Danlanal Semarang Hadiri Pisah Sambut Kajari Kota Semarang

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang, Lantamal V Kolonel Laut (P) Musleh Yadi beserta isteri menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri dari Dwi Samudji SH,M.Hum kepada Sumurung Pandapotan Simaremare, SH.MH tadi malam.

Acara yang digelar di Gedung Moch Ikhsan Lt.8 Ruang Lokakrida, Balaikota Semarang Jl. Pemuda no.148, Sekayu, Semarang tengah, Kota Semarang ini, dihadiri H.  Hendrar Pruhadi Wali Kota Semarang, Wakilwalikota Semarang, Sekda kota Semarang, Ketua DPRD kota Semarang, Kasdim 0733/BS, Wakapolrestabes Semarang, Kajari kota Semarang, Kalapas Tingkat I Kedungpane Semarang, OPD kota Semarang, Jajaran Kejari Semarang serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kajari lama bersyukur disini bisa diterima di Semarang di bawah pimpinan Pak Hendrar Pruhadi dan ibu Ita, Danlanal serta Forkopinda. Kota Semarang sangat kondusif dan pelaksanaan Pilkada , Pilpres berjalan lancar.

Sementara itu Kajari baru pun bersyukur dan berharap nantinya bisa diterima oleh Warga Semarang terutama Forkopinda dan Jajaran Pak Walikota serta  memohon dukungan untuk kerjasamanya dalam menjalankan tugas.

Walikota  Semarang dalam sambutannya menyampaikan dan mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya dengan Kejaksaaan Negeri kota Semarang dan kepada Kajari kota Semarang yang baru saya ucapkan selamat datang dan bergabung di Forkopinda kota Semarang.

“Saya siap mendukung kegiatan jajaran Kejari kota Semarang,” tegasnya.

Hadiri HUT SMASA Ke-51, Ini Pesan Dan Kesan AKBP Arsal….

Lumajang,Maspolin.id – Semalam (01/11) Kapolres Lumajang mendapat kehormatan untuk mengisi materi dalam hari ulang tahun ke 51 SMAN 1 Lumajang. SMAN 1 Lumajang atau yang lebih popular dengan sebutan SMASA sendiri adalah Sekolah Menengah Akhir tertua di Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan SMASA tersebut, selain mendekatkan Tim Cobra dengan kaum terpelajar di Kabupaten Lumajang juga dimanfaatkan Kapolres Lumajang untuk berpamitan dengan warga Lumajang.

Rencananya beliau memang dalam waktu dekat akan melaksanakan serah terima jabatan dengan Kapolres yang baru di Mapolda Jawa Timur.Beliau akan dipindah tugaskan ke Kota Bogor dan mendapatkan jabatan sebagai Waka Polresta Bogor Kota.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Lumajang yang telah mensupport dirinya selama di Kabupaten Lumajang.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh warga Lumajang, termasuk para terpelajar yang selalu mendukung saya maupun Tim Cobra Polres Lumajang di dalam kepemimpinan saya sebagai Kapolres Lumajang. Saya rasa setiap pertemuan selalu ada perpisahan, semoga suatu saat kita dapat dipertemukan lagi di waktu yang lebih baik” ujar pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Selain itu, Yuli Rahman yang merupakan salah satu siswa kelas 12 SMASA mengatakan Kapolres Lumajang sudah terlanjur menjadi public figure di mata warga Lumajang.

“Berat sudah pasti, jika ditanya perasaan akan ditinggal Pak Arsal. Namun bagaimanapun juga, kami sebagai warga Lumajang harus support dengan Kapolres yang baru. Terima kasih Pak Arsal yang telah memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan kota kami” ucapnya.

Agus

PAM Pilkades 2019, Kapolres Serang Cek Persiapan TPS di Desa Kragilan

Kabupaten Serang (Banten),Maspolin.id – Dalam rangkaian Operasi Aman Pilkades Kalimaya 2019 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Serang AKBP Indra Gunawan, melakukan pemeriksaan di tempat pemilihan suara (TPS) pemilihan umum Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu (02/11/2019), malam hari.

Kepada awak media, Kapolres Serang, mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan TPS ini, sebagai rangkaian dari Operasi Aman Pilkades Kalimaya 2019 di wilayah hukum Polres Serang. Salah satu syarat penting, agar nantinya Pilkades berjalan lancar, aman, dan kondusif.

