Kapolri: Rapim Tahun Ini Fokus Membahas Penguatan Ekonomi dan Pangan

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa rapim kali ini berfokus membahas penguatan ekonomi dan pangan.

Di hadapan Presiden Prabowo, Kapolri mengatakan perwira TNI-Polri telah menerima pemaparan dari Menko Pangan Zulkifli Hasan serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Pembekalan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah wawasan bagi para perwira tinggi dan menengah TNI-Polri agar lebih siap dalam mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah, utamanya di bidang perekonomian dan pertumbuhan ekonomi, serta dalam merealisasikan ketahanan pangan guna mewujudkan misi Asta Cita,” ungkap Kapolri, Kamis (30/1/25).

Kapolri juga menyampaikan, dukungan dari TNI Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan antara lain melalui program pekarangan makan bergizi untuk mendukung program makan bergizi gratis dan pemanfaatan lahan produktif, khususnya padi dan jagung.

“Serta program rekrutmen personel yang berkompetensi khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, dan gizi,” ujar Kapolri.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan Presiden Prabowo turut hadir serta berkenan memberikan pengarahan kepada seluruh perwira TNI-Polri dalam Rapim kali ini. Jenderal Sigit berharap arahan Presiden dapat menjadi bekal perwira TNI-Polri untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Suatu penghormatan bagi kita semua di tengah-tengah padatnya kegiatan kenegaraan Bapak Presiden Republik Indonesia dengan hadir untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada perwira TNI-Polri guna menjadi bekal dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara,” terang Kapolri.

Kapolri menuturkan rapim ini merupakan agenda rutin setiap awal tahun. Sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas dan soliditas serta penyelarasan tugas dan peran TNI-Polri.

“Guna mencegah ancaman dari dalam maupun luar negeri, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta mengawal seluruh agenda pemerintah ke depan,” tutur Kapolri.

Rapim TNI-Polri kali ini mengangkat tema ‘Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita’. Rapim diikuti 631 perwira tinggi dan menengah TNI-Polri yang terdiri atas 49 orang pejabat Mabes TNI, 148 orang pejabat Mabes Polri, 183 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Darat, 66 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Laut, 63 orang Pejabat Utama dan Angkatan Udara, 36 orang Kapolda dan seluruh jajaran, 75 orang Pati TNI-Polri di luar struktur, serta 11 Serdik Sespimti Polri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Ingatkan TNI-Polri Harus Mengabdi ke Rakyat dengan Totalitas

MABES POLRI – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran TNI dan Polri bahwa senjata yang mereka pegang merupakan mandat yang diberikan oleh rakyat. Dalam arahannya pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (30/1), Presiden menegaskan pentingnya pengabdian total dari para prajurit kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

“Rakyat memberi kuasa kepada tentara dan polisi untuk memegang monopoli senjata. Dengan kepercayaan sebesar ini, rakyat menuntut pengabdian setinggi-tingginya dari saudara-saudara,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa TNI dan Polri digaji oleh rakyat, lengkap dengan fasilitas dan perlengkapan yang mereka gunakan. Oleh karena itu, mandat tersebut harus diimbangi dengan dedikasi tanpa batas.

“Rakyat yang menggaji saudara. Rakyat yang melengkapi saudara dari ujung kaki sampai ujung kepala. Dengan menerima mandat ini, sesungguhnya saudara sudah menyerahkan jiwa dan raga kepada bangsa dan rakyat,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Astacita” ini, Presiden Prabowo memberikan arahan selama lebih dari satu jam. Didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, ia menyoroti pentingnya sinergi antara TNI dan Polri untuk mendukung visi pemerintah.

Kapolri, dalam laporannya, mengungkapkan berbagai pencapaian TNI-Polri selama 2024 dan komitmen untuk mendukung program-program prioritas pemerintah.

Rapim yang berlangsung sejak pagi itu juga diisi dengan pembekalan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada lebih dari 600 perwira tinggi.

Dengan semangat sinergitas, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus mengutamakan kepentingan rakyat.

