama Kampung Sewu merupakan tempat tinggal Bupati Nayaka Sewu yang bernama Kyi Tumenggung Cakrajaya dan yang kedua berasal dari penewu yaitu abdi dalem Keraton yang bertugas mengawasi prajurit dan pengelola aset serta harta benda keraton serta yang ketiga para penewu yang berubah menjadi Sewu disebabkan karena dikawasan tersebut berjubel banyak kampung sehingga dinamakan Kampung Sewu.

Kirab budaya apem Sewu ini dalam setiap penyelenggaraannya telah berhasil menjadi wahana interaksi dan edukasi budaya serta menjadi suatu kegiatan pelestarian budaya yang ditunggu-tunggu masyarakat Surakarta khususnya masyarakat Sewu dan sekitarnya sebagai kegiatan pelestarian budaya dengan kegiatan utama yaitu Sewu bersholawat, lomba UKM membuat Apem, Keroncong, Ketoprak Budaya Apem Sewu, Lomba mewarnai anak, Musik Hadrah dan ditutup dengan acara Kirab Budaya Apem Sewu.

(Agus Kemplu)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.