“Pemeriksaan di TPS Kecamatan Kragilan ini, meninjau bagaimana pengamanan pemungutan suara Pilkades di TPS, semoga dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif,” kata AKBP Indra Gunawan.

Lanjut, AKBP Indra Gunawan, menuturkan, pemeriksaan di TPS ini salah satu bentuk pelayanan pihak Kepolisian dalam Pilkades 2019 di wilayah hukum Polres Serang, selain juga untuk menjaga kamtibmas. Personel Polres Serang yang terlibat dalam PAM TPS juga sudah siap, tentunya bekerjasama dengan pihak TNI. Sinergitas TNI – Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, saat pemungutan suara Pilkades.

“Kami menghimbau agar masyarakat tetap menjaga suasana yang sejuk dan damai, dalam pesta demokrasi Pilkades 2019,” kata AKBP Indra Gunawan.

STRATEGI TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PERSONIL ALA KAPOLRES GOWA

Oleh: Akbp Shinto Silitonga Kasubagopinev Divisi Humas Polri

Setiap pimpinan wilayah tentu saja punya keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan personilnya, namun tidak semua pemimpin mampu menemukan formulanya. Pesatnya kemajuan teknologi informasi telah membuat kegiatan kepolisian seperti berada di ruang kaca yang selalu mendapat sorotan publik dari segala arah. Tidak sedikit aksi “86” oknum polisi yang terekam candid camera menjadi viral di media sosial bahkan muncul di berita nasional. Alasan mencari tambahan kesejahteraan dengan penyalahgunaan wewenang tidak lagi boleh ditolerir karena merusak kepercayaan publik dan mencoreng nama baik institusi.

Menyadari bahwa peningkatan kesejahteraan personil merupakan kebutuhan dan harus dilakukan dengan cara yang tepat, Kapolres Gowa memformulakan strategi peningkatan kesejahtetaan personil melalui 2 cara yang legal.

Pertama : Kerja keras bersama seluruh personil sebagai tim kerja untuk meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebass dari Korupsi (WBK) bahkan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagaimana yang telah diprogramkan Kemenpan RB. Predikat ZI-WBK telah berhasil diraih Polres Gowa pada 10 Desember 2018 lalu, dan sesuai dengan janjinya, negara memberikan insentif sekitar Rp300 juta per bulan untuk peningkatan kesejahteraan. Tidak hanya itu, Polres Gowa mendapatkan hadiah pembangunan Rumah Susun 36 unit tipe 36 pada tahun 2020 dengan nilai proyek Rp14,89 milyar. Tidak berpuas diri dengan pencapaian ini, Polres Gowa terus berbenah untuk meraih predikat WBBM yang didahului dengan peningkatan standar pelayanan publik dari kategori “baik” menjadi “sangat baik” pada Desember 2019 ini.

Kedua : Memberdayakan Koperasi Polres Gowa secara optimal sebagai sarana untuk berwira usaha (enterpreneurship). Selama ini Koperasi Polres Gowa yang katanya menyajikan usaha simpan pinjam, dikelola secara konvensional tanpa ada anggota yang menyimpan uangnya di Koperasi. Hasilnya, uang koperasi dominan di pinjam anggotanya dengan bunga relatif tinggi. Unit toko yang dimiliki koperasi ditampilkan seolah mati segan hidup tak mau, sehingga segmen bisnis yang harusnya dapat meningkatkan kesejahteraan personil tidak tercapai. Pembenahan Koperasi Polres Gowa pertama sekali dilakukan dengan mengubah tampilan toko menjadi Bhayangkara Mart pada November 2018 dengan pendekatan retail modern layaknya mart-mart profesional lainnya. Kebutuhan bulanan captive market yang berasal dari seluruh personil Polres Gowa dan keluarga besarnya ternyata cukup menjanjikan untuk dikelola oleh Bhayangkara Mart. Hasilnya signifikan, Bhayangkara Mart membukukan penjualan Rp200 juta-Rp275 juta dengan keuntungan rata-rata 13%. Sebagai wujud nyata peningkatan kesejahteraan, Bhayangkara Mart akan membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU)-nya pada Desember 2019 mendatang.

Selain itu, seusai kebutuhan personil, Koperasi Polres Gowa membuka penjualan tanah kavling di Kel.Romang Polong, Somba Opu dengan harga yang tentu saja sangat kompetitif bila dibandingkan dengan developer lainnya. Kavling 100 m yang biasa dijual dengan harga Rp 70 juta misalnya, hanya dijual Rp 50 juta oleh Koperasi Polres Gowa. Tentu saja pembelinya adalah personil Polres Gowa yang otomatis menjadi investasi dan peningkatan kesejahteraan bagi diri dan keluarganya.