“Pengabdian saudara adalah bukti kesetiaan kepada rakyat dan negara,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Subianto Berikan Arahan di Rapim TNI-Polri 2025

MABES POLRI – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang digelar di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025).

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB dengan mengenakan baju safari krem dan celana hitam, didampingi sejumlah menteri kabinet.

Rapim TNI-Polri ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri. Tema yang diusung tahun ini adalah “Sinergitas TNI-Polri guna mendukung terwujudnya Asta Cita“.

Hadir dalam rapat tersebut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

Sejak pagi, para pimpinan TNI-Polri telah mengikuti rangkaian paparan dan diskusi di lokasi. Kehadiran Presiden Prabowo di Rapim ini menjadi salah satu momen penting, di mana ia akan memberikan sambutan sekaligus arahan kepada jajaran TNI-Polri.

“Bapak Presiden Prabowo akan memberikan pengarahan di acara Rapim TNI-Polri tahun 2025,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangannya.

Rapim ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara TNI dan Polri dalam mendukung visi pembangunan nasional serta menjaga stabilitas keamanan negara.

Pengarahan dari Presiden Prabowo dinantikan sebagai langkah strategis dalam memperkokoh kolaborasi kedua institusi ini di masa mendatang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Akan Beri Pembekalan di Rapim TNI-Polri

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri rapat pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang akan digelar sore ini. Rapim tersebut diselenggarakan di The Tribrata, Jakarta Selatan.

Kepala Biro Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengatakan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan pembekalan di Rapim TNI-Polri tersebut.

“Bapak Presiden Prabowo akan memberikan Pengarahan di Acara Rapim Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 205,” ujarnya, Kamis (30/1/25).

Rapim TNI dan Polri diketahui merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Kegiatan tersebut akan dihadiri semua unsur pimpinan TNI dan Polri, mulai dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Turut hadir KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Sedangkan dari Polri akan dihadiri seluruh pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan para kapolda.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polda Bali Amankan Ibadah Imlek di Vihara Satya Dharma Benoa

DENPASAR, BALI – Maspolin.id|| Perayaan tahun baru Imlek 2576 menjadi salah satu perayaan penting bagi etnis Tionghoa. Pada tahun 2025, perayaan Imlek jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Tahun ini diwakili oleh Shio Ular dengan elemen Kayu.

Untuk menjamin keamanan ibadah perayaan tahun baru Imlek, sebanyak 40 personel gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa melaksanakan pengamanan di Vihara Satya Darma, Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (29/1/2025).

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa, Kompol I Ketut Budiana, S.H., M.H.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. mengatakan, Polda Bali beserta jajarannya melaksanakan pengamanan untuk memastikan pelaksanaan ibadah pergantian tahun baru Imlek berjalan aman, tertib dan lancar.

“Polda Bali dan jajaran bersinergi dengan pihak-pihak terkait mengamankan ibadah pergantian tahun baru Imlek di wihara-wihara guna memastikan tidak ada gangguan Kamtibmas maupun gangguan lainnya. Kami ingin masyarakat merasa nyaman melaksanakan ibadah,” ujar Kabid Humas.

Selain memberikan rasa nyaman, kehadiran Polri juga untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas, seperti curat, curas, curanmor, teror dan kemacetan lalu lintas.

“Banyaknya kendaraan yang parkir di areal wihara menimbulkan potensi kerawanan, seperti curanmor dan kemacetan lalu lintas. Polri hadir untuk mencegah hal itu,” tegasnya.

Mantan Kabid Humas Polda NTT ini menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan pengamanan secara maksimal mulai dari kegiatan preventif, preemtif hingga represif.

“Kami maksimalkan segala sesuatunya guna pengamanan ini. Saya berharap dengan ditempatkannya personel Kepolisian, segala bentuk gangguan dapat teratasi sehingga pelaksanaan ibadah Imlek dapat berjalan kondusif,” jelas Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/nn

Buat SKCK Kini Bisa Online dan Cepat Lewat Superapps Presisi Polri, Begini Caranya

JAKARTA – Maspolin.id|| Kabar baik bagi masyarakat yang ingin mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di tahun 2025. Kini, layanan SKCK bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Superapps Presisi Polri yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah proses pembuatan SKCK, menghemat waktu, dan meningkatkan aksesibilitas layanan kepolisian.

SKCK sendiri merupakan surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui fungsi Intelkam. Dokumen ini diperlukan untuk berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan, mengurus izin tinggal di luar negeri, hingga memenuhi persyaratan administrasi lainnya.

Dengan hadirnya layanan online ini, masyarakat tidak perlu lagi mengantri lama di kantor polisi. Cukup mendaftar dan membayar secara online, kemudian datang ke kantor polisi untuk validasi dan pencetakan SKCK.

Masa Berlaku dan Biaya SKCK

SKCK memiliki masa berlaku selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Apabila masa berlaku habis dan pemohon memerlukan perpanjangan, SKCK dapat diperpanjang dengan syarat dan prosedur tertentu. Untuk pembuatan maupun perpanjangan, biaya administrasi tetap sebesar Rp 30.000, sesuai peraturan yang berlaku.

Bagi masyarakat yang ingin mengurus SKCK secara online, berikut langkah-langkahnya:
1. Unduh aplikasi SUPERAPPS PRESISI POLRI di ponsel.
2. Daftar akun dengan mengunggah foto KTP, foto wajah dari berbagai sisi, serta mengisi alamat dan data diri.
3. Pilih menu “Ajukan SKCK” dan baca ketentuan pembuatan SKCK.
4. Isi data lengkap sesuai keperluan.
5. Pilih metode pembayaran sebesar Rp 30.000.
6. Setelah pembayaran, unduh barcode pendaftaran yang dikirimkan ke email.
7. Datang ke kantor polisi sesuai tingkat yang dipilih (Polsek, Polres, Polda, atau Mabes Polri) dengan membawa bukti pendaftaran dan dokumen pendukung.

Pemohon perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung, antara lain:
– Scan KTP dan Kartu Keluarga (KK)
– Scan Akta Kelahiran
– Pas foto 4×6 berwarna dengan latar belakang merah
– Scan paspor (untuk keperluan luar negeri)
– Sidik jari (dilakukan di Polsek atau Polres terdekat).

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polda Jatim Berhasil Amankan Tersangka dan Ungkap Motif Mutilasi Wanita Asal Blitar

SURABAYA – Maspolin.id|| Misteri kematian Wanita asal Blitar, yang jenazahnya ditemukan warga Ngawi dalam koper merah, kini telah terungkap.

Gerak cepat ( Gercep) tim gabungan kepolisian dari Ditreskrimum Polda Jatim dan jajaran Satreskrim akhirnya selang 3 hari pasca ditemukan mayat, pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto saat konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Senin (27/1).

“Terduga pelaku yang diamankan petugas adalah inisial A yang mengaku suami siri korban,”ujar Kombes Pol Dirmanto.

Di kesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Farman mengatakan, pembunuhan keji ini dilakukan di salah satu hotel di Kediri Jawa Timur.

Pelaku telah merencanakan korban dimasukkan dalam koper, namun rupanya tidak muat.

“Karena awalnya korban akan dimasukkan utuh di koper, tapi karena tidak cukup, jadi dimutilasi,” kata Kombes Farman.

Awal dari kejadian pembunuhan itu bermula dari terduga pelaku dan korban chek in di sebuah hotel yang ada di wilayah Kediri pada tanggal 19 Januari 2025 malam.

“Berdasarkan pengakuan tersangka A ini, ada percekcokan dan terjadi korban dicekik oleh yang bersangkutan sehingga meninggal dunia,” terang Kombes Farman.

Setelah meninggal dunia, pelaku merasa kebingungan dan mulai berpikir untuk membuang mayat yang sudah dibunuh.

“Caranya pertama menyiapkan koper, diambil di rumah, kemudian menyiapkan beberapa barang yang dibutuhkan. Plastik, lakban, pisau. Pisau beli di salah satu tempat,” terang Kombes Farman.

Kemudian, pada 20 Januari 2025 dini hari, pelaku lalu melakukan aksinya melakukan mutilasi diawali kepala korban.