Pembebasan lahan strategis milik Polres Gowa seluas 2 ha di depan Pasar Malino dari para penghuni ilegal pun tidak luput dari pandangan enterpreneurship Koperasi Polres Gowa. Langsung saja lahan tersebut disulap menjadi destinasi wisata baru di Malino yang menyediakan konsep menarik mulai dari camping ground, villa dan penginapan view Gunung Bawakaraeng dan Lompobattang, agrowisata dengan berbagai tanaman buah mulai durian, lengkeng, rambutan, mangga, sukun, jambu, dan buah lainnya. Fasilitas lainnya tersedia, berupa lahan parkir, jogging track, toilet umum dan wahana permainan. Harapannya, Koperasi Polres Gowa dapat mendulang keuntungan yang signifikan untuk dibagikan sebagai peningkatan kesejahteraan kepada seluruh personil Polres Gowa.

Koperasi adalah satu-satunya sarana untuk berwira usaha sehingga perlu dikelola oleh para pengurus yang berjiwa bisnis. Penempatan personil yang tepat sebagai pengurus koperasi menjadi syarat penting untuk meningkatkan kesejahteraan personil. Dengan strategi di atas, kesejahteraan personil pasti dapat dirasakan secara merata dan berkeadilan.

Dengar Suara Gemuruh di PLTU, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Cilacap, Maspolin.id – Warga di sekitar PLTU Cilacap di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah, dikagetkan suara keras bergemuruh dari dalam lokasi proyek PLTU.

Suara keras dan bergemuruh terdengar pada Jumat (1/11/2019) malam sekitar pukul 18.30 WIB, dan membuat kaget sekaligus panik warga yang tengah beristirahat di rumah.

Namun suara keras dan bergemuruh ternyata tidak hanya sekali.

Suara kedua terjadi lagi pada pukul 19.12, dan ketiga pukul 21.35 WIB.

Sehingga hampir seluruh warga keluar rumah setelah mendengar suara tersebut. Mereka kebingungan mencari tahu sumber suara.

Setelah tahu dari mana sumber suara tersebut, ratusan warga dari sejumlah desa di sekitar lokasi, menggerudug PLTU. Mereka berbondong-bondong menanyakan serta memprotes suara tersebut.

Warga masih berkumpul di pintu gerbang PLTU Cilacap. Beberapa warga tampak berdebat dengan petugas keamanan yang saat itu tengah berjaga.

Setelah mendapat penjelasan, satu persatu warga membubarkan diri.

Kabar kerasnya suara gemuruh yang bersumber dari PLTU Cilacap itu, dengan cepat menyebar melalui media sosial.

Belum diketahui pasti penyebab suara keras tersebut, namun dari informasi yang dihimpun, suara tersebut merupakan suara kegiatan steam atau buang angin. Karena apabila angin tidak dibuang akan berbahaya dan bisa meledak.

Sumber mengatakan, steam ini tidak diketahui waktunya. “Jika sudah penuh secara otomatis akan membuang sendiri,” ucap dia yang tak mau namanya ditulis.

Ditanya apakah suara gemuruh bukan dari boiler, dia memastikan tidak, dan bukan pula karena pipa yang meledak. “Suara gemuruh karena adanya kegiatan steam atau pembuangan angin,” tandasnya.

Namun, sejumlah warga yang berada di lokasi menyayangkan kejadian tersebut. Tidak adanya pemberitahuan ataupun sosialisasi kepada warga sekitar, membuat warga yang mendengar suara tersebut takut dan panik.

Salah satu warga yang mukim di pinggir pantai, Aryanto (39) mengaku takut dan panik ketika mendengar suara keras tersebut. “Anak saya yang sudah tertidur saja sampai bangun dan saya gendong keluar. Semua tetangga saya juga begitu, ada yang sudah lanjut usia juga,” kata warga Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, itu.

Pasca peristiwa tersebut, warga langsung menggelar rapat di balai pertemuan warga Dusun Winong, Desa Slarang, guna mengambil langkah selanjutnya.

Namun, usai rapat warga belum memutuskan langkah apa yang akan diambil selanjutnya. Warga tampaknya memilih menunggu dan tetap waspada.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PT S2P selaku pengelola PLTU Cilacap terkait peristiwa tersebut. (Estanto)

FILM NASIONAL DI ERA KABINET BARU

Oleh: Embie C Noer

Di kabinet yang baru, film tidak lagi diurusi oleh pusat pengembangan film. Film konon akan diurus – seperti dulu, disatukan dengan bidang Seni dan Budaya lain dibawah direktorat jenderal kebudayaan kementerian pendidikan dan kebudayaan. Film sebagai Ekonomi Budaya.

Apapun bentuk tatakelola film yang dibuat oleh pemerintah tidak akan efektif jika para pelaku kegiatan dan usaha perfilman nasional sendiri belum tertata secara baik dalam organisasi ( ekologi ) dan sistim jaringannya ( ekosistim ).

Keberadaan BPI ( Badan Perfilman Indonesia ) sebagai ‘rumah besar’ insan perfilman,  sesungguhnya bisa berperan besar jika seluruh stakeholdernya hidup sehat dan guyub.

Keberadaan Nadhiem di Kemdikbud – Nadhiem tokoh ekonomi kreatif Indonesia yang sukses, harus dibaca sebagai ajakan presiden kepada seluruh fihak terkait untuk melakukan lompatan berani dalam kerja Pendidikan, Kebudayaan, dan Kesenian, termasuk di dalamnya Film.

Budaya masyarakat dalam menonton film telah melompat jauh. Film tidak cuma bisa ditonton di bioskop dan televisi. Kini film tampil dengan berbagai ukuran layar ( screen ) dalam berbagai jenis peralatan ( gadget ). Pilihan masyarakat dalam menonton film juga semakin beragam sesuai dengan kebutuhan. Hiburan, pendidikan, informasi, tutorial, pengetahuan, dan sebagainya.

Film hiburan di bioskop masih menjadi primadona bagi masyarakat. Film bioskop sekalipun jumlahnya jauh lebih sedikit dari film di televisi, film bioskop tetap jadi pusat perhatian media dan pemerintah dalam hal pembinaan dan pengembangan. Padahal yang secara rutin dan intensif ‘mendidik’ masyarakat lewat film bukanlah bioskop tetapi film-film yang membanjiri televisi, komputer, dan gadget. Film di luar bioskop oleh pemerintah hanya disikapi dengan kebijakan polisional dan sensorsif. Untuk pengembangan kreatifitas konten, Kemdikbud selaku kementerian teknis tidak bisa campur tangan karena itu ‘wilayah dari Kominfo’.

Film di kabinet baru juga merupakan tupoksi Kemenparekraf. Film dilihat sebagai ekonomi kreatif. Di sini film seratus persen sebagai Budaya Ekonomi. Sebagai ilustrasi, jika dalam kegiatan FFI (Festival Film Indonesia) film terbaik masih dibebani dengan nilai pembangunan karaktet, muatan budaya, dan seterusnya; maka FFI versi parekraf adalah festival sebagai bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi. Film Terbaik beserta unsur-unsurnya yang terbaik, adalah yang potensial sebagai penggerak ekonomi film. Seluruh unsur yang ada dalam kegiatan FFI jenis ini akan dijadikan sarana penggerak perekonomian. Sedangkan FFI versi Kemdikbud harus menjadi barometer dan indikator kemajuan film sebagai “…karya seni budaya yang merupakan pranata sosial, memiliki peran strategis dalam peningkatan ketahanan budaya bangsa…”

Film juga ada di PUSTEKKOM ( Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan ) Kemdikbud. Di sini film seratus persen menjadi perangkat pendidikan. Pesan yang disampaikan presiden kepada Nadhiem, bahwa pendidikan harus mengoptimalkan teknologi agar pendidikan tidak terpusat di Jakarta dan Jawa saja, sesungguhnya kerangka dasarnya sudah dibuat sejak tahun 1976 yang telah melakukan tiga kali pengembangan, 1978; 2000; 2005.

PPFN ( Perum Produksi Film Negara ). Ini perum yang aneh, mengapa? Di awal pemerintahannya Pak Jokowi mengatakan komitmennya untuk perfilman nasional tetapi perum ini tak mampu mewujudkan komitmen presiden padahal bisa dibilang, semuanya tersedia; SDM, SDA, Modal, Teknologi. Jangankan untuk menghasilkan devisa melalui industri film – yang sesungguhnya sangat potensial, untuk menjadi leading sektor produksi perfilman nasional saja tidak bunyi.