Diupayakan masuk tetapi gak cukup, kemudian, pelaku memutilasi lagi tubuh Uswatun dari kaki kiri sampai batas paha.

“Dimasukkan lagi ke koper, namun tidak muat, baru terakhir betis yang dimutilasi, lalu merencanakan membuang potongan, baik itu kepala maupun kaki,”terang Kombes Farman.

Hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka A yang mengaku suami siri korban ini, disebutkan aksi itu sudah direncanakan sebelumnya.

Tersangka mengaku sakit hati dan cemburu karena tersangka sempat memergoki korban memasukan laki – laki ke kamar kos nya.

“Perlu kami sampaikan kejadian sebenarnya sudah direncanakan pelaku jauh hari. Itu mengapa pelaku mengajak bertemu korban di hotel wilayah Kediri,” ujar Kombes Farman.

Tersangka akan dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP lebih Subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Sebelumnya, warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi menemukan mayat dalam koper besar di tumpukan sampah, Kamis (23/1/2025).

Penemuan ini dilaporkan Yusuf Ali, warga setempat, yang membuka koper tersebut tanpa kepala dan dua kaki.

Lalu Polres Ngawi Polda Jatim segera melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa mayat tersebut adalah mayat wanita asal Blitar Jawa Timur.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Polres Blitar Beri Layanan Trauma Healing untuk Keluarga Korban Mutilasi Koper Merah

Blitar, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Polres Blitar Polda Jawa Timur akan memberikan layanan trauma healing bagi keluarga korban mutilasi di Blitar.

Hal ini menunjukkan wujud simpati dan kepedulian Polres Blitar Polda Jatim terhadap keluarga korban kasus mutilasi yang menggemparkan masyarakat beberapa waktu lalu.

Diharapkan dengan Trauma healing itu dapat mendukung pemulihan mental dan emosional keluarga korban.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman saat bersama jajarannya takziah ke rumah duka keluarga Uswatun Khasanah di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum.

Dalam kesempatan itu, AKBP Arif menyampaikan duka kepada keluarga Uswatun.

Tak hanya itu, Kapolres Blitar itu tampak menghibur dua anak almarhumah Uswatun.

AKBP Arif juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak langsung oleh tragedi tersebut.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan psikologis kepada keluarga korban. Kami memahami betapa beratnya beban yang mereka tanggung, dan kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.

Selain itu, Polres Blitar Polda Jatim juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis, terutama terkait kasus-kasus yang berdampak besar pada kesehatan mental.

“Kami berharap keluarga korban dapat perlahan-lahan bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tambah Kapolres Blitar.

Kasus mutilasi ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan.

Polres Blitar Polda Jatim terus mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan demi mencegah terjadinya tindakan kriminal serupa di masa depan.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Hanya 3 Hari Polda Jatim Berhasil Ungkap Misteri Koper Merah di Ngawi, Tersangka Terancam Hukuman Mati

SURABAYA – Maspolin.id||Penyelidikan secara maraton oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim bersama jajaran Satreskrim akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan sadis yang jasadnya mutilasi.

Gerak cepat tim gabungan kepolisian dari Ditreskrimum Polda Jatim dan jajaran Satreskrim berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku selang 3 hari pasca warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi menemukan mayat dalam koper besar di tumpukan sampah, Kamis (23/1/2025).

Penemuan ini dilaporkan Yusuf Ali, warga setempat, yang membuka koper tersebut tanpa kepala dan dua kaki.

Lalu Polres Ngawi Polda Jatim segera melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa mayat tersebut adalah mayat wanita asal Blitar Jawa Timur.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto saat konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Senin (27/1).

“Dari hasil ungkap identitas korban itu, Polisi akhirnya dapat mengungkap pula pelaku dan kronologinya,”kata Kombes Pol Dirmanto.

Dikatakan oleh Kombes Pol Dirmanto, Polisi telah menetapkan RTH alias A pelaku mutilasi terhadap wanita dalam koper merah sebagai tersangka.

Penetapan tersebut usai Polda Jatim bersama Satreskrim Polres jajaran Polda Jatim berhasil menangkap dan memintai keterangan tersangka.