Maka, jika disimpulkan, perangkat pemerintah untuk pengembangan perfilman sudah tersedia tinggal mengaktifkan saja. Kemudian yang lebih penting, insan perfilman harus sadar, jika peran sertanya dalam program perfilman pemerintah dilakukan dengan eceran,  alias sendiri-sendiri, tidak melalui BPI, maka yang terjadi pasti kerja serabutan yang sulit untuk diintegrasikan, sulit diukur tingkat keberhasilan dan efektivitas kinerjanya. Ini berpotensi gagal fokus dan mubasir tenaga, waktu, dan dana.

BPI sendiri harus cermat dalam merancang organisasinya agar dapat mengoptimalkan tupoksi peran sertanya. Bagaimana format program dan rancangan untuk Kemendikbud, Kemenparekraf, Kominfo, Pustekkom, PPFN. Jika BPI periode pertama adalah sebuah esensi, periode kedua adalah substansi, maka periode ketiga harus berorientasi pada eksistensii agar segera dapat mewujudkan ekspresi. Ekspresi Kebudayaan Indonesia ke seluruh layar dunia.(*)

Satbrimob Polda Banten, Anjangsana ke Warakawuri dan Purnawirawan

Kota Serang (Banten),Maspolin.id – Satuan Brimob Polda Banten mengunjungi para Warakawuri dan para Purnawirawan, dalam rangka peringatan HUT Korps Brimob ke 74 tahun 2019, Sabtu (02/11/2019).

Kepada awak media, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, wujud kepedulian kami Satuan Brimob Polda Banten kepada para Warakawuri dan para Purnawirawan, serta menjalin tali silaturahmi, terimakasih atas jasa-jasanya saat masih bertugas, kami sangat senang bisa berbagi dengan para pendahulu. Ini merupakan penghargaan dan kepedulian kami kepada mereka. Selain berkunjung, kami juga menyerahkan tali asih kepada para Purnawirawan maupun Warakawuri yang dikunjungi.

“Kunjungan kami dalam rangka peringatan HUT Korps Brimob ke 74 tahun 2019, terimakasih kami kepada Aiptu (Purn) Mulyadi, AKP (Purn) Slamet Ryan Andriana, Ny. Supardi, dan Ny. Iskandar Manisa,” ucap Kombes Pol Reeza.

Salah satu Purnawirawan yaitu AKP (Purn) Slamet Ryan, menuturkan, terimakasih atas kunjungannya, hal ini artinya kami masih dianggap sebagai bagian keluarga besar Polri. Apalagi kami masih rutin dikunjungi dan dipedulikan.

Apel Pergeseran PAM Pilkades 2019, Kapolres Serang Kota: Menempatkan Personel di 46 Lokasi Pemungutan Suara

Kota Serang (Banten),Maspolin.id – Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono memimpin langsung Apel Pergeseran Pasukan Aman Pilkades Kalimaya 2019, di lapangan Mapolres Serang Kota, (02/11/ 2019).

Dengan melepas 699 personel gabungan dari anggota Polres Serang Kota dan jajaran, Satuan Brimob Polda Banten, Dalmas Polda Banten dan anggota Kodim 0602/ Serang.

“Kami akan menempatkan personel di 46 lokasi pemungutan suara untuk mengantisipasi situasi kontinjensi,” terang Kapolres Serang Kota.

Mengingat, bahwa masih terdapat beberapa titik pemungutan suara yang rawan terjadinya konflik.

Lanjut, AKBP Edhi Cahyono, mengingatkan, kepada seluruh personel pengamanan untuk mengawal, menjaga dan mengamankan jalannya pemilihan Kepala Desa.

“Polri mempunyai tugas dan kewajiban sebagai pemelihara kamtibmas, tentunya hal ini harus benar-benar diperhatikan oleh seluruh personel,” kata AKBP Edhi Cahyono.

Hal lain yang ditekankan oleh Kapolres Serang Kota adalah, terjaganya netralitas anggota Polri dengan tidak memihak kepada salah satu calon dan terlibat dalam politik praktis.

Pangdam I/BB Hadiri Syukuran Pelantikan Ketua DPRD Sumut Drs. Baskami Ginting

Pangdam I/BB Hadiri Syukuran Pelantikan Ketua DPRD Sumut Drs. Baskami Ginting

Medan, Maspolin.id—Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri acara syukuran pelantikan Ketua DPRD Sumut periode 2019-2024 bapak Drs. Baskami Ginting di rumah dinas Ketua DPRD Sumut, Komplek Tasbih Indah I Blok RR No. 29 Medan, Sabtu (2/10/2019)

Pangdam I/BB yang di dampingi Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Parluhutan Marpaung menyampaikan selamat dan sukses kepada bapak Drs Baskami Ginting atas terpilihnya beliau sebagi Ketua DPRD Sumut periode 2019-2024.

Bapak Baskami Ginting yang merupakan politisi dari PDI Perjuangan resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) periode 2019-2024, yang sebelumnya melalui surat keputusan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Sumut periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut.

Pangdam I/BB berharap dalam melaksanakan tugas kedepan agar tetap lakukan koordinasi antar Forum koordinasi pimpinan daerah dan instansi lainnya, agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Ungkap Pangdam I/BB.

Turut hadir dalam acara tersebut Pangdam I/BB, Wakapoldasu, Anggota DPRRI Bob Andika Sitepu, Sekda Provsu R. Sabrina, Plt. Walikota Medan, Wakil bupati Langkat, serta Tokoh Agama, Toko Adat dan Tokoh masyarakat Sumut.

Novian Harhara

Sumber : Pendam I/BB

Tersentuh Oleh Berita Viral, Kapolda Riau Datangi Sekolah Dasar di Pedalaman Kampar

Kampar, Riau,Maspolin.id – Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, MSi berkunjung ke SDN 010 yang berlokasi di daerah terisolir wilayah Dusun Sialang Harapan Desa Batu Sasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, Kamis (31/10/19).

Kapolda Riau didampingi Kabid Humas Kombes Pol Sunarto SIK, tiba di daerah terpencil pedalaman Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar ini, sekira pukul 10.45 Wib melalui transportasi udara menggunakan helikopter.

Kapolda Riau sengaja datang jauh-jauh untuk bertemu langsung dengan Murid-murid dan Guru yang mengajar di SDN 010 Batu Sasak ini, setelah mendengar cerita tentang sekolah ini yang viral di media sosial.

Salahsatu anggota Polda Riau Bripka Rolan Manurung, diberitakan membantu pembangunan ruang kelas sekolah ini dengan segala kemampuannya hingga murid-murid dapat belajar dengan layak.

Kedatangan Kapolda Riau di Daerah ini disambut Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan SH, SIK beserta beberapa Kasatfung dan Kapolsek Kampar Kiri serta Kadis Dikpora Kabupaten Kampar M. Yasir S.Pd, yang lebih dulu tiba di daerah ini lewat jalan darat sehari sebelumnya.

Dari lokasi pendaratan Helikopter di Lapangan Sepakbola Desa Batu Sasak, Kapolda Riau dan rombongan langsung menuju SDN 010 di Dusun Sialang Harapan, melewati jalanan tanah yang terjal hingga menerobos sungai dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit.

Setibanya di SDN 010 Desa Batu Sasak ini, Kapolda disambut murid-murid dan guru serta masyarakat setempat, mereka tampak senang dan terharu atas kunjungan orang nomor satu di Polda Riau ini.

Kapolda menyempatkan waktu untuk mengajarkan matematika kepada murid SDN 010 Batu Sasak ini dan juga mendengarkan puisi yang dibacakan salahsatu murid sekolah ini.

Anak-anak ini tampak sangat bahagia bertemu Kapolda Riau, bahkan diantara mereka ada yang menyampaikan cita-citanya ingin menjadi anggota Polri agar bisa menolong orang banyak.

Sekitar dua jam Kapolda Riau bercengkrama dengan murid dan guru di sekolah pedalalaman Kabupaten Kampar ini, mengakhiri kunjungannya Irjen Pol Agung menandatangani prasasti dan foto bersama dengan seluruh murid dan tenaga pengajar, serta memberikan bingkisan kepada murid-murid dan guru.

Pada kesempatan ini Kapolda Riau menyampaikan bahwa Kita tentu ingin mewujudkan manusia yang unggul, sekolah ini telah menginspirasi kita untuk ikut membantu agar anak-anak ini terus belajar dan dapat mewujudkan cita-citanya.

“Apa yang dilakukan sebelumnya oleh anggota saya Bripka Ralon Manurung adalah natural yang dilandasi keikhlasan, semoga hal ini menginspirasi banyak orang untuk peduli terhadap dunia pendidikan agar bangsa Indonesia semakin maju,” ungkapnya.

Penulis : Canggih/rls

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.