“Terduga pelaku yang diamankan petugas adalah inisial RTH alias A yang mengaku suami siri korban,”ujar Kombes Pol Dirmanto.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jatim, Kombes. Pol. Farman S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan korban dan pelaku diketahui bertemu di sebuah hotel di Kediri pada tanggal 19 Januari 2025.

Di hotel tersebut sempat terjadi perselisihan lalu pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dengan dicekik lehernya.

“Dalam keadaan panik, pelaku memutuskan untuk memutilasi tubuh korban agar dapat dimasukkan ke dalam koper,” ujar Kombes. Pol. Farman.

Pelaku kemudian membuang bagian tubuh korban di beberapa lokasi berbeda, yakni kaki di Trenggalek, kepala di Ponorogo, dan tubuh di wilayah Ngawi di koper merah.

Hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka A yang mengaku suami siri korban ini, disebutkan aksi itu sudah direncanakan sebelumnya.

Tersangka mengaku sakit hati dan cemburu karena tersangka sempat memergoki korban memasukan laki – laki ke kamar kos nya.

“Perlu kami sampaikan kejadian sebenarnya sudah direncanakan pelaku jauh hari. Itu mengapa pelaku mengajak bertemu korban di hotel wilayah Kediri,” ujar Kombes Farman.

Tersangka akan dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP lebih Subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Kortastipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Milik PTPN XI

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengusut dugaan korupsi dalam proyek Pengembangan dan Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Situbondo milik PTPN XI. Proyek yang berlangsung dari 2016 hingga 2022 ini diduga mengalami penyimpangan serius hingga merugikan keuangan negara. Kasus tersebut kini telah masuk ke tahap penyidikan.

“Kasus ini terkait dengan pengelolaan proyek besar yang melibatkan alokasi dana negara dan anggaran pinjaman,” ujar Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Cahyono Wibowo, dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Januari 2025.

Proyek modernisasi yang menggunakan skema Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) ini awalnya dirancang sebagai bagian dari program strategis BUMN untuk meningkatkan kapasitas produksi gula nasional. Proyek tersebut dibiayai melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp650 miliar dan tambahan pinjaman sebesar Rp462 miliar.

Namun, proyek tersebut gagal memenuhi sejumlah target kinerja yang telah dijanjikan, seperti kapasitas giling, kualitas gula, serta produksi listrik untuk ekspor.

“Kami melihat adanya sejumlah penyimpangan yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara. Oleh karena itu, kami akan melanjutkan proses penyidikan dengan fokus pada pencarian bukti-bukti lebih lanjut untuk menetapkan tersangka,” kata Cahyono.

Cahyono mengungkapkan bahwa kontraktor utama proyek, yakni KSO Wika-Barata-Multinas, tidak melibatkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang teknologi gula. Akibatnya, pekerjaan konstruksi tersebut gagal memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

“Sejumlah target teknis, termasuk kapasitas giling yang jauh di bawah standar, kualitas gula yang tidak sesuai spesifikasi, dan tidak adanya produksi listrik untuk ekspor, semuanya tidak tercapai,” jelasnya.

Pada 2022, PTPN XI akhirnya memutus kontrak dengan KSO Wika-Barata-Multinas karena ketidakmampuan mereka memenuhi kewajiban kontraktual. Meski demikian, PTPN XI telah membayar 99,3 persen dari total nilai kontrak sebesar Rp716,6 miliar.

Kortastipidkor Polri telah memeriksa 49 saksi, termasuk pihak dari PTPN XI dan kontraktor KSO Wika-Barata-Multinas, untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait.

“Proses penyidikan ini dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Kami juga berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum dan pihak terkait lainnya agar kasus ini dapat diselesaikan secara transparan dan akuntabel,” tegas Cahyono.

Meski tidak merinci kapan kasus ini naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan, Polri menegaskan adanya unsur pidana yang menjadi dasar pengusutan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik sebagai salah satu bentuk pengawasan terhadap pengelolaan dana negara, terutama pada proyek strategis yang seharusnya membